Gubernur Babel Resmikan Dusun Sukal Sebagai Kampung Bahari Nusantara

WARTABANGKA, MUNTOK – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman Djohan meresmikan Dusun Sukal, Desa Belo Laut sebagai Kampung Bahari Nusantara, Senin (19/10). Kampung Bahari Nusantara ini merupakan binaan langsung dari Danlanal Babel, Senin (19/10).

Acara peresmian ini dihadiri oleh Danlanal Provinsi Babel, Letkol (Laut) Dudik Kuswoyo, Pjs. Bupati Bangka Barat Sahirman Jumli, Camat Muntok, Sukandi, perwakilan Kodim 0431/BB, perwakilan Kejari Bangka Barat, Kades Belo Laut, Ibnu, perwakilan PT Timah, perwakilan PT WIKA, perwakilan dari Syahbandar, serta perwakilan dari KNPI Bangka Barat.

Gubernur Erzaldi mengatakan Kampung Bahari bisa terbentuk merupakan murni ide dari Pangkalan TNI AL yang diwajibkan untuk membangun kampung bahari. Pihak TNI Al ditugaskan untuk terus membina kampung dan masyarakat pesisirnya.

Bukan hanya dalam segi keamanan, namun usaha dari mayarakat tersebut juga ikut dibina.

“Pembinanya meliputi manajemen kami nanti bantu modal dan kami akan berkolaborasi dengan lanal serta masyarakat dengan pemerintahan desa dan kabupaten untuk betul-betul mengemas program ini menjadi program yang dapat mengangkat derajat dan memberikan solusi penyelesaian masalah-masalah maritim ataupun pesisir,” kata Erzaldi.

Setelah terbentuk menjadi Kampung Bahari, kata Erzaldi masyarakat Dusun Sukal meminta bantuan dermaga serta budidaya kerang dan kepiting bakau agar bisa menjadi destinasi wisata.

“Mereka mau menggarap bakau sebagai destinasi wisata ini semua akan kita akomodir tapi saya minta kepada kades nya, kadusnya dulu yang harus memulai mencari solusinya seperti apa nanti kami bantu bersama Lanal, nah bagaimana pembiayaannya? Kita kolaborasikan desa, Gubernur melalui bangub nya membantu permodalan untuk usaha,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Pjs Bupati Bangka Barat, Sahirman Jumli menjelaskan Kabupaten Bangka Barat memiliki potensi sumber daya alam yang besar, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

“Saya berharap seluruh masyarakat Dusun Sukal khususnya, untuk tetap menjaga potensi ini agar bisa terus maju dalam sektor kelautan dan perikanannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Danlanal Bangka Belitung, Letkol (Laut) Dudik Kuswoyo menyampaikan sebelumnya, pihaknya mengajukan dua desa ke pusat untuk dijadikan sebagai Desa Kampung Bahari Nusantara, yaitu desa yang ada di Toboali dan Dusun Sukal. “Tetapi yang ditunjuk dan disetujui adalah Dusun Sukal ini,” pungkasnya.

Acara peresmian Kampung Bahari Nusantara ini dilanjutkan dengan pemberian bantuan oleh Pangkalan TNI AL Babel berupa 1 buah mesin 15 PK kepada nelayan, life jacket, masker 5 buah, 5 paket sembako kepada warga tak mampu, 5 paket bantuan paket sembako kepada nelayan dan 10 buah fiber ikan untuk nelayan. (*/IBB)

loading...

Check Also

Polisi Amankan Tiga Pengedar Sabu di Lubukbesar, Satu Diantaranya Mahasiswa

WARTABANGKA.COM, LUBUKBESAR – Anggota Satres Narkoba Polres Bangka Tengah berhasil mengamankan tiga pengedar narkoba dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *