Tertular dari Istri, Warga Muntok Positif Covid-19

WARTABANGKA, MUNTOK– Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bangka Barat kembali bertambah. Tuan M, warga Kecamatan Muntok dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab tanggal 4 November 2020.

Juru Bicara GTPPC – 19 Bangka Barat, dr. Hendra, mengatakan Tuan M yang saat ini telah dirawat di Wisma Karantina Bangka Barat termasuk klaster keluarga Tuan AG, pasien positif Covid di Kecamatan Muntok. Pasien, katanya, pada tanggal 3 November 2020 lalu melakukan test swab mandiri di RSBT Pangkalpinang.

“Tuan M ini swab mandiri di RSBT, apa syarat masuk kerja saya juga nggak ngerti. Dia swab tanggal 3, keluar hasil tanggal 4, di RSBT. Hasilnya positif,” kata Hendra , Kamis (5/11).

Menurut dia, Tuan M ditularkan istrinya, Ny. DAS yang sedang hamil 8 bulan. DAS dikarantina di Asrama Haji Pangkalpinang selama 10 hari. Waktu itu, katanya. Tuan AG tidak mau dipisahkan dari istrinya, termasuk sang nenek yang juga positif.

Nenek tersebut menderita stroke dan dirawat di RSBT Pangkalpinang. Hasil swab Tuan M awalnya negatif, namun sang istri hingga swab ketiga kali hasilnya tetap positif.

“Istrinya itu sudah tiga kali swab masih positif juga, jadi dari pengurus Asrama Haji yang di Pangkalpinang itu diperbolehkan pulang, tetapi harus dikontrol lagi nanti tanggal 9 November di swab keempat,” ujarnya.

Dijelaskan Hendra, Tuan AG serta Tuan W dan Tuan S dari klaster perjalanan dinas BKPSDM Bangka Barat saat ini sudah dinyatakan sembuh dan telah dipulangkan, termasuk nenek yang menderita stroke.

“Pasien sembuh terbaru dari klaster keluarga, Tuan AG sama nenek tadi. Sudah pulang, Tuan W dan Tuan S juga sudah pulang. Akumulasi pasien covid sebanyak 57 kasus, sembuh 52, sedang dirawat 4 orang, meninggal dunia 1 orang. Saat ini pasien yang dirawat di Wisma Karantina kita 4 orang, termasuk Tuan M,” jelas Hendra.

Sementara itu, DAS yang sedang hamil menjalani isolasi dirumah dalam pengawasan tim medis Bangka Barat. dr. Hendra menyebut, wanita tersebut diizinkan isolasi di rumah dengan beberapa pertimbangan.

“Dari provinsi menyatakan Ny. DAS ini boleh diisolasi di rumah. Memang ada pertimbangan karena dia lagi hamil 8 bulan, jadi kita ada beberapa pertimbangan, istrinya masih kita isolasi di rumah, tetap kita pantau. Bila tidak memungkinkan nanti mungkin kita jemput juga. Dua orang kontak erat Tuan M juga sudah dikarantina,” tutupnya. (*/IBB/rls )

loading...

About nath

Check Also

DPRD Babel Gelar Rapat Pimpinan, Bahas Soal Agenda Bulanan dan Teknis Administratif

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar rapat pimpinan bersama masing-masing fraksi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *