Belanda Mau Impor Lada Babel, Harganya Rp300 Ribu Per Kilogram

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG– Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Adet Mastur menyebutkan permasalahan harga lada yang selama ini dikeluhkan oleh para petani, saat ini sudah mulai mengalami titik terang.

Hal itu disampaikan Adet, seusai dirinya bersama anggota Komisi II, Heryawandi dan Wakil Ketua DPRD Babel, M. Amin memenuhi undangan dari Kementerian Perdagangan RI, Kamis (13/2).

Undangan tersebut terkait tindak lanjut hasil kunjungan Komisi II DPRD Babel ke Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian RI beberapa waktu lalu.

“Bahwa lada ini sudah menjadi fokus pemerintah pusat, dalam pertemuan tadi, kita sudah mendapat gambaran dan sudah ada titik terang,” kata Adet saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.

FGD upaya peningkatan ekspor komoditas lada yang berdaya saing, Kamis (13/2). (IST)

Dia mengungkapkan, Indonesia sudah menjalin kerja sama dengan Belanda untuk ekspor lada dengan harga Rp300.000  per kilogram. “Dan Itu sudah ada kontrak (kerja sama-red),” ungkapnya.

Dalam kontrak kerja sama itu, diutarakan Adet, Belanda meminta Indonesia agar dapat menjamin kualitas lada yang akan diekspor ke negara kincir angin tersebut.

“Tinggal tindak lanjut dari pemerintah daerah untuk mempersiapkan perangkat-perangkat terkait, biar mutu lada kita ini betul-betul mempunyai kualitas yang bersih dan terjamin,” ujarnya.

“Maka dari itu, peran dari pemerintah untuk saat sekarang ini untuk menaikan harga lada tergantung daripada pengelolaan lada itu, proses perendaman, penjemuran lada itu sendiri,” imbuhnya.

loading...

Check Also

DPRD Babel Sahkan APBD Perubahan TA 2021

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Tujuh Fraksi DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), yang disampaikan melalui juru …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *