Markus-Badri, Paslon Pertama yang Daftar ke KPU Bangka Barat

Markus-Badri, Paslon Pertama yang Daftar ke KPU Bangka Barat

WARTABANGKA, MUNTOK – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat Markus- Badri Syamsu menjadi kandidat pertama yang mendaftar ke KPU Bangka Barat.

Sebelumnya, Markus dan Badri beserta rombongan partai pendukung berjalan kaki dari Kantor DPC PDIP menuju Kantor KPU Bangka Barat di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Muntok, Jumat (4/9).

Sesampainya di KPU, rombongan Markus disambut Ketua KPU, Pardi beserta Jajarannya. Sebelum memasuki kantor KPU, Markus dan Badri Syamsu diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yakni memakai masker, mencuci tangan dan memeriksa suhu tubuh.

Ketua KPU Bangka Barat, Pardi mengatakan pihaknya telah menyiapkan tim untuk memeriksa berkas paslon yang mana ada anggota Pokja yang dilibatkan dari instansi luar dan pihak eksternal dari KPU.

Selain itu, Pardi menyebut ada beberapa hal yang wajib disampaikan kepada partai politik maupun bakal pasangan calon terkait dengan proses pendaftaran yakni pasal 6 sesuai dengan PKPU Nomor 3 tahun 2017 yang telah diubah menjadi nomor 9 tentang pencalonan yang pertama adalah, ingatkan Pasal 6 ayat 1. Partai politik atau gabungan partai politik hanya bisa mendaftarkan satu bakal Pasangan calon.

“Partai politik dapat bersepakat dengan partai politik lain untuk membentuk gabungan dalam mendaftarkan bakal pasangan calon. Ketiga partai politik atau gabungan partai politik melakukan kesepakatan dengan bakal pasangan calon dan itu dituangkan nanti dalam formulir b,” kata Pardi.

Selanjutnya, partai politik atau gabungan partai politik yang telah mendaftarkan bakal pasangan calon tidak dapat menarik dukungannya sejak pendaftaran.

“Ini penting jadi yang sudah didaftarkan hari ini clear tidak dapat lagi ditarik untuk besok atau lusa,” ujar Pardi.

Lalu, apabila partai politik atau gabungan partai politik menarik dukungan yang telah didaftarkan, maka partai politik tersebut dianggap tetap mendukung yang sudah didaftarkan hari ini. Dan tidak dapat mengusulkan bakal calon pasangan pengganti.

Dia melanjutkan, bakal calon yang sudah menandatangani kesepakatan pengusulan dan telah didaftarkan ke ke KPU tidak dapat mengundurkan diri.

“Jadi tidak ada ceritanya untuk mundur kalau sudah ditetapkan hari ini kecuali nanti misalnya setelah pemeriksaan kesehatan memungkinkan misalnya tidak memenuhi syarat nah ini baru partai politik untuk mengganti,” tutur Pardi.

Terakhir, diterangkan Pardi, dalam hal bakal calon partai politik atau gabungan, partai politik tidak bisa mengusulkan calon pengganti dan pencalonannya dinyatakan gugur.

“Kita serius jangan sampai kita membuat sejarah hari ini mendaftarkan besok mendaftarkan lagi. Mudah-mudahan berkas yang telah disampaikan berkas yang telah disampaikan hari ini benar-benar lengkap hari ini benar-benar lengkap nanti akan kita verifikasi secara administrasi,” tutupnya. (*/IBB )

loading...

About nath

Check Also

Daniel B Gala Pimpin Pertina Kabupaten Bangka

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Bangka sudah menetapkan secara aklamasi Daniel …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *