Advertorial

Bangka Tengah Jadi Tempat Pembukaan Kegiatan Infrades Babel Tahun 2021

WARTABANGKA.COM, KOBA – Pembukaan kegiatan InfraDes Babel 2021 : Integrasi Insfratruktur dan Kolaborasi Pembinaan SDM Kontruksi Desa, hasil kerjasama strategis antara BJKW II Palembang dan Mitra Kerja di Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung TA 2021, digelar di GSG Selawang Segantang Koba, pada Selasa (15/6).

Kegiatan ini secara resmi dibuka langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung didampingi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangka Tengah, dan Plt. Direktur Jenderal Biro Kontruksi, Kementerian PUPR, serta dihadiri kurang lebih 200 peserta.

Erzaldi Rosman Djohan dalam sambutannya mengatakan kegiatan InfraDes Babel tahun 2021 ini merupakan yang pertama di Indonesia dan dilakukan dengan tujuan memberikan pembekalan, mensertifikasi dan meregistrasi Tenaga Kerja Kontruksi agar berkompeten dan terampil.

“Kegiatan InfraDes Babel 2021 ini merupakan yang pertama kali di Indonesia, dengan maksud memberikan pembekalan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kontruksi, mensertifikasi dan meregistrasi Tenaga Kerja Kontruksi (TKK) tingkat terampil, serta untuk meningkatkan komitmen antar para pemangku kepentingan (stakeholder) jasa kontruksi dalam menggunakan TKK yang bersifat kompeten dengan Mobile Training Unit maupun Berbasis Proyek,” ujar Erzaldi dalam sambutannya.

Erzaldi turut mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan yang dilaksanakan Balai Jasa Kontruksi Wilayah II Palembang bagi Tenaga Kerja Kontruksi.

“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung rencana penguatan kelembagaan di Balai Jasa Kontruksi wilayah, dalam layanan sertifikasi yang merupakan salah satu langka solutif untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja kontruksi,” tutur Erzaldi.

“Sukses terus untuk balai jasa kontruksi wilayah II Palembang dan semoga hasil dari para pekerja kontruksi yang semakin profesional hasilnya dapat baik dan memuaskan,” harap Erzaldi.

Di tempat yang sama, Algafry Rahman selaku Bupati Bangka Tengah mengatakan salah satu kendala Tenaga Kerja Kontruksi di Bangka Tengah terletak pada sertifikasi.

“Jadi selama ini para Tenaga Kerja Kontruksi, khususnya tukang di Bangka Tengah terkendala belum memiliki sertifikasi, sehingga bantuan dari kementerian dalam pembangunan desa tidak dapat dikelola oleh para tukang di wilayah tersebut, karena pekerja proyek wajib memiliki sertifikasi,” ungkap Algafry.

“Hal tersebut menjadi perhatian utama kita dan ini adalah bentuk komitmen dalam memberikan SDM kepada Masyarakat Bangka Tengah,” tambah Algafry.

Algafry menuturkan bahwa pihaknya akan terus mendorong para Tenaga Kerja Kontruksi (TKK) di Bangka Tengah untuk dapat mengikuti program pelatihan sertifikasi TKK, karena manfaatnya sangat besar.

“Kita akan terus dorong masyarakat Bangka Tengah, khususnya tukang bangunan untuk mengikuti program sertifikasi ini, dengan harapan TKK ini dapat bekerja secara profesional, terampil dan berkompeten ke depannya,” harap Algafry.

Lebih lanjut, kegiatan pembinaan bagi TKK wilayah Bangka Belitung TA 2021 ini diikuti 593 orang melalui program OPD, 1.385 orang melalui program Vokasi, dan 2.897 orang melalui program PKT.

Dihari yang sama, Bupati Bangka Tengah, Algafry rahman mengunjungi pembangunan tersebut di beberapa titik wilayah Bangka Tengah. (ADV/RN)

Bupati Bangka Panen Bawang Merah dan Launching Kompos Setara

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT – Bupati Bangka Mulkan, S.H, M.H melakukan panen bawang merah di lahan eks Kantor Bupati Bangka, Jumat (11/6). Dilanjutkan dengan launching pupuk organik (kompos) Setara.

Dalam kesempatannya, Mulkan menjelaskan pihaknya memanfaatkan lahan eks kantor bupati yang memang selama ini adalah semak belukar untuk dijadikan demplot bawang merah.

“Dari 70 kilogram bawang yang kita gunakan sebagai bibit, estimasi hari ini kita panen adalah menghasilkan 500 kilogram,” kata Mulkan.

Mulkan menjelaskan, dalam kondisi pandemi Covid-19, budi daya bawang merah sangat cocok karena hanya dalam jangka pendek sudah bisa dipanen sehingga dapat membantu pemulihan ekonomi masyarakat.

Sedangkan pupuk organik Setara ini kata Mulkan adalah sebagai salah satu upaya Pemkab Bangka membantu para petani. Dikatakan Mulkan, pupuk kompos Setara ini dijual dengan harga Rp2500 per kilogram.

“Per 10 kilogram itu hanya Rp25.000. Harganya sangat terjangkau. Ini tentu membantu para petani,” kata Mulkan.

Pupuk Kompos Setara kata Mulkan menjadi sumber nutrisi tanaman lengkap. Pupuk ini mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tanaman, baik yang sifatnya makro maupun mikro.(adv)

Bupati Algafry Sejahterakan Nelayan Melalui Asuransi dan Bantuan Alat Tangkap Ikan

WARTABANGKA.COM, KOBA – Bupati Bangka Tengah (Bateng), Algafry Rahman menyerahkan asuransi tahap 1 kepada 127 nelayan di daerah itu. Algafry juga menyerahkan bantuan alat penangkap ikan ramah lingkungan dan sarana pendukung kegiatan penangkapan ikan tahun 2021. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung BBI Bateng, Rabu (9/6).

Bupati Bateng, Algafry Rahman menyebutkan target keseluruhan nelayan yang akan mendapatkan asuransi mandiri di wilayah Bateng sebanyak 500 nelayan.

“Hari ini kita serahkan Asuransi kepada 127 nelayan di Bateng, sebagai komitmen pemerintah dalam memberikan kenyamanan kepada nelayan dan keluarganya dalam mencari nafkah, agar merasa terlindungi,” ujar Algafry Rahman.

“Kalau bisa jangan digunakan. Kalau tidak digunakan berarti nelayan di Bateng selalu sehat,” katanya seraya berharap asuransi ini bermanfaat bagi nelayan.

Algafry menjelasakan bahwa asuransi ini dapat digunakan, ketika nelayan tersebut mengalami cedera berat, cacat, hingga kematian karena kecelakaan saat melaut.

“Asuransi bagi nelayan ini sebagai stimulus yang berlaku selama 1 tahun dan bisa kembali diperbaharui dengan harapan ke depannya nelayan ini dapat mandiri,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Algafry juga menyerahkan bantuan kepada nelayan, berupa alat dan sarana yang sifatnya menunjang kinerja nelayan.

“Semoga alat tangkap itu juga bermanfaat bagi nelayan Bateng. Kita juga mengimbau kepada nelayan untuk menggunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya, jangan sampai disia-siakan apa lagi dijual, jika tidak butuh silahkan disampaikan, karena masih banyak yang butuh, dijaga baik-baik rezeki yang didapatkan hari ini,” imbau Algafry.

Lebih lanjut, Algafry mengatakan bahwa asuransi ini bukan hanya program untuk profesi nelayan, namun profesi lainnya juga memiliki asuransi.

“Untuk profesi lainnya, seperti buruh itu ada asosiasi nya, sehingga asosiasi tersebut yang memandunya,” jelas Algafry.

Di tempat yang sama, salah satu nelayan, Bujang dari Desa Perlang merasa asuransi dan bantuan yang diberikan sangat membantu.

“Alhamdulilah sangat terbantu, dengan resiko sebagai nelayan memang lumayan besar, apalagi jika kondisi cuaca buruk, saya harap Pemerintah ke depannya selalu memperhatikan nasib nelayan dan bantuannya dapat lebih besar,” kata Bujang. (Adv/RN)

Algafry Harap Sekolah Penggerak Mampu Menciptakan Ekosistem Perubahan Daerah

WARTABANGKA.COM, KOBA – Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah menggelar pembukaan sosialisasi petunjuk teknis penyaluran tunjangan profesi guru tahun anggaran 2021 dan penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan program sekolah penggerak di Kabupaten Bangka Tengah. Bertempat di Ballroom Soll Marina Hotel, Kecamatan Pangkalanbaru, Kamis (3/6).

Dalam sambutannya Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menyampaikan bahwa sekolah penggerak adalah katalis dalam mewujudkan pendidikan Indonesia.

“Sekolah penggerak adalah katalis dalam mewujudkan visi pendidikan Indonesia yaitu, mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebinekaan global,” ujar Algafry.

Ia mengatakan bahwa program sekolah penggerak ini berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa.

“Program sekolah penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi literasi numerasi karakter, diawali dengan peningkatan kompetensi Kepala Sekolah dan Guru yang unggul,” jelas Algafry.

“Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Bangka Tengah periode 2021-2026 yaitu meningkatkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas berlandaskan iman dan takwa,” tambah Algafry.

Algafry menyebutkan bahwa Pemerintah Bangka Tengah sangat mendukung program sekolah penggerak.

“Kita sangat dukung program Sekolah Penggerak di Kabupaten Bangka Tengah, kami akan berupaya maksimal dalam menyiapkan sumber daya dalam mendukung kesuksesan program ini, mari bersama memajukan pendidikan Indonesia melalui Sekolah Penggerak,” kata Algafry.

“Marilah bersama kita berkolaborasi dalam mewujudkan kesejahteraan Masyarakat melalui peningkatan kualifikasi pendidikan, karena pendidikan menjadi pintu masuk bagi kesejahteraan masyarakat. Saya percaya dengan kebersamaan ini kita dapat mengwujudkan Bangka Tengah semakin unggul,” tambah Algafry.

Di tempat yang sama, Iskandar selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah berharap Sekolah Penggerak dapat menjadi ekosistem perubahan.

“Saya berharap program sekolah penggerak mampu menciptakan ekosistem perubahan, tidak hanya di sekolah tapi sampai level daerah dan nasional,” harap Iskandar. (ADV/RN)

Algafry Ajak Duta GenRe Bangka Tengah Tahun 2021 Membangun Daerah

WARTABANGKA.COM, KOBA – Pengumuman nama-nama pemenang Duta Generasi Berencana (GenRe) Bangka Tengah Tahun 2021 berlangsung di BBI Kabupaten Bangka Tengah, pada Senin (31/5).

“Alhamdulilah jadi hari ini kita berikan apresiasi kepada para remaja yang ada di Bangka Tengah melalui pemilihan Duta GenRe,” ujar Bupati Bangka Tengah, Algafry rahman.

“Di mana ini adalah salah satu kegiatan remaja melalui GenRe, yang coba kita fasilitasi, agar remaja-remaja kita ini bisa berkreativitas mengembangkan diri dan bakatnya,” tambah Algafry.

Menurut Algafry melalui pemilihan Duta GenRe ini, ke depannya akan ada banyak manfaat yang dapat diberikan kepada para remaja lainnya.

“GenRe ini sebagai wadah bagi para remaja, yang InsyaAllah ke depannya mereka ini akan memberikan banyak manfaat serta bisa memberikan pemahaman dan sosialisasi terhadap simbol-simbol yang ada di GenRe,” ujar Algafry.

“Simbol-simbol GenRe meliputi bagaimana kita menjauhi yang namanya narkoba, seks bebas dan tidak menikah dini, di imana hal-hal ini kita minta mereka (Duta GenRe) lakukan sosialisasi kepada remaja lainnya,” tambah Algafry.

Menurut Algafry peran dari Duta GenRe ini sangatlah penting.

“Tentunya peran mereka sebagai duta GenRe sangat penting dan kita ingin memberikan support atau dorongan terus-menerus kepada mereka,” kata Algafry.

Ia berkeinginan agar Duta GenRe Bangka Tengah ini dapat bekerja sama dalam membangun Bangka Tengah.

“Kita berkeinginan Duta GenRe yang terpilih, dapat bersama-sama dengan Kita semua mengwujudkan Bangka Tengah ini ke depan jadi lebih baik terutama di kalangan remajanya,” ucap Algafry.

“Di mana kita tahu derasnya informasi teknologi saat ini juga sangat mempengaruhi bagaimana perilaku sikap moral dari anak remaja ini, tapi mereka (Duta GenRe) sudah kita bekali untuk memberikan sosialisasi kepada remaja lainnya bagaimana caranya bersikap, berpola dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara ini,” tutup Algafry.

Adapun Daftar Pemenang Pemilihan Duta GenRe Bangka Tengah Tahun 2021 adalah sebagai berikut :

Kategori Putra

  • Winner : Fardhu Syahuri
  • Runner Up 1 : Daffa Ariesta
  • Runner Up 2 : Muzaki Al-Fikri
  • Runner Up 3 : Danu Anggara
  • Runner Up 4 : Fajar Prasetio

Kategori Putri

  • Winner : Nuradila
  • Runner Up 1 : Raffa Nafisah
  • Runner Up 2 : Rany Dwi Fadila
  • Runner Up 3 : Indriana Firdaus
  • Runner Up 4 : Hanna Agnisha

Kategori Lainnya

  • Intelegensi : Yeni Oktapia
  • Favorit : Idil Pramuja
  • Inovator Program : Khumairoh
  • Persahabatan : Restawati
  • Berbakat : Putri Anggun

Pengalaman Fardhu dan Nuradila Rebut Posisi 1 Duta GenRe Bangka Tengah Tahun 2021

Ajang Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) di Gedung BBI Kabupaten Bangka Tengah, Senin (31/5) menjadi hari spesial bagi Fardhu Syahuri dan Nuradila. Kedua generasi muda itu dinobatkan sebagai Duta GenRe Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2021 setelah keduanya keluar sebagai juara I kategori putra dan putri pada ajang bergengsi tersebut.

Fardhu Syahuri sebagai pemenang 1 Duta GenRe Bangka Tengah tahun 2021 kategori Putra, mengungkapkan bahwa dirinya merasa bahagia dan terhormat dapat dipilih menjadi pemenang dalam ajang Duta GenRe Bangka Tengah tahun 2021.

“Alhamdulilah, hari ini saya mendapatkan amanah untuk mewakili semua remaja-remaja yang ada di Bangka Tengah dan dinobatkan menjadi Duta GenRe Bangka Tengah tahun 2021,” ujar Fardhu kepada awak media.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat dan para remaja, khususnya yang ada di Bangka Tengah,” tambahnya.

Ia mengatakan bahwa dengan dipilihnya duta GenRe ini semoga dapat memberikan pengaruh positif bagi para remaja yang ada di Bangka Tengah.

“Dengan terpilihnya saya, semoga dapat memberikan feedback ataupun dapat memberikan pengaruh positif, yang mana seperti yang kita ketahui ada banyak permasalahan yang dialami para remaja di Bangka Tengah, seperti seks bebas, pernikahan usia dini, dan pengedaran narkoba, di mana hal tersebut harus turut kita perhatikan,” ujarnya.

“Kita juga sebagai duta GenRe sudah dibekali sebelumnya, dan ini menjadi PR tersendiri bagi saya dan semoga saya dapat memberikan warna agar dapat lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” timpal Fardhu.

“Dalam waktu dekat ini semoga saya juga bisa mewakili Bangka Tengah dikancah Provinsi menjadi juara 1,” tambah Fardhu lagi.

Lebih lanjut, dirinya mengaku mengikuti ajang pemilihan duta GenRe ini awalnya berangkat dari kesadaran diri.

“Awalnya berangkat dari kesadaran diri saya tentang keadaan para remaja yang ada di Indonesia, khususnya di Bangka Tengah ini. Di mana saya bingung kenapa tidak ada wadah yang memfasilitasi penanganan masalah remaja ini, dan barulah ketika saya duduk di bangku SMK di kelas 3 saya menemukan PIK-R dan akhirnya saya tertarik sampai berkecimpung di dunia GenRe,” tutur Fardhu.

Di tempat yang sama Nuradila sebagai Pemenang 1 Duta GenRe Bangka Tengah tahun 2021 kategori Putri menuturkan bahwa dirinya sangat bersyukur bisa terpilih dan menjadi pemenang.

“Alhamdulilah saya terpilih mewakili Bangka Tengah ditingkat Provinsi dan itu membuat saya senang sekaligus bangga, di mana sampai di titik ini saya berjuang bersama sepuluh finalis yang sangat hebat-hebat semua dan membuat saya tidak menyangka ada di posisi saat ini,” ujarnya sambil sedikit menitihkan air mata.

Ia bertekad untuk bersama-sama duta GenRe lainnya mengatasi tiga permasalahan remaja, yaitu seks bebas, pernikahan dini dan Napza.

“Tekad saya sebagai remaja sesuai dengan salam GenRe ingin menekankan pada tiga hal, yakni seks bebas, pernikahan dini dan Napza, jadi semoga di Bangka Tengah bahkan Bangka Belitung tidak ada tiga hal tersebut,” ujar Nur.

Nur pun sempat bercerita bahwa awalnya dirinya pernah ikut, namun gagal dan kembali mencoba sampai akhirnya menjadi juara.

“Jadi sebelumnya saya sudah pernah ikut di tahun lalu (2020), tapi karna saya punya banyak kesibukan jadi saya gagal, dan saya coba tahun ini lagi dan Alhamdulilah sukses,” cerita Nur.

Beliau pun berharap ke depannya Pemerintah dapat terus mendukung program yang dirinya dan teman lainnya ingin lakukan.

“Harapan ke depannya semoga Pemerintah terus mendukung saya untuk segala program yang akan saya jalankan, agar ke depannya tiga permasalahan tadi dapat kita realisasikan,” tutup Nur. (ADV/RN)

Misi 100 Hari Kerja, Algafry Bersama Herry Erfian Bangun Tambak Udang Rakyat di Kurau

WARTABANGKA.COM, KOBA – Bupati Bangka Tengah (Bateng), Algafry Rahman bersama Wakil Bupati Herry Erfian meletakan batu pertama pembangunan tambak udang skala rakyat di Desa Kurau Barat, Kecamatan Koba, Jumat (28/5).

Pembangunan tambak udang rakyat ini merupakan bagian dari misi tetuang dalam program 100 hari kerja yang dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati Bateng.

“Program tambak rakyat ini salah satu misi kami, mengajak rakyat memperlajari dan menekuni sektor perikanan khususnya tambang udang vannamei skala rakyat,” kata Algafry.

Ia mengatakan bahwa pembangunan perdana tambak udang skala rakyat sekarang adalah kolam percontohan bagi masyarakat yang ingin belajar membudidayakan udang vannamei.

“Jadi tambak yang dibangun ini tempat belajar semua lapisan masyarakat, siapa pun boleh ikut dan akan dibimbing langsung oleh Dinas Perikanan Bateng bersama tenaga budidaya udang vannamei. Setelah mendapatkan ilmu pengetahuan, silakan masyarakat Bateng mengimplementasikannya di lahan masing-masing,” ungkapnya.

Ia menyebut bahwa pembangunan tambak udang skala rakyat ini, merupakan upaya pihaknya dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat.

“Kita harapkan adanya peran serta masyarakat dalam kegiatan budidaya udang Vaname di Bateng. Siapapun yang berminat untuk melakukan budidaya, kita fasilitasi dan dibantu,” tutur Algafry.

Ke depan, jika ada investor yang ingin membudidayakan udang vannamei, maka pihaknya kali ini menekankan agar pengusaha tersebut melibatkan banyak peran serta masyarakat sekitar.

“Maka dari itu, jika ada izin kembali pembangunan tambak ini. Kami minta ada mutualisme yang di dapat masyarakat, tidak semerta merta hanya tenaga kerja tetapi masyatakat juga diajak bergabung yang sifatnya plasma,”ujarnya. (ADV/RN)

Tekan Angka Kemiskinan, Bupati Bangka Tengah Launching SILAKSO

WARTABANGKA.COM, KOBA – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) melaunching Sistem Layanan Kesejahteraan Sosial (SILAKSO) di Sekretariat Bersama, Jalan Soekarno Hatta II Kelurahan Koba, Kecamatan Koba, Senin (24/5).

Dalam sambutannya, Bupati Bateng, Algafry Rahman mengatakan bahwa program SILAKSO merupakan pelayanan sosial satu pintu yang bertujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi penanggulangan kemiskinan.

“Kegiatan ini juga dalam rangka memberikan perlindungan sosial dan upaya penanggulangan kemiskinan kepada masyarakat,” ujar Algafry.

Menurut dia, SILAKSO ini diinisiasi melalui pertimbangan bahwa kemiskinan merupakan permasalahan yang mendesak sehingga memerlukan langkah-langkah penanganan dan pendekatan yang sistematik, terpadu dan menyeluruh.

“Hal ini dalam rangka mengurangi beban serta memenuhi hak-hak dasar warga negara secara layak, bermartabat dan juga memenuhi hak atas kebutuhan masyarakat demi tercapainya kesejahteraan sosial,” jelas Algafry.

Ia juga mengatakan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Bateng tahun 2020 adalah sebesar 4,85 persen. “Tren angka kemiskinan di Bateng adalah 4,85 persen ini cendrung menurun dari tahun sebelumnya sebesar 5.02 persen,” ungkap Algafry.

“Meskipun menurun, kita tetap harus bersinergi berjuang untuk menurunkan angka kemiskinan demi menuju kesejahteraan sosial Masyarakat Bateng yang bermartabat di bumi Selawang Segantang,” timpal Algafry.

Algafry berharap program SILAKSO ini dapat memberikan solusi dan membantu masyarakat, khususnya masyarakat miskin dan rentan miskin.

“SILAKSO juga harus mampu mengakses berbagai layanan perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan yang dikelola pemerintah sesuai dengan kebutuhan, Seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, Pendidikan, Kesehatan, Bantuan Sosial Daerah, Swasta, Program Pemberdayaan Ekonomi dan lainnya,” ulas Algafry panjang lebar.

Ia juga mengajak semua pihak yang terkait dapat bekerjasama di dalam layanan kesejahteraan sosial satu pintu ini.

“Semoga kita semua amanah dalam melaksanakan tugas, mengedepankan niat dalam membantu sesama, sehingga dapat memberikan kepuasan dan layanan optimal kepada masyarakat, akhirnya tujuan mensejahterakan masyarakat tercapai,” pungkas Algafry. (ADV/RN)

Kabupaten Bangka Barat Rayakan Hari Jadi ke-18

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Barat menggelar Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-18 Kabupaten Bangka Barat di Gedung Mahligai Betason II, Senin (24/5). Tema yang diambil dalam perayaan ulang tahun ke-18 ini adalah “Dengan Semangat Hari Jadi Kabupaten Bangka Barat ke-18, Kita Wujudkan Masyarakat Bangka Barat Yang Maju, Sejahtera Dan Bermartabat”.

Rapat paripurna dihadiri oleh Bupati Bangka Barat, H. Sukirman, Wakil Bupati Bong Ming Ming, Ketua DPRD, Marudur Saragih, Wakil ketua I, H. Oktorazsari, Wakil ketua II, Miyuni Rohantap, Staff Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan, Toni Batubara, Wakapolda Babel Brigjen. Pol. Drs. Umardani, M.Si, Kapolres, AKBP Fedriansah, kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka Barat, anggota dewan serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Ketua DPRD Bangka Barat, Marudur Saragih saat memimpin rapat paripurna mengungkapkan di usia yang ke 18 tahun, Babar masih tergolong muda. Untuk itu, masih banyak yang harus dilakukan untuk membangun kabupaten pemekaran ini demi hari esok yang lebih baik.

“Marilah kita saling bergandengan tangan dalam harmoni yang saling menguatkan satu sama lain. Dengan kebersamaan kita akan mampu menyelesaikan berbagai hambatan. Karena kebersamaan adalah kekuatan kita. Dengan kebersamaan kita akan mampu menyelesaikan hambatan tantangan dan persoalan yang akan kita hadapi,”katanya.

Agar terwujudnya visi pembangunan Kabupaten Bangka Barat ke depan tentunya tidak bisa berjalan sendiri. Hal itu membutuhkan dukungan dan kebersamaan seluruh masyarakat maupun seluruh stakeholder yang ada.

“Apalagi saat ini kita sedang berhadapan dengan pandemi Covid 19 yang berdampak sangat serius. Diharapkan seluruh komponen agar bekerja lebih keras agar dapat mengejar rencana pembangunan yang sempat tertunda sebelumnya,” jelas Marudur.

Di kesempatan yang sama, Bupati Bangka Barat, H. Sukirman mengatakan peringatan Hari Jadi Kabupaten Bangka Barat yang ke 18 tahun 2021 merupakan tahun pertama dirinya dengan Bong Ming Ming dalam melaksanakan amanah menjadi bupati dan wakil bupati periode 2021-2026.

“Sudah sepatutnya kita semua merasa bersyukur, karena kita masih diberi kesempatan untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bangka Barat yang ke-18 ini walaupun masih dalam situasi pandemi Covid-19 yang saat ini masih terjadi di seluruh wilayah Indonesia termasuk di Kabupaten Bangka Barat,” kata Sukirman.

Menurutnya, peringatan hari ulang tahun sesungguhnya merupakan sebuah sarana instropeksi untuk menapaki masa kini dan masa depan. Sehingga nantinya diharapkan dapat menjadi wahana untuk merancang langkah di masa depan yang didasarkan realita namun dengan tidak melupakan nilai dan peristiwa bersejarah di masa lalu.

Selain itu, berbagai pencapaian dan keberhasilan yang telah diraih Kabupaten Bangka Barat dalam kurun waktu 18 tahun terakhir ini, merupakan hasil sinergi antara pemerintah dengan masyarakat serta unsur terkait lainnya.

“Tanpa adanya sinergi yang tepat tentunya harapan percepatan pembangunan tidak akan pernah terwujud seperti yang diharapkan,” ujar Sukirman.

Sementara itu, Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan yang diwakili Staff Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan, Toni Batubara menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-18 kepada Kabupaten Bangka Barat.

” Teriring dengan doa dan harapan semoga Kabupaten Bangka Barat dibawah pimpinan H. Sukirman dan Bong Ming Ming beserta segenap jajarannya didukung DPRD dan seluruh lapisan masyarakat, saya mengajak kita semua bermuhasabah merekonstruksi mana hal – hal baik yang perlu kita pertahankan serta hal – hal yang harus kita perbaiki,” sebut Toni.

Maka dari itu, dirinya mengajak seluruh komponen untuk selalu bergandengan tangan dalam harmoni yang bersinergi, seirama dan saling menguatkan satu sama lain.

“Kebersamaan adalah kekuatan kita. Dengan demikian diharapkan kita akan mampu menyelesaikan berbagai hambatan, tantangan dan persoalan dalam berbagai sektor pembangunan,” tutupnya. ( IBB/ADV )

Tahun 2021, Pemkab Bangka Tengah Kucurkan Dana Hibah Rp9 Miliar

WARTABANGKA.COM, KOBA – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menggelar sosialisasi pedoman pengelolaan penerima hibah berupa uang tahun anggaran 2021. Kegiatan digelar di Ruang Rapat VIP Kantor Bupati Bateng, pada Jumat (21/5).

Bupati Bateng, Algafry Rahman mengatakan bahwa yang dimaksud dengan belanja bantuan hibah adalah pemberian uang/barang atau jasa dari pemerintah daerah kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah lainnya, BUMN/BUMD, Badan, Lembaga, Ormas yang secara spesifik telah ditetapkan peruntukannya.

“Sedangkan sifatnya tidak wajib dan tidak mengikat, serta tidak secara terus menerus yang bertujuan untuk menunjang penyelenggaraan urusan pemerintah daerah,” ujar Algafry.

Di dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah pasal 298 ayat 5, disebutkan bahwa belanja hibah dapat diberikan kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah lainnya, BUMN satu BUMD dan atau badan, lembaga dan organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum Indonesia.

Ia juga mengungkapkan bahwa sesungguhnya tujuan pemberian bantuan hibah adalah untuk menunjuk pencapaian sasaran program dan kegiatan pemerintah daerah dengan memperhatikan asas keadilan, kepatuhan, rasionalitas dan manfaat untuk masyarakat.

“Di sisi lain, bantuan hibah daerah adalah merupakan wujud tanggung jawab pemerintah kabupaten dalam melaksanakan amanat UUD Negara Kesatuan RI tahun 1945, yang menyebutkan bahwa negara wajib untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum dalam rangka mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutur Algafry.

Algafry menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah Bateng pada tahun anggaran 2021 berencana untuk menyalurkan belanja hibah lebih dari 9 Miliar rupiah kepada 82 penerima hibah.

“Pemerintah Daerah Bateng pada tahun anggaran 2021 berencana untuk menyalurkan belanja hibah ini sejumlah Rp 9.304.294.900,- dengan jumlah penerima hibah sebanyak 82 penerima hibah,” ungkap Algafry.

Ia menghimbau para penerima hibah untuk sama-sama bekerja sama untuk taat dan patuh kepada aturan yang sudah ada dalam hal pengelolaan hibah.

“Mari bekerja sama dan taati aturannya, karena dana hibah ini adalah untuk kemaslahatan kita semua (Masyarakat Bangka Tengah – red), diharapkan pula bagi penerima hibah segera lengkapi persyaratan yang ada, mulai dari pengajuan proposal, pencarian sampai pelaporan,” pungkas Algafry. (ADV/RN)

Sebaran Kasus Covid-19, Kecamatan Pangkalanbaru Jadi yang Tertinggi di Bangka Tengah

WARTABANGKA.COM, KOBA – Kecamatan Pangkalanbaru menjadi wilayah dengan sebaran kasus tertinggi Covid-19 dari enam kecamatan di Kabupaten Bangka Tengah.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangka Tengah, Zaitun mengatakan hingga Sabtu (8/5), total kasus penyebaran kasus positif Covid-19 sebanyak 1922 orang, yang dinyatakan sembuh sebanyak 1723 orang. Kemudian 177 orang masih aktif sedang melaksanakan Karantina, dan 22 orang dinyatakan meninggal dunia.

“Data ini terus kita update setiap hari, hingga mengetahui angka pastinya berapa. Kemudian angka ini juga menjadi dasar Satgas Covid-19 Bateng dalam menanggulanginya,” kata Zaitun, Senin (10/5).

Dari data yang ada, kata Zaitun berdasarkan Grafik harian cendrung bertambah. Bulan Mei 2021 ini saja terdapat 28 kasus baru di tanggal 1 mei 2021, tanggal 2 Mei esoknya ada 5 kasus, lalu bertambah lagi tanggal 3 Mei sebanyak 13 kasus, ditanggal 4 mei juga bertambah 11 kasus, dan terus bertambah di tanggal 5 Mei sebanyak 14 kasus. Begitupun tanggal 6 mei kembali bertambah 8 kasus, dan tanggal 7 mei juga terdapat 15 kasus serta 8 Mei terdapat 25 kasus.

“Dari grafik harian ini saja, kita melihat penerapan protokol kesehatan di lingkungan masyarakat masih rendah sehingga penyebaran Covid-19 di Bateng cenderung bertambah setiap hari,” ujar Zaitun.

Sebaran sebanyak 1922 kasus di Bangka Tengah hingga awal pekan bulan mei 2021, jumlah kasus tertinggi perwilayah se-Bateng terdapat di Kecamatan Pangkalanbaru sebanyak 674 kasus atau 35 persen, lalu Koba sebanyak 410 atau 21 persen, disusul Simpangkatis sebanyak 243 kasus atau 13 persen, Sungaiselan sebanyak 239 kasus atau 12 persen, Namang terdapat 221 kasus atau 12 persen dan sisanya Kecamatan Lubukbesar sebanyak 135 kasus atau hanya 7 persen.

“Menyikapi bertambah kasus Covid-19 setiap hari, kami Satgas Covid-19 terus melakukan sosialisasi Protokol kesehatan penanggulangan Covid-19, yakni meminta warga menggunakan masker saat keluar rumah, menjaga jarak, rutin mencuci tangan, menghindari kontak fisik dengan orang dan menjauhi kerumunan di tempat umum,” ujar Ziatun sembari menyebut pihaknya pun meminta warga disiplin melaksanakan imbauan ini.

“Untuk menekan angka terus bertambahnya kasus Covid-19 ini, kita berharap warga dapat bekerjasama untuk terus menerapkan Protokol kesehatan,” harapnya.

Selain mengimbau warga, pihaknyapun juga terus melakukan tracking terhadap perjalanan orang yang dinyatakan positif Covid-19. Pihaknya akan melakukan swab kepada setiap orang yang berhubungan atau kontak fisik dengan warga dinyatakan positif Covid-19.

Jikapun ada warga yang dinyatakan positif, pihaknya akan meminta mereka melakukan Isolasi atau karantina di tempat-tempat yang telah dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.

“Perlu diketahui, karantina sangat penting dalam melihat perkembangan kesehatan warga positif Covid-19. Saat karantina, kamipun akan memberikan asupan vitamin dan makanan bergizi hingga dinyatakan sembuh oleh tim medis,” ujar Zaitun.

Dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di Bangka Tengah, warga diminta Zaitun agar proaktif, dan tidak menutup diri jika badannya merasa kurang enak atau sakit dengan gejala panas tinggi, flu, batuk hingga sesak nafas.


“Segera periksa ke dokter, pastikan diri kita sehat dan tidak terinfeksi Covid-19,” imbau Zaitun. (ADV/Satgas Covid-19 Bateng/RN)