Dimediasi Tim Gabungan, Ini Tuntutan Warga Desa Kurau kepada PT PLT

WARTABANGKA.COM, KOBA – Tim gabungan terdiri dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bangka Belitung, Dinas Perikanan Bangka Tengah, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTK) Bangka Tengah, Camat Koba, Satpol PP Bangka Tengah, Perangkat Desa Kurau dan sejumlah warga Kurau melakukan dialog dengan pihak PT Panorama Lintas Timur (PLT), Jum’at (10/9) di Kantor PT PLT. Sejumlah tuntutan disampaikan oleh warga dalam mediasi tersebut.

Kades Kurau, Jasila bahwa ada beberapa point penting di tuntut warga, antara lain permasalahan jalan yang digunakan pihak PT PLT dalam aktivitas penanaman pipa bahan baku air laut, tenaga kerja lokal kurang lebih 70 persen dan kesejehteraan warga setempat.

“Dalam aktivitas investasi, kami warga Kurau terbuka terhadap siapapun yang ingin berinvestasi. Hanya saja, aspirasi warga juga harus di tindaklanjuti, jangan didiamkan,” kata Jasila usai dialog kepada wartabangka.com.

Jasila mengaku ia sering dimintai tolong warga, terkait adanya lahan warga terkena aktifitas PT PLT, terutama aktifitas penggalian tanah penanaman pipa bahan baku air laut. Kemudian, adanya warga ingin bekerja, diantaranya tenaga kerja lokal memiliki sertifikat security.

“Harus diberdayakanlah,” tegasnya lagi sembari menyebut kesejahteraan warga setempat seharusnya diperhatikan, terutama dalam kegiatan hari besar keagamaan, nasional dan lain-lain.

“Sewajarnya lah, kalau ada keinginan warga mengajukan bantuan dalam kegiatan CSR itu dibantu,” timpalnya.

Jasila mengungkapkan semua aspirasi warga ke pihak PT.PLT saat dialog, tinggal menunggu tindaklanjutnya seperti apa. Dia berterimakasih kepada, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Bangka Belitung, H.Masuri, Kepala DPMPTK Bangka Tengah, Kartina, Camat Koba, Muslimin, Sekeretaris Satpolpp Bangka Tengah, Wawan Kurniawan dan pihak terkait lainnya yang datang menjadi mediator penyampaian aspirasi warga hari ini.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat, sudah ada jawaban yang diharapkan warga,” pungkas Jasila.

Camat Koba, Muslimin juga berharap semua aspirasi warga terpenuhi sesuai kesepakatan. Ia sebagai Camat Koba, hanya bagian dari mediator yang menghubungkan warga dengan investor.

“Kami Kecamatan Koba sangat mendukung semua investor yang masuk ke sini. Kamipun juga berharap kedatangan investor mensejahterakan warga Kecamatan Koba khususnya dan Bangka Tengah pada umumnya,” harap Muslimin.

Muslimin menyimpulkan permasalahan seperti ini bisa teratasi melalui komunikasi yang baik antara investor dengan warga. Menurutnya ada beberapa hal cendrung miskomunikasi, dan harus dibicarakan dengan duduk bersama.

“Kami juga sudah sampaikan ke pihak investor untuk segera menindaklajuti aspirasi ini secepat mungkin,” kata Muslimin.

Sementara itu, Direktur PT PLT, Tommy mengaku telah menerima aspirasi warga Kurau yang disampaikan melalui Perangkat Desa serta dimediasi pihak-pihak terkait yang hadir. Pihaknya akan memenuhi aspirasi sesuai kemampuan, terutama permasalahan adanya lahan warga sebanyak 4 orang yang terkena dampak penggalian pipa.

“4 orang ini kami minta membuat aspirasi secara tertulis, nanti kami rapatkan tingkat manajemen. Kami upayakan semaksimalmungkin aspirasi warga, dan nantinya akan kita agendakan pertemuan kembali bersama mediator yang hadir hari ini,” ungkap Tommy.

Tommy juga mengatakan investor datang sudah pasti bakal membawa kesejahteraan, terutama untuk warga setempat. Salah satunya lagi, bidang ketenagakerjaan, tentu akan diprioritaskan warga setempat.

“Kalau yang bersifat tenaga teknis, dan warga setempat dimemiliki kualifikasi atau kemampuan kerja sesuai kebutuhan tetap akan kami rekrut dari luar,” ulasnya.

Iapun berharap pertemuan hari ini menjadi penggerak dalam menuju kesejahteraan warga setempat. Jikapun aktivitas pertambakan udang vaname ini berjalan, sudah pasti pihaknya akan membantu kebutuhan warga setempat.

“Tidak mungkin kami investor berhasil usahanya kemudian membiarkan warga setempat. Yakin, semua investor memiliki misi mensejahterakan masyarakat setempat, sesuai permintaan dalam proposal pengajuan bersifat CSR,” pungkasnya.

Sementara, belasan personel Satpol PP Bangka Tengah diterjunkan dalam pengamanan mediasi antara warga dengan PT Panorama Lintas Timur (PLT) di Desa Kurau Kecamatan Koba.

“Kegiatan mediasi tadi berjalan lancar. Aspirasi warga yang dimediasi dinas terkait sudah di sampaikan ke PT PLT. Selanjutnya, pihak PT PLT akan merapatkan ke manajemennya hingga mendapatkan kesepakatan bersama,” kata Sekretaris Satpol PP Bangka Tengah, Wawan Kurniawan, Jum’at (10/9).

Menyikapi hal ini, Wawan berharap segera mendapatkan titik terang, sehingga potensi terjadi gangguan ketertiban umum tidak ada di Desa Kurau.

“Kami dari Satpol PP Bangka Tengah akan terus menjaga ketertiban umum,” ungkapnya.

Camat Koba, Muslimin mengapresiasi Satpolpp Bangka Tengah dengan sigap mengamankan kegiatan mediasi di kantor PT PLT. Potensi terjadinya gesekan yang menganggu ketertiban umum tidak ada, semuanya berjalan aman dan lancar.

“Kami dari Kecamatan Koba juga berharap aspirasi warga Kurau, antara lain permasalahan lahan warga, tenaga kerja, dan kesejahteraan warga segera terealisasi,” harapnya. (RN)

loading...

Check Also

Peringati HUT ke-66 Lalu Lintas Bhayangkara, Sat Lantas Polres Bangka Barat Gelar Syukuran

WARTABANGKA, MUNTOK – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangka Barat melaksanakan kegiatan syukuran memperingati Hari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *