Pelaku Penganiayaan Adik Kandung di Desa Cambai Ditangkap Saat Sedang Ngopi

WARTABANGKA, NAMANG – Anggota Polsek Namang, Kabupaten Bangka Tengah meringkus Suwandi (26) yang melakukan penganiayaan terhadap adik kandungnya, Sugiantoni (19).

Polisi mengamankan pelaku saat sedang ngopi di sebuah warung di Desa Batu Betumpang Kecamatan Pulau Besar Kabupaten Bangka Selatan, Minggu malam (14/2).

Kapolsek Namang, Ipda Endi Putrawansah mengatakan keberadaan pelaku berhasil dilacak setelah anggotanya mendapatkan informasi dari anggota Pos Polisi Pulau Besar Polsek Payung Polres Bangka Selatan.

“Tanpa perlawanan, pelaku yang sedang ngopi santai malam itu langsung kami gelandang ke Mapolsek Namang,” kata Ipda Endi, Senin (15/2).

Ipda Endi menyebut pelaku akan dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman kurungan penjara di atas 5 tahun. Selain pelaku, barang bukti berupa sebilah parang juga turut diamankan.

“Beberapa saksi mata juga sudah kita mintai keterangan,” ungkapnya.

“Dan sebelum kita ditetapkan sebagai tersangka. Karena pelaku ini memiliki riwayat gangguan kejiwaan, kami akan melaksanakan observasi terlebih dahulu di Rumah Sakit Jiwa Sungailiat,” kata Ipda Endi.

Sebelumnya, Sumarni (30) mengatakan kondisi adiknya Sugiantoni (19) yang menjadi korban penganiayaan, sekarang sudah sadar dan masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Depati Hamzah Pangkalpinang.

“Semoga adik kami lekas sembuh,” katanya.

Diberitakan sebelumnya pelaku Suwandi tidak terima ditegur adiknya saat bertengkar dengan istrinya.

Ketika adiknya keluar dari WC usai mandi, Suwandi langsung menyabetkan sebilah parang yang mengenai kepala, tangan dan badan hingga mengalami luka berat pada Minggu (14/2) sekira pukul 11.15 Wib di rumahnya Desa Cambai Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah. (RN)

loading...

Check Also

Kepala Perangkat Daerah Laporkan Serapan Dana Dekonsentrasi TA 2021

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG– Dalam rangka mendorong percepatan penyerapan penggunaan dana Dekonsentrasi Tahun Anggaran 2021, Pemerintah Provinsi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *