Jalan-jalan

Baru Softlaunching, Angka Penjualan Pertamax Turbo di Pangkalpinang Terus Melonjak Naik

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Kehadiran  Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax Turbo yang telah diuji coba sejak seminggu lalu ternyata mendapat antusias yang tinggi dari masyarakat Pangkalpinang.

Hal tersebut disampaikan Region Manager Retail Sales II, Riza Pahlefi didampingi Sales Area Manager Pertamina Sumsel Babel, Sadli Ario Priambodo saat peluncuran Pertamax Turbo di SPBU 23.331.11 Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Sabtu (24/10) pagi.

Region Manager Retail Sales II, Riza Pahlefi

“Alhamdulillah, sejak Pertamax Turbo pertama kali hadir di SPBU Pangkalbalam, Sabtu (9/10), omset saat ini mencapai 500 liter per hari, target kami 1.000 liter per hari. Pertamax Turbo akan hadir juga di Sungailiat dan Toboali Bangka Selatan,” kata Riza Pahlefi.

Kegiatan peluncuran Pertamax Turbo ini diikuti oleh para bikers dengan melakukan touring terbatas bersama komunitas Maxi Owner yang berangkat dari SPBU Pangkalbalam sekitar pukul 10.00 WIB menuju Danau Kaolin Koba, Bangka Tengah (Bateng) dengan jarak sepanjang 140 Km (Pulang Pergi).

“Seluruh peserta bersemangat dan  antusias menunggangi kendaraannya. Dengan mengusung tema “Motor MAXImal dengan Pertamax Turbo”,  dengan tetap memperhatikan rambu lalu lintas, protokol Covid-19 dan aspek keselamatan,” ujarnya.

Sementara, Unit Manager Com. Rel and CSR Sumbagsel, Umar Ibnu Hasan, menambahkan, kehadiran Pertamax Turbo di Babel ini seiring dengan tingginya kesadaran konsumen setia Pertamina, menggunakan BBM terbaik di Indonesia untuk menjaga ketahanan mesin kendaraan.

“Dimana hasil pembakaran dari Pertamax Turbo tidak menyebabkan arang pada mesin sehingga asap menjadi lebih bersih. Dengan Research Octane Number (RON) sebesar 98, Pertamax Turbo merupakan BBM terbaik di Indonesia saat ini”, terang Umar. 

Terpisah, salah satu peserta touring Komunitas Yamaha NMax Club Indonesia, Ahmad Riadi mengaku puas dengan performa sepeda motor yang dikendarainya sejak memakai Pertamax Turbo.

“Pernah coba buat touring ke Sabang luar biasa performanya, tanjakan di daerah Padang dan daerah Aceh, gas sedikit langsung naik semuanya. Keiritan dan perbedaan tarikannya juga kami rasakan. Dengan Oktan 98, untuk motor 250 cc,” ungkap Ahmad.

Pria yang sudah malang melintang touring motor bermesin 250 cc itu juga mengaku siap menjajal lagi keandalan Pertamax Turbo dalam touring terbatas bersama komunitas Maxi Owner di Pangkalpinang.

Sebagai informasi, Formula Ignition Boost menyebabkan Pertamax Turbo membuat mesin lebih responsif, meningkatkan akselerasi dan performa mesin. Kadar oktan yang tinggi juga mengakibatkan sempurnanya pembakaran, efisiensi BBM, kecepatan kendaraan menjadi maksimal, kendaraan menjadi lebih nyaman untuk dikendarai. 

Pertamina juga senantiasa menjaga stabilisasi udara dengan meluncurkan Bahan Bakar Berkualitas (BBK) ramah lingkungan dengan emisi gas buang berkadar karbon rendah dan dengan kadar sulfur maksimal 50 part per million (ppm) atau setara dengan standar  Euro 4. (*/DEI)

Erzaldi-Herman Deru Akhirnya Sepakati Lokasi Pembangunan Jembatan Batera

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman bersama Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru telah sepakat soal titik lokasi rencana pembangunan Jembatan Bangka-Sumatera (Batera). Jembatan akan dibangun dari Tanjung Tapak, Kabupaten Ogan Komering Ilir tersambung ke kawasan Sebagin, Kabupaten Bangka Selatan.

“Yang paling penting adalah hari ini sudah menentukan titik masing-masing, bahwa di Sumatera Selatan itu berada di titik lokasi Tanjung Tapak, Kabupaten Ogan Komering Ilir dan untuk titik lokasi di Bangka itu di Sebagin, Kabupaten Bangka Selatan,” kata Herman Deru usai menggelar diskusi terfokus di ruang Tanjung Pendam Kantor Gubernur Babel, Kamis (17/9).

Hasil kesepakatan ini, kata dia, sebagai bentuk keseriusan dari kedua provinsi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mempercepat jarak silahturahmi, yakni dengan cara membangun jembatan tersebut.

“Jadi dalam setiap program besar itu tentu harus diawali dari perencanaan yang benar dulu, kita sudah pada tahap, FS atau Feasibility Study, DED (Detail Engineering Design-red), bahkan tadi timbul tiga opsi alternatif tempat titik operate masing-masing, ini adalah peristiwa penting bagi Sumsel dan Bangka,” ujarnya.

Dia berharap, pembangunan Jembatan Bangka – Sumatera ini nantinya akan menjadi semangat baru bagi pelaku usah, baik yang dari luar Sumsel dan Bangka, bahkan dari pelaku usaha dari luar negeri.

“Seperti kita ketahui bahwa SDA di Bangka itu sudah nyata dan terkenal, begitu juga Sumsel, baik pertanian, perkebunan dan juga SDA migas dan batubara nya. Jadi mudah-mudahan dapat saling memanfaatkan ini, sehingga dapat segera mempercepat lagi pertumbuhan ekonomi dan juga menuju kesejahteraan,” harapnya.

Sementara, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman menyambut baik hasil kesepakatan ini semata-mata untuk lebih mensejahterakan masyarakat baik masyarakat Sumsel maupun Bangka Belitung.

“Silahturahmi lebih dekat lagi dan ekonomi tentunya lebih terangkat, ini usaha kita bersama untuk kepentingan dua provinsi ini sebagai saudara serumpun, kita ketemu Pak Menteri (PUPR-red) membawa kesepakatan ini untuk ditindaklanjuti untuk menjadi program strategis nasional,” ujarnya. (*/DEI)

Kampanyekan Safe Travel, Bandara Depati Amir Pastikan Kenyamanan Berpergian

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG– Angkasa Pura II Bandara Depati Amir mengkampanyekan program safe travel yang dimulai 29 Juli hingga 4 September 2020. Kampenye ini merupakan bagian dari pelaksanaan kehidupan normal baru di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Safe travel campaign ini bertujuan untuk memberikan keyakinan dan kenyamanan kepada penumpang saat berpergian, karena kami menerapkan protokol kesehatan Covid-19, untuk mencegah penyebaran virus Corona,” ujar Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Muhammad Syahril, Selasa (11/8).

Kampanye safe travel, Angkasa Pura II Bandara Depati Amir memberikan masker kepada penumpang di ruang tunggu, Selasa (11/8). WARTABANGKA.COM/TWO

Ia menyebutkan, mulai dari penumpang turun dari kendaraan di lobi depan, sudah disediakan meja pemeriksaan untuk para penumpang yang akan berpergian, sementara di area parkir disediakan klinik untuk pemeriksaan rapid test.

“Sebelum masuk, penumpang di cek suhu tubuhnya di skrining, petugas juga mengenakan masker dan sarung tangan, saat check-in kami juga sudah sediakan plastik pembatas, dan hand sanitizer,” bebernya.

Ketika di ruang tunggu, pihak Angkasa Pura II Bandara Depati Amir juga sudah mengatur jarak kursi yang boleh diduduki oleh penumpang. Sementara di toilet, wastafel sudah menggunakan sensor jari. Tempat cuci tangan menggunakan injak kaki untuk mengganti jari yang memencet sabun cuci tangan atau memutar kran air.

“Kami dari pihak bandara mendukung penuh program kementerian kesehatan dan pemerintah daerah. Selalu siap mematuhi protokol kesehatan dan sudah berkoordinasi dengan gugus tugas dalam memenuhinya,” ulasnya.

Bandara, sebutnya sesuai surat gugus daerah, ditetapkan sebagai wilayah wajib masker, sehingga semua orang yang ada di bandara, wajib mengenakan masker.

“Kami ingin memberikan kenyamanan dan keamanan kepada para penumpang saat berpergian,” ulasnya.

Bagi penumpang yang tiba di bandara, juga harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19, setiap penumpang wajib mengunduh aplikasi fight Covid-19, peduli lindungi. (*/)

Bangka Belitung Berduka, Pemprov Pasang Bendera Setengah Tiang

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG – Atas musibah yang menimpa sejumlah pegawai ASN di Pemprov Babel, anggota DPRD dan duka yang dialami seluruh penumpang pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, kemarin.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman memerintah seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  untuk memasang bendera setengah tiang selama tiga hari.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengibarkan bendera setengah tiang, Selasa (30/10). Gubernur Babel Erzaldi Rosman menginstruksikan kepada perangkat daerah dan instansi lainnya, juga mengibarkan bendera setengah tiang selama tiga hari, sebagai ungkapan belasungkawa untuk para korban Lion Air JT 610. WARTABANGKA.COM/BAYU

“Sesuai arahan Pak Gubernur atas peristiwa jatuhnya Pesawat Lion pada tanggal 29 Oktober 2018, sebagai ungkapan belasungkawa untuk para korban. Berdasarkan Pasal 8 Ayat 2 Undang-Undang No.24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan  Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, untuk itu diinstruksikan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah serta instansi lainnya yang pegawainya juga korban atas peristiwa tersebut untuk dapat memasang bendera setengah tiang selama tiga hari mulai hari ini,” kata Kabag Protokol Biro Humas dan Protokol Setda  Pemprov Babel, Muhammad Ali, dalam grup WhatsApp, Selasa (30/10).

Atas instruksi ini, OPD diharapkan dapat memasang bendera setengah tiang dan turut mendoakan pegawai Pemprov maupun seluruh penumpang lainnya yang menjadi korban jatuhnya pesawat ini.

Pantauan di beberapa instansi vertikal seperti BI, BPK Babel dan sejumlah OPD, juga tampak sudah memasang bendera setengah tiang ini. (*/)