Gelar Unjuk Rasa di DPRD Bangka, Ini Tuntutan Puluhan Petani Singkong Pudingbesar

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT – Puluhan petani singkong casesa Kecamatan Pudingbesar, Kabupaten Bangka mendatangi Gedung DPRD Bangka guna menyampaikan sejumlah tuntutan, Senin (10/8). Kehadiran para petani ini diterima Wakil Ketua DPRD Bangka, Mendra Kurniawan beserta anggota Taufik, Imelda dan Syahrudin. 

Koordinator aksi, Roni menyampaikan ada beberapa tuntutan petani singkong rakyat yang disampaikan. Misalkan, penyesuaian harga singkong mengikuti harga secara nasional. Dimana saat ini, pabrik hanya membeli singkong Rp1025 per kilogram.

Audiensi petani singkong dari Pudingbesar dengan wakil rakyat di DPRD Bangka, Senin (10/8). WARTABANGKA.COM/ZEN

“Kita juga minta pembelian singkong setiap hari kerja sesuai perjanjian dengan kapasitas 300 ton per hari di bawah naungan koperasi, menolak rencana penghapusan program KKSR dari perusahaan serta menolak takeover hutang pihak perbankan serta minta perhatian intens pemda terhadap budidaya singkong dan petani singkong,” tegas Roni.

Dia berharap, hal ini dapat ditindaklanjuti oleh perwakilan DPRD Bangka, sebab menyangkut hajat hidup petani singkong yang ada di Kabupaten Bangka.

Menanggapi itu, Wakil Ketua DPRD Bangka, Mendra Kurniawan meminta para petani dapat menyampaikan berkas permohonan tuntutan secara resmi ke DPRD Bangka.

“Kami tidak menerima surat apa pun terkait adanya aksi petani ini, ini pun baru kami ketahui pagi ini dari Satintelkam Polres Bangka dan Polsek Puding Besar. Maka dari itu, kedepan sampaikan dulu permohonan kepada kami, supaya bisa dimediasikan lagi,” kata Mendra. 

Dia melanjutkan, audiensi ini diharapkan dapat membuka wawasan para petani yang tergabung dalam Koperasi Berkah Bersama Bangka Belitung, ketika hendak menyampaikan aspirasi secara umum atau ke DPRD Bangka.

“Apa yang disampaikan ini kami terima, tapi nanti kami minta ada berkasnya supaya bisa dipelajari dengan seksama bersama instansi terkait di Pemkab Bangka,” jelas Mendra.

Dalam audiensi ini DPRD Bangka mendukung apapun investasi dalam rangka penciptaan ekonomi di Bangka. Di sisi lain,  masalah ini harus jadi perhatian karena sebelumnya keberadaan pabrik didukung oleh warga dengan ikut penyertaan tanah yang dijual ke perusahaan untuk kebun singkong.

“Kemarin PT BAA sekarang PT Sinar Baturusa Prima, masalahnya soal harga juga sama. DPRD Bangka beritikad untuk melakukan rakor dan meminta warga menyampaikan kronologis persoalan secara detail, supaya bisa ditindaklanjuti,” bebernya.

Pantauan wartawan, aksi para petani mendapat pengawalan ketat dari Polres Bangka dan Satpol PP Bangka, hingga audiensi dengan wakil rakyat selesai dilaksanakan. (*/)

loading...

Check Also

Kejari Bangka Gelar Syukuran Hari Bhakti Adhyaksa Secara Sederhana

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bangka menggelar syukuran ke-61 Hari Bhakti Adhyaksa secara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *