Tim Gabungan Evakuasi Korban Banjir di Kabupaten Bangka

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Tim gabungan dari Polres Bangka, Satpol PP dan BPBD mengevakuasi puluhan orang korban banjir di sejumlah lokasi di daerah tersebut, Rabu (13/1). Evakuasi diutamakan bagi warga lanjut usia, anak-anak dan ibu hamil.

Wakapolres Bangka, Kompol Faisal mengatakan, tim gabungan sebanyak 50 personel berhasil mengevakuasi korban banjir yang terjadi di sejumlah tempat.

“Kami mengutamakan evakuasi bagi anak-anak orang lanjut usia dan ibu hambil untuk diamankan di tempat yang aman dari banjir,” jelas Faisal.

Menurut dia, tim gabungan juga membantu warga menyelamatkan barang berharga seperti kendaraan roda dua dan sejumlah barang yang dianggap penting lainnya.

Dia mengatakan, terdapat sejumlah lingkungan yang banjir seperti Parit Pekir, Lingkungan Nelayan dan Air Anyut. Banjir terjadi tidak hanya karena curah hujan namun juga akibat pasang air laut.

Faisal berharap banjir yang merendam rumah penduduk dapat segera surut serta masyarakat tetap memperhatikan kondisi lingkungan agar terjaga kebersihan.

Sementara, Pemerintah Kabupaten Bangka menyalurkan ratusan paket sembako bagi warga korban banjir.

Penyaluran sembako dimulai bagi korban warga banjir di Lingkungan Parit Pekir sebanyak 347 paket dilanjutkan dengan penyaluran bantuan yang sama di lingkungan lain dengan jumlah yang disesuaikan.

“Ratusan paket sembako disalurkan kepada warga korban banjir disejumlah tempat guna meringankan beban kebutuhan pangan keluarga korban,” kata Bupati Bangka, Mulkan.

Bupati mengakui, banjir yang terjadi disejumlah tempat seperti di Lingkungan Nelayan, Parit Pekir, Air Anyut dan Lingkungan Sidodadi merupakan daerah rawan banjir yang hampir setiap tahun terjadi.(*/zen)

loading...

Check Also

Dirjen Minerba Kementerian ESDM Datangi Lokasi Merbuk, Pungguk, dan Kenari

WARTABANGKA.COM, KOBA – Direktur Jenderal (Dirjen) Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *