Sebaran Kasus Covid-19, Kecamatan Pangkalanbaru Jadi yang Tertinggi di Bangka Tengah

WARTABANGKA.COM, KOBA – Kecamatan Pangkalanbaru menjadi wilayah dengan sebaran kasus tertinggi Covid-19 dari enam kecamatan di Kabupaten Bangka Tengah.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangka Tengah, Zaitun mengatakan hingga Sabtu (8/5), total kasus penyebaran kasus positif Covid-19 sebanyak 1922 orang, yang dinyatakan sembuh sebanyak 1723 orang. Kemudian 177 orang masih aktif sedang melaksanakan Karantina, dan 22 orang dinyatakan meninggal dunia.

“Data ini terus kita update setiap hari, hingga mengetahui angka pastinya berapa. Kemudian angka ini juga menjadi dasar Satgas Covid-19 Bateng dalam menanggulanginya,” kata Zaitun, Senin (10/5).

Dari data yang ada, kata Zaitun berdasarkan Grafik harian cendrung bertambah. Bulan Mei 2021 ini saja terdapat 28 kasus baru di tanggal 1 mei 2021, tanggal 2 Mei esoknya ada 5 kasus, lalu bertambah lagi tanggal 3 Mei sebanyak 13 kasus, ditanggal 4 mei juga bertambah 11 kasus, dan terus bertambah di tanggal 5 Mei sebanyak 14 kasus. Begitupun tanggal 6 mei kembali bertambah 8 kasus, dan tanggal 7 mei juga terdapat 15 kasus serta 8 Mei terdapat 25 kasus.

“Dari grafik harian ini saja, kita melihat penerapan protokol kesehatan di lingkungan masyarakat masih rendah sehingga penyebaran Covid-19 di Bateng cenderung bertambah setiap hari,” ujar Zaitun.

Sebaran sebanyak 1922 kasus di Bangka Tengah hingga awal pekan bulan mei 2021, jumlah kasus tertinggi perwilayah se-Bateng terdapat di Kecamatan Pangkalanbaru sebanyak 674 kasus atau 35 persen, lalu Koba sebanyak 410 atau 21 persen, disusul Simpangkatis sebanyak 243 kasus atau 13 persen, Sungaiselan sebanyak 239 kasus atau 12 persen, Namang terdapat 221 kasus atau 12 persen dan sisanya Kecamatan Lubukbesar sebanyak 135 kasus atau hanya 7 persen.

“Menyikapi bertambah kasus Covid-19 setiap hari, kami Satgas Covid-19 terus melakukan sosialisasi Protokol kesehatan penanggulangan Covid-19, yakni meminta warga menggunakan masker saat keluar rumah, menjaga jarak, rutin mencuci tangan, menghindari kontak fisik dengan orang dan menjauhi kerumunan di tempat umum,” ujar Ziatun sembari menyebut pihaknya pun meminta warga disiplin melaksanakan imbauan ini.

“Untuk menekan angka terus bertambahnya kasus Covid-19 ini, kita berharap warga dapat bekerjasama untuk terus menerapkan Protokol kesehatan,” harapnya.

Selain mengimbau warga, pihaknyapun juga terus melakukan tracking terhadap perjalanan orang yang dinyatakan positif Covid-19. Pihaknya akan melakukan swab kepada setiap orang yang berhubungan atau kontak fisik dengan warga dinyatakan positif Covid-19.

Jikapun ada warga yang dinyatakan positif, pihaknya akan meminta mereka melakukan Isolasi atau karantina di tempat-tempat yang telah dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.

“Perlu diketahui, karantina sangat penting dalam melihat perkembangan kesehatan warga positif Covid-19. Saat karantina, kamipun akan memberikan asupan vitamin dan makanan bergizi hingga dinyatakan sembuh oleh tim medis,” ujar Zaitun.

Dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di Bangka Tengah, warga diminta Zaitun agar proaktif, dan tidak menutup diri jika badannya merasa kurang enak atau sakit dengan gejala panas tinggi, flu, batuk hingga sesak nafas.


“Segera periksa ke dokter, pastikan diri kita sehat dan tidak terinfeksi Covid-19,” imbau Zaitun. (ADV/Satgas Covid-19 Bateng/RN)

loading...

Check Also

Proses Instalasi Komponen Mesin Capai 81 Persen, PLN 24 Jam Non Stop Pulihkan Sistem Kelistrikan Pulau Bangka

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Proses instalasi komponen mesin PLTMG dari Riau kini mencapai 81 persen. Sejak kedatangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *