Pemprov Babel Dukung UBB Segera Bangun Fakultas Kedokteran

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Universitas Bangka Belitung (UBB) bakal segera memiliki fakultas kedokteran setelah mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) usai lokakarya pembentukan prodi studi kedokteran bersama Rektor UBB dan stakeholder lainnya di ruang Tanjung Pendam kantor Gubernur Babel, Rabu (11/11).

“Komitmen ini sudah ditandatangani oleh UBB, Unsri (Universitas Sriwijaya-red), kami selaku gubernur sangat berkeinginan untuk ini, terus ada IDI juga, pernyataan dukungan untuk memproses pembentukan prodi kedokteran di UBB,” kata Gubernur Babel, Erzaldi Rosman kepada wartawan.

Sebelum membuka fakultas kedokteran, dijelaskan Erzaldi, UBB harus menyiapkan dosen-dosennya terlebih dahulu. Oleh karena itu, dia menambahkan, nantinya UBB akan menjalin kerjasama MoU bersama Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir. Soekarno Babel.

“Kita menawarkan rumah sakit pendidikan di RSUP, setelah terjadi Mou, dosen-dosennya ini akan direkrut oleh UBB. Ini kan berkenaan dengan pendanaan, ini lah yang harus provinsi support, karena kita harus membangun gedung fakultasnya dan menyekolahkan kurang lebih 10 dosen S2 medik, dan dosen-dosen lainnya, nanti yang kurangnya Unsri akan membantu menempatkan dosennya,” terangnya.

“Jadi kami bersama UBB ingin membuka fakultas kedokteran ini dalam tempo yang secepat-cepatnya, intinya, ini harus diurus izinnya, harus dipersiapkan perlengkapannya agar betul-betul fakultas kedokteran ini langsung bisa menerima mahasiswa,” imbuhnya.

Terpisah, Rektor UBB, Ibrahim menambahkan, pihaknya akan mempersiapkan secara teknik pembentukan program studi kedokteran ini dengan didampingi oleh Unsri.

“Kemudian kami juga siang ini akan mengunjungi RSUP untuk melihat kesiapan dan mungkin perangkat apa yang dibutuhkan untuk kepentingan sebagai rumah sakit pendidikan, satu hal bahwa program studi kedokteran ini adalah sebuah program studi yang unik, karena dibutuhkan sarana dan prasarana yang memadai,” ujar Ibrahim.

Kendati persyaratan yang harus dipenuhi cukup berat, namun dia mengaku optimis proses ini akan bisa dipercepat, walaupun secara realistis persyaratan yang menjadi kendala akan diselesaikan satu persatu.

“Kami kira demikian, secara waktu tidak ada target yang spesifik, tetapi tahapan demi tahapan kami selesaikan satu persatu, itu yang paling penting, dan dukungan dari semua pihak ini sangat kami perlukan, yang paling penting kami ingin agar program studi kedokteran ini memang betul-betul dipersiapkan dengan baik dan didukung oleh infrastruktur yang memadai,” pungkasnya. (*/DEI)

loading...

About nath

Check Also

Enam Pramugara Pikul Peti Jenazah Yulian Andika Korban Sriwijaya SJ 182

WARTABANGKA, PANGKALPINANG — Enam pramugara Sriwijaya Air, memikul peti jenazah almarhum Yulian Andika, pramugara Sriwijaya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *