Tim Tungau Polsek Simpangkatis Ringkus Pelaku Penganiayaan Sadis

WARTABANGKA, SIMPANGKATIS – Tim Tungau Polsek Simpangkatis berhasil meringkus Supil (34) pelaku penganiayaan berat (anirat) terhadap kakak iparnya di Desa Terak, Kecamatan Simpangkatis.

Kapolsek Simpangkatis, Ipda Deka jhon derry seizin Kapolres Bangka Tengah, mengatakan pelaku berhasil ditangkap pada Sabtu (17/4), sekira pukul 23.00 Wib di rumah keluarganya yang bernama Fatel di Desa Kace, Kecamatan Mendobarat.

“Usai ditangkap, Tim Tungau langsung membawa pelaku ke Mapolsek Simpangkatis guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Ipda Deka, Senin (19/4).

Ipda Deka menyebut selain pelaku, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa sebila pisau badik sepanjang 15 cm berkarat dan pakaian korban yang masih berlumuran darah.

“Pelaku sendiri akan kita jerat dengan pasal 351 KUHP tentang anirat dengan ancaman kurungan penjara paling lama 5 tahun,” tegasnya.

Ipda Deka menjelaskan kronologis peristiwa terjadi pada Kamis (15/4) sekira 13.00 Wib, pelaku bersama istrinya hari itu didatangi korban bernama Muslika alias Eka (46) di kediamannya Desa Terak Kecamatan Simpang katis.

Di rumahnya itu, korban berstatus kakak ipar datang langsung meminta agar pelaku mengurus surat cerai.

“Keterangan pelaku, dia disuruh ceraikan adik korban. Pelaku menolak, karena masih ingin bersama adik korban yang telah memiliki 2 orang anak,” kata Ipda Deka.

Perdebatan terjadi di rumah pelaku, kata-kata kasar hingga menghina anak pelaku sebagai anak cacat mental terlontar. Usai berdebat, korbanpun bergegas pulang kerumahnya di desa yang sama dengan pelaku.

“Tak lama pulang, pelaku menyusul korban sambil membawa pisau badik sepanjang kurang lebih 15 cm. Di rumah korban itulah pelaku menusukan badiknya sebanyak dua kali, hingga mengenai lengan dan perut sebelah kiri,” jelas Ipda Deka.

Pisau yang ditusuk pelaku menancap ke perut korban sedalam 10 cm, dan melobangkan lengan sebelah kiri korban. Akibat kejadian itu, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhaktiwara Pangkalpinang dan langsung dilakukan operasi.

“Usai mendapatkan penindakan medis, alhamdulillah nyawa korban berhasil terselamatkan,” ujarnya.

Mengetahui peristiwa itu, Tim tungau Polsek Simpangkatis langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian mengejar pelaku ke Desa Cengkongabang hingga berhasil menangkapnya di Desa Kace.

“Pelaku kita tangkap tanpa perlawanan, dan sekarang sudah mengakui kesalahannya,” pungkas Ipda Deka. (RN)

loading...

Check Also

Kementerian PPA Anugerahi Pangkalpinang Sebagai Kota Layak Anak 2021

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Republik Indonesia menganugerahi Kota Pangkalpinang sebagai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *