Kelamaan WFH, Angka Kehamilan IRT di Babel Naik Hampir 5 Persen

WARTABANGKA, PANGKALPINANG- Selama pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), angka kehamilan di Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengalami peningkatan. Hal tersebut dipicu karena pasangan suami istri selama pandemi Covid-19 lebih banyak beraktivitas di rumah.

“Iya, angka kehamilan meningkat selama pandemi, ini karena banyak pasangan usia subur yang tidak melanjutkan penggunaan alat kontrasepsi. Secara nasional, angka kehamilan mencapai 10 persen. Kita nggak sampai 5 persen, di bawah 5 persen,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Babel, Fazar Supriadi disela kegiatan pencanangan Bhakti Sosial KB Kesehatan dan Hari Kontrasepsi Nasional di halaman Kantor Gubernur Babel, Selasa (8/9).

BKKBN, lanjutnya gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat hingga ke pelosok desa, agar masyarakat tetap menggunakan alat kontrasepsi, untuk mencegah kehamilan di masa pandemi. Karena dikhawatirkan, saat mengalami morning sickness di trisemester pertama, imun ibu hamil mengalami penurunan hingga rentan terpapar Covid-19.

“Kami tetap melakukan sosialisasi, bahkan yang sempat viral kemarin adalah cara kita menyampaikan sosialisasi menggunakan mobil keliling itu, nikah boleh, kawin boleh, tapi hamil jangan,”tuturnya.

Diakui Fazar, selama pandemi ini, peserta KB yang tadinya aktif menggunakan alat kontrasepsi, menjadi terputus, karena kekhawatiran mendatangi puskesmas atau tempat pelayanan KB.

“Angka putus pakai KB naik, karena orang was-was mau ke puskesmas, petugas juga was-was. Tetapi kami tetap memberikan pelayanan dengan menggunakan APD serta membatasi jadwal pertandingan hari, agar tidak ada kerumunan massa, ” ulasnya.

Alkon (alat kontrasepsi) yang menjadi favorit peserta KB masih pada suntik dan pil. Meskipun, disarankan beralih ke MKJP (metode kontrasepsi jangka panjang).(*/two)

loading...

Check Also

DPRD Babel Sahkan APBD Perubahan TA 2021

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Tujuh Fraksi DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), yang disampaikan melalui juru …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *