Ini Tiga Kategori Pemilih dalam Pilkada Serentak 2020

WARTABANGKA, MUNTOK – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 akan digelar serentak pada Rabu 9 Desember. KPU menetapkan 3 kategori bagi masyarakat yang dapat menggunakan hak pilihnya pada saat pemungutan suara.

Divisi Perencana, Data dan Informasi KPU Bangka Barat, Henny Afriana mengatakan tiga kategori tersebut yakni pertama adalah pemilih yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Pindahan (DPPh).

“Kategori kan pemilih itu ada tiga kategori. Di awal kita sudah tetapkan bahwa pemilih yang masuk kategori terdaftar dalam pemilih tetap DPT itu sejumlah 134.414. pemilih,” kata Heni saat konferensi pers di Cafe Pal 2 Muntok, Sabtu (5/12) sore.

Dia menjelaskan untuk kategori pemilih yang masuk Daftar Pemilih Pindahan, pihaknya saat ini sedang melakukan proses merekap pemilih yang melakukan pindah memilih.

“Karena apa? setidaknya mereka menggunakan form atau surat keterangan pindah memilih yakni A5,” ujar Heni.

Heni melanjutkan ada beberapa daftar pemilih yang melakukan pindah memilih diantaranya warga binaan lapas, rumah sakit, pusat pelayanan kesehatan yang memang melaksanakan rawat inap.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan tim GTPPC-19 Babarterkait pendataan berapa banyak pemilih yang diisolasi di Wisma Karantina.

“Tindak lanjut dari kami (KPU-red ) akan menerbitkan A5, bahwasanya mereka masih punya hak pilih dengan menggunakan A5 ini di tempat yang mereka saat ini, apakah tahanan lapas, apakah rumah sakit, Puskesmas ataupun tadi di balai karantina covid,” jelas Heni.

Sedangkan untuk kategori DPTb, yaitu pemilih yang menggunakan KTP elektronik atau E-KTP yang datang saat hari H pada pukul 12.00 Wib sampai dengan pukul 13.00 Wib.

Heni menjelaskan KPU bisa mengakomodir dengan ketentuan daftar pemilih yang terdaftar dalam DPT maupun DPPh. Sedangkan pemilih yang terdaftar masuk kategori DPTb adalah pemilih yang tidak terdaftar baik di DPT maupun di DPPH.

” Jadi ada beberapa pemilih di lapas yang bisa kita akomodir untuk A5 dan ada yang tidak bisa kita akomodir karena apa mereka belum terdaftar di DPT dan DPPh. Jadi pemilih dengan kriteria DPTb baik itu di rumah sakit, di Lapas maupun yang di Balai Karantina Covid, ini mereka tetap seperti regulasi menyesuaikan dengan alamat KTP sesuai dengan domisili mereka,” ungkapnya.

” Setidaknya pihak KPU akan menerbitkan A5 sampai saat ini berdasarkan alamat KTP asal dan ditujukan di TPS tujuan yakni yang tertera di A5. Kami dari data fokus untuk penerbitan A5 surat keterangan pindah memilih pemilih yang akan melakukan pindah memilih,” imbuhnya. (*/IBB)

loading...

About nath

Check Also

Empat Orang di Bangka Barat Batal Divaksin Covid-19, Ini Penyebabnya

WARTABANGKA, MUNTOK – Unsur Forkopimda Bangka Barat dan tokoh agama dijadwalkan disuntik vaksin Sinovac pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *