Hasil Swab, 27 Tenaga Medis di Bangka Barat Negatif Covid-19

WARTABANGKA, MUNTOK – Tim GTPPC-19 Kabupaten Bangka Barat telah melakukan tracking kontak terhadap keluarga dan tenaga kesehatan yang menangani IS, pasien asal Muntok yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 pada Jumat (17/9) di RSUD Depati Bahrin Sungailiat.

Menurut Juru Bicara GTPPC-19 Bangka Barat, dr. Hendra pihaknya melakukan swab test tenaga medis atau kesehatan sebanyak 27 orang dari Puskesmas Kelapa dan RSUD Sejiran Setason dengan hasil negatif Covid-19.

“Tracking IS, hasilnya kita dari tenaga kesehatan dulu, total 27 orang yang diswab, baik itu dari rumah sakit dan puskesmas, hasilnya swab nya negatif semua,” ujar Hendra kepada awak media saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (22/9).

Lanjut, dikatakan Hendra, pihaknya juga telah melakukan swab di perusahaan tempat IS bekerja, PT BPL. Disana ada 7 orang yang dilakukan swab test dan hasilnya belum keluar.

“Kalau di Kelapa itu ada 9 orang yang di swab di perkantoran BPL ada 7 orang yang di swab hasilnya belum keluar. Yang dikantornya sendiri kan ada 7 orang, sisanya ada sekitar 30-an itu kemarin baru di rapid tapi saya belum dapat hasil juga,” jelasnya.

Sementara itu, swab test pun telah dilakukan kepada istri, anak dan mertua IS. Untuk hasil swab pertama istri IS telah keluar dan hasilnya negatif.

Namun, hasil swab anak dan mertua IS sampai saat ini belum keluar. Saat ini, istri, anak dan mertua masih menjalani karantina di Gedung Diklat Pemkab Bangka Barat.

“Anaknya nyusul ke WK baru kemarin sama mertuanya diambil swab hasilnya belum keluar. Anaknya satu orang,” imbuhnya.

Disamping itu, Hendra menambahkan terkait tenaga kesehatan, pihaknya hanya melakukan swab sekali. Hal itu dikarenakan tenaga kesehatan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap.

Akan tetapi, untuk istri IS dilakukan swab test kedua, karena kontak erat dengan IS.

“Kalau tenaga kesehatan tadi kan cuma sekali kita agak cuek karena dia tidak ada keluhan dan mereka juga sudah pakai APD jadi aman mereka dan RS tidak ditutup. Istrinya masih di WK kita nunggu hasil swab kedua. Karena istrinya ini kontak erat dengan yang bersangkutan maka kita ambil swab kedua,” pungkasnya. (*/IBB)

loading...

About nath

Check Also

Dody Kusdian Minta Penetapan UMP 2021 Pertimbangkan Rasa Keadilan dan Kemanusiaan

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) hingga saat ini masih menunggu keputusan dari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *