Hukum Salat Berjamaah Berdua Dengan Pacar

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG – Sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari ada seorang laki laki salat berjamaah hanya berdua dengan pacar atau perempuan yang bukan mahram atau muhrim sebutan umum di tengah masyarakat, apakah dibolehkan dalam Islam?

Salat (ilustrasi)

Menurut kitab Al-Muhaddzab bahwa seorang laki-laki dimakruhkan salat dengan perempuan yang bukan mahram. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan,

“Tidak boleh seorang laki-laki berdua-duaan dengan seorang perempuan karena yang ketiganya adalah setan.”

Imam Nawawi dalam syarhnya menjelaskan, “Yang dimaksud makruh di sini adalah makruh tahrim alias haram. Itu dinyatakan haram jika memang berdua-duaan.”

Ulama Syafiiyah menyatakan bahwa jika seseorang laki-laki mengimami istri atau mahramnya dengan hanya berdua-duaan, seperti itu boleh dan tidak dinyatakan makruh.

Alasannya, karena di luar salat saja mereka boleh berdua-duaan dengan istri dan mahram.

Sedangkan jika yang diimami oleh laki-laki adalah satu wanita yang bukan mahram, maka haram bagi laki-laki dan perempuannya.

Adapun jika mengimami banyak wanita lalu laki-laki yang jadi imam itu seorang diri, maka dibolehkan menurut jumhur (kebanyakan ulama).

Demikian pula menjadi pendapat ulama Syafi’iyah seperti yang dinyatakan oleh Ar-Rafi’i.

Adapun hadits yang membahas masalah ini, diriwayatkan dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Hati-hatilah masuk pada wanita.”

Lantas seorang dari kalangan Anshar berujar, “Apa pendapatmu mengenai al-hamwu (ipar)?”

Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Ipar itu maut.” (HR. Bukhari; Muslim).

sumber: Dakwah Media

loading...

About Ryu

Check Also

Satgas Benarkan Ada Dua Anggota DPRD Positif Covid-19

Kalakhar BPBD Babel, Mikron Antariksa WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Dua anggota DPRD di Provinsi Kepulauan Bangka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *