UMKM

Bangka Barat Dapat Dana Hibah Pariwisata Rp600 Juta

WARTABANGKA, MUNTOK – Kabupaten Bangka Barat mendapatkan dana hibah pariwisata sebesar Rp600 juta dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Total bantuan yang dikucurkan oleh pemerintah pusat adalah sebesar Rp 3,3 triliun yang akan dibagikan kepada pelaku usaha restoran, hotel dan pemerintah daerah selama masa pandemi Covid-19.

“Besaran anggaran yang didapatkan oleh Kabupaten Bangka Barat sekitaran 600 juta dengan pembagian 70 persen untuk pelaku usaha hotel dan restoran, ini sedang dalam tahap permohonan penyaluran tahap I ,pemberkasam sedang kita lakukan juga untuk di tandatangani bupati, menteri untuk segera Bangka Barat menerima penyaluran tahap I dari bantuan hibah tersebut,” kata Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bangka Barat, Bambang Haryo Suseno, Selasa ( 24/11).

Lebih lanjut dikatakan Seno, semua penggunaan dana hibah pariwisata dari pemerintah ini akan diawasi langsung oleh Inspektorat Kabupaten Bangka Barat.

“Kemudian 25 persen akan diperuntukkan sosialisasi protokol kesehatan, pengadaan alat protokol kesehatan seperti masker, hand sanitizer, dan lain-lain di sejumlah destinasi tempat wisata di Kabupaten Bangka Barat, 5 persen sisanya digunakan untuk Aparat pengawasan Intern Pemerintah (APIP),” ungkap Seno.

Sementara itu, terkait data pelaku usaha industri, hotel, restoran, yang boleh menerima bantuan, kata dia, harus sudah membayar pajak di tahun 2019 dan memiliki izin. Saat ini dari data yang ada, terdapat sekitar 180 unit pelaku usaha yang sudah membayar pajak.

“Datanya bersumber dari wajib pajak. Kalau tidak memiliki perizinan tidak membayar pajak berarti tidak masuk kedalam database dan datanya bukan dari dinas kami, tapi bersumber dari data perizinan dari PTSP yang membayar pajak di tahun 2019,” imbuhnya.

Dengan begitu, Seno berharap di masa pandemi Covid-19, bantuan dana hibah ini sesegera mungkin diterima pelaku usaha. “Semoga dapat segera diterima pelaku usaha, karwna pelaku usaha di masa pandemi Covid-19 ini sangat berdampak pada penghasilanya,” tutupnya. (IBB/RLS)

Pelaku Usaha Terima Penghargaan Siddhakarya dari Gubernur Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel), Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman menyerahkan trofi dan penghargaan Siddhakarya tahun 2020 kepada para pelaku usaha yang telah berhasil mengembangkan produktivitas sejak tahun 2017-2019. Penganugrahan ini diselenggarakan di Hotel Bangka City, Kota Pangkalpinang, Rabu (18/11).

Gubernur Erzaldi dalam sambutanya mengatakan, penyerahan trofi dan penghargaan diberikan kepada 2 perusahaan dan 4 pelaku UMKM yang terbaik dari 15 pelaku usaha yang dinilai oleh auditor dan dewan juri.

“Saya mengimbau kepada perusahaan dan pelaku UMKM yang dianugerahi penghargaan Siddhakarya agar meningkatkan kinerja usaha sehingga, usaha yang dijalankannya bisa maju dan berkembang sekaligus, mampu menjadi teladan bagi pelaku usaha lain,” ujarnya.

Lemahnya daya saing menjadi faktor utama lambatnya perkembangan pelaku usaha di pasar global.

“Kegiatan ini menjadi motivasi agar para pelaku perusahaan dan UMKM berusaha memenuhi ketentuan penanganan tenaga kerja dan produktivitas tenaga kerja agar tertib mengikuti ketetapan pemerintah, sekaligus, menilai tingkat keberhasilan perusahaan dalam menerapkan konsep produktivitas dan kualitas dalam kegiatan usaha,” tuturnya.

Herawati, pelaku usaha minuman jeruk kunci bersyukur atas Penganugerahan Produktivitas Siddhakarya dari Pemprov Babel. Usaha ini dimulai sejak tahun 2012 kemudian, mendapatkan izin di tahun 2013.

Tepat tahun 2020, Herawati berhasil meraih Penganugerahan Produktivitas Siddhakarya. Dalam penjelasannya, terdapat kontribusi dari Pemprov. Babel pada pengembangan usaha ini.

“Usaha sirup kunci saya semakin berkembang dengan meluncurkan produk permen jeruk kunci, yang dipasarkan di kota/kabupaten se-Babel maupun secara online, alhamdulillah lancar,” ujarnya.

Adapun penerima Penghargaan Produktivitas Siddhakarya Pemprov Babel yakni PT Katini Utama, PT Pahala harapan lestari, UMKM Mirado, UMKM Mekar, UMKM Kosin dan UMKM Mandiri Jaya. (Diskominfo Babel)

Molen Tegaskan Pemkot Pangkalpinang Permudah Investor Berinvestasi

WARTABANGKA, PANGKALPINANG -Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang sekarang intens memudahkan calon investor untuk menanamkan investasinya di daerah itu.

Fokus DPMTSP ini sejalan dengan keinginan Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) yang menginginkan ekonomi Pangkalpinang harus menggeliat. Oleh karenanya kebijakan ini sekarang juga menjadi fokus Pemkot Pangkalpinang sebagai otoritas penggerak pembangunan di kota beribu senyuman.

Wali kota saat menghadiri acara Sosialisasi Pemberian Insentif dan Pemberian Kemudahan Penanaman Modal, Selasa (17/11/2020) mengatakan, untuk meningkatkan investasi perlu adanya pencanangan kemudahan perizinan maupun pelayanan terhadap pelaku usaha.

Sesuai tema acara, katanya, pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal ini bertujuan meningkatkan investasi melalui partisipasi pelaku usaha dalam pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Jadi untuk meningkatkan investasi lagi di Pangkalpinang, sekali lagi kita lakukan pencanangan mempermudah perizinan dan pelayanan semuanya, terhadap orang-orang yang ingin berinvestasi di Pangkalpinang,” ujar wali kota.

Menurutnya pula pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal ini tidak lain mengarah kepada dipermudahnya orang yang ingin berinvestasi dan tanpa ada biaya lain-lain di Pangkalpinang.

“Kemudahan-kemudahan itu sebetulnya arahnya kesana, dengan tidak ada pembiayaan-pembiayaan terhadap orang yang ingin berinvestasi di Pangkalpinang,” jelasnya. (*/)

Pemprov Babel Alokasikan Rp 1 Miliar untuk Bantu UMKM

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar dari dana insentif daerah (DID) untuk membantu sektor Usaha Mikro Kecil dan Menangan (UMKM) di di Provinsi Babel.

“Dari dana insentif daerah yang didapat dari pusat , memang difokuskan sekitar Rp1 miliar untuk bantuan UMKM, bantuan modal tapi bukan berupa uang,” kata Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, usai menyerahkan bantuan peralatan kepada UMKM, di Ruang Pasirpadi, Kantor Gubernur Babel, Selasa (17/11).

Bantuan yang diberikan, sebutnya, bisa berupa peralatan produksi, atau apa saja yang dibutuhkan oleh pelaku UMKM. “Seperti hari ini, dari Pemprov memberikan bantuan alat pemanggang roti dan bakso, untuk 20 pelaku UMKM di Kota Pangkalpinang, ” imbuhnya.

Tak hanya yang ada di Kota Pangkalpinang, nantinya, Pemprov juga akan menyerahkan bantuan ke Kabupaten lainnya, secara bertahap.

“Bantuan ini diharapkan bisa membantu pelaku UMKM untuk memulai usahanya atau melancarkan usahanya, apalagi di tengah pandemi, untuk membeli sendiri kemungkinan agak berat, Mudah-mudahan ini bisa membantu, ” harapnya.

Pemerintah, sambung orang nomor satu di Babel ini, akan mendatangkan dan memverifikasi mana saja pelaku yang layak dibantu, agar bantuan yang diberikan betul-betul tepat sasaran.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi UKM Babel, Elfiyena menambahkan, selanjutnya, bantuan akan diberikan ke kabupaten lainnya. Dan DKUKM akan melihat mana saja pelaku yang akan diberikan bantuan, berdasarkan usulan dari kabupaten/kota.

“Kita lihat mana yang layak, karena selain dari provinsi, bantuan juga ada dari Kabupaten/Kota, dan bantuan itu menyesuaikan kebutuhan mereka, sekarang sedang tahap pengadaan, ” tukasnya.

Bantuan ini, tambah dia, merupakan perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap sektor UMKM, ia berharap UMKM di Babel bisa meningkatkan usahanya sehingga ekonomi pun bisa meningkat. (*/two)

Mudahkan Masyarakat Belanja Produk UMKM, DKUKM Babel Gelar Pameran Virtual

WARTABANGKA.COM, RIAUSILIP – Dinas Koperasi dan UKM (DKUKM) menyelenggarakan pameran virtual produk UMKM Babel, yang akan dilaunching pada 28 Oktober 2020 mendatang.

Dalam pameran ini, tidak saja produk UMKM yang dipromosikan, tetapi lokasi pameran pun tak luput dari promosi sektor pariwisata, karena dilaksanakan di tepi Pantai Tuing Indah, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka.

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman dan Ketua Dekranasda Melati Erzaldi, turut mempromosikan produk-produk yang sudah di kurasi oleh PLUT UMKM Babel.

“Ini sangat luar biasa, di tengah pandemi orang bisa melihat pameran secara virtual, dan konsep yang kita tawarkan sangat menarik, desain booth pameran juga unik, karena menggunakan tali tambang berukuran kecil sepanjang 2.500 yang dibuat sangat kreatif, ” kata Erzaldi, disela pengambilan video untuk pameran virtual, Rabu (21/10).

Ia mengapresiasi Dinas Koperasi dan UKM Babel yang membuat pameran virtual ini, ia yakin dengan pameran ini nantinya akan meningkatkan penjualan produk UMKM.

Pada kesempatan itu, gubernur juga melihat aneka produk yang dipamerkan, dan terdiri dari berbagai macam produk, mulai dari cemilan, olahan laut, makanan ringan, madu, air minum jeruk kunci, fashion (kain cual), hingga kerajinan dari lidi nipah dan lainnya.

“Kita bahkan berhasil meraih rekor MURI menyelenggarakan pameran virtual di luar ruangan dengan bahan tali tambang terpanjang, ” imbuhnya.

Ketua Dekranasda Babel, Melati Erzaldi berharap, melalui pameran ini produk-produk kerajinan Babel bisa lebih dikenal dan mendunia.

“Dekranasda akan terus mendorong pelaku kerajinan untuk meningkatkan inovasinya dan juga kreasi dalam mengembangkan produk, ” ulasnya.

Kepala DKUKM Babel, Elfiyena menambahkan, pameran virtual ini merupakan salah satu upaya Dinas Koperasi dan UKM memfasilitasi promosi produk UMKM di tengah pandemi.

“Mau tidak mau, digitalisasi harus dilaksanakan, pelaku UMKM harus mengenal dunia digital, ” pungkasnya. (*/two)

Petani Kopi Petaling Banjar Terima Penghargaan dari Pemkab Bangka

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Petani kopi Petaling Banjar, Kecamatan Mendobarat menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Bangka di rumah dinas bupati, Kamis (15/10).

Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi Pemkab Bangka kepada petani yang sudah mengembangkan potensi Desa Petaling Banjar.

Bupati Bangka, Mulkan mengaku bangga kepada petani kopi Petaling Banjar yang sudah mengembangkan potensi desa. Ini kata Mulkan menjadi bentuk nyata dan bukan hanya cerita.

“Kita berpikir kopi itu banyak dari luar. Padahal di kita ada dan ini belum banyak diketahui masyarakat. Jadi harus kita kembangkan bersama-sama,” kata Mulkan.

Bentuk pengembangan tersebut sambung Mulkan dapat dijadikan oleh-oleh bagi masyarakat saat berkunjung ke Kabupaten Bangka.

“Bagi penikmat kopi, kopi itu bisa jadi sumber inspirasi. Maka harus sama-sama kita promosikan kopi Petaling Banjar ini,” ajak Mulkan.

Sementara, Ketua Kelompok Petani Petaling Banjar Sumardi mengakui, saat ini kebutuhan kopi sangat luar biasa. Di Pulau Belitung saja ia mencontohkan butuh 2 ton per hari.

“Belum di Bangka. Berapa banyak kebutuhan kopi per hari. Belitung saja butuh 2 ton per hari untuk kopi. Semua di pasok dari Lampung,” jelasnya.

Untuk itu, Sumardi mengajak masyarakat untuk membudidayakan kopi. Sumardi menginginkan, Babel bisa menjadi salah satu penghasil kopi di Indonesia.(*/zen)

Putra Abu Rizal Bakrie Ini Sebut Babel Punya Potensi Aquaculture

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Pemberdayaan Daerah Kadin Pusat, Anindya N. Bakrie menilai, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi, salah satunya adalah potensi aquaculture.

Putra dari Abu Rizal Bakrie itu mengatakan, dengan memiliki banyak pulau, dan garis pantai yang panjang, bahkan lebih panjang dari Bali dan bisa dikembangkan dan menjadi salah satu daya tarik wisata.

“Dari panjangnya pantai, jumlah pulau banyak sayang sekali kalau aquaculture tidak dikembangkan. Ini salah satu potensi bagi Babel, ” ujar Anindya saat menghadiri Musyawarah Provinsi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Babel, Rabu (30/9).

Tak hanya itu, ia juga melihat potensi lain yang bisa dikembangkan adalah industri perikanan, maritim dan pariwisata.

“Ini bisa menjadi ujung tombak Babel, saya dengar disini juga dikembangkan bisnis udang, itu juga potensi, apalagi tadi katanya Babel juga punya lada, dan duriannya gak kalah dari musang king, ” ulasnya.

Ia juga berharap, Kadin Babel bisa menangkap peluang dan berbagai potensi yang ada di Babel, bersinergi dengan pemerintah dalam mengembangkan ekonomi di daerah.

Dia mengakui, di tengah pandemi ini, mempengaruhi sektor ekonomi, bahkan terancam mengalami resesi.

“Kalau kita bersama, bergerak dan maju bersama, saya yakin kita akan mampu melewati semua ini, memanfaatkan dan mengembangkan potensi yang ada, ” sebutnya. (*/two)

Pemkot Pangkalpinang Berencana Bangun UMKM Center

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Pemerintah Kota Pangkalpinang berencana membangun pusat penjualan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada tahun 2021 mendatang.

Produk dari usaha UMKM nantinya akan dikemas menarik sebelum masuk dan diperjualbelikan di pusat UMKM.

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) menerangkan pusat UMKM nantinya akan berlokasi di ruko milik pemkot yang berada di Jalan Soekarno Hatta berhadapan dengan Gedung BB Tower Girimaya.

“Nanti semua produk UMKM ditampung di center UMKM. Jadi terpadu. Makanya saya minta produk juga harus menarik dan mempunyai ciri khas,” ujar Molen usai meresmikan Graha PKK Kecamatan Rangkui, Selasa (29/9).

Molen juga meminta camat Rangkui untuk dapat memasarkan produk UMKM andalannya untuk dapat dipasarkan di pusat UMKM tersebut.

Untuk diketahui saat ini Detail Engineering Design (DED) pusat UMKM yang diberi nama Destar Point sudah hampir rampung dan sudah dibahas bersama tim terkait termasuk konsultan. Pembangunan pusat UMKM ini direncanakan akan menelan biaya sebesar Rp 5 miliar.(*/)

Pemprov Babel Fokuskan Pengembangan UMKM

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman secara resmi membuka sosialisasi KUR super mikro untuk pelaku UMKM yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (25/9).

Gubernur Erzaldi Rosman memberikan dukungan kepada pelaku UMKM untuk memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) super mikro dari Bank BRI untuk mengembangkan usaha di era pandemi Covid-19 dengan harapan perekonomian masyarakat lebih baik. UMKM merupakan pejuang ekonomi yang terkena dampak pandemi.

Diakuinya bahwa, di era wabah Covid-19 yang melanda dunia termasuk di Babel, UMKM inilah yang masih dapat diandalkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat daerah maupun nasional, sehingga pemerintah pusat maupun daerah terus memperjuangkan UMKM agar tetap tumbuh.

“UMKM ini bukan orang tidak mampu, tetapi kalau dia harus berkembang, memang harus dibantu, dipandu, didukung, dan jangan dilepas,” ungkap Gubernur Erzaldi.

Untuk itu, KUR super mikro menjadi salah satu langkah yang tepat bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan pinjaman modal usaha dengan bunga rendah untuk mengembangkan usahanya.

Oleh sebab itu, Gubernur Erzaldi menyarankan kepada pelaku usaha kecil dan menengah harus banyak melakukan inovasi agar produksi usahanya maju, selain itu UMKM harus terus belajar, ulet, dan memanfaatkan teknologi digital di dalam pengembangan usaha.

“Usahanya tidak akan maju apabila tidak berinovasi, misalnya tidak membuat kemasan yang bagus, tidak higienis. UMKM ini harus dibimbing dinas koperasi sehingga sosialisasi perlu dilakukan secara berlanjut,” ungkapnya.

Gubernur Erzaldi menyambut baik dengan diluncurkannya KUR super mikro yang dikhususkan untuk mengatasi permodalan UMKM dan berharap pelaku UMKM dapat memanfaatkan kesempatan ini.

“Saya berpesan, ambil peluang ini, tidak ada tawaran lagi. Apalagi saat ini ada keringanan selama tiga bulan ke depan tidak dikenakan bunganya,” ungkapnya.

Sementara Kepala Cabang BRI Pangkalpinang, Yerri Chandra mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kepulauan Babel yang telah mendukung sepenuhnya program KUR super mikro.

“Gubernur minta kepada kami agar selalu fokus terus pada UMKM, karena di saat ini UMKM sangat merasakan dampak pandemi,” ujarnya

Hingga Agustus 2020 dana KUR sudah tersalurkan sebanyak 320,3 miliar rupiah. Bagi debitur yang dapat pinjaman saat ini, akan dikenakan bunga dihitung mulai Januari 2021, untuk itu inilah kesempatan bagus bagi UMKM mendapatkan pinjaman melalui KUR.

“Pinjaman sebesar 10 juta rupiah tidak perlu jaminan, syaratnya hanya tidak ada pinjaman yang lain,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Babel, Erzaldi Rosman; Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Babel, Melati Erzaldi; Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Elfiyena; Kepala Cabang BRI Sungailiat, Yerri Chandra; pelaku UMKM; dan tamu undangan lainnya. (Diskominfo Babel)

Penulis : Hasan. A. M
Foto : Umar
Editor : Listya

PT Timah Bantu UMKM Pasarkan Produk di TINS Gallery

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– PT Timah Tbk memanfaatkan gedung bersejarah yang dulunya menjadi kediaman Bupati Keresidenan Bangka, Woonhuis Te Pangkalpinang menjadi galeri untuk memasarkan produk UMKM Babel sekaligus tempat menikmati sajian kuliner.

TINS Gallery diresmikan oleh Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil didampingi Dirut PT Timah, Riza Pahlevi dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita.

“Kita ingin Pangkalpinang punya sesuatu yang bisa punya arti, gedung ini cagar budaya, kami punya ide bikin galeri, bagaimana bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Dirut PT Timah, Riza Pahlevi saat peresmian TINS Gallery Boutique & Resto, Kamis (17/9).

Dalam galeri ini, terpajang dengan indah produk-produk hasil tangan kreatif UMKM Babel, yang telah mendapat pelatihan dari PT Timah. Gedung ini merupakan showcase bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. “Galeri ini juga, sebagai tempat wisatawan untuk mencari cenderamata dan showcase produk UMKM,” imbuhnya.

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) mengapresiasi PT Timah yang telah memberikan hadiah Hari Jadi ke-263 untuk Kota Pangkalpinang. Tempat ini, kata Molen, merupakan tempat kuliner yang enak dan sekaligus menyediakan produk UMKM.

“Saya pernah coba makan steak salmon, itu enak. Tempatnya juga nyaman, desain taman nya bagus, saya berkesan. Terima kasih PT Timah, kami berharap banyak hal lain yang dipersembahkan oleh PT Timah, ” tukasnya.

Pada kesempatan itu, Molen yang didampingi istri, Monica Haprinda tampak melihat produk UMKM yang ada di galeri, mulai dari kerajinan tangan, pewter hingga kain tenun dan cual.

Meskipun dibuka di tengah pandemi Corona, namun TINS Gallery Boutique & Resto ini tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. (*/TWO)