Fenomena La Nina, Warga Diingatkan Waspada dan Siaga

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Fenomena La Nina diprediksi akan terjadi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada November hingga akhir Desember 2021.

Untuk itu, warga diimbau waspada dan siap siaga menghadapi fenomena yang menyebabkan cuaca menjadi ekstrim.

“Fenomena La Nina ini mengakibatkan timbulnya bencana hidrometeorologi disebabkan air dan angin, yang sering terjadi adalah turunnya hujan dengan curah hujan tinggi,” kata Kalakhar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel, Mikron Antariksa, Jumat (5/11).

Kondisi ini, mengakibatkan terjadi perubahan yang mendadak dan cuaca ekstrim serta tak bisa diprediksi. Terjadi secara tiba-tiba hingga terkadang menimbulkan bencana.

“Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, ketika dia orang meninggal saat sedang memancing. Ini terjadi karena adanya hujan di bagian hulu yang menyebabkan air menjadi naik dan ada badai angin yang menyebabkan arus. Jika biasanya air laut hanya sebatas pinggang, kemarin begitu cepat hingga ke dada tanpa bisa diprediksi,” jelasnya.

Ia meminta, agar masyarakat waspada dan menghentikan aktivitas yang dilakukan ketika terjadi hujan deras serta perubahan cuaca ekstrem lainnya.

“Kita juga sering mendapati cuaca pagi panas kemudian siang hujan mendadak. Ini salah satu efek dari La Nina,” imbuhnya.

Tak hanya berhubungan dengan cuaca, ketika la nina ini terjadi, juga mengakibatkan hewan satwa liar keluar dari persembunyiannya.

“Kami ingatkan, agar nelayan dan penambang  apabila turun hujan untuk segera menghentikan aktivitasnya bisa saja menyebabkan longsor dan dampak lainnya,” ingatnya.

BPBD sambung Mikron, juga berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk mengurangi resiko dampak La Nina ini, baik dengan komunitas alobi, maupun Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Meskipun diprediksi hingga akhir Desember, tetapi Mikron menegaskan, ancaman pasang air laut yang berisiko mengakibatkan banjir ini juga akan terjadi pada Januari- Februari 2022 mendatang.

“Januari, Februari, tinggi air laut mengalami pasang, ancaman banjir rob akan ada. Sehingga, mulai antisipasi dan siapkan diri siapkan hal hal yang dilakukan untuk meminimalisir korban baik materil dan jiwa,” pungkasnya. (*/TWO)

loading...

Check Also

Besok, Pemuda Muhammadiyah Babel Gelar Baitul Arqam Paripurna

Puncak Tertinggi Pendidikan Kader di Pemuda MuhammadiyahPemateri Profesional Dipastikan HadirPersiapan Menuju Tanwir WARTABANGKA, PANGKALPINANG – …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *