YSBB Serahkan 30 Paket Sembako Kepada Warga Kurang Mampu

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Yayasan Sosial Bangka Bersatu (YSBB) membagikan 30 paket sembako kepada warga kurang mampu, Rabu (21/10). Bantuan diserahkan kepada warga kurang mampu di Kampung Seru Desa Rebo sebanyak 12 orang, Kampung Fathin Kelurahan Lubuk Kelik sebanyak 3 orang dan Kampung Kimhin Kelurahan Surya Timur sebanyak 15 orang.

Salah satu penerima Akiun mengaku bersyukur mendapat bantuan. Pria 66 tahun yang hidup sebatang kara ini mengatakan, sejak beberapa waktu terakhir banyak menerima bantuan, terutama sembako dan kebutuhan lainnya.

Ketua YSBB Iswanto mengaku, bantuan pihaknya memang menyasar warga yang kurang mampu. Semua dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

“Seperti pemberian paket sembako ini, kita memberikannya kepada masyarakat yang memang kondisinya layak membutuhkan bantuan. Seperti orang tua yang sudah lanjut usia, bahkan kehidupannya sendiri dan jarang sekali tersentuh bantuan, terutama di kondisi merebaknya wabah covid-19 seperti ini,” katanya didampingi Anggota YSBB, Ace dan Adi, Rabu (21/10) siang.

Dikatakan Iswanto, pemberian bantuan sosial ini berasal dari partisipasi anggota YSBB maupun sumbangan para donatur-donatur lain yang memang putra daerah Bangka.

“Kegiatan bantuan sosial di Sungailiat ini sudah beberapa kali dilakukan dan mudah-mudahan kedepan dapat berkelanjutan lagi nantinya. Sebelumnya bantuan sosial sering dilakukan di daerah Tangerang -Jakarta mengingat teman-teman YSBB banyak dirantauan,” katanya.

“Dan kami beritikad ke depan nantinya untuk membuat rumah singgah didaerah Jakarta. Dimana rumah singgah tersebut dapat menjadi singgahan pasien maupun keluarga pasien darimana pun,terutama masyarakat asal Bangka yang sedang menjalani pengobatan didaerah Jakarta dan sekitarnya,” tuturnya.

YSBB juga kata Iswanto memfasilitasi biaya duka cita apabila dari pihak keluarga yang memang tidak mampu. Tidak memandang suku, ras atau lainnya.

“Saling membantu dan memberi antar sesama haruslah Kita biasakan. Dengan kebiasaan itulah nantinya akan terwujud dunia yang damai, tentram dan berdampingan. Sehingga segala umat dapat hidup rukun dan terciptanya rasa kepedulian,” pungkasnya.(*/zen)

loading...

About nath

Check Also

Enam Pramugara Pikul Peti Jenazah Yulian Andika Korban Sriwijaya SJ 182

WARTABANGKA, PANGKALPINANG — Enam pramugara Sriwijaya Air, memikul peti jenazah almarhum Yulian Andika, pramugara Sriwijaya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *