Gelar Paripurna, Tiga Raperda Inisiatif DPRD Sah Menjadi Perda

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar Rapat Paripurna dengan tiga agenda.

Yakni, pengambilan keputusan bersama terhadap tiga Raperda inisiatif DPRD, penyampaian rancangan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) TA 2022 dan penyampaian nama-nama pembentukan Panitia khusus empat Raperda.
 
Rapat paripurna dipimpin langsung oleh ketua DPRD Babel Herman Suhadi, S. Sos didampingi wakil ketua II Muhammad Amin, Wakil Ketua III Amri Cahyadi dan Gubernur Babel Erzaldi Rosman.

“Tiga Raperda inisiatif DPRD telah dibahas, dikaji dan disempurnakan dalam rapat panitia khusus bersama mitra terkait,” jelasHerman Suhadi saat membuka secara resmi rapat paripurna Pengambilan Keputusan terhadap tiga Raperda inisiatif DPRD, di Ruang Paripurna DPRD Babel, Kamis (28/10).

Kemudian dilanjutkan Penyampaian pendapat akhir tujuh fraksi yang disampaikan langsung Juru bicara fraksi, antara lain, Evi Junita fraksi PDIP, Fraksi Golkar Firmansyah Levi, Fraksi Gerindra Ferdiansyah, Fraksi PPP Ustad Dede Purnama Alzulami, Fraksi Demokrat Nico Plamonia Utama, Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) dan Fraksi PKS Ringgit Kecubung.

Tujuh fraksi DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyetujui dan menerima terhadap tiga Raperda untuk disahkan menjadi Perda.

Adapun tiga Raperda tersebut antara lain, Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pondok Pesantren, Raperda Ornamen Jatidiri Serumpun Sebalai dan Raperda Penyelenggaraan Kearsipan.
 
“Tujuh fraksi DPRD Babel seluruhnya menyatakan menerima dan menyetujui terhadap tiga Raperda untuk menjadi Peraturan daerah (Perda) dengan berbagai saran, catatan dan masukan,” kata Herman Suhadi.

Kemudian dilanjutkan penyampaian surat Keputusan bersama terhadap tiga Raperda inisiatif DPRD dan Penyampaian nama-nama pembentukan Panitia khusus empat Raperda, yang dibacakan oleh Sekretaris DPRD Babel M. Haris, AR. AP sebelum ditandatangani bersama.

Adapun empat Raperda yakni, Raperda tentang penambahan modal Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada PT. Jamkrida Babel, Raperda Tentang Keanekaragaman Hayati, Raperda tentang Pengendalian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dan Raperda tentang Pembudidayaan Ikan.

Kemudian dilanjutkan agenda Paripurna Penyampaian rancangan anggaran pendapatan belanja daerah (RAPBD) TA 2022.

Ketua DPRD Babel Herman Suhadi mengatakan, APBD merupakan instrumen terkait dengan kebijakan pendapatan maupun belanja daerah, di dalam rangka disiplin anggaran dan kebutuhan anggaran, baik pendapatan maupun belanja.

“Mengacu pada peraturan yang melandasinya, oleh karena itu dalam proses penyusunan anggaran pendapatan belanja daerah pemerintah daerah harus mengikuti prosedur administratif yang telah ditetapkan”, saran Herman.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menyampaikan apresiasinya atas sinergi dan kolaborasi yang telah dilakukan legislatif bersama dengan eksekutif.

“Untuk itu, kami akan segera menindaklanjuti apa yang menjadi arahan, dorongan dan motivasi serta tindak lanjut yang akan kita lakukan dari tiga raperda yang baru saja disetujui oleh anggota dewan terhormat,” ungkap Erzaldi.

Dijelaskan Erzaldi, penyusunan RAPBD saat ini tetap berorientasi pada basis kinerja, penganggaran dan mengutamakan hasil kinerja serta dapat diukur pencapaian targetnya.

“Dengan tetap mengedepankan transparansi, keterbukaan dan berprinsip pada asas efisiensi,  efektivitas, tepat guna dan tepat daya,” tandasnya. (*/rls)

loading...

Check Also

Besok, Pemuda Muhammadiyah Babel Gelar Baitul Arqam Paripurna

Puncak Tertinggi Pendidikan Kader di Pemuda MuhammadiyahPemateri Profesional Dipastikan HadirPersiapan Menuju Tanwir WARTABANGKA, PANGKALPINANG – …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *