Brigjen TNI Sulistiyono Yakin Kegiatan TMMD di Bangka Barat Selesai Tepat Waktu

WARTABANGKA, MUNTOK – Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-110 Korem 045 Garuda Jaya dari Mabes TNI Angkatan Darat, Brigjen TNI Sulistiyono merasa yakin dengan sisa waktu yang telah ditentukan, pembangunan akses jalan Desa Air Limau, Desa Air Putih dan Pelabuhan Tanjung Ular sepanjang 13,8 kilometer maupun kegiatan lainnya akan selesai tepat waktu.

“Saya selaku pengawas dan evaluasi dari Jakarta dalam hal ini mewakili Bapak Kepala Staf Angkatan Darat sudah melihat langsung pelaksanaan TMMD dimana sasarannya cukup banyak dan secara progress sudah tercapai dengan sisa waktu yang ada, saya yakin bisa diselesaikan karena masih ada sisa waktu satu minggu lagi,” jelas Sulistiyono kepada wartawan saat dijumpai di Bukit Menumbing, Kamis (25/3).

Menurut dia, pihaknya bersama rombongan juga meninjau pembukaan akses jalan, pembuatan lapangan volly, gorong – gorong dan jembatan maupun bedah rumah atau rumah tidak layak huni.

Ia melihat dari segi kualitas dan pencapaiannya sudah cukup bagus. Oleh karena itu, dirinya mengharapkan kegiatan tersebut seperti ini kedepannya bisa dikembangkan dan diteruskan karena ini sangat bermanfaat kepada masyarakat.

Selanjutnya, dijelaskan Sulistiyono, seyogyanya kegiatan ini berdasarkan atas kemampuan pemerintah daerah. Hal ini dikarenakan anggarannya dikeluarkan oleh pemda. Di kegiatan ini, TNI, katanya, hanya membantu tenaga untuk bangunan dan sebagainya.

“Kita bersinergi dengan pemerintah daerah setempat sehingga diharapkan kualitasnya lebih bagus karena tenaganya udah nggak dihargain lagi, dan kita TNI juga sudah ada biaya makan dari dinas angkatan darat sendiri,” ujarnya.

Sulistiyono mengaku sangat puas dengan kegiatan TMMD ke-110 yang dilakukan oleh Kodim 0431/BB yang adalam hal ini dipimpin oleh Dandim 0431/BB, Letkol Agung Wahyu Perkasa.

“Memuaskan dan menggembirakan, artjnya yang tadi nya perkebunan bisa dibuka karena selama ini katanya ada kendala, sekarang sudah lancar dan terbuka lebar, tinggal pengerasan. Artinya sudah dirintis oleh TMMD ini,” ungkapnya.

Untuk itu, Sulistiyono sangat yakin kedepannya, pembangunan Pelabuhan Tanjung Ular ini akan lebih cepat karena akses jalannya sudah dibuka.

“Dan dari segi kualitas dengan waktu hanya 30 hari ini sungguh menggembirakan,” tukas Sulistiyono. ( IBB )

loading...

Check Also

Babel Provinsi Pertama Luncurkan Kurikulum Anti Narkoba untuk Pelajar SMA

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menjadi provinsi pertama di Indonesia yang mengimplementasikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *