Religi

Bupati Markus Harap PDAM Tingkatkan Jumlah Fasilitas Air Siap Minum

Peresmian fasilitas air siap minum di halaman Masjid Al Islah, Kampung Air Terjun, Kecamatan Muntok, Selasa (18/8). WARTABANGKA.COM/IBB

WARTABANGKA.COM, MUNTOK– Bupati Bangka Barat, Markus meminta kepada pihak PDAM Tirta Sejiran Setason dapat menambah jumlah fountain drinking water atau fasilitas air siap minum di daerah itu. Saat ini fasilitas keran air siap minum baru tersedia di tiga tempat yaitu di lingkungan Masjid Al- Islah Kampung Air terjun, sekolah Madrasah Aliyah Negeri Muntok dan lingkungan Kantor PDAM Tirta Sejiran Setason.

“Kami harap kerja sama ini dapat ditingkatkan sehingga dapat lebih banyak lagi fasilitas yang akan dibangun terutama di lokasi sekolah, sarana publik, kantor pemerintahan, tempat ibadah dan tempat titik kumpul massa lainnya,” kata Markus saat launching fasilitas air mancur siap minum di halaman Masjid Al Islah, Selasa (18/8).

baca juga: Bupati Bangka Barat Resmikan Fasilitas Air Siap Minum

Dijelaskan Markus, hal itu dimaksudkan agar masyarakat lebih mudah lagi menjangkau karena air minum yang dibuat ini sudah sesuai standar. Selain itu, dia berpesan seberapa banyak fasilitas air minum yang dibangun haruslah dijaga dengan baik dan semaksimal mungkin.

“Seberapa canggihnya fasilitas yang disediakan dan seberapa besarpun biaya yang dikeluarkan tidak akan berkelanjutan tanpa dikelola dengan baik dan bertanggung jawab oleh semua pihak,” sebut Markus.

Lebih lanjut dikatakan Markus, PDAM Tirta Sejiran Setason ini merupakan PDAM terbaik yang berada di urutan 6 di Jurnal Sumatera.

“Ini kinerja yang luar biasa karena tidak semua PDAM itu bisa untung bisa balik modal aja udah syukur. Karena PDAM ini tidak semata-mata hanya mencari keuntungan tetapi melakukan pelayanan tapi jangan juga rugi terus kalau rugi terus lama-lama bisa tutup,” ungkap Markus.

Namun dirinya yakin dan percaya, dibawah kepemimpinan Direktur PDAM Tirta Sejiran Setason, Najamudin, PDAM ini dapat lebih maju lagi.

“Pak Najamudin yang sudah berpengalaman begitu lama di bidang PDAM, saya yakin dan percaya PDAM Tirta Sejiran Setason dapat lebih baik dan lebih maju lagi,” tutupnya. (*/)

Gubernur Erzaldi Letakkan Batu Pertama Gedung Mekkah Ponpes Modern Daarul Abro

WARTABANGKA.COMMENDOBARAT – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman melakukan peletakan batu pertama Gedung Mekkah Pondok Pesantren Modern Daarul Abror, Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Sabtu (15/8/20).

Diawali dengan kunjungan ke kampus dan asrama putra, di pondok pesantren modern itu Gubernur Erzaldi meninjau sejumlah fasilitas dan sarana yang ada, serta rencana pengembangan Ponpes Daarul Abror. 

Usai kunjungan ke kampus putra, Gubernur Erzaldi melangsungkan kegiatan peletakan batu pertama gedung mekkah yang diharapkan akan bisa menampung lebih banyak lagi santri yang ingin belajar di tempat ini.

Dalam arahannya, Gubernur Erzaldi Rosman mengapresiasi dan menunjukkan rasa bangganya kepada pengurus yayasan dan para pengajar atas perkembangan pondok pesantren ini. Gubernur Erzaldi merasa tiap kunjungan yang dilakukan, selalu ada perkembangan fisik yang dilakukan. 

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pendiri penggerak dan para ustaz-ustaz yang terus berjuang di jalan Allah Swt, sehingga pesantren ini terus berkembang dan tidak pernah tidur,” ungkapnya.

Gubernur Erzaldi juga memuji manajemen dan perencanaan yang dilakukan oleh Pondok Modern Daarul Abror ini. Selain pengembangan fisik, diharapkan pondok pesantren ini juga melakukan pengembangan SDM, salah satunya adalah dengan memberikan pelatihan ataupun studi lanjut kepada para ustaz dan ustazahnya.

Hukum Salat Berjamaah Berdua Dengan Pacar

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG – Sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari ada seorang laki laki salat berjamaah hanya berdua dengan pacar atau perempuan yang bukan mahram atau muhrim sebutan umum di tengah masyarakat, apakah dibolehkan dalam Islam?

Salat (ilustrasi)

Menurut kitab Al-Muhaddzab bahwa seorang laki-laki dimakruhkan salat dengan perempuan yang bukan mahram. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan,

“Tidak boleh seorang laki-laki berdua-duaan dengan seorang perempuan karena yang ketiganya adalah setan.”

Imam Nawawi dalam syarhnya menjelaskan, “Yang dimaksud makruh di sini adalah makruh tahrim alias haram. Itu dinyatakan haram jika memang berdua-duaan.”

Ulama Syafiiyah menyatakan bahwa jika seseorang laki-laki mengimami istri atau mahramnya dengan hanya berdua-duaan, seperti itu boleh dan tidak dinyatakan makruh.

Alasannya, karena di luar salat saja mereka boleh berdua-duaan dengan istri dan mahram.

Sedangkan jika yang diimami oleh laki-laki adalah satu wanita yang bukan mahram, maka haram bagi laki-laki dan perempuannya.

Adapun jika mengimami banyak wanita lalu laki-laki yang jadi imam itu seorang diri, maka dibolehkan menurut jumhur (kebanyakan ulama).

Demikian pula menjadi pendapat ulama Syafi’iyah seperti yang dinyatakan oleh Ar-Rafi’i.

Adapun hadits yang membahas masalah ini, diriwayatkan dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Hati-hatilah masuk pada wanita.”

Lantas seorang dari kalangan Anshar berujar, “Apa pendapatmu mengenai al-hamwu (ipar)?”

Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Ipar itu maut.” (HR. Bukhari; Muslim).

sumber: Dakwah Media