Soal Penolakan RUU Omnibus Law, Ini Tanggapan Kadisnaker Babel

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Harrie Patriadi menanggapi aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSPSI) terkait penolakan RUU Omnibus Law Cipta Kerja di gedung DPRD Babel, Senin (10/8) kemarin.

“Aspirasi itu sah-sah saja untuk disampaikan, pemerintah dalam hal ini tetap berjalan,kita tahu sebab adanya penolakan,” kata Harrie kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (10/8).

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Babel, Harrie Patriadi

Menurut dia, polemik tersebut terjadi karena komunikasi antara pemerintah pusat dengan daerah belum terjalin secara intens.

“Karena kita sudah menanyakan ke Kementerian (Tenaga Kerja-red) mengenai informasi-informasi perkembangan Omnibus Law ini, yang dibahas pada klaster ketenagakerjaan itu apa saja,” ujarnya.

“Yang membuat pekerja itu sampai berasumsi, kita tahu sampai adanya (informasi) yang beredar itu seolah-olah isi dari draf RUU itu masih bersifat pro ke pengusaha, nah kita nggak bisa jawab karena draf nya aja dari Kementerian yang membahas itu belum ada di kita,” imbuhnya.

Harrie mengungkapkan, pada tanggal 4 Agustus lalu, Menteri Tenaga Kerja memberikan pengarahan dan paparan tentang RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

“Dan (paparan resume-red) itu sudah saya serahkan dan saya bacakan kepada Pak Didit (Ketua DPRD Babel-red) dan Pak Darusman (Ketua KSPSI Babel-red) pada saat pertemuan kemarin,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, pada saat pembahasan RUU Omnibus Law khusus Ketenagakerjaan di DPR RI, itu sudah mengakomodir dan mengikutsertakan para stakeholder terkait.

“Ada 12 klaster yang dibahas di RUU itu, setelah itu juga akan ada regulasi yang mengatur lebih detail lagi, ya peraturan menteri, tapi yang kuatnya lagi adalah undang-undang,” terangnya. (*/)

loading...

Check Also

KPU Babel Sampaikan Permohonan PAW Pudjiarti ke KPU RI

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Belitung (Babel), Davitri mengatakan ¬†pihaknya telah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *