DPRD Babar Gelar RDP Bahas Soal KIP di Perairan Belo Laut

WARTABANGKA, MUNTOK – DPRD Kabupaten Bangka Barat (Babar) melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penolakan masyarakat terhadap aktivitas Kapal Isap Produksi (KIP) di perairan Belo Laut, Rabu (2/12).

RDP yang digelar di Gedung Mahligai Kantor DPRD Babar ini dipimpin Wakil ketua II, Miyuni Rohantap dan dihadiri Wakil ketua I, H. Oktorazsari, Kapolres Babar, AKBP Fedriansah, Dandim 0431/BB, Letkol Inf Agung Wahyu Perkasa, Kepala Desa Belo Laut, Ibnu, sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Babar, perwakilan PT Timah Tbk dan masyarakat Belo Laut.


Di luar kantor DPRD, puluhan masyarakat Belo Laut yang didominasi oleh para nelayan datang dengan membawa spanduk sebagai tanda penolakan tersebut. Sedangkan beberapa perwakilan nelayan yang ada di dalam kantor DPRD menyampaikan aspirasi terhadap aktivitas KIP tersebut.

Salah satu nelayan, Alpian mengaku sangat sedih di tempat ia mencari nafkah untuk keluarganya ada aktivitas KIP yang beroperasi di wilayahnya.

” Kami sangat sedih karena disitu tempat kami mencari nafkah untuk menghidupi keluarga kami. Kami tidak mempunyai keahlian di bidang lain. Nasib kami kurang beruntung, kami tolong perhatikan nasib kami,” ujar Antoni.


Sementara itu, nelayan belo laut, Alfian mempertanyakan apa pantas mereka mengaku warga Desa Belo Laut, namun kehancuran di desanya sendiri diabaikan.

” Apakah pantas mereka yang setuju disebut masyarakat Belo? Kalau Belo hancur, laut sudah rusak karena KIP, kemana lagi kami akan mencari nafkah, untuk biaya berobat, menyekolahkan anak kami, dari mana kami dapat biaya untuk menghidupi keluarga kami,” tutupnya. (*/IBB )

loading...

About nath

Check Also

Percepat Penyembuhan Pasien Covid-19, Erzaldi Dukung Ikhtiar Penggunaan Bumi Cloud

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Guna mempercepat kesembuhan pasien yang terpapar Covid-19 di Wisma Karantina, Gubernur Kepulauan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *