Walaupun Tak Maksimal, Gubernur Apresiasi Tim Paskibra Babel

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG– Meskipun pengibaran bendera merah putih pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia di Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Selasa (17/8) tidak berjalan mulus, tetapi Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Roesman tetap mengapresiasi kerja keras yang telah dilaksanakan tim pasukan pengibar bendera merah putih (paskibra).

“Perkara kekurangan sana kini ya itu nanti kita evaluasi tidak serta merta segala sesuatu harus kita sikapi berlebihan. Mereka sudah latihan, bayangkan latihan beberapa hari telah persiapkan diri tentunya kita tetap kita berikan apresiasi,” kata Erzaldi, usai upacara.

Ia menyebutkan kejadian yang terjadi saat pengibaran bendera tidak bisa diduga, tetapi beruntung tim pelatih yang sigap langsung cepat melakukan aksi heroik menyelamatkan proses pengibaran bendera tersebut.

“Mereka adalah orang-orang pilihan, hanya karena ketidak telitian saja mungkin jadi seperti itu. Tetapi dibalik itu ada sosok yang kita apresiasi, dengan sigap dan cepat dia mengambil sikap langsung membenarkan hingga bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Gubernur akan memberikan apresiasi kepada Sersan Kepala Ananto Pratikno, dan dua pelatih lainnya atas usahanya membenarkan tali bendera yang terlepas saat hendak ditarik dalam proses pengibaran bendera.

“Inisiatif seperti itu tidak gampang, perlu mental perlu keputusan. Jadi dibalik sesuatu yang kurang, ada kelebihan yang memang perlu kita apresiasi,” tegasnya.

Untuk diketahui, insiden patahnya pengait bendera ini terjadi ketika bendera ditarik oleh petugas pengibar untuk menandai bahwa bendera siap dikibarkan. Kemudian, kait bagian bawah bendera terlepas dan sempat diperbaiki oleh petugas jangkar (di tengah), lantas ditarik kembali oleh bagian penggerek untuk dinaikkan tetapi kemudian bagian pengait atas bendera terlepas karena patah hingga tali terpenting ke atas.

Melihat tali yang terlepas, Serka Ananto Pratikno berlari dan memanjat tiang bendera, ia dibantu dua pelatih lainnya yang mendorong di bagian bawah. Sedangkan bendera yang terjatuh langsung ditangkap oleh M. Naufal Abyzar siswa SMA Negeri 1 Pangkalpinang yang bertugas sebagai pengibar bendera.

Setelah bendera diikat dengan tali dan siap dikibarkan, barulah lagu Indonesia Raya berkumandang diiringi drumband yang dimainkan oleh petugas, dan semua peserta memberikan penghormatan. (two/*)

loading...

Check Also

Proses Instalasi Komponen Mesin Capai 81 Persen, PLN 24 Jam Non Stop Pulihkan Sistem Kelistrikan Pulau Bangka

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Proses instalasi komponen mesin PLTMG dari Riau kini mencapai 81 persen. Sejak kedatangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *