Soal Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja, Ini Tanggapan Gubernur Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengaku belum menerima draf Undang-Undang Cipta Kerja yang belum lama ini disahkan DPR dan ramai mendapat aksi penolakan dari berbagai elemen masyarakat di berbagai daerah penjuru tanah air termasuk di wilayah Babel.

“Kami belum bisa menjelaskan apa-apa-apa, karena draf nya juga belum tahu, Insyaallah UU Cipta Kerja tersebut akan disampaikan kepada kami, dan kami akan mempelajari itu,” kata Erzaldi kepada sejumlah wartawan usai menghadiri kegiatan penanaman Mangrove di Desa Kurau Timur, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (13/10).

Setelah mempelajari UU Cipta Kerja tersebut, diutarakan Erzaldi, dirinya bersama Forkompimda akan mensosialisasikannya kepada masyarakat.

“Jangan nanti ada katanya upah dipotong, cuti dipotong, apa iya?, sedangkan dalam UU Cipta Kerja ini sebetulnya lebih tujuannya kepada menciptakan lapangan kerja baru, tapi saya belum tahu persis, karena saya belum baca (draf UU Cipta Kerja-red),” ujarnya.

Untuk menenangkan kondisi di Wilayah Babel, diungkapkan dia, dalam waktu dekat, dirinya akan mengundang para mahasiwa, SPSI Babel, dan berbagai forum kemasyarakatan yang berencana akan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Babel.

“Insyaallah kita akan mengundang mereka minggu depan untuk mensosialisasikan sedapat apa informasi yang kami dapat dari pemerintah pusat, itu yang akan kami informasikan,” tuturnya. (*/DEI)

loading...

Check Also

Menko PMK Muhadjir Effendy Tiba di Pangkalpinang

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Bangka Belitung (Babel) kembali dikunjungi salah satu pejabat Kabinet Indonesia Maju. Kali …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *