pajak

Realisasi PBB Bangka Sudah Capai Rp5 Miliar

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Pemerintah Kabupaten Bangka mencatat capaian hasil pungutan Pajak Bumi Bangunan (PBB) sudah 75.50 persen atau Rp5 miliar lebih dari target Rp7 miliar.

Kasubid Penagihan dan Piutang Pajak Daerah, BPPKAD Kabupaten Bangka, Adi Muslih mengatakan, hasil pungutan PBB pada sektor itu terhitung hingga Senin (21/9).

“Saya optimis target PBB sektor pedesaan dan perkotaan sampai akhir 2020 mampu mencapai target. Mengingat mulai tingginya kesadaran wajib pajak membayar kewajibannya meskipun di tengah pandemi Covid-19 yang berdampak pada penurunan perekonomian masyarakat,” jelas Adi Muslih, Selasa (22/9).

Dikatakan Adi, capaian pungutan sementara yang mencapai 75.50 persen tersebut mengalami peningkatan dibandingkan periode sama tahun 2019 yang saat itu hanya mencapai 65 persen.

Upaya memaksimalkan pungutan dari wajib pajak kata dia, pihaknya bekerjasama dengan Bank SumselBabel, terjun langsung kelapangan door to door melakukan penagihan sampai ketingkat kecamatan.

Jumlah pungutan PBB setiap hari kata dia, mengalami peningkatan meskipun tidak terlalu signifikat karena penagihan di lapangan masih terus berlanjut.

“Saya ingatkan bagi wajib pajak yang belum melunasi kewajibannya, agar segera membayarnya karena akan dikenai sanksi denda sebesar dua persen per bulan dari total tagihan setelah batas tempo 31 Oktober 2020,” katanya.

Dia mengatakan, pungutan PBB sektor pedesaan dan perkotaan sampai akhir 2020 ditargetkan mampu mencapai 100 persen dari 97.481 wajib pajak.(*/zen)

Hingga Agustus 2020, Pertamina Setor PBBKB ke Provinsi Babel Rp107, 4 Miliar

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel, hingga Agustus 2020, mencatatkan setoran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) ke Provinsi Babel sekitar Rp 107,4 miliar.

Untuk memaksimalkan data PBBKB, pada hari ini dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerjasama (PKS) terkait Rekonsiliasi Data Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (16/09).

Acara yang di-inisiasi oleh Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini ditandai dengan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara Gubernur Bangka Belitung  Dr. H. Erzaldi Rosman Djohan, S.E., M.M dengan General Manager Marketing Operation Region II Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Asep Wicaksono Hadi.

Selanjutnya diikuti dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Kepala Badan Keuangan Daerah Babel Fery Afriyanto dengan GM  MOR II Sumbagsel Asep Wicaksono Hadi.

Objek Nota Kesepahaman ini adalah data penjualan dan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pemungutan pajak atas penggunaan bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB). Dengan ruang lingkup pelaporan dan rekonsoliasi data penjualan dan penggunaan BBM dan pemungutan PBBKB.

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan berharap dengan adanya Nota Kesepahaman ini diharapkan monitoring dan evaluasi atas upaya optimalisasi pendapatan daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas PBBKB bisa lebih transparan dan akuntabilitas pengelolaan PBBKB dapat ditingkatkan, serta sebagai upaya optimalisasi penerimaan Pajak.

Adapun tindak lanjut dari MoU dan PKS ini dalam bentuk penyampaian data yang juga dipergunakan sebagai pengawasan bersama, terutama Tim Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap jalur distribusi dan penyaluran migas, hingga dapat meminimalisir adanya ketidaksesuaian pendistribusian di lapangan.

“Dengan penandatanganan Nota Kesepahaman ini, Pertamina bertekad untuk membantu mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah dari PBBKB sektor migas di Provinsi Babel”, ujar Asep. (*/)

Gubernur Erzaldi Dorong Optimalisasi Penerimaan Pendapatan Daerah

Gubernur Erzaldi saat memimpin rapat kerja dengan Bakuda di Ruang Rapat Gubernur Kepulauan Babel, Rabu (19/8). IST

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mendorong optimalisasi penerimaan pendapatan daerah melalui inovasi langkah strategis oleh setiap Unit Pelayanan Teknis Bakuda (UPTB) Provinsi Kepulauan Babel.

“Jika kita tidak mengambil sikap dan tidak melakukan inovasi dan kreasi kita akan lebih tergerus lagi. Saya minta agar dilakukan percepatan optimalisasi penerimaan PAD ini dengan melakukan serangkaian upaya dengan melakukan berbagai terobosan baru,” ujar Gubernur Erzaldi saat memimpin rapat kerja dengan Bakuda di Ruang Rapat Gubernur Kepulauan Babel, Rabu (19/8).

Untuk itu, Gubernur Erzaldi mengajak setiap kepala UPTB di tujuh kabupaten/kota menggali potensi PAD di wilayah masing masing.

“Tentunya untuk meningkatan penerimaan tersebut, kita dituntut untuk bekerja lebih keras lagi. Setiap wilayah dapat saling berkoordinasi dan saling bersinergi untuk mendongkrak penerimaan PAD kita,” ujar Gubernur Erzaldi.

Sementara itu, Kepala Bakuda Provinsi Kepulauan Babel, Ferry Afriyanto mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai langkah strategis untuk mengoptimalkan penerimaan pajak PKB dan BBNKB 

“Saat ini kami menambah volume layanan samsat setempoh juga samsat keliling. Dapat kami sampaikan bahwa Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Samsat Setempoh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sampai saat ini sudah mencapai Rp 7.569.004.440,00,” ungkapnya.

Selanjutnya beliau mengatakan penerimaan PKB melalui Samsat Online Nasional (Salmonas) mencapai Rp 230.285.2800,00 dengan jumlah 303 unit kendaraan roda dua dan roda empat sampai dengan tanggal 19 Agustus 2020. Jumlah ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Selain itu Kepala Bakuda Ferry Afriyanto menjelaskan bahwa saat ini bersama OPD terkait, pihaknya sedang melakukan upaya untuk merumuskan definisi air permukaan atas pemanfaatan air permukaan oleh perusahaan tambak udang.

Pada kesempatan tersebut, kepala UPTB dari tujuh kabupaten/kota menyampaikan kendala, langkah strategis sampai pada pencapaian penerimaan pajak di wilayahnya masing-masing.

Ada beberapa upaya yang telah dilakukan dengan mendatangi wajib pajak menggunakan kendaraan bermotor yang dikenal dengan nama Samsat Setempoh. Kegiatan ini sudah dilakukan sejak awal tahun lalu. Selain itu, dengan memanfaatkan teknologi informasi seperti salmonas dan upaya lain dengan melibatkan instansi terkait lainnya.

Gubernur Erzaldi mengapresiasi beberapa langkah strategis yang disampaikan dan mendorong Kepala UPTB Prov. Kepulauan Babel untuk terus berinovasi. (Diskominfo Babel)

Penulis : Imelda
Foto : Umar
Editor : Listya