Tiga Hari Tak Keluar Rumah, Pria Asal Palembang Ditemukan Tewas Membusuk

WARTABANGKA, MUNTOK – Muhammad Ilyas (51) alias Mang Gondrong, pria asal Palembang, Sumatera Selatan ditemukan tewas membusuk di rumahnya di Kampung Pait Jaya, RT. 03, Gang Matoa, Dusun VI, Desa Belo Laut, Kabupaten Bangka Barat, Minggu ( 11/4 ) siang.

Anggota Polsek dan Tim Inafis Polres Bangka Barat dibantu warga sekitar berupaya mengevakuasi jenazah Muhammad Ilyas dengan menjebol dinding kamarnya yang terbuat dari kayu.

Selanjutnya, jenazah tersebut dilarikan ke RSUD Sejiran Setason Kabupaten Bangka Barat. Kejadian itu membuat geger warga sekitar. Anak laki-laki dan mantan istri korban, Dewi juga ikut hadir di TKP.

Purwati (40), tetangga korban menuturkan, Muhammad Ilyas atau biasa disapa Mang Gondrong terakhir terlihat pada Kamis (8/4 ) lalu.

“Hari Kamis masih keliatan, sudah itu nggak lagi. Saya pikir dia kerja, karena biasanya dia kerja nggak pulang. Tercium bau dari rumahnya kemaren sore tapi tidak menyengat. Tadi malam baunya menyengat bener. Kenapa ada bau dari sini, amang kok udah lama nggak keliatan. Tapi pintunya nggak digembok,” tutur Purwati.

Setelah diperiksa ke rumahnya, bau menyengat tersebut ternyata berasal dari kamar Ilyas. Warga pun melaporkannya ke Polsek Muntok.

Dewi, mantan istri korban mengatakan, sejak bercerai dirinya sudah tidak lagi berkomunikasi dengan Ilyas. Pernikahan mereka dikaruniai 5 anak, semuanya laki – laki. Ilyas tinggal sendirian di daerah Pait Jaya, tempat ia ditemukan tewas.

Sementara itu, Kapolsek AKP Albert Daniel Hamonangan Tampubolon yang ikut hadir dalam proses evakuasi mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari salah satu warga di Kampung Pait Jaya bahwa ada tetangganya sudah tiga hari tidak pulang ke rumah.

“Kita melakukan pengecekan ditemukan sosok mayat laki – laki sudah terbujur kaku. Dia tinggal seorang diri. Untuk sementara penyelidikan diambil alih oleh Polres,” ujar Albert.

Pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian korban karena masih dalam proses pemeriksaan, termasuk alat komunikasi atau handphone korban.

“Alat komunikasi juga sudah diamankan oleh Sat Reskrim untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Dari pihak keluarga sudah mendatangi yaitu anaknya kemudian akan kita lakukan konfirmasi kepada pihak keluarga. Jenazah dibawa ke RSUD Sejiran Setason untuk dibersihkan dan tim identifikasi akan melakukan olah TKP mayat. Hasilnya akan diserahkan ke Sat Reskrim Polres Bangka Barat,” terang Albert. ( IBB/rls )

loading...

Check Also

Hadirkan Telekomunikasi di Daerah Pelosok, Gubernur Babel Minta Komitmen Operator Seluler

WARTABANGKA, JAKARTA – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman meminta para operator seluler untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *