2.346 Santri TPA se-Kabupaten Bangka Diwisuda

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Bangka, Hari Subari meminta santri TPA yang menjalani wisuda tetap membaca Alquran. Hal ini dikatakan dia, dalam wisuda TPA BKPRMI Bangka yang berlangsung selama dua hari di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat.

“Yang perlu dicatat wisuda hari ini bukan akhir membaca Alquran. Wisuda hari ini awal untuk tetap membaca Alquran dan amalannya,” pesan Hari Subari, di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat, Rabu (21/10).

Ia menjelaskan, wisuda santri TPA oleh DPD BKPRMI Bangka ini merupakan bagian dari penyiapan generasi qurani sebagai dukungan penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang berintegritas sesuai misi Bangka Setara Pemkab Bangka.

“Wisuda ini guna mewujudkan sumber daya manusia yang berintegritas sesuai salah satu misi Bangka Setara yang kedua yakni mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas. Ini adalah sumbangsih kami, paling tidak menyiapkan bibit unggul dengan pemahaman alquran,” ujar Hari Subari.

Ia terangkan lagi, wisuda santri TPA tahun 2020 ini berlangsung selama dua hari yang jumlahnya 2.346 orang, lebih meningkat dibandingkan tahun 2019 yang hanya berjumlah. Setiap hari wisuda dilakukan dua sesi pada pagi dan siang guna mengikuti protokol kesehatan semasa Covid-19. Wisuda juga akan berlangsung pada Kecamatan Belinyu, Merawang dan Mendirikan Barat beberapa waktu mendatang.

Pihaknya juga meminta maaf bila selama pendidikan santri di TPA terdapat kesalahan dalam ustad dan ustazah selama mendidik.

“Kami memohon maaf mewakili ustad dan ustazah jika ada kata dan khilaf di lapangan. Karena pendidik di lapangan juga manusia biasa yang kadang berbeda cara pendidiknya,” sebutnya.

Dalam hal ini BKPRMI Kabupaten Bangka berterimakasih atas sinergi semua pihak baik Pemkab Bangka dan Kemenag Kabupaten Bangka, dan mitra dakwah PT BPRS Babel.

Sementara itu, Bupati Bangka, Mulkan yang menghadiri wisuda santri BKPRMI Kabupaten Bangka mengucapkan selamat kepada para santri yang menyelesaikan TPA. Ia juga sepakat dengan BKPRMI agar santri tidak berhenti membaca alquran usai wisuda sebagai upaya menjaga akhlak yang baik.

“Ini tonggak untuk peningkatan akhlak yang mulia, terpuji dan karimah,” kata Mulkan.

Terkait misi kedua Bangka Setara, ia pun sepakat wisuda TPA BKPRMI berperan mendukung sumber daya manusia berkualitas dan berintegritas sesuai misi kedua Bangka Setara tersebut. Melalui TPA pun anak-anak mempelajari agama sejak dini.

“Bagaimana mereka mengenal huruf Alquran, hijaiyah. Ini salah satu bisa membantu orang tua. Kalau dulu kita belajar dengan orang tua kita luar bisa garangnya orang tua kita, tidak sembarangan,” katanya.

Ia terangkan menyangkut kitab suci anak-anak diinginkan orang tua menjadi anak-anak soleh. Sehingga melalui pendidikan TPA anak-anak yang dididik perlu didukung oleh orang tua.

“Peran orang tua sangat besar terhadap anak kita untuk mempelajari ilmu agama. Terimakasih kepada BKPRMI yang telah memberi pembinaan sehingga anak-anak kita mencapai puncaknya mengikuti wisuda, memakai toga, dan ini merupakan suatu kebanggaan mereka,” ujar Mulkan.

Tampak hadir dalam wisuda santri santriwati TPA angkatan XXVII BKPRMI Bangka antara lain Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan, sejumlah kepala OPD di Kabupaten Bangka, Ketua DPD KNPI Bangka, Ismir Rachmadianto, orang tua wali santri.

Dilakukan juga penyerahan penghargaan kepada santri berprestasi untuk wisuda tahun 2020. Wisuda santri TPA BKPRMI Bangka di Gedung Sepintu Sedulang akan berlangsung dua hari pada Rabu-Kamis (21-22/10) diikuti santri TPA dari Kecamatan Sungailiat, Pemali, Bakam, Riausilip,Pudingbesar.(*/zen)

loading...

Check Also

Hadirkan Telekomunikasi di Daerah Pelosok, Gubernur Babel Minta Komitmen Operator Seluler

WARTABANGKA, JAKARTA – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman meminta para operator seluler untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *