Jalan-jalan

Erzaldi-Herman Deru Akhirnya Sepakati Lokasi Pembangunan Jembatan Batera

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman bersama Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru telah sepakat soal titik lokasi rencana pembangunan Jembatan Bangka-Sumatera (Batera). Jembatan akan dibangun dari Tanjung Tapak, Kabupaten Ogan Komering Ilir tersambung ke kawasan Sebagin, Kabupaten Bangka Selatan.

“Yang paling penting adalah hari ini sudah menentukan titik masing-masing, bahwa di Sumatera Selatan itu berada di titik lokasi Tanjung Tapak, Kabupaten Ogan Komering Ilir dan untuk titik lokasi di Bangka itu di Sebagin, Kabupaten Bangka Selatan,” kata Herman Deru usai menggelar diskusi terfokus di ruang Tanjung Pendam Kantor Gubernur Babel, Kamis (17/9).

Hasil kesepakatan ini, kata dia, sebagai bentuk keseriusan dari kedua provinsi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mempercepat jarak silahturahmi, yakni dengan cara membangun jembatan tersebut.

“Jadi dalam setiap program besar itu tentu harus diawali dari perencanaan yang benar dulu, kita sudah pada tahap, FS atau Feasibility Study, DED (Detail Engineering Design-red), bahkan tadi timbul tiga opsi alternatif tempat titik operate masing-masing, ini adalah peristiwa penting bagi Sumsel dan Bangka,” ujarnya.

Dia berharap, pembangunan Jembatan Bangka – Sumatera ini nantinya akan menjadi semangat baru bagi pelaku usah, baik yang dari luar Sumsel dan Bangka, bahkan dari pelaku usaha dari luar negeri.

“Seperti kita ketahui bahwa SDA di Bangka itu sudah nyata dan terkenal, begitu juga Sumsel, baik pertanian, perkebunan dan juga SDA migas dan batubara nya. Jadi mudah-mudahan dapat saling memanfaatkan ini, sehingga dapat segera mempercepat lagi pertumbuhan ekonomi dan juga menuju kesejahteraan,” harapnya.

Sementara, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman menyambut baik hasil kesepakatan ini semata-mata untuk lebih mensejahterakan masyarakat baik masyarakat Sumsel maupun Bangka Belitung.

“Silahturahmi lebih dekat lagi dan ekonomi tentunya lebih terangkat, ini usaha kita bersama untuk kepentingan dua provinsi ini sebagai saudara serumpun, kita ketemu Pak Menteri (PUPR-red) membawa kesepakatan ini untuk ditindaklanjuti untuk menjadi program strategis nasional,” ujarnya. (*/DEI)

Kampanyekan Safe Travel, Bandara Depati Amir Pastikan Kenyamanan Berpergian

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG– Angkasa Pura II Bandara Depati Amir mengkampanyekan program safe travel yang dimulai 29 Juli hingga 4 September 2020. Kampenye ini merupakan bagian dari pelaksanaan kehidupan normal baru di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Safe travel campaign ini bertujuan untuk memberikan keyakinan dan kenyamanan kepada penumpang saat berpergian, karena kami menerapkan protokol kesehatan Covid-19, untuk mencegah penyebaran virus Corona,” ujar Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Muhammad Syahril, Selasa (11/8).

Kampanye safe travel, Angkasa Pura II Bandara Depati Amir memberikan masker kepada penumpang di ruang tunggu, Selasa (11/8). WARTABANGKA.COM/TWO

Ia menyebutkan, mulai dari penumpang turun dari kendaraan di lobi depan, sudah disediakan meja pemeriksaan untuk para penumpang yang akan berpergian, sementara di area parkir disediakan klinik untuk pemeriksaan rapid test.

“Sebelum masuk, penumpang di cek suhu tubuhnya di skrining, petugas juga mengenakan masker dan sarung tangan, saat check-in kami juga sudah sediakan plastik pembatas, dan hand sanitizer,” bebernya.

Ketika di ruang tunggu, pihak Angkasa Pura II Bandara Depati Amir juga sudah mengatur jarak kursi yang boleh diduduki oleh penumpang. Sementara di toilet, wastafel sudah menggunakan sensor jari. Tempat cuci tangan menggunakan injak kaki untuk mengganti jari yang memencet sabun cuci tangan atau memutar kran air.

“Kami dari pihak bandara mendukung penuh program kementerian kesehatan dan pemerintah daerah. Selalu siap mematuhi protokol kesehatan dan sudah berkoordinasi dengan gugus tugas dalam memenuhinya,” ulasnya.

Bandara, sebutnya sesuai surat gugus daerah, ditetapkan sebagai wilayah wajib masker, sehingga semua orang yang ada di bandara, wajib mengenakan masker.

“Kami ingin memberikan kenyamanan dan keamanan kepada para penumpang saat berpergian,” ulasnya.

Bagi penumpang yang tiba di bandara, juga harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19, setiap penumpang wajib mengunduh aplikasi fight Covid-19, peduli lindungi. (*/)

Bangka Belitung Berduka, Pemprov Pasang Bendera Setengah Tiang

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG – Atas musibah yang menimpa sejumlah pegawai ASN di Pemprov Babel, anggota DPRD dan duka yang dialami seluruh penumpang pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, kemarin.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman memerintah seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  untuk memasang bendera setengah tiang selama tiga hari.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengibarkan bendera setengah tiang, Selasa (30/10). Gubernur Babel Erzaldi Rosman menginstruksikan kepada perangkat daerah dan instansi lainnya, juga mengibarkan bendera setengah tiang selama tiga hari, sebagai ungkapan belasungkawa untuk para korban Lion Air JT 610. WARTABANGKA.COM/BAYU

“Sesuai arahan Pak Gubernur atas peristiwa jatuhnya Pesawat Lion pada tanggal 29 Oktober 2018, sebagai ungkapan belasungkawa untuk para korban. Berdasarkan Pasal 8 Ayat 2 Undang-Undang No.24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan  Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, untuk itu diinstruksikan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah serta instansi lainnya yang pegawainya juga korban atas peristiwa tersebut untuk dapat memasang bendera setengah tiang selama tiga hari mulai hari ini,” kata Kabag Protokol Biro Humas dan Protokol Setda  Pemprov Babel, Muhammad Ali, dalam grup WhatsApp, Selasa (30/10).

Atas instruksi ini, OPD diharapkan dapat memasang bendera setengah tiang dan turut mendoakan pegawai Pemprov maupun seluruh penumpang lainnya yang menjadi korban jatuhnya pesawat ini.

Pantauan di beberapa instansi vertikal seperti BI, BPK Babel dan sejumlah OPD, juga tampak sudah memasang bendera setengah tiang ini. (*/)