Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Hasil Audiensi Omnibus Law dengan Pemprov Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil Bangka Belitung (KAMI Babel) menolak hasil audiensi yang digelar oleh Pemprov Babel di ruang Tanjung Pendam Kantor Gubernur, Senin (19/10), terkait UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Juru bicara Koalisi Masyarakat Sipil sekaligus Koordinator Daerah (Korda) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Babel, Wahyu Akmal menyatakan dengan tegas bahwa pihaknya tetap menolak pengesahan UU Omnibus Law.

“Namun yang kami dengar tadi (pada saat audiensi-red) hanya sebatas sosialisasi, ini menandakan bahwa Omnibus Law betul-betul cacat secara prosedural atau formil, oleh karenanya kami menolak forum diskusi tersebut,” kata Wahyu usai audiensi.

Menurut dia, forum diskusi tersebut merupakan suatu siasat pemerintah untuk memfinalkan Omnibus Law Cipta Kerja ini untuk diundang-undangkan.

“Oleh karenanya narasi dan perjuangan tetap kami lakukan, kami mau berbicara pada materi dan substansi terkait pasal-pasal dengan menghadirkan DPD dan DPR RI dapil Bangka Belitung,” ujarnya.

Sebagai bentuk aksi penolakan, diutarakan dia, pihaknya membawa dan menunjukan kartu kuning yang menandakan suatu peringatan keras kepada pemerintah pusat maupun daerah.

“Karena UU Omnibus Law Cipta Kerja ini betul-betul akan berdampak bagi Provinsi Babel, makanya kami memberikan peringatan keras,” tegasnya. (*/DEI)

loading...

About nath

Check Also

DPRD Babel Gelar Rapat Pimpinan, Bahas Soal Agenda Bulanan dan Teknis Administratif

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar rapat pimpinan bersama masing-masing fraksi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *