Politik

Hadiri Deklarasi Damai Pilkada di Bangka Tengah, Ini Pesan Ketua Bawaslu RI

WARTABANGKA, KOBA – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Abhan mempersilahkan para peserta pilkada beradu visi dan gagasan untuk menarik simpati masyarakat selama kampanye dengan cara yang bermartabat.

“Silahkan masyarakat diberikan visi misinya itu, dan silahkan waktu 71 hari itu gunakan sebaik-baiknya,” kata Abhan dalam sambutannya saat menghadiri Deklarasi Pilkada Damai di Koba, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Sabtu (26/9).

Abhan menjelaskan, dalam PKPU Nomor 13 tahun 2020 menyebutkan, kegiatan kampanye yang sifatnya rapat umum atau yang sifatnya tatap muka dengan massa yang cukup banyak itu ditiadakan.

Namun, semua bisa dilakukan melalui media daring. Aturan tersebut diterapkan guna meminimalisir atau mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang saat ini semakin meluas di Indonesia.

“Hanya ada satu metode kampanye yang masih memungkinkan tatap muka dengan masyarakat, dengan konstituen adalah pertemuan terbatas dan tatap muka, dan itu pun dibatasi pesertanya maksimal 50 orang,” terangnya.

“Itulah saya kira, mau tidak mau, memang harus berpikir secara kritis dan juga menemukan hal-hal baru bagaimana caranya kampanye dalam waktu 71 hari ini bisa menarik massa dengan tidak banyak bertatap muka dengan masyarakat, sekarang ini hal-hal yang harus dilakukan oleh pasangan calon dan tim kampanye,” tandasnya. 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Robianto mengajak para pasangan calon (paslon) bersama-sama untuk berkomitmen dalam menjaga Pilkada yang damai dan berintegritas.

“Dan ini menjadi harapan masyarakat di Bangka Tengah. Untuk itu, kami berharap, deklarasi yang sudah disampaikan dan ditandatangani tersebut dapat dilaksanakan sebaik-baiknya dalam menciptakan Pilkada Bangka Tengah yang demokrasi,” pungkasnya. (*/DEI)

Ketua Bawaslu RI Tegaskan Empat Kunci Sukses Pilkada 2020

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ketua Bawaslu Republik Indonesia, Abhan menghadiri agenda Deklarasi Damai Berintegritas dan Patuh Pada Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2020 di Kantor Gubernur Bangka Belitung.

Dalam kesempatan itu Abhan menegaskan 4 kunci sukses Pilkada 2020, yakni faktor penyelenggara pemilu, faktor peserta pemilu, faktor pemilih dan faktor stakeholder.

“Faktor penyelenggara KPU dan Bawaslu sangat penting untuk menjaga integritas yang adil, objektif dan profesional,” ujar Abhan.

Kedua, Abhan menjelaskan faktor peserta pada pasangan calon (paslon), yang diusung partai politik (parpol) maupun perseorangan dituntut memiliki integritas, patuh dan taat terhadap protokol kesehatan Covid-19.

“Misalnya politik uang, jangan lakukan politik uang karena undang-undang Pilkada memberi hukuman kepada pemberi dan penerima,” tegasnya.

Bahkan menurutnya, untuk paslon yang terbukti melakukan politik uang secara terstruktur, sistematis dan masif bisa didiskualifikasi sebagai Paslon.

Terlebih lagi dia menilai politik transaksional sangat berpengaruh pada kualitas demokrasi yang berdampak pada praktek korupsi.

Sedangkan faktor yang ketiga adalah masyarakat atau pemilih yang juga harus memiliki integritas, karena seorang pemilih memiliki hak konstitusional yang digunakan dengan penuh tanggung jawab.

Faktor terakhir Abhan menjelaskan adalah faktor stakeholder seperti Kepolisian, TNI dan ASN yang harus menjaga netralitasnya.

“Apabila keempat faktor itu kita penuhi Insyaallah Pilkada 2020 ini berjalan aman dan lancar,” kata Abhan.

Keempat faktor ini dijelaskan Abhan untuk menciptakan kualitas demokrasi yang lebih baik. Diakhir sambutannya,Abhan menegaskan agar pelaksanaan pilkada tanpa anarkis, karena semua persoalan telah memiliki ruang hukum yang bisa dilaporkan kepada Bawaslu maupun ke Mahkamah Konstitusi.

Dirinya berharap agar pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu melainkan menjadi tanggung jawab bersama. (*/HumasBawasluBabel)

Gubernur Babel Sambut Kedatangan Ketua Bawaslu RI

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menyambut kehadiran Ketua Bawaslu RI, Abhan beserta rombongan dalam kunjungannya ke Babel. Dalam suasana santai, Gubernur Erzaldi membawa para undangan menikmati hidangan khas Babel di RM Gale-gale sambil beramah-tamah, Jumat (25/9).

Selepas jamuan makan siang, Gubernur Erzaldi membawa tamu beserta rombongan menuju Ruang Pantai Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Babel guna menghadiri deklarasi pemilukada damai, berintegritas, dan patuh pada protokol pencegahan Covid-19 dalam pemilihan bupati dan wakil bupati se-Provinsi Kepulauan Babel 2020.

Disampaikan oleh Ketua KPU Babel, bahwa pada tanggal 23 september yang lalu sudah ditetapkan sebanyak 11 pasangan calon bupati dan wakil bupati se-Provinsi Kepulauan Babel. Nomor urut pasangan calon pun sudah ditetapkan oleh KPU. Sehingga diharapkan pada musim kampanye yang akan segera dimulai pada tanggal 26 September sampai dengan 5 Desember 2020 berjalan tertib.

11 pasangan calon bupati dan wakil bupati di empat kabupaten tersebut, beberapa waktu lalu juga telah menandatangani pakta integritas terkait komitmen melaksanakan pilkada dan kampanye dengan menggunakan protokol Covid-19.

KPU RI saat ini telah mengatur regulasi terkait pelaksanaan pilkada 2020 PKPU No 13 tahun 2020 dikeluarkan oleh KPU RI untuk memenuhi standar protokol Covid-19 di antaranya, segala konser dilarang, sedangkan pertemuan tatap muka dibatasi hanya sebanyak 50 orang.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kajati I Made Suarnawan mengatakan penandatanganan antara Kapolda Provinsi Babel, Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Babel, dan Kajati Kepulauan Babel terkait pelaksanaan pada pilkada. Apabila terjadi pelanggaran akan ditangani oleh sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) tingkat provinsi.

“Terkait dengan pelanggaran-pelanggaran, mudah-mudahan tidak terjadi, seandainya ada pelanggaran akan ditangani oleh sentra gakkumdu di tingkat provinsi, namun pelaksanaan persidangannya akan dilaksanakan di pengadilan negeri yang bersangkutan,” ungkapnya.

Sebagai penegak hukum, sudah sepatutnya untuk bersikap netral tanpa memihak kepada siapa pun. Sehingga Kajati Babel pun berpesan kepada kajari di masing-masing daerah harus bersikap netral. Hal ini sesuai dengan instruksi Jaksa Agung.

Selain itu, imbauan juga disampaikan agar mengedukasi masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam pelaksanaan pilkada mengingat tidak menutup kemungkinan pada masa pilkada ini akan menimbulkan penyebaran virus dengan klaster baru.

“Kami mengharapkan sama-sama kita mengedukasi masyarakat mulai dari keluarga, kemudian ke RT/RW, desa, lurah, kecamatan, kabupaten, dan provinsi. Kalau itu sudah bisa kita laksanakan mudah-mudahan pelaksanaan pilkada dapat berjalan dengan lancar dan aman,” ungkapnya.

Tampak hadir Danrem 045 Garuda Jaya M. Jangkung Widyanto, Kapolda Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, Kajati I Made Suarnawan, Kepala Kesbangpol Babel, Kepala Bappeda Babel, dan seluruh forkopimda. (Diskominfo Babel)Penulis : KhalimoFoto : OktariadyEditor : Listya

Gubernur Babel Ajak Paslon dan Penyelenggara Pilkada Laksanakan Prokes Covid-19

WARTABANGKA, PANGKALPINANG- Sebanyak 11 pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati peserta Pilkada 2020 di empat kabupaten di Bangka Belitung (Babel) mendeklarasikan kampanye damai, berintegritas, dan patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19, Jumat (25/9).

Tetap menerapkan prokes Covid-19, deklarasi berlangsung di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel, deklarasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Abhan; didampingi Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman; Kapolda Babel, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat; Danrem Gaya/045, Brigjen TNI M Jangkung Widyanto; Ketua KPU Babel, Davitri; dan Ketua Bawaslu Babel, Edi Irawan.

Pilkada serentak 2020 di Babel akan dilaksanakan di empat kabupaten di antaranya, Kabupaten Bangka Tengah yang diikuti dua paslon, Kabupaten Bangka Selatan empat paslon, Kabupaten Bangka Barat tiga paslon, dan Kabupaten Belitung Timur dua paslon. Sesuai jadwalnya, pada Sabtu (26/9/20) para paslon peserta pilkada akan memulai masa kampanye hingga 5 Desember 2020.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Erzaldi Rosman mengingatkan kepala seluruh paslon agar dapat memahami situasi pelaksanaan Pilkada tahun ini yang masih dilanda pandemi Covid-19.

“Situasinya berbeda, oleh karena itu, kita semua harus selamat, baik masyarakat maupun paslon. Dinamika maju mundur pilkada ini bergantung kepada kita semua, jadi saya yakin dan percaya pilkada ini akan sukses jika kita semua baik paslon maupun penyelenggara (KPU/Bawaslu) dan semua tim sukses serta masyarakatnya melaksanakan protokol kesehatan Covid-19,” ungkapnya.

Gubernur Erzaldi juga menekankan para paslon dan tim suksesnya tidak saling menjatuhkan paslon lainnya. Pihaknya berharap pilkada ini akan berlangsung sukses tanpa ada permasalahan.

“Beradulah ide, kurangi hal-hal yang tidak penting. Sebab jika kita sudah tercerai-berai, maka menyatukannya akan sangat sulit. Oleh karena itu, ini tanggung kita semua, jadi tahan diri. Yang terpilih adalah yang terbaik dan karena Allah Swt yang sudah punya rencana sendiri,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Ketua Bawaslu Abhan. Di hadapan paslon, Ketua Bawaslu Abhan mengajak para peserta pilkada serentak 2020 dapat berkompetisi dengan baik. Pihaknya sebagai lembaga penyelenggara pilkada akan berdiri adil dan profesional. “Silahkan lapor jika ada yang melihat kami tidak adil,” ujarnya.

Ketua Bawaslu Abhan meyakini seluruh paslon merupakan orang-orang yang mempunyai komitmen integritas yang tidak menghalalkan cara menang dengan politik uang. Karena ini pelanggaran yang berat sesuai peraturannya.

“Maka dari itu hilangkan money politics, bersainglah dengan sehat, beradu program sehingga pemilihnya pun nantinya mempunyai integritas. Ada pelanggaran mohon lapor kepada Bawaslu, jadi kita punya aturan main dan hukum. Sukses pilkada adalah tanggung jawab kita bersama, dan tahun ini kita tambah lagi pilkada yang sehat,” ungkapnya. (Diskominfo Babel)

Penulis : Irnawati
Foto : Umar – Natasya
Editor : Listya

KPU Bangka Tengah Gelar Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka tengah mengelar rapat pleno terbuka pengundian nomor urut Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan wakil Bupati di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, di Hotel Novotel, Kecamatan Pangkalanbaru, Kamis (24/9/2020).

Rapat pleno dibuka langsung oleh Ketua KPU Bangka Tengah (Bateng), Rusdi dan turut dihadiri dua paslon yakni Ibnu Saleh-Herry Erfian dan Didit Srigusjaya-Korari Suwondo.

Pengambilan nomor pertama lakukan oleh paslon Ibnu Saleh-Herry Erfian, selanjutnya dilakukan paslon Didit Srigusjaya-Korari Suwondo. Dan hasilnya, paslon Ibnu Saleh-Herry Erfian mendapat nomor urut 1 sedangkan paslon Didit Srigusjaya-Korari Suwondo mendapat nomor urut 2.

Ketua KPU Bateng Rusdi usai pengambilan nomor urut paslon menyampaikan, nomor urut yang tadi sudah disiapkan telah diambil oleh paslon yang bersangkutan.

Dapat Nomor Urut 2, Begini Tanggapan Calon Bupati Bateng Didit Srigusjaya 

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah (Bateng), Didit Srigusjaya-Korari Suwondo mendapatkan nomor urut 2 setelah dilakukan pengundian pada rapat pleno terbuka yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Bateng di Ballroom Novotel Hotel & Convention Center, Kamis (24/9).

“Bagi saya itu nomor urut 1 atau 2 biasa saja, tidak ada hal yang spesial mengenai nomor urut, yang penting saya mohon doanya, mudah-mudahan saya sukses,” kata Calon Bupati Bangka Tengah, Didit Srigusjaya kepada wartawan usai rapat pleno.

Dia berpesan, baik paslon nomor urut 1 maupun 2 jangan mau diadu domba oleh pihak-pihak manapun yang tidak bertanggung jawab.

“Karena ada indikasi orang yang tidak suka sama Pak Ibnu Saleh (Paslon nomor urut 1), dan nggak suka sama saya itu sudah muncul juga,” ujarnya.

“Saya juga sempat bicara sama Bang Herry Erfian (Paslon nomor urut 1), hati-hati, jangan sampai kita diadu domba, karena bagaimanapun dalam pertarungan politiknya sesaat tapi silahturahmi, kekompakan mesti dijaga,” tambahnya.

Selain itu, Politikus PDI Perjuangan ini meminta pihak keamanan, baik TNI, Polri maupun Bawaslu harus bertindak tegas apabila terjadi pelanggaran protokol Covid-19 pada saat kampanye nanti.

“Misalnya ada 50 orang ikut kampanye, kalau bisa itu dibubarkan saja, karena jujur saja, yang diutamakan itu menjaga keselamatan masyarakat, itu yang lebih penting,” ujarnya.

Menurut Didit, banyak cara atau metode lain untuk kampanye yang lebih aman daripada mengumpulkan massa yang dapat berisiko penyebaran Covid-19.

“Door to door (dari pintu ke pintu-red) bisa, lewat media sosial bisa saja, tapi karena sudah ada PKPU, ya terserah saja, tapi kami tetap menjaga sebuah komitmen untuk mematuhi protokol Covid-19 ini,” pungkasnya. (*/DEI)

Calon Bupati Bateng Ibnu Saleh Ucap Syukur Dapat Nomor Urut 1

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Calon Bupati Bangka Tengah (Bateng), Ibnu Saleh mengucapkan syukur mendapatkan nomor urut 1 setelah dilakukan pengundian pada rapat pleno terbuka yang digelar oleh KPU Kabupaten Bateng di Ballroom Novotel Hotel & Convention Center, Kamis (24/9) siang.

“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah yang telah memberikan kami nikmat, rahmat, barokah yang tak terhingga sehingga kami dapat nomor 1. Insha Allah nomor 1 barokah dan tambah unggul,” ucap Ibnu kepada sejumlah awak media usai rapat pleno.

Pada kesempatan itu, Politikus Partai Nasdem ini berharap bantuan dari semua pihak agar penyelenggaraan Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 nantinya dapat berjalan lancar, tertib, aman, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

“Tidak ada persiapan khusus, karena ini sudah terbiasa atau terprediksi apa yang akan dilaksanakan oleh KPU dan tahapan-tahapannya sudah kita prediksi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya akan tetap mematuhi protokol Covid-19 pada saat melakukan kampanye nantinya. 

“Kesehatan harus kita utamakan, karena itu lah ukuran keberhasilan salah satu faktor yang utama dalam Pilkada 2020 di masa pandemi Covid-19 ini,” tuturnya.

“Tidak hanya momen pilkada, tetapi protokol kesehatan Covid-19 harus dilaksanakan setiap saat supaya Bangka Tengah aman dan tetap di zona hijau terus,” tandasnya. (*/DEI)

BERSANDING Bertekad Membawa Bangka Barat Lebih Maju

WARTABANGKA, MUNTOK – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat, H. Sukirman-Bong Ming Ming mendapat nomor urut 2 dalam rapat pleno pengundian nomor urut Pilkada Bangka Barat di Pasanggrahan BTW, Kamis (24/9). Sukirman menegaskan tidak mempermasalahkan nomor urut yang didapatkan. Menurutnya, semua angka itu sama baiknya.

“Nomor 2 sudah kita raih, orang bertanya bertanya tanya Pak Haji mau nomor berapa, 1 sampai 9 itu adalah angka-angka baik. Kalau Allah ridho insyaallah angka 2 akan dapat bermanfaat bagi Bangka Barat,” ujar Sukirman dalam sambutannya.

Sukirman mengatakan ia dan Bong Ming Ming telah melepas jabatannya sebagai anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung periode 2019-2024 demi mengemban amanah untuk menjadi calon bupati dan wakil bupati Bangka Barat.

Dengan begitu, sesuai visi misinya, pasangan dengan jargon “Bersanding” ini bertekad akan membuat Bangka Barat lebih maju.

“Kalau sudah maju berarti harus ada perjuangan. Kami sudah menandai perjuangan ini dengan meletakkan jabatan. Maju berarti mandiri, adil jujur dan unggul itu harapan kita. Insyaallah disumpah nanti semoga kita bisa menjaga sumpah kita untuk membawa Bangka Barat maju dan bermartabat,” jelasnya.

Senada, Bong Ming Ming menjelaskan ia juga tidak mempermasalahkan arti serta makna dari nomor urut 2. Namun, ia berharap dengan nomor tersebut, Bersanding bisa memimpin Kabupaten Bangka Barat Lima tahun kedepannya.

“Nomor ini tidak berarti apa-apa tapi mudah-mudahan hari ini saya dapat nomor 9 menunjukkan 9 Desember dan kita mendapatkan nomor urut 2 , Insyaallah pasangan nomor 2 diizinkan oleh Allah untuk memimpin Bangka Barat,” pungkasnya. (*/IBB )

Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada Bangka Barat, Markus: Ini Tanda-Tanda Kemenangan

WARTABANGKA, MUNTOK – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat Markus-H. Badri Syamsu bersyukur mendapatkan nomor 1 dalam pengundian nomor urut yang digelar KPU setempat, Kamis (24/9).

Pasangan dengan jargon “MARI” atau Markus-Badri ini optimis dapat memenangkan Pilkada Bangka Barat tahun 2020, karena menurut mereka, nomor 1 adalah angka kemenangan.

“Kami bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena kami mendapat nomor urut 1. Saya yakin dan percaya nomor 1 ini adalah angka kemenangan, saya berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa berikan nomor yang terbaik, pemenang hanya satu dan kami yakin dan saya sangat senang nomor urut saya sama dengan Pak Jokowi,” kata Markus.

Dia menjelaskan nomor urut 1 merupakan angka yang bisa dirinya dan pasangannya dalam memenangkan Pilkada Bangka Barat 2020.

“Artinya ini sudah tanda- tanda kemenangan. Harapan kami, kami tetap berusaha dan ini adalah awal perjuangan kami, Pilkada Bangka Barat secara damai, kenapa? karena kita tahu masyarakat Bangka Barat sangat menjaga kerukunan dan kedamaian. Oleh sebab itu sebagai paslon kita jaga dan kita rawat kebhinekaan untuk menuju Bangka Barat yang hebat,” jelasnya.

Sementara itu, H. Badri Syamsu menerangkan ia dan Markus berkomitmen untuk menjaga Pilkada di Bangka Barat tetap aman dan kondusif.

“Terima kasih kepada KPU dan Bawaslu, mudah-mudahan dalam pilkada serentak di Kabupaten Bangka Barat ini akan ada damai kepada kita semua. Kita jaga Kabupaten Bangka Barat,” tutupnya. (*/ IBB )

Pasangan Safri-Eddy Janji Terapkan Protokol Kesehatan Saat Kampanye

WARTABANGKA, MUNTOK- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Barat melakukan pengundian nomor urut pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat untuk Pilkada 2020, Kamis (24/9/2020).

Dalam pengundian ini, paslon bupati dan wakil bupati Bangka Barat, Safri Arsyad- Eddy Arif ditetapkan KPU sebagai paslon nomor urut 3, Paslon Sukirman-Bong Ming Ming nomor 2 dan Paslon Markus-Badri nomor urut 1.

Dalam sambutannya, Safri Arsyad menjelaskan lima tahun yang lalu, dirinya pernah ikut kontestasi Pilkada Bangka Barat. Namun, kata dia, pilkada tahun ini sangatlah berbeda, karena Indonesia sedang dilanda virus Covid-19.

“Tapi kali ini sangat berbeda, Bapak ibu kita boleh berusaha berikhtiar sekuat tenaga tapi dari hati saya yang paling dalam saat ini kita lagi mengalami masalah bukan di Indonesia aja seluruh Indonesia yaitu Covid – 19,” kata Safri.

Untuk itu, Safri menegaskan pada saat tahapan kampanye, SIF ( Safri-Eddy Arif ) akan terus mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Menurutnya, hal ini penting dilakukan tanpa harus mengorbankan nyawa masyarakat.

“Tolong ingatin nanti Bapak ibu ketika kami melanggar tolong diingatin, artinya di sini nyawa masyarakat nomor satu untuk menang di 9 Desember semuanya udah ditakdirkan,” jelasnya.

Selain itu, Safri menuturkan pihaknya juga akan berkomitmen untuk menjaga agar pemilukada 2020 ini berjalan aman, damai dan lancar. (*/ IBB )