Pilkada 2020

KPU Tetapkan DPT Pilkada Bangka Barat 2020 Sebanyak 134.414 Pemilih

WARTABANGKA, MUNTOK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Barat menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada 2020 sebanyak 134.414 orang. Rinciannya pemilih laki-laki sebanyak 69.114 orang dan pemilih perempuan 65.270 orang.

Divisi Perencana, Data dan Informasi KPU Bangka Barat, Henny Afriana, M. Si menjelaskan rekapitulasi DPT untuk desa sudah dilakukan dari tanggal 4 hingga 6 Oktober 2020. Lalu dilanjutkan ke tingkat kecamatan mulai tanggal 7 sampai 9 Oktober 2020.

“Nah yang dikita kan rank nya dari tanggal 9 sampai 16 Oktober. Nah hari ini setelah penetapan dari PPK di tingkat kecamatan yang lalu ada perubahan makanya hari ini sudah di fix kan dan ditetapkan di angka 134.414,” kata Henny kepada awak media di Kantor KPU Bangka Barat, Jumat ( 16/10).

Menurut dia, DPT ini nantinya bisa saja berubah misalnya ada warga yang meninggal dan juga ada pemilih baru. Pemilih baru ini banyak kategorinya seperti status dan lain.

“Pemilih baru kan banyak kategori mungkin sudah ada status atau apa jadi akan tetap berubah tapi tetap punya hak pilih kok kalau memang dia orang Bangka Barat. Contoh kalau peserta dilengkapi dengan dokumen mereka kan bisa memilih pada saat hari H setelah jam 12 sampai jam 1 sebagai pemilih daftar pemilih tambahan,” jelasnya.

Henny melanjutkan banyak variabel yang menyebabkan perubahan data DPT seperti status perekaman, perceraian atau yang lainnya. Meski begitu, pemilih tersebut masih bisa memiliki hak pilih, hanya saja keterangan status nya yang berubah.

Begitu pula sebaliknya, bila ada kesalahan pada penulisan jenis kelamin dalam pemindahan data dari laki-laki ke perempuan. Akan tetapi, data pemilih itu tetap dan angkanya tidak berubah.

“Pemilih baru nanti detail angkanya ada tapi kalau TMS itu tertuang disitu ubah data juga ada. Ubah data disitu banyak variabel yang menyebabkan ubah data, status perekaman ataupun yang cerai atau bisa yang berubah data misal kemarin status yang dibuat disitu laki-laki ternyata faktanya perempuan maksudnya kesitu tapi tidak berpengaruh ke angka,” pungkas Henny. (*/IBB )

Algafry Rahman Resmi Antarkan Berkas Pendaftaran Bakal Calon Bupati ke KPU Bangka Tengah

WARTABANGKA, KOBA – Algafry Rahman bersama tim koalisi mendatangi Kantor KPU Bangka Tengah untuk mengantarkan berkas pendaftaran Calon Bupati Bangka Tengah, Sabtu siang (10/10). Algafry sebelumnya telah ditetapkan partai politik koalisi BERIMAN sebagai calon bupati menggantikan almarhum Ibnu Saleh.

“Berkas pendaftaran sudah kita serahkan semua tadi ke Komisioner KPU Bangka Tengah. Sebelum menyerahkan berkas pencalonan kita melaksanakan doa bersama di depan Gedung Serba Guna Bangka Tengah,” kata Ketua Tim Pemenangan BERIMAN, H. Mulyadi.

Mulyadi mengajak seluruh masyarakat Bateng berdo’a untuk kelancaran proses pendaftaran Algafry Rahman sebagai calon bupati berpasangan dengan Herry Erfian di Pilkada Bateng tahun 2020. “Mudah-mudahan semua lancar,” harapnya.

Sementara, Algafry meminta do’a restu dari masyarakat Bangka Tengah. Ia juga mengajak masyarakatbersatu membangun Bangka Tengah Nambah Unggul dengan melanjutkan keberhasilan pembangunan H Ibnu Saleh di periode sebelumnya.

“Insaa Allah, saya bersama keluarga sudah bertekad mengabdikan diri untuk masyarakat Bumi Selawang Segantang lima tahun ke depan. Kami bersama bang Herry Erfian, bersemangat sekali membangun Bangka Tengah Nambah Unggul ke depan,” ungkap Algafry. (*/RN)

Bawaslu Bangka Tengah Sebar Ratusan X-Banner

WARTABANGKA, KOBA – Berbagai terobosan dilakukan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah dalam melakukan berbagai upaya pencegahan pelanggaran pada Pilkada Bangka Tengah Tahun 2020.

Selain mensosialisasikan secara langsung larangan-larangan dalam Pilkada tahun ini, Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah juga menyebar media sosialisasi menggunakan X-Banner.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah, Robianto mengatakan jumlah X-Banner yang disebar oleh pihaknya berjumlah 200 buah yang disebar di seluruh wilayah Kabupaten Bateng.

“X-Banner ini kita sebar di seluruh kantor kelurahan dan desa, kantor instansi pemerintahan, perbankan dan fasilitas-fasilitas publik yang ramai dikunjungi warga,” ujar Robianto, Senin (6/10).

Diungkapkannya, X-Banner yang disebar ini berisi berbagai materi sosialisasi, diantaranya netralitas ASN, netralitas kades dan perangkat desa, politik uang dan sanksinya, serta kampanye hitam dan sanksinya.

“Melalui penyebaran X-Banner ini kami ingin mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat agar menjauhi praktik-praktik kecurangan dalam Pilkada Tahun 2020 ini. Karena sudah diatur di dalam Undang-Undang dan ada sanksinya,” ungkapnya.

“Selain itu, kami juga ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan Pilkada yang jujur, demokratis dan berintegritas tahun 2020 ini di Kabupaten Bangka Tengah,” sambungnya.

Lebih lanjut disampaikannya, menciptakan pilkada yang jujur, demokratis, dan bermartabat menjadi tanggung jawab semua pihak agar terpilih pemimpin yang benar-benar berintegritas pada Pilkada Tahun 2020 ini.

“Penyebaran X-Banner ini merupakan upaya pencegahan yang kita lakukan agar Pilkada tahun 2020 ini benar-benar berlangsung demokratis dan berintegritas. Dan semangat ini harus dimiliki bersama oleh seluruh elemen masyarakat,” tandasnya. (*/rls/Humas Bawaslu Bangka Tengah)

Calon Bupati Petahana Tutup Usia, Ketua KPU Babel: Bisa Usulkan Pengganti 

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Calon Bupati Petahana Bangka Tengah, Ibnu Saleh tutup usia pada Minggu (4/10) sekitar pukul 03.17 WIB. Secara otomatis pasangan calon (paslon) nomor urut 1 ini mengalami kekosongan pada posisi calon bupati.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Davitri mengatakan pihaknya telah menyampaikan secara lisan kepada KPU Kabupaten Bangka Tengah untuk segera menindaklanjuti hal tersebut dengan partai pengusung.

“Agar segera dilakukan proses pergantian calon, karena itu boleh diganti calon yang tidak memenuhi syarat, yang meninggal dunia boleh diganti,” kata Davitri kepada wartawan melalui telepon seluler, Minggu (4/10) siang.

Dia menjelaskan, pergantian calon ini boleh dilakukan 30 hari sebelum pemungutan dan perhitungan suara dengan syarat tertentu.

“Saya segera cek dengan KPU Bangka Tengah besok untuk menyampaikan itu, tapi memang ini kan melalui prosedur, karena perlu juga pengesahan dari DPP terkait pergantian itu, maka kita akan segera berkirim surat ke tim pasangan calon dari partai politik,” terangnya.

“Karena itu juga nanti harus diserahkan oleh partai politik, seperti surat keterangan meninggal dunia dari kelurahan atau kepala desa,” imbuhnya.

Terkait aturan tersebut, disampaikan dia, berdasarkan ketentuan Pasal 78 – 86 PKPU No. 3 tahun 2017 tentang pencalonan pemilihan Ggubernur, Bupati, Walikota sebagaimana telah mengalami perubahan PKPU No. 15 tahun 2017, PKPU No 18 tahun 2019, PKPU No. 1 tahun 2020, dan perubahan keempatnya PKPU No. 9 tahun 2020. (*/DEI)

Cegah Isu SARA di Pilkada, FMPBB Gelar Sayembara Berhadiah Jutaan

WARTABANGKA, MUNTOK– Ketua Forum Masyarakat Peduli Bangka Barat (FMPBB), Bruri Rusyadi menyebutkan pihaknya akan menggelar sayembara berhadiah bagi masyarakat yang menangkap pelaku penyebar isu mengenai Suku, Agama, Ras, Antargolongan (SARA) di masa Pilkada Serentak 2020.

“Kami menyediakan hadiah uang jutaan rupiah baik secara pribadi maupun kelompok yang bisa menangkap pelaku penyebar isu SARA di Pilkada dan membawanya ke pihak kepolisian ataupun pengawas,” jelas Bruri, Kamis (1/10).

Bruri mengungkapkan alasan FMPBB menggelar sayembara tersebut, sebagai bentuk penolakan serta komitmen menjaga kerukunan dan toleransi umat beragama di Bumi Sejiran Setason dari gerakan berbau SARA.

“Inilah komitmen kami supaya daerah ini aman dan damai. Makanya kami ajak semua masyarakat pihak terkait sama-sama mengawal pesta demokrasi ini tanpa menggunakan cara-cara yang berbau SARA,” tutupnya.

Selain itu, dia berharap kepentingan politik di masa Pilkada ini jangan sampai menodai kerukunan yang telah terjalin di Bangka Barat.

Disamping itu, Bruri meminta agar kegiatan ceramah keagamaan di tempat ibadah steril dari isu-isu politik dan berbau SARA.

“Kami juga berharap, kegiatan ceramah di tempat ibadah harus steril jangan ada yang berbau politik apalagi SARA,” katanya. (*/rls/ibb)

Bawaslu Bateng Pastikan Petahana Kembalikan Fasilitas Negara

WARTABANGKA, KOBA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) memastikan secara langsung pengembalian terhadap fasilitas yang digunakan oleh H. Ibnu Saleh yang mencalonkan kembali pada Pilkada Tahun 2020 ini.

Kepastian ini dilakukan dengan melakukan pengecekan terhadap semua fasilitas yang diterima dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bateng.

Kegiatan pengecekan ini dipimpin langsung Anggota Bawaslu Kabupaten Bateng, Wahyu Tri Buwono yang dilakukan pada Senin (28/9) bersama pihak Bagian Umum dan Perlengkapan Setda Pemkab Bateng. Hadir juga dalam pengecekan tersebut Anggota KPU Kabupaten Bateng, Hendra Sinaga.

“Kita sengaja datang ke rumah dinas bupati untuk memastikan seluruh fasilitas, seperti mobil, rumah dinas, dan fasilitas lainya telah dikembalikan. Dari hasil inventarisasi dan pengecekan yang kita lakukan ini, seluruh fasilitas dipastikan telah dikembalikan,” ujar Wahyu Tri Buwono disela-sela pengecekan.

Diiungkapkannya, seluruh fasilitas negara yang melekat pada diri Ibnu Saleh selaku petahana di Pilkada Kabupaten Bateng tahun 2020 ini, dari hasil pengecekan diketahui telah diserahkan sejak Sabtu tangg 26 September 2020 akhir pekan kemarin.

“Berita Acara pengembalian juga kita lakukan pengecekan bersamaan dengan fisik barangnya. Dari hasil pemeriksaan kita, seluruh fasilitas negara telah dikembalikan di hari pertama kampanye pada Sabtu (26/9) kemarin,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikan Wahyu bahwa ketentuan cuti di luar tanggungan negara pada masa kampanye, memang telah diatur di dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016. Untuk itu, penting bagi pihaknya memastikan seluruh fasilitas tersebut telah dikembalikan, agar tidak terjadi pelanggaran penggunaan fasilitas negara.

“Ketentuan ini memang sudah diatur di dalam Undang-Undang. Jadi, pengecekan yang kita lakukan ini untuk memastikan bahwa ketentuan tersebut telah dilaksanakan,” katanya.(*/Humas Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah)

Pengusaha Asal Bangka Barat Ini Dukung Pasangan Markus-Badri di Pilkada

WARTABANGKA, MUNTOK – Pengusaha asal Bangka Barat, Donny Romyy memberikan dukungannya kepada salah satu pasangan calon, Markus – H. Badri Syamsu pada Pilkada Bangka Barat 2020.

Dia melihat paslon dengan nomor urut 1 ini dapat melanjutkan pembangunan di Negeri Sejiran Setason agar dapat lebih maju lagi sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat Bangka Barat.

“Sebagai salah satu tokoh muda Bangka Barat, saya melihat pembangunan Bangka Barat ini harus terus dilanjutkan oleh petahana, untuk membangun tidak cukup hanya satu periode, kita beri kesempatan bagi Markus untuk menyelesaikan pembangunan yang sudah dilakukan agar hasilnya bisa lebih maksimal dan lebih dirasakan oleh masyarakat Babar,” ujar Donny kepada wartabangka.com, Senin (28/9).

Selain itu, dia meyakini semua paslon mempunyai visi misi yang baik untuk memajukan Bangka Barat dan kesejahteraan masyarakatnya.

Menurutnya, semua paslon adalah orang baik dan terpilih. Masyarakat pun, tegasnya, berhak mendukung dan memilih pilihannya masing-masing.

Untuk itu, Donny berharap siapapun yang akan terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat haruslah orang-orang yang amanah dan mampu membawa Kabupaten Bangka Barat tercinta ke arah yang lebih baik lagi sehingga masyarakatnya bisa makmur dan sejahtera.

“Siapapun yang terpilih nanti akan mengemban amanah rakyat, janji-janji kampanyenya harus direalisasikan sehingga masyarakat yang sudah memilih paslon tersebut tidak merasa kecewa,” tukas Donny. (*/IBB )

Hadiri Deklarasi Damai Pilkada di Bangka Tengah, Ini Pesan Ketua Bawaslu RI

WARTABANGKA, KOBA – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Abhan mempersilahkan para peserta pilkada beradu visi dan gagasan untuk menarik simpati masyarakat selama kampanye dengan cara yang bermartabat.

“Silahkan masyarakat diberikan visi misinya itu, dan silahkan waktu 71 hari itu gunakan sebaik-baiknya,” kata Abhan dalam sambutannya saat menghadiri Deklarasi Pilkada Damai di Koba, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Sabtu (26/9).

Abhan menjelaskan, dalam PKPU Nomor 13 tahun 2020 menyebutkan, kegiatan kampanye yang sifatnya rapat umum atau yang sifatnya tatap muka dengan massa yang cukup banyak itu ditiadakan.

Namun, semua bisa dilakukan melalui media daring. Aturan tersebut diterapkan guna meminimalisir atau mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang saat ini semakin meluas di Indonesia.

“Hanya ada satu metode kampanye yang masih memungkinkan tatap muka dengan masyarakat, dengan konstituen adalah pertemuan terbatas dan tatap muka, dan itu pun dibatasi pesertanya maksimal 50 orang,” terangnya.

“Itulah saya kira, mau tidak mau, memang harus berpikir secara kritis dan juga menemukan hal-hal baru bagaimana caranya kampanye dalam waktu 71 hari ini bisa menarik massa dengan tidak banyak bertatap muka dengan masyarakat, sekarang ini hal-hal yang harus dilakukan oleh pasangan calon dan tim kampanye,” tandasnya. 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Robianto mengajak para pasangan calon (paslon) bersama-sama untuk berkomitmen dalam menjaga Pilkada yang damai dan berintegritas.

“Dan ini menjadi harapan masyarakat di Bangka Tengah. Untuk itu, kami berharap, deklarasi yang sudah disampaikan dan ditandatangani tersebut dapat dilaksanakan sebaik-baiknya dalam menciptakan Pilkada Bangka Tengah yang demokrasi,” pungkasnya. (*/DEI)

Ketua Bawaslu RI Tegaskan Empat Kunci Sukses Pilkada 2020

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ketua Bawaslu Republik Indonesia, Abhan menghadiri agenda Deklarasi Damai Berintegritas dan Patuh Pada Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2020 di Kantor Gubernur Bangka Belitung.

Dalam kesempatan itu Abhan menegaskan 4 kunci sukses Pilkada 2020, yakni faktor penyelenggara pemilu, faktor peserta pemilu, faktor pemilih dan faktor stakeholder.

“Faktor penyelenggara KPU dan Bawaslu sangat penting untuk menjaga integritas yang adil, objektif dan profesional,” ujar Abhan.

Kedua, Abhan menjelaskan faktor peserta pada pasangan calon (paslon), yang diusung partai politik (parpol) maupun perseorangan dituntut memiliki integritas, patuh dan taat terhadap protokol kesehatan Covid-19.

“Misalnya politik uang, jangan lakukan politik uang karena undang-undang Pilkada memberi hukuman kepada pemberi dan penerima,” tegasnya.

Bahkan menurutnya, untuk paslon yang terbukti melakukan politik uang secara terstruktur, sistematis dan masif bisa didiskualifikasi sebagai Paslon.

Terlebih lagi dia menilai politik transaksional sangat berpengaruh pada kualitas demokrasi yang berdampak pada praktek korupsi.

Sedangkan faktor yang ketiga adalah masyarakat atau pemilih yang juga harus memiliki integritas, karena seorang pemilih memiliki hak konstitusional yang digunakan dengan penuh tanggung jawab.

Faktor terakhir Abhan menjelaskan adalah faktor stakeholder seperti Kepolisian, TNI dan ASN yang harus menjaga netralitasnya.

“Apabila keempat faktor itu kita penuhi Insyaallah Pilkada 2020 ini berjalan aman dan lancar,” kata Abhan.

Keempat faktor ini dijelaskan Abhan untuk menciptakan kualitas demokrasi yang lebih baik. Diakhir sambutannya,Abhan menegaskan agar pelaksanaan pilkada tanpa anarkis, karena semua persoalan telah memiliki ruang hukum yang bisa dilaporkan kepada Bawaslu maupun ke Mahkamah Konstitusi.

Dirinya berharap agar pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu melainkan menjadi tanggung jawab bersama. (*/HumasBawasluBabel)

Gubernur Babel Sambut Kedatangan Ketua Bawaslu RI

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menyambut kehadiran Ketua Bawaslu RI, Abhan beserta rombongan dalam kunjungannya ke Babel. Dalam suasana santai, Gubernur Erzaldi membawa para undangan menikmati hidangan khas Babel di RM Gale-gale sambil beramah-tamah, Jumat (25/9).

Selepas jamuan makan siang, Gubernur Erzaldi membawa tamu beserta rombongan menuju Ruang Pantai Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Babel guna menghadiri deklarasi pemilukada damai, berintegritas, dan patuh pada protokol pencegahan Covid-19 dalam pemilihan bupati dan wakil bupati se-Provinsi Kepulauan Babel 2020.

Disampaikan oleh Ketua KPU Babel, bahwa pada tanggal 23 september yang lalu sudah ditetapkan sebanyak 11 pasangan calon bupati dan wakil bupati se-Provinsi Kepulauan Babel. Nomor urut pasangan calon pun sudah ditetapkan oleh KPU. Sehingga diharapkan pada musim kampanye yang akan segera dimulai pada tanggal 26 September sampai dengan 5 Desember 2020 berjalan tertib.

11 pasangan calon bupati dan wakil bupati di empat kabupaten tersebut, beberapa waktu lalu juga telah menandatangani pakta integritas terkait komitmen melaksanakan pilkada dan kampanye dengan menggunakan protokol Covid-19.

KPU RI saat ini telah mengatur regulasi terkait pelaksanaan pilkada 2020 PKPU No 13 tahun 2020 dikeluarkan oleh KPU RI untuk memenuhi standar protokol Covid-19 di antaranya, segala konser dilarang, sedangkan pertemuan tatap muka dibatasi hanya sebanyak 50 orang.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kajati I Made Suarnawan mengatakan penandatanganan antara Kapolda Provinsi Babel, Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Babel, dan Kajati Kepulauan Babel terkait pelaksanaan pada pilkada. Apabila terjadi pelanggaran akan ditangani oleh sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) tingkat provinsi.

“Terkait dengan pelanggaran-pelanggaran, mudah-mudahan tidak terjadi, seandainya ada pelanggaran akan ditangani oleh sentra gakkumdu di tingkat provinsi, namun pelaksanaan persidangannya akan dilaksanakan di pengadilan negeri yang bersangkutan,” ungkapnya.

Sebagai penegak hukum, sudah sepatutnya untuk bersikap netral tanpa memihak kepada siapa pun. Sehingga Kajati Babel pun berpesan kepada kajari di masing-masing daerah harus bersikap netral. Hal ini sesuai dengan instruksi Jaksa Agung.

Selain itu, imbauan juga disampaikan agar mengedukasi masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam pelaksanaan pilkada mengingat tidak menutup kemungkinan pada masa pilkada ini akan menimbulkan penyebaran virus dengan klaster baru.

“Kami mengharapkan sama-sama kita mengedukasi masyarakat mulai dari keluarga, kemudian ke RT/RW, desa, lurah, kecamatan, kabupaten, dan provinsi. Kalau itu sudah bisa kita laksanakan mudah-mudahan pelaksanaan pilkada dapat berjalan dengan lancar dan aman,” ungkapnya.

Tampak hadir Danrem 045 Garuda Jaya M. Jangkung Widyanto, Kapolda Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, Kajati I Made Suarnawan, Kepala Kesbangpol Babel, Kepala Bappeda Babel, dan seluruh forkopimda. (Diskominfo Babel)Penulis : KhalimoFoto : OktariadyEditor : Listya