Sekda Radmida Paparkan 3 Program Prioritas Penanganan Covid-19 di Depan Anggota DPD RI

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Pemerintah Kota Pangkalpinang saat ini memiliki tiga program prioritas dalam penanganan Covid-19. Ketiga program tersebut ialah prioritas penanganan kesehatan, prioritas dampak ekonomi dan prioritas penyediaan sosial safety net.

Hal ini seperti yang diutarakan Sekda Kota Radmida Dawam saat menerima kunjungan kerja (kunker) anggota DPD RI Asal Bangka Belitung, Darmansyah Husein beserta rombongan di kantor pemkot Pangkalpinang, Jumat (18/12).

Dalam agenda kunker yang membahas tentang pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang (UU) Nomor 2 tahun 2020 tentang kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan untuk penanganan pandemi covid-19, Sekda Radmida menjelaskan bahwa pemkot sangat serius menangani persoalan covid-19 mengingat kota Pangkalpinang sebagai pintu masuk dan transit dengan daerah lainnya di pulau Bangka.

“Oleh karena itu kami hitung ulang lagi mengenai anggaran ini. Dan sudah kami siapkan anggarannya dari beberapa sisi,” ujar Radmida.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa penyerapan anggaran dalam pencegahan, penanganan kesehatan dan peningkatan mutu bidang kesehatan sudah terserap 96,28 persen.

“Penanganan kesehatan juga pencegahan penanganan insyaAllah Januari ini kita sudah punya ruang tekanan negatif PCR sendiri. Sekarang lagi proses,” ungkapnya.

Sedangkan untuk anggaran sosialisasi penyebaran informasi ke media massa sudah terserap 76,96 persen. Dalam prioritas dampak ekonomi sektor perdagangan, pemkot Pangkalpinang sudah melaksanakan pengembangan fasilitas UMKM, pasar murah, pasar tertib ukur dan penguatan kemampuan industri.

“Penanganan covid di OPD disperindag fasilitas pengembangan UMKM, pasar murah, pasar tertib ukur, penguatan kemampuan industri sudah terserap 95,40 persen,” terangnya.

Sedangkan penanganan dampak ekonomi dari sisi pariwisata, pemkot Pangkalpinang melaksanakan pengembangan objek pariwisata unggulan.

Sementara itu, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda, Erwandy dalam acara yang sama menambahkan, Sekitar 4000 Kepala Keluarga di Kota Pangkalpinang akan terima bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 200 ribu selama dua bulan.

“Untuk prioritas safety net, pada Desember ini kita berikan dalam bentuk BLT, dalam bentuk uang sebesar 200 ribu kali dua bulan. Dalam proses pencairan data-datanya sudah kita tabulasi kita konfirmasi dengan dinas sosial sebagai penanggung jawab,” jelas Erwandy. (*)

loading...

About nath

Check Also

Isak Tangis Warnai Kedatangan Jenazah Rosi dan Riski

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Isak tangis mengiringi kedatangan jenazah Rosi Wahyuni dan Rizki Wahyudi, ibu dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *