DPRD Upayakan TPP dan Gaji Honorer Tak Dipotong

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Selama tiga hari, Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (RKUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan tahun anggaran 2021 akan dibahas DPRD Bangka Belitung (Babel) bersama TAPD Pemprov.

Pembahasan ini merupakan tindak lanjut dari penyampaian RKUA dan RPPAS 2021 yang disampaikan dalam paripurna.

“Jadi ini baru hari pertama, kita bahas kebijakan anggaran pada KUA-PPAS ini tetap mengikuti kebijakan anggaran pada APBD induk, yakni lebih menekankan pada peningkatan ekonomi dan pemutusan mata rantai Covid-19,” jelas Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi, Selasa (10/8).

Herman menambahkan, dalam pembahasan itu juga, DPRD Babel menetapkan tiga hal sehingga perekonomian di Babel bisa berjalan diantaranya tidak ada pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP) ASN serta pemotongan gaji tenaga honorer hingga akhir tahun ini.

“Dan yang ketiga, kita ingin adanya peningkatan pendapatan,” sebutnya.

Dikatakan dia, kebijakan ini sudah ketok palu. Pertimbangan tak adanya pemotongan TPP dan pendapatan bagi tenaga honorer ini telah sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

“Kami menganggap keuangan daerah masih mampu. Hal ini upaya untuk menstabilkan perputaran perekonomian di Babel ini agar tetap berjalan. Karena, jika ada pemotongan, ini akan menyebabkan turunnya daya beli masyarakat sehingga dapat menurunkan perekonomian,” pungkasnya. (*/ryu)

loading...

Check Also

Aturan Penerbangan dari dan ke Babel Diperlonggar, Ini Ketentuannya!

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG – Merespon terbitnya Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 54 Tahun 2021 tentang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *