Pilkada 2020

Bawaslu Bangka Barat Gelar Rapid Test Serentak Bagi Jajaran Pengawas Pilkada

WARTABANGKA, MUNTOK– Bawaslu Kabupaten Bangka Barat melalui Panwaslu Kecamatan melakukan rapid test untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 bagi jajaran pengawas pemilihan di daerah itu selama tahapan Pilkada 2020.

Pelaksanaan rapid test dilakukan di Kantor Bawaslu Bangka Barat dan juga digelar serentak di masing-masing kecamatan, pada Jum’at (27/2).

Adapun jumlah pengawas yang mengikuti Rapid Test sebanyak 553 orang dengan rincian, jajaran Bawaslu Bangka Barat meliputi ketua, anggota dan pegawai sekretariat sebanyak 21 orang.

Sedangkan pelaksanaan rapid test di Panwaslu Kecamatan Mentok diikuti sebanyak 124 orang, Simpangteritip, 84 orang, Jebus, 86 orang, Parittiga, 86 orang, Kelapa, 92 orang dan Kecamatan Tempilang sebanyak 80 orang.

Pelaksanaan rapid tes ini merupakan kerja sama antara Bawaslu Bangka Barat, RSUD Kabupaten serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat. Rapid yang dilakukan ini merupakan bentuk komitmen Bawaslu dalam proses penegakan protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Selain dilakukan rapid, jajaran Bawaslu juga dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, face shield dan hand sanitizer, serta sarung tangan karet yang dapat digunakan pada saat melakukan pengawasan tahapan kampanye dan pemungutan dan penghitungan suara.

Sementara itu, di Sekretariat Bawaslu dan Panwaslu juga diberlakukan pencegahan Covid-19 melalui 3M, mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker. Sebelum memasuki kantor, setiap pegawai dan tamu kantor diperiksa suhu tubuhnya dengan menggunakan thermo gun. Jika suhu tubuh mencapai lebih dari 37,3 derajat, maka yang bersangkutan tidak diperbolehkan memasuki kantor.

Untuk memantau pelaksanaan rapid di Kabupaten Bangka Barat, Bawaslu Provinsi melakukan monitoring untuk memastikan pelaksanaan rapid test berjalan dengan lancar.

Monitoring ini merupakan dukungan moril untuk jajaran pengawasan agar siap dan selalu sigap dalam melakukan pengawasan pilkada di masa pandemik. Berdasarkan hasil monitoring seluruh peserta yang dijadwalkan ikut rapid seluruhnya dapat mengikuti kegiatan dengan baik di wilayah masing-masing, dan pelaksanaan rapid tidak ada kendala sama sekali.

Sampai dengan berita ini diturunkan belum ada peserta rapid yang dinyatakan reaktif, sehingga merupakan bentuk kelegaan. Kalaupun ada peserta yang reaktif akan langsung diswab pada saat itu juga, untuk selanjutnya jika positif akan dikarantina pada tempat yang telah ditentukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat. (rls)

Ketua KPU Bangka Barat Harap Debat Pilkada Dapat Tingkatkan Partisipasi Pemilih

WARTABANGKA, MUNTOK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Barat menggelar debat publik Pilkada putaran kedua di Hotel Pasadena Muntok pada Senin ( 23/11) malam.

Debat publik kali ini mengangkat tema Penyelesaian Persoalan Daerah dan Kesehatan, serta Strategi Penanggulangan Covid-19. Bertindak sebagai moderator pada debat publik ini Dini Wulansari, Dosen Universitas Bangka Belitung (UBB).

Ketua KPU Bangka Barat, Pardi dalam sambutannya mengatakan pihaknya melakukan sedikit perubahan di debat publik putaran kedua.

“Untuk sesi yang pertama sudah kita lewati plus minus nya sudah kita pahami. Kita sudah lakukan evaluasi karena itu ada sedikit perubahan pada malam hari ini karena banyak masukan dari tim kampanye juga dari masyarakat baik terkait debat yang pertama,” kata Pardi.

Lanjut, dijelaskan Pardi, debat publik merupakan sarana yang paling efektif bagi masyarakat untuk memantau serta menyaksikan penyampaian visi misi dari para kandidat.

Untuk itu, pihaknya sebisa mungkin untuk
menyesuaikan dan mengakomodir seluruh kepentingan dari seluruh komponen baik dari tim paslon maupun masyarakat.

” Kita semua bukan hanya kepentingan dari paslon tapi kepentingan masyarakat karena bagaimanapun debat publik ini adalah salah satu sarana di era pandemi covid-19 ini. Kalau pertemuan terbatas kan harap maklum paling 50 orang. Di debat publik ini setelah kita menyelenggarakan debat publik ini hampir 9ribu viewer orang menonton debat publik untuk KPU Bangka Barat. Ini luar biasa berarti animo masyarakat yang pengen tau,” ujar Pardi.

Dengan begitu, Pardi berharap dengan adanya debat publik ini, partisipasi pemilih akan meningkat sehingga KPU Babar dapat mencapai target.

“Harapan kita dengan banyaknya orang yang menonton debat publik ini tingkat partisipasi itu meningkat. Harapan KPU itu saja targetnya partisipasi meningkat,” tutup Pardi. (*/IBB)

Kuota Calon PTPS di Bateng Terpenuhi Tanpa Perpanjangan Pendaftaran

WARTABANGKA, KOBA– Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Bangka Tengah telah mengumumkan hasil penjaringan calon Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) pada Pilkada Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) yang telah memenuhi syarat administrasi dan hasil tes wawancara.

Pengumuman ini telah disampaikan pada Rabu (28/10) kemarin di seluruh kantor kelurahan/desa, kantor kecamatan dan kantor Panwaslu Kecamatan, serta laman Bawaslu Kabupaten Bateng.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bateng, Robianto mengatakan proses pendaftaran calon PTPS di Kabupaten Bateng telah berakhir pada tanggal 15 Oktober 2020, dimana di setiap kecamatan di Kabupaten Bateng tidak ada masa perpanjangan pendaftaran.

“Alhamdulillah untuk di Bateng kuota minimal setiap TPS terpenuhi tanpa perpanjangan masa pendaftaran. Artinya kuota minimal terpenuhi sejak masa pendaftaran dari tanggal 03 – 15 Oktober 2020 dan Bateng menjadi satu-satunya dari 4 kabupaten Pilkada di Babel yang tidak ada perpanjangan masa pendaftaran,” ujarnya, Sabtu (31/10).

Diungkapkannya, jumlah kuota minimal calon PTPS di Kabupaten Bateng sebanyak dua kali jumlah PTPS yang dibutuhkan. Adapun jumlah TPS di Kabupaten Bateng pada Pilkada Serentak Tahun 2020 ini sebanyak 383 TPS.

“Jadi, jumlah kuota minimal yang kita perlukan itu sebanyak 766 orang, dimana minimal tersebar 2 orang calon di setiap TPS,” ungkapnya.

Adapun jumlah calon PTPS yang menyerahkan berkas, disampaikannya sebanyak 823 orang, terdiri dari 415 orang laki-laki dan 408 perempuan yang tersebar di Kecamatan Koba sebanyak 181 orang, Kecamatan Lubuk Besar sebanyak 142 orang dan Kecamatan Sungaiselan sebanyak 146 orang

Sedangkan di Kecamatan Simpangkatis sebanyak 111 orang, Kecamatan Pangkalan Baru sebanyak 173 orang, dan Kecamatan Namang sebanyak 70 orang.

“Dari total 823 orang pelamar tersebut, jumlah yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) sebanyak 811 orang dan Tidak Memenuhi Syarat sebanyak 12 orang,” terangnya seraya menyatakan pelamar yang dinyatakan TMS disebabkan karena terdata di dalam Sipol sebagai anggota partai politik.

“Untuk rincian pelamar MS sebanyak 811 orang tersebut terdiri dari Kecamatan Koba sebanyak 181 orang, Kecamatan Lubuk Besar sebanyak 132 orang, Kecamatan Sungaiselan sebanyak 146 orang, Kecamatan Simpangkatis sebanyak 109 orang, Kecamatan Pangkalan Baru sebanyak 173 orang, dan Kecamatan Namang sebanyak 70 orang,” sambungnya panjang lebar.

Lebih lanjut diutarakannya saat Ini pihaknya bersama seluruh Panwaslu Kecamatan sedang meminta tanggapan dan masukan dari masyarakat terhadap nama-nama yang sudah diumumkan. Tanggapan dan masukan masyarakat ini berkaitan dengan rekam jejak calon PTPS dan bisa disampaikan mulai tanggal 28 Oktober hingga 03 November 2020.

“Tanggapan dan masukan masyarakat ini kami minta jika ada dari masyarakat yang mengetahui terhadap rekam jejak calon PTPS, misalnya berafiliasi dengan partai politik atau sebagai Tim Kampanye. Kalau secara administrasi sudah kami telusuri. Nah, ini dimaksudkan siapa tahu masih ada dan belum kami ketahui,” imbuhnya.

Penyampaian tanggapan dan masukan masyarakat ini, menurutnya dengan mengisi formulir tanggapan terlebih dahulu yang bisa diperoleh di Kantor Panwaslu Kecamatan se-Bateng ataupun melalui laman Bawaslu Kabupaten Bateng.

“Tanggapan dan masukan ini bisa disampaikan langsung ke Kantor Panwaslu Kecamatan atau dikirim melalui email Bawaslu Kabupaten Bateng. Setelah tanggapan ini kita terima, selanjutnya akan ada proses klarifikasi yang akan dilakukan Panwaslu Kecamatan pada tanggal 04-06 November 2020,” pungkasnya.

“Selanjutnya pengumuman PTPS terpilih akan dilakukan pada tanggal 11 November 2020 dan pelantikan dilakukan secara serentak oleh masing-masing Panwaslu Kecamatan pada tanggal 16 November 2020,” tambahnya.(Humas Bawaslu Bangka Tengah)

Bawaslu Babel Kini Bisa Pantau Langsung Aktivitas Pengawasan Lewat Aplikasi Silawas

WARTABANGKA, MANGGAR– Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Andi Budi Yulianto (ABY) menjelaskan aplikasi Silawas yang diinisiasi oleh Bawaslu Babel merupakan sarana pengawasan untuk dokumentasi dan informasi yang cepat dan akurat dari jajaran Panwas Kecamatan kepada Pimpinan Bawaslu Kabupaten atau Bawaslu Babel.

Aplikasi tersebut dapat diakses dan dipantau langsung oleh Pimpinan Bawaslu Babel yang terhubung ke handphone pribadi.

“Kita coba memformulasikan sebuah aplikasi untuk mendukung pekerjaan kita, outputnya ialah dokumentasi dan informasi cepat yang masuk ke handphone Pimpinan Bawaslu Kabupaten dan Bawaslu Provinsi,” jelas Andi saat menyampaikan paparannya dalam agenda Rakernis di Bawaslu Belitung Timur (Beltim), Selasa (20/10).

Andi melanjutkan bahwa sesuai dengan namanya yakni ‘Silawas’ (Sistem Aplikasi Pengawasan) bertujuan untuk mendokumentasikan informasi pengawasan kampanye yang dilaporkan oleh Jajaran Panwas Kecamatan saat di lapangan.

Menurutnya laporan jajaran Panwas Kecamatan secara digital  memudahkan Bawaslu untuk memantau mengetahui kondisi di lapangan secara langsung saat itu juga. “Informasi yang didapatkan berdasarkan dengan apa yang diisi oleh Jajaran Panwas Kecamatan ketika melakukan pengawasan,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan fungsi lain dari ‘Silawas’ adalah untuk memvisualisasikan hasil pengawasan kampanye dalam bentuk kalender kampanye, peta kampanye, serta untuk mengetahui informasi dugaan pelanggaran secara cepat.

Andi berharap dengan adanya aplikasi Silawas ini dapat memberikan kemudahan bagi Jajaran Panwas Kecamatan ketika melakukan pengawasan kampanye di lapangan dan mempermudah pekerjaan apabila menemukan potensi pelanggaran dan dapat segera dilaporkan kepada Bawaslu Kabupaten maupun Bawaslu Provinsi.

Penulis: Jazzkyanda

Sumber: Humas Bawaslu Beltim

Editor: Hilton Tampubolon

DPP dan DPD PDIP Babel Akan Kembali Gelar Baksos Cegah Penyebaran Covid-19

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Wakil Bendahara Internal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Rudianto Tjen mengatakan pihaknya akan kembali mengadakan kegiatan bakti sosial (baksos) untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam melakukan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 di wilayah Bangka Belitung.

“Sebelumnya kita sudah mengadakan baksos dengan membagikan beras dan kebutuhan pokok lainnya, seiring berjalannya waktu, pandemi Covid-19 belum selesai juga, jadi dalam waktu dekat kita akan mencoba mendistribusikan lagi untuk meringankan beban masyarakat kita,” kata Rudi kepada wartawan di Pangkalpinang, Senin (19/10).

Selain itu, Rudi menambahkan, dirinya juga berencana akan menggelar rapid test gratis khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki kasus penyebaran Covid-19 yang tinggi.

“Bila perlu DPD dan DPC melakukan baksos itu, saya sudah siapkan perlengkapannya, tinggal nanti kita jadwalkan, mempersiapkan tenaganya untuk melakukan baksos,” ujarnya.

Baksos ini, diutarakan dia, suatu bentuk kepedulian PDI Perjuangan terhadap seluruh golongan masyarakat.

“Saya juga akan bicara kepada kawan-kawan dari partai agar semua proaktif, apa yang bisa kita bantu untuk pemerintah daerah dan masyarakat Babel ini,” ajaknya.

Rudi mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

“Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, marilah kita sama-sama menjaga pola hidup sehat, dengan mengikuti anjuran pemerintah, kuncinya kita harus menjaga imunitas tubuh kita,” pungkasnya. (*/DEI)

DPP PDIP Resmi Keluarkan SK PAW Didit Srigusjaya dan Rina Tarol

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Pergantian Antarwaktu (PAW) jabatan Ketua DPRD Babel yang sebelumnya dijabat oleh Didit Srigusjaya dan Anggota DPRD Babel, Rina Tarol yang telah dikeluarkan dari anggota partai.

“SK itu tadi sudah saya antar ke kantor DPD, Pak Didit digantikan oleh Ibu Evi, dan Rina Tarol akan digantikan PAW nya itu Ibu Susi,” kata Bendahara DPP PDIP, Rudianto Tjen kepada wartawan di Pangkalpinang, Senin (19/10).

Selain itu, dia mengatakan, DPP PDIP juga telah mengeluarkan SK PAW Anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Korari Suwondo dan Badri Syamsu yang sebelumnya menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bangka Barat.

“Untuk PAW Korari itu saya lupa namanya, kalau Pak Badri itu PAW nya Yuli Sandra itu juga SK sudah selesai dan saya kasih kan ke DPD. Jadi untuk PAW ini sudah bisa segera diproses dan kalau bisa segera dilantik,” ujarnya.

Selain itu, Rudi mengungkapkan, pihaknya masih menunggu nama-nama kandidat pengganti ketua DPRD Provinsi Babel dan DPRD Kabupaten Bangka Barat secara definitif dari DPD PDIP.

“Ini lah yang sedang kita mintakan suratnya ke DPD dan DPC untuk mengusulkan tiga nama, tetapi sampai minggu kemarin, DPP belum menerima nama-nama itu, mungkin masih dalam proses pengiriman,” ungkapnya.

Jika surat rekomendasi usulan nama-nama tersebut telah diterima, maka disampaikan dia, DPP PDIP akan segera melakukan proses sesuai dengan aturan yang ada untuk melakukan seleksi.

“Tentu saja PDI Perjuangan mah mencari yang terbaik untuk menjadi ketua DPRD, jadi kita ada proses fit and proper test oleh DPP, kita akan interview lagi, kemudian ada juga psikotes, kita lihat psikologisnya, kita melakukan kerjasama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) untuk melakukan tes yang betul-betul objektif,” terangnya. (*/DEI)

KABAR DUKA, Anggota Komisi II DPRD Babel Meninggal Dunia

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Innalillahi wainnailaihi rojiun.

Kabar duka menyelimuti para kader dan simpatisan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Anggota DPRD Babel, Muhammad Yunus Bin H. Tohir, meninggal dunia, Jumat (16/10) malam.

Di DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ia bertugas di Komisi II.

Politisi PPP kelahiran 9 April 1971 sempat mengeluhkan sakit.

Ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang dan ditempatkan di ICU.

Positif Covid-19, Koordinator Pemenangan Pilkada Dirawat di RSBT

Plt Ketua DPRD Babel Amri Cahyadi yang juga Ketua DPW PPP Babel ketika dikonfirmasi tadi malam, membenarkan perihal meninggalnya Koordinator Pemenangan Pilkada PPP di Kabupaten Bangka Tengah itu.

“Mohon doanya. Semoga Almarhum Husnul Khotimah, diampuni segala dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya. Keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan,” ungkap Amri melalui pesan singkatnya. (*/)

KPU Tetapkan DPT Pilkada Bangka Barat 2020 Sebanyak 134.414 Pemilih

WARTABANGKA, MUNTOK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Barat menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada 2020 sebanyak 134.414 orang. Rinciannya pemilih laki-laki sebanyak 69.114 orang dan pemilih perempuan 65.270 orang.

Divisi Perencana, Data dan Informasi KPU Bangka Barat, Henny Afriana, M. Si menjelaskan rekapitulasi DPT untuk desa sudah dilakukan dari tanggal 4 hingga 6 Oktober 2020. Lalu dilanjutkan ke tingkat kecamatan mulai tanggal 7 sampai 9 Oktober 2020.

“Nah yang dikita kan rank nya dari tanggal 9 sampai 16 Oktober. Nah hari ini setelah penetapan dari PPK di tingkat kecamatan yang lalu ada perubahan makanya hari ini sudah di fix kan dan ditetapkan di angka 134.414,” kata Henny kepada awak media di Kantor KPU Bangka Barat, Jumat ( 16/10).

Menurut dia, DPT ini nantinya bisa saja berubah misalnya ada warga yang meninggal dan juga ada pemilih baru. Pemilih baru ini banyak kategorinya seperti status dan lain.

“Pemilih baru kan banyak kategori mungkin sudah ada status atau apa jadi akan tetap berubah tapi tetap punya hak pilih kok kalau memang dia orang Bangka Barat. Contoh kalau peserta dilengkapi dengan dokumen mereka kan bisa memilih pada saat hari H setelah jam 12 sampai jam 1 sebagai pemilih daftar pemilih tambahan,” jelasnya.

Henny melanjutkan banyak variabel yang menyebabkan perubahan data DPT seperti status perekaman, perceraian atau yang lainnya. Meski begitu, pemilih tersebut masih bisa memiliki hak pilih, hanya saja keterangan status nya yang berubah.

Begitu pula sebaliknya, bila ada kesalahan pada penulisan jenis kelamin dalam pemindahan data dari laki-laki ke perempuan. Akan tetapi, data pemilih itu tetap dan angkanya tidak berubah.

“Pemilih baru nanti detail angkanya ada tapi kalau TMS itu tertuang disitu ubah data juga ada. Ubah data disitu banyak variabel yang menyebabkan ubah data, status perekaman ataupun yang cerai atau bisa yang berubah data misal kemarin status yang dibuat disitu laki-laki ternyata faktanya perempuan maksudnya kesitu tapi tidak berpengaruh ke angka,” pungkas Henny. (*/IBB )

Algafry Rahman Resmi Antarkan Berkas Pendaftaran Bakal Calon Bupati ke KPU Bangka Tengah

WARTABANGKA, KOBA – Algafry Rahman bersama tim koalisi mendatangi Kantor KPU Bangka Tengah untuk mengantarkan berkas pendaftaran Calon Bupati Bangka Tengah, Sabtu siang (10/10). Algafry sebelumnya telah ditetapkan partai politik koalisi BERIMAN sebagai calon bupati menggantikan almarhum Ibnu Saleh.

“Berkas pendaftaran sudah kita serahkan semua tadi ke Komisioner KPU Bangka Tengah. Sebelum menyerahkan berkas pencalonan kita melaksanakan doa bersama di depan Gedung Serba Guna Bangka Tengah,” kata Ketua Tim Pemenangan BERIMAN, H. Mulyadi.

Mulyadi mengajak seluruh masyarakat Bateng berdo’a untuk kelancaran proses pendaftaran Algafry Rahman sebagai calon bupati berpasangan dengan Herry Erfian di Pilkada Bateng tahun 2020. “Mudah-mudahan semua lancar,” harapnya.

Sementara, Algafry meminta do’a restu dari masyarakat Bangka Tengah. Ia juga mengajak masyarakatbersatu membangun Bangka Tengah Nambah Unggul dengan melanjutkan keberhasilan pembangunan H Ibnu Saleh di periode sebelumnya.

“Insaa Allah, saya bersama keluarga sudah bertekad mengabdikan diri untuk masyarakat Bumi Selawang Segantang lima tahun ke depan. Kami bersama bang Herry Erfian, bersemangat sekali membangun Bangka Tengah Nambah Unggul ke depan,” ungkap Algafry. (*/RN)

Bawaslu Bangka Tengah Sebar Ratusan X-Banner

WARTABANGKA, KOBA – Berbagai terobosan dilakukan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah dalam melakukan berbagai upaya pencegahan pelanggaran pada Pilkada Bangka Tengah Tahun 2020.

Selain mensosialisasikan secara langsung larangan-larangan dalam Pilkada tahun ini, Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah juga menyebar media sosialisasi menggunakan X-Banner.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah, Robianto mengatakan jumlah X-Banner yang disebar oleh pihaknya berjumlah 200 buah yang disebar di seluruh wilayah Kabupaten Bateng.

“X-Banner ini kita sebar di seluruh kantor kelurahan dan desa, kantor instansi pemerintahan, perbankan dan fasilitas-fasilitas publik yang ramai dikunjungi warga,” ujar Robianto, Senin (6/10).

Diungkapkannya, X-Banner yang disebar ini berisi berbagai materi sosialisasi, diantaranya netralitas ASN, netralitas kades dan perangkat desa, politik uang dan sanksinya, serta kampanye hitam dan sanksinya.

“Melalui penyebaran X-Banner ini kami ingin mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat agar menjauhi praktik-praktik kecurangan dalam Pilkada Tahun 2020 ini. Karena sudah diatur di dalam Undang-Undang dan ada sanksinya,” ungkapnya.

“Selain itu, kami juga ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan Pilkada yang jujur, demokratis dan berintegritas tahun 2020 ini di Kabupaten Bangka Tengah,” sambungnya.

Lebih lanjut disampaikannya, menciptakan pilkada yang jujur, demokratis, dan bermartabat menjadi tanggung jawab semua pihak agar terpilih pemimpin yang benar-benar berintegritas pada Pilkada Tahun 2020 ini.

“Penyebaran X-Banner ini merupakan upaya pencegahan yang kita lakukan agar Pilkada tahun 2020 ini benar-benar berlangsung demokratis dan berintegritas. Dan semangat ini harus dimiliki bersama oleh seluruh elemen masyarakat,” tandasnya. (*/rls/Humas Bawaslu Bangka Tengah)