Akses Masuk Barang Titipan ke Rutan Muntok Diperketat

WARTABANGKA, MUNTOK – Rumah Tahanan Kelas IIB Muntok semakin memperketat akses masuk barang titipan yang masuk warga binaan di rutan tersebut. Hal ini berkenaan dengan telah ditangkapnya dua warga binaan pemilik sabu yakni SA alias Ko (28) dan DE alias TO (32).

“Jadi pasca temuan kasus narkoba kemarin, barang barang titipam yang masuk ke dalam kami perketat. Sekarang harus pihak keluarga, tidak boleh diwakili orang lain atau dititip ke ojek dan segala macam. Nomor hp dan KTP nya juga harus jelas,” kata Kepala Rutan Kelas IIB Muntok, Abdul Raysid Meliala, Rabu (25/11).

Lanjut, dikatakan Abdul, kasus ini terungkap di Rutan Muntok berawal dari informasi yang diterima petugas rutan yang mencurigai adanya beberapa warga binaan yang mengkonsumsi narkoba.

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari adanya informasi yang diterima pihak lapas terkait adanya praktik penyalahgunaan narkoba di salah satu blok tahanan.

Atas kecurigaan tersebut, petugas rutan melakukan tes urine terhadap sejumlah narapidana yang dicurigai menkonsumsi narkoba. Hasilnya sejumlah narapidana dinyatakan positif narkoba.

“Awalnya kami mendapat informasi adanya penyalahgunaan narkoba, malamnya sekitar jam dua belas baru kami temukan barang bukti narkoba. Setelah itu baru kami kordinasi dan menghubungi kasat narkoba untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Abdul menambahkan untuk kasus ini, pihaknya telah menyerahkan sepenuhnya penyidikan Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Barat.

“Inikan masih tahap penyidikan, jadi semuanya kami serahkan kepada pihak Sat Narkoba untuk mengusut kasus penyalahgunaan narkoba itu,” tutupnya.

Sementara, Kasat Narkoba Polres Bangka Barat AKP Umar Dani menyebutkan Rutan Muntok yakni SA alias KO ( 28) warga Desa Mislak, Kecamatan Jebus dan DE alias TO warga Desa Jebu, Kecamatan Parittiga telah ditetapkan sebagai tersangka kasus narkotika.

“Ada enam orang warga binaan yang sempat diamankan, dua kami tetapkan sebagai tersangka empat lainnya sebagai saksi,” ujar Kasat Narkoba Polres Bangka Barat AKP Umar Dani, Rabu ( 25/11).

Sementara itu, Kepala Rutan Negara Kelas IIB Muntok, Abdul Rasyid Meliala mengungkapkan pasca terungkapnya kasus tersebut, empat warga binaan yang terlibat narkoba dipindahkan ke sel tahanan dengan pengawasan melekat.

“Keempatnya kami pindahkan ke sel tahanan khusus yang pengawasannya melekat. Jadi terpantau terus,” tutup Abdul. (*/IBB )

loading...

Check Also

Pelaku Pembunuhan Guru Ngaji di Simpangperlang Diserahkan Keluarga ke Polisi

WARTABANGKA.COM, KOBA -MF alias DD, pelaku pembunuhan terhadap Jauhari (41), warga Simpangperlang, Kecamatan Koba, diserahkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *