Aktivitas KIP di Belo Laut Ditolak Nelayan, Ini Tanggapan PT Timah

WARTABANGKA, MUNTOK – Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) soal penolakan aktivitas Kapal Isap Produksi (KIP) di perairan Belo Laut yang digelar DPRD Bangka Barat di Gedung Mahligai Betason II, Rabu (2/12), pihak PT Timah memberikan tanggapannya.

Menurut Ronanta Tarigan, Kepala Bidang Pengawasan KIP se-Bangka, pihak perusahaan sudah mengantongi izin lengkap untuk melakukan penambangan di perairan Belo Laut.

“Kami (PT Timah-red) bisa membuktikan bahwa legalitas dan perizinannya sudah lengkap. Kami bekerja di setiap IUP yang diberikan oleh negara, diserahkan kepada PT Timah untuk mengelola itu,” jelas Ronanta.

Menurut dia, PT Timah sudah menambang di perairan Belo Laut sejak tahun 1967 dengan menggunakan kapal keruk. Di tahun 2017, mereka beroperasi dilokasi yang sama dengan KIP milik mitra usaha. Untuk itu, sebagai BUMN, tentunya PT Timah Tbk akan bekerja sesuai koridor legalitas dan peraturan yang berlaku.

Ronanta melanjutkan untuk masalah pencemaran lingkungan, pihaknya telah melaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup pada saat proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL ).

“Kita tidak menggunakan bahan-bahan kimia dalam proses penambangan itu. Pencucian bijih timah dilakukan dengan menggunakan air laut itu sendiri. Yang tailing- tailing KIP itu sebenarnya bukan tailing itu merupakan hasil pencucian yang dilakukan oleh KIP,” sebutnya.

Ronanta tidak memungkiri yang namanya penambangan memang bisa merubah tanah alam. Namun, merubah tanah dan diambil mineralnya, PT Timah juga ada jaminan reklamasi.

Dengan begitu, dirinya sama-sama mengajak masyarakat untuk melihat, apakah benar pencemaran KIP mempengaruhi kehidupan ekosistem laut seperti yang disebutkan para nelayan, seperti hilangnya ikan dan udang dan lainnya.

“Itu terjadi di Pantai Rebo ada videonya. Ketika KIP itu beroperasi banyak plankton- plankton yang keluar, ikan ikan kecil keluar, dimana itu adalah makanan ikan – ikan besar. KIP itu operasi tidak menghilangkan ikan tapi malah mendatangkan banyak ikan. Ikan yang di tengah-tengah itu datang. Bisa kita buktikan nanti seperti itu,” katanya. (*/IBB )

loading...

Check Also

Kodim 0431/Bangka Barat Bagikan BTPKLW kepada 1500 Orang

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Kodim 0431/Bangka Barat membagikan Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung ( …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *