Breaking News

Sport

Soal Kelanjutan Liga Sepak Bola Muntok, KONI Babar Sarankan Panitia Ajukan Surat ke GTPPC-19

Audiensi sejumlah panitia Liga Sepak Bola Muntok dengan Ketua KONI Babar, Rabu (19/8). WARTABANGKA.COM/IRA

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Sejumlah panitia Liga Sepak Bola Muntok (LSM) mendatangi Sekretariat KONI Bangka Barat  (Babar) di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Muntok, Rabu (19/8). Tujuan mereka untuk koordinasi perihal kelanjutan kompetisi sepak bola yang terhenti karena pandemi Covid-19. 

Kedatangan Ketua Pelaksana LSM, Eko Mahza Putra dan panitia LSM disambut oleh Ketua KONI Babar, Haji Muhammad Amin, Wakil I, Bastomi dan pengurus KONI lainnya.

“Seperti yang kita ketahui LSM kedua itu baru berjalan kurang lebih satu putaran jadi teman-teman yang ikut LSM ini bertanya kepada kita selaku panitia kapan pertandingan dimulai kayak di Belinyu jadi saya jelaskan kepada teman-teman kalian itu Bupati Cup, panitia resmi,” Ketua Panitia Pelaksana LSM, Eko Mahza Putra.

Menurut Eko, tata cara pelaksanaan pertandingan sepak bola di luar daerah biasanya digelar tanpa penonton. Akan tetapi, hal tersebut sangat mustahil dilakukan di Muntok karena setiap pertandingan pasti mengundang penonton.Untuk itu, dalam hal ini, pihaknya masih  berkoordinasi ke pihak-pihak terkait termasuk kepolisian, namun jawaban yang diberikan meragukan.

“Tapi kalau tidak ada apa-apa mereka tidak bertanggung jawab. Kita mengadakan pertandingan pasti mengundang penonton. Karena lapangan yang kita pakai terbuka di Lapangan Gelora. Setiap orang lewat pasti mampir liat. Kalau ada masalah apa-apa apalagi yang berkaitan dengan topik yang dipanggil pasti panitia. Jadi masuk kami mohon konsolidasi informasi arahan seperti apa,” tutupnya. 
 
Ketua KONI Bangka Barat, Haji Muhammad Amin menyampaikan untuk melaksanakan setiap kegiatan tentunya harus mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Maka dari itu, dirinya memberikan saran kepada panitia LSM untuk mengajukan surat secara tertulis kepada GTPPC-19 dan kepolisian.

“Adapun syarat-syaratnya kita akan mengajukan secara tertulis ke pihak petugas gugus tugas kabupaten Bangka Barat. Dasarnya itu maka akan dikeluarkan izin. Dari itulah kita menyampaikan ke intel. Jadi ada izin keramaiannya jadi tidak serta merta kita menyelenggarakan acara dengan kemauan kita sendiri. Tentunya harapan saya seperti itu,” jelas Amin.