Bisnis

Komisi II Sambangi Kelompok Tani di Belinyu

WARTABANGKA, BELINYU – Tak Hanya dibidang pertanian, peternakan pun memiliki andil yang cukup besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satunya peternakan sapi dalam mempercepat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menjadi swasembada daging sapi.

Ketua Komisi II DPRD Babel Adet Mastur didampingi Heryawandi, Jumat (18/6) turun kelapangan untuk meninjau dan memastikan secara langsung persiapan Kelompok Tani Gunung Asam Kelurahan Air Asam, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, yang akan menerima bantuan sapi dan bibit pakan ternak.

Kehadiran Adet dan Heryawandi, langsung disambut Lurah Air Asam Agus Rafina dan Ketua kelompok Tani Gunung Asam Agus Laminto beserta anggota kelompok.

Dalam pertemuan tersebut, Adet Mastur mengatakan, untuk memastikan kesiapan dan kejelasan para kelompok tani yang akan menerima bantuan sapi dan bibit rumput pakan ternak, sehingga kelompok tani yang menerima bantuan tidak ada yang fiktif.

“Tahun ini ada bantuan dari pemerintah provinsi kepada kelompok tani yaitu 10 ekor sapi betina dan 1.250 polibek bibit rumput gajah sebagai pakan sapi,” jelas Adet.

Ia berharap, dengan adanya bantuan tersebut agar dapat dikelola dengan sebaiknya, sehingga dapat menumbuh kembangkan ternak sapi.

Sehingga, kebutuhan daging sapi disaat Idul fitri dan Idul Adha di Babel dapat terpenuhi.

“Kita kan ingin sapi di Babel ini tumbuh berkembang, dari 10 menjadi 20, 20 menjadi 40. Nanti cita-cita Bangka Belitung ini menjadi provinsi swasembada daging itu betul-betul terkabulkan, lewat bantuan dan para petani-petani ini,” harapnya.

Diketahui, Kelompok Tani Hutan Gunung Asam Belinyu memanfaatkan lahan eks tambang dan terus berusaha mengelola lahan tersebut dengan menabur bibit ikan Nila, Tomang dan Gurami.

Tak hanya itu, tampak disekeliling lahan eks tambang tersebut ditanami pohon kelapa sawit.
Selain itu, telah tersedianya kandang sapi, rumah bibit dan tempat menaruh pupuk beserta peralatan pertanian.

“Bagi yang berhasil maka akan kami kasih Reward, tapi bagi yang tidak berhasil dengan berbagai macam alasan maka akan kami kasih Punishment, Punismentnya tidak dapat lagi bantuan,” tegas Adet.

Sementara itu Ketua Kelompok Tani Gunung Asam, Agus Laminto menjelaskan, Kelompok Tani Gunung Asam beranggotakan 10 anggota. Pihaknya juga menghaturkan terima kasih atas perhatian dan kunjungan Komisi II DPRD.

“Kawasan hutan yang kami kelola ini kan lahan eks tambang, bukan tanah bagus jadi butuh kompos. Jadi, nanti dari hasil kotoran ternak itu bisa kami buat kompos,” tukasnya. (*/rls)

Hellyana Minta BGR Mampu Perkuat BUMD Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hellyana, meminta agar PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics mampu memperkuat keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Babel.

“BUMD ini masih lemah. Kita berharap kedepan BGR bisa memperkuat BUMD lagi dan regulasinya juga kita bisa bantu,” ungkap Hellyana kepada wartawan melalui telepon seluler, Senin (31/5).

Keberadaan BGR selama ini lanjutnya, cukup banyak berperan. Kendati demikian, gudang BGR sangat sedikit.

“Dari kuantiti sangat banyak berkurang. Artinya, mudah-mudahan BGR selaku BUMN ada kerja sama yang baik dan memperkuat BUMD. Kita harus mendukung BUMN dan BUMD mendukung BUMD Babel. Kerja sama ini saya fikir harus dibicarakan dengan baik dan dengan implementasi yang baik,” imbuh Sekretaris DPW PPP Babel itu.

Ia juga mengapresiasi bantuan BGR dalam membantu menyediakan peti kemas yang dilengkapi pendingin guna mempermudah eksportir udang vename untuk ekspor langsung dari Babel.

“Ada juga pengadaan mesin lada untuk masyarakat Babel serta membenahi program Berkah Mart dalam pemasukan pangan. BGR sudah membantu perkembangan perekonomian di Babel, karena ini kontribusi nyata untuk pemulihan ekonomi kita,” tukasnya. (*/ryu)

Persiapan Penerapan LPG Card, Pertamina Gandeng Pemkab Bangka Selatan Gelar Sosialisasi kepada Pangkalan

WARTABANGKA.COM, TOBOALI – Bertempat di Ruang Serbaguna Pemkab Bangka Selatan, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) Sumbagsel menggandeng Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mensosialisasikan penggunaan LPG Card kepada 174 Pangkalan yang ada di Bangka Selatan pada Selasa (25/5). Penerapan LPG Card ini dimaksudkan untuk mengendalikan distribusi tabung LPG 3 Kg Bersubsidi agar tepat sasaran.

Hadir dalam kegiatan dimaksud Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, SE. Sementara dari pihak Pertamina diwakili oleh Sales Branch Manager (SBM) Rayon V Bangka, Satriyo Wibowo Wicaksono. Turut hadir Pimpinan Cabang BRI Toboali Hydrawan Yuli Putra.

LPG Card merupakan sistem kartu kendali untuk pembelian tabung LPG 3 Kg Bersubsidi dengan menggunakan sistem cashless. Rencananya penerapan LPG Card ini akan dimulai pada pertengahan Bulan Juni 2021 secara serentak di seluruh Kab / Kota di Provinsi Bangka Belitung.

Cara kerja LPG Card ini yaitu Pengguna LPG 3 Kg yg berhak mendapatkan kartu sesuai peraturan adalah rumah tangga miskin, usaha mikro, serta nelayan sasaran. Konsumen ini nantinya cukup datang ke pangkalan resmi Pertamina dengan membawa LPG Card tsb dan melakukan “tapping” kartu ke Ponsel yg dimiliki oleh Pangkalan. Konsumen tersebut sudah mendapatkan kuota masing-masing sesuai kriteria yg ditentukan oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung

Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II, Umar Ibnu Hasan mengungkapkan, dengan penerapan LPG Card ini masyarakat dapat membeli LPG 3 Kg Bersubsidi dengan harga sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan dapat mencegah adanya oknum yang menjual LPG 3 Kg Bersubsidi secara eceran.

“Dengan sistem cashless ini ke depan diharapkan Pangkalan tidak ada pencatatan logbook secara manual, untuk data realisasi dapat di download berdasarkan transaksi,” tambah Umar.

Kelebihan lain dari sistem ini adalah pendistribusian LPG nantinya akan tepat sasaran mengingat data pengguna LPG 3 Kg Bersubsidi akan disesuaikan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial serta Usaha Mikro yang sudah terdata memiliki Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK).

Berbagai upaya telah dilakukan Pertamina agar pendistribusian tabung LPG 3 Kg Bersubsidi tepat sasaran yaitu untuk masyarakat miskin dan usaha mikro serta tepat harga yaitu sesuai dengan HET. Salah satu upayanya yaitu dengan penerapan LPG Card.

“Subsidi dengan sistem terbuka seringkali tidak tepat sasaran, rawan penyelewengan, sehingga LPG 3 Kg Bersubsidi sering tidak dinikmati oleh yang berhak menerimanya,” tutup Umar. (rls)

Masyarakat Lingkungan Kuday Utara Sinar Jaya Jelutung Dapat Paket Sembako dari Mitra PT Timah

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Masyarakat lingkungan Kuday Utara, Kelurahan Sinarjaya Jelutung (Sinjel) Sungailiat, Kabupaten Bangka menerima paket sembako berupa beras, minyak, gula pasir dan lainnya.

Kaling Kuday Utara Sinarjaya Jelutung (Sinjel), Fornen mengatakan, paket sembako yang dibagikan merupakan bantuan dari mitra PT Timah.

“Ada 230 paket sembako yang kita bagikan. Isinya lengkap dari beras, minyak, makanan ringan termasuk juga sirup,” kata dia, Minggu (2/5).

Fornen berharap pemberian sembako dari mitra PT Timah tbk ini dapat membantu perekonomian dan bermanfaat untuk mengurangi beban kehidupan sehari-hari, terutama di situasi pandemi covid-19 ini.

“Terima kasih pemberian bantuan sembako oleh mitra PT Timah ini, semoga bantuan seperti ini dapat berkelanjutan kembali dikemudian nantinya,” harapnya.

Menurut Fornen, warga yang dapat menerima adalah warga yang terdata di lingkungan tersebut. Cukup dengan menyerahkan KTP atau kartu keluarga sebagai bukti.

Amin, warga sekitar mengaku sangat terbantu dengan adanya pemberian paket semabko gratis ini. Apalagi kata dia, disaat pandemi covid-19 seperti saat ini.

“Kami ucapkan Terima kasih, bantuan ini bermanfaat bagi kami masyarakar,” ucapnya. (zen)

DKUKM Babel Gandeng UBB Gelar Kegiatan Ramadan Berbagi

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Kepala Dinas Koperasi dan UKM Bangka Belitung (DKUKM Babel), Elfiyena menggagas kegiatan Ramadan berbagi dengan menjual pakaian layak pakai harga murah, kemudian dibelanjakan produk UMKM yang akan diserahkan kepada yang berhak menerima.

Ia menyebutkan, kegiatan ini bekerja sama dengan komunitas Universitas Bangka Belitung (UBB). Penjualan pakaian layak pakai ini dilaksanakan tiga hari.

“Hari ini di Petaling, Sabtu dan Minggu di pasar pagi Pangkalpinang. Baju yang kita jual paling tinggi harganya Rp50.000, ada yang Rp5.000, ” ujar Elfiyena, Jumat (23/4).

Hasil penjualan baju layak pakai ini, akan dibelanjakan produk UMKM Babel, hal ini tentunya membantu pelaku UMKM dalam memasarkan produknya, dan meningkatkan ekonomi.

“Kemudian produk UMKM yang kita beli itu, kami bagikan kepada yang membutuhkan, yang tidak mampu membeli cemilan untuk lebaran, misalnya pemulung, dan lainnya,” jelasnya.

Elfi menyebutkan, jika kegiatan ini sukses dan animo nya tinggi, tak menutup kemungkinan akan digelar kembali agar semakin banyak yang bisa mendapatkan keberkahan ramadan.

“Yang mau berdonasi baju layak pakai, bisa ikut disini, sekalian berdonasi membantu masyarakat berharap keberkahan di bulan ramadan ini, ” tandanya.

Donasi baju layak pakai ini bebas untuk segala usia, tentunya pakaian yang memang masih layak untuk dipakai. (two/*)

Melati Erzaldi Ajak Pelaku UMKM Melek Digital

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ketua Dekranasda Bangka Belitung, Melati Erzaldi mengajak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diajak untuk melek digital, dengan bertransaksi melalui cashless (nontunai) scan barcode.

Scan barcode menggunakan Quick Response Code (QR) yang digunakan adalah standar Bank Indonesia, yang bisa dibayar dengan bank apa saja, serta Link Aja.

Melati mengatakan, mau tidak mau pelaku UMKM harus dipaksa melek digital, salah satunya dengan mulai menerapkan pembayaran nontunai.

“Ini apresiasi luar biasa untuk Angkasa pura dan sinergi BUMN yang ada di Babel, memfasilitasi UMKM untuk memasarkan produknya, pembayarannya juga menggunakan cashless, tinggal scan barcode, bisa bayar pake Link Aja,” ujar Melati, disela meninjau bazar UMKM di Bandara Depati Amir, Bangka, Jumat (23/4).

Pembayaran dengan nontunai ini, selain lebih praktis dan mudah, juga bisa mengurangi transaksi tunai sentuhan dengan uang dan sebagainya.

“Belanja pake cashless ini seru, saya tadi malah pengen belanja terus, mikir masih cukup nggak ya saldonya,” sebut menceritakan keseruan belanja di bazar ini.

Executive General Manager PT. Angkasa Pura II Bandara Depati Amir, Muhammad Syahril menyebutkan, transaksi nontunai ini juga merupakan upaya mencegah penyebaran virus corona, menghindari kontak dengan penjual atau pembeli.

“Pembayaran pake QR, target kita cukup tinggi yang pake barcode, ini juga memudahkan bertransaksi,” tukasnya.

Bazar produk UMKM ini digelar mulai 23 April hingga 2 Mei 2021, di selasar terminal kedatangan Bandara Depati Amir. Ratusan produk dipajang di bazar ini, baik makanan ringan, kemplang, kricu, getas, aneka kue lebaran, kue basah, kerajinan, madu, kain cual, sembako dan lainnya. (two/*)

Pertamina Amankan Stok dan Penyaluran BBM serta LPG Selama Ramadan Hingga Idul Fitri 1442 H

WARTABANGKA– Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) II memastikan kondisi stok, penyaluran BBM dan LPG di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) selama Bulan Suci Ramadan hingga Idul Fitri 1442 H dalam kondisi aman.

Pertamina memastikan stok BBM dan LPG saat ini dalam kondisi penuh dan dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari masyarakat Sumbagsel yang wilayahnya meliputi Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Kepulauan Bangka Belitung.

Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II, Umar Ibnu Hasan dalam keterangan resminya mengungkapkan, Pertamina akan terus melakukan pengamanan dan pemantauan suplai, distribusi serta penjualan BBM dan LPG. Jika masih diperlukan, Pertamina akan menambah stok dan penyaluran BBM serta LPG sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Untuk produk subsidi dan penugasan, akan dilakukan penyaluran fakultatif dan disesuaikan dengan kuota yang telah ditetapkan Pemerintah,” tambah Umar.

Untuk menghadapi lonjakan permintaan LPG, Pertamina akan melakukan penguatan stok di Pangkalan, menyiapkan Agen dan Pangkalan Siaga yang beroperasi selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1442 H agar masyarakat mudah mendapatkan LPG, sebagai upaya menjaga pelayanan kepada masyarakat tetap aman.

Pertamina telah menyiapkan sejumlah proyeksi kebutuhan dan apabila diperlukan Pertamina juga menyiagakan pasokan LPG fakultatif, yakni pasokan tambahan yang sewaktu-waktu dilakukan sesuai kebutuhan.

“Pertamina juga memastikan kehandalan sarfas BBM dan LPG, ketercukupan SDM termasuk Awak Mobil Tanki (AMT) dan semua Mobil Tanki (MT) serta infrastruktur dalam kondisi siaga penuh,” tutup Umar.

Pada bulan Maret 2021, tercatat konsumsi BBM Non Subsidi jenis Gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) sekitar 5.128 Kiloliter atau naik sekitar 6,8% dari konsumsi normal harian Februari 2021. Untuk konsumsi BBM Non Subsidi jenis Gasoil (Dex, Dexlite) pada Maret 2021 sebesar 171 Kiloliter atau meningkat 14% dari konsumsi normal harian bulan Februari 2021.

Untuk LPG PSO 3 Kg, pada bulan Maret 2021 konsumsinya adalah 1.769 MT atau naik sekitar 0,4% dari konsumsi normal harian Februari 2021. Sementara, konsumsi LPG Non PSO di bulan Maret 2021 konsumsinya adalah sebesar 203 MT atau naik sebesar 0,9% dari konsumsi normal harian Februari 2021.

Pertamina senantiasa menghimbau masyarakat mampu untuk selalu menggunakan Bright Gas 5,5 Kg dan Bright Gas 12 Kg yang tersedia di pangkalan, beberapa outlet dan SPBU sehingga penggunaaan LPG Subsidi 3 Kg benar-benar tepat sasaran, yakni untuk masyarakat pra sejahtera dan usaha mikro.

Untuk mengurangi aktivitas keluar rumah, seiring dengan masih mewabahnya COVID-19, Pertamina tetap berupaya memenuhi kebutuhan energinya melalui jasa layanan pesan antar Pertamina Call Center 135.

Dengan kemudahan layanan pesan antar ini, dapat membantu masyarakat mendapatkan produk-produk berkualitas Pertamina, tanpa harus keluar rumah.(rls)


RUPS Tahun Buku 2020, PT Timah Optimis Menjawab Tantangan Ke Depan

WARTABANGKA, JAKARTA – PT TIMAH Tbk (IDX: TINS) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2020 di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa (6/4).

Dalam rapat dengan mematuhi protokol Covid-19 tersebut, telah dicapai beberapa kesepakatan yang telah disetujui oleh pemegang saham.

Selain persetujuan Laporan Tahunan Tahun Buku 2020, dan perubahan Nomenklatur Pengurus Perseroan, TINS disepakati absen untuk tebar dividen tahun buku 2020.

Kondisi Global

Tahun 2020 masih menjadi tahun yang cukup berat bagi hampir semua entitas bisnis di tanah air, tak terkecuali TINS. Dalam skala global, pandemi covid-19 telah memicu berkurangnya persediaan logam timah di London Metal Exchange (LME), meski di sisi lain hal tersebut telah mendorong kenaikan harga yang cukup signifikan.

Tercatat produksi timah dunia tahun 2020 sebesar 327.200 ton atau turun 7,70% dari tahun sebelumnya sebesar 354.500 ton. Adapun tingkat konsumsi timah dunia 2020 turun 4,62% menjadi sebesar 342.600 ton dari tahun 2019 yang menyentuh 359.200 ton. Defisit timah dunia pada masa pandemi terus melebar dari sebesar 4.700 ton pada 2019 menjadi sebesar 15.400 ton pada 2020.

Kinerja TINS

Sebagaimana disampaikan dalam Laporan Konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Desember, Anak usaha MIND ID yang berkantor pusat di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung ini berhasil mencatatkan penjualan sebesar 55.782 ton atau 16,28% dari total konsumsi timah dunia. Berdasarkan lokasi tujuan ekspor TINS, Asia menempati posisi teratas 68%, disusul Eropa 17%, Amerika 14%, sedangkan konsumsi domestik hanya berkontribusi 2%.

Khusus kinerja produksi, sampai dengan Desember 2020, TINS berhasil menghasilkan bijih timah sebesar 39.757 ton atau turun sebesar 51,79% (2019: 82.460 ton). Dari pencapaian tersebut 71,35% berasal dari penambangan darat, sedangkan sisanya 28,65% berasal dari penambangan laut. Produksi logam timah turun 40,18% menjadi sebesar 45.698 ton dari tahun sebelumnya sebesar 76.389 ton.

Rendahnya produksi tak menyurutkan TINS untuk memenuhi permintaan konsumen di tengah harga yang merangkak naik. Dengan memanfaatkan persediaan logam timahnya, TINS berhasil membukukan penjualan logam timah sebesar 55.782 ton atau turun 17,61% dari tahun sebelumnya sebesar 67.704 ton.

Sedangkan untuk kinerja keuangan, TINS berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 15,22 triliun, lebih rendah 21,33% dari tahun sebelumnya sebesar Rp19,34 triliun. Berbanding lurus dengan pendapatan, beban pokok pendapatan turun sebesar 22,54% menjadi Rp 14,10 triliun dari tahun sebelumnya Rp 18,20 triliun.

Rasio finansial menjadi salah satu indikator membaiknya performa sebuah emiten. Pada tahun 2020 rasio Gross Profit Margin (GPM) adalah 7,36% atau membaik dari tahun sebelumnya 5,91%. Hal serupa terlihat pula dari rasio Net Profit Margin (NPM) menjadi minus 2,24% dibandingkan tahun 2019 sebesar minus 3,16%.

Membaiknya finansial TINS terlihat dari beberapa perspektif berikut, diantaranya cashflow operasi sebesar Rp 5,40 triliun atau naik dibandingkan tahun 2019 sebesar minus Rp 2,08 triliun. EBITDA naik menjadi Rp 1,16 triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 909 miliar. Adapun untuk Modal Kerja Bersih meningkat signifikan menjadi sebesar Rp 692,09 miliar dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 348,87 miliar.

Pada periode tahun 2020 Perseroan berhasil menurunkan utang bank sebesar Rp 4,22 triliun (2019: Rp 8,79 triliun). Di samping itu, TINS berhasil melunasi obligasi dan sukuk yang telah jatuh tempo pada September 2020 sebesar Rp 600 miliar. Sehingga total utang berbunga turun sebesar Rp 4,82 triliun. Adapun rugi bersih TINS pada periode 2020 tercatat sebesar Rp 341 miliar atau lebih rendah dari tahun sebelumnya sebesar Rp 611 miliar.

Pada tahun 2020 TINS melakukan penyesuaian atas aktiva pajak dan penurunan kinerja anak perusahaan yang tercermin melalui rugi penurunan nilai aset tetap serta penurunan nilai piutang turut berkontribusi terhadap belum optimalnya kinerja keuangan Perseroan secara konsolidasian.

Perubahan Nomenklatur Pengurus Perseroan

Sebagaimana disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2020 ini, pemegang saham menyepakati perubahan nomenklatur pengurus perseroan yaitu Direktur Keuangan menjadi Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko

Terkait perubahan Manajemen TINS, Sekretaris Perusahaan PT TIMAH Tbk, Muhammad Zulkarnaen menyampaikan, “Perubahan nomenklatur adalah hal yang wajar dilakukan mengingat tantangan perusahaan kedepan dan untuk itu kita optimis perusahaan akan menjawab tantangan dengan lebih baik lagi” jelasnya

Kondisi Saat ini dan Prospek ke Depan

Memasuki tahun 2021 harga komoditas logam timah mulai kinclong disebabkan menipisnya persediaan logam timah di London Metal Exchange (LME). Kemarin, Senin, 5 April 2020, harga logam timah versi LME bertengger di angka USD per metrik ton.

Hingga kini TINS terus bertransformasi menjadi perusahaan yang inovatif dan ramah lingkungan dalam eksploitasi timah di wilayah operasionalnya. Penambangan dilakukan melalui prosedur Good Mining Practice (GMP) yang berprinsip effective and cost-friendly mining method dalam penambangan timahnya.

Eksplorasi terus dilakukan untuk mendukung keberlangsungan bisnis TINS ke depannya. Bangka Belitung dan Kepulauan Riau masih akan menjadi lokasi utama penambangan timah, karena potensinya yang diprediksi masih cukup besar.

Namun demikian, tipe exploitable tin deposit akan berubah dari alluvial reserve menjadi primary reserve dengan tetap mengedepankan effective and cost-friendly mining method. (rls)

Puluhan Warga Desa Air Gantang Antusias Dapat Pelayanan Kesehatan Mobil Sehat PT Timah

WARTABANGKA, PARITTIGA– Mobil Sehat PT Timah Tbk mendatangi masyarakat Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan, Kamis (1/4).

Puluhan lansia antusias untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Timah Tbk. Mobil sehat PT Timah ini merupakan upaya PT Timah untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khsususnya di lingkar tambang. Melalui pelayanan kesehatan gratis ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, pelayanan Mobil Sehat PT Timah Tbk dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kehadiran mobil sehat PT Timah ini diapresiasi oleh pemerintah desa, Kepala Desa Air Gantang Alikan mengatakan, pemeriksaan kesehatan gratis ini sangat membantu masyarakatnya.

“Kami berterimakasih kepada PT Timah yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada warga kami. Warga kami juga antusias sekali mengikuti ini. Warga kami malah pernah bertanya kapan mobil sehat datang ke sini, karena mereka sudah mendengar PT Timah punya mobil sehat,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran mobil sehat PT Timah sangat membantu warganya, apalagindi tengah himpitan ekonomi masyarakat saat ini.

“Saya selaku Kepala Desa sangat merasa bangga, apalagi di saat pandemi seperti ini dimana biaya yang tinggi dengan pendapatan yang rendah sangat menyulitkan warga kami, terimasih PT Timah,” ucapnya.

Marsinah (48) warga Desa Air Gantang yang mendapatkan pelayanan kesehatan ininmengatakan dirinya sangat senang dengan adanya mobil sehat ini. Dirinya, yang sudah tiga tahun mengidap penyakit.

“Alhamdulillah, dengan program ini saya sangat senang dan terbantu untuk memeriksakan kesehatan saya yang sedang mengidap penyakit gula darah, diabetes, asam urat dan darah tinggi. Karena ini sangat membantu saya,” ucap Marsinah.

Senada, Samsuryana (72) mengatakan, mobil sehat ini sangat membantu dirinya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Sebelumya, jika ingin berobat mereka hanya bisa ke Puskesmas di Air Gantang dan ke Jebus.

“Saya sudah banyak sakitnya, biasanya ke Puskesmas berobat, kadang naik motor kalau berobat diantar anak. Sangat terbantu dengan mobil sehat ini lebih dekat berobat, semoga nanti ada lagi ke sini,” harapnya.

Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan, Mobil Sehat PT Timah Tbk merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Selain itu, melalui mobil sehat ini diharapkan masyarakat juga dapat mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus berpikir soal biaya.

“Mobil sehat ini sudah dilakukan di beberapa tempat dan ini berkeliling mendatangi warga yang membutuhkan pelayanan. Dengan mobil sehat ini kita berharap dapat mewujudkan pelayanan kesehatan masyarakat yang terjangkau,” kata Anggi.

Sejak diluncurkan pada akhir tahun lalu, Mobil Sehat PT Timah telah mengunjungi beberapa daerah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakata diantaranya masyarakat Kabupaten Bangka, Bangka Selatan, Bangka Tengah, dan Bangka Barat.(rls)

Tim Pemadam Kebakaran PT Timah di UPLB Belinyu Siaga Padamkan Kebakaran

WARTABANGKA – Tim Tanggap Darurat pamadam kebakaran yang disiagakan PT Timah Tbk di Unit Produksi Laut Bangka (UPLB) Belinyu bersama Tripika terus siaga membantu memadamkan kebakaran yang terjadi di Wilayah Kecamatan Belinyu hingga Kecamatan Silip.

Akhir pekan lalu, tim pemadam kebakaran juga membantu memadamkan rumah warga Kampung Air Kacip, Belinyu yang ludes terbakar, Sabtu (26/3/2021).

Sepanjang tahun 2021 ini, tim pemadam kebakaran UPLB Belinyu telah membantu memadamkan tiga kali kebakaran, dua diantaranya kebakaran rumah dan satu lagi kebakaran hutan.

Sedangkan tahun 2020 tim juga turun memadamkan kebakaran sebanyak satu kali. Tahun 2020 juga, tim melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke kelurahan yang membutuhkan. Selain itu, juga menyuplai air untuk tedmon tempat cuci tangan.

Sedangkan tahun 2019, tim pemadam kebakaran UPLB Belinyu telah memadamkan sebanyak 42 kali kejadian baik kebakaran hutan dan lahan maupun kebakaran rumah.

Selain untuk memadamkan kebakaran, sejak pandemic Covid-19 ini mobil pemadam kebakaran juga diperuntukkan untuk melakukan penyemprotan disinfektan untuk memcegah penyebaran Covid-19.

Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan, mobil kebakaran yang disigakan di masing-masing unit usaha memang tidak hanya diperuntukkan untuk perusahaan saja. Melainkan, juga dibutuhkan dapat membantu pemerintah atau instansi terkait dan masyarakat untuk membantu memadamkan kebakaran dengan cepat.

“Tidak hanya untuk operasional perusahaan, mobil pemadam kebakaran juga diperbantukan untuk masyarakat yang membutuhkan. Apalagi jika lokasi kejadian dekat dengan tempat disiagkan mobilnya,” ujar Anggi.

Ia menyebutkan, PT Timah terus berupaya untuk membantu masyarakat, kehadiran mobil pemadam kebakaran yang telah ada beberapa tahun silam diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.(rls)