Daerah

Turnamen Bola Volly Bupati Cup 2021 Resmi Dimulai, Algafry: Menang Kalah Biasa

WARTABANGKA, KOBA – Bupati Bangka Tengah (Bateng), Algafry Rahman berharap kepada peserta Turnamen Bola Volly Bupati Cup 2021 bertanding dengan menjunjung sportivitas. Menurut dia, menang kalah dalam pertandingan olah raga sebagai hal yang biasa.

“Bagi tim yang kalah dalam pertandingan, jadikanlah momen ini ajang berlatih lebih baik. Begitupun kepada tim yang menang, maka jadikan juga momentum ini sebagai ajang menggapai prestasi lebih tinggi,”kata Algafry saat pembukaan turnamen di Gedung Olah Raga (GOR) Mini Bateng, Senin (18/10).

Kegiatan ini menurutnya, dilaksanakan untu mencari bibit atau atlet berbakat yang akan melaksanakan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Kepulauan Bangka Belitung. “Saya mengajak para atlet meningkatkan silaturahmi melalui turnamen Volly Bupati Cup 2021 ini.

Dengan mengucapakan Bismillahhirohmannirohim, Turnamen Volly Bupati Cup 2021 dibuka,” ungkap Algafry.

Di tempat yang sama, Ketua Persatuan Bola Volly Seluruh Indonesia (PBVSI) Bateng, Erwin mengatakan turnamen Volly Bupati Cup 2021 ini diikuti 84 team, terdiri dari 40 tim putri dan 44 tim putra.

“84 tim yang bertanding ini semua berasal dari Kabupaten Bangka Tengah,” ungkap Erwin.

Melalui kegiatan ini, pihaknya akan menjaring atlet berprestasi dalam persiapan Porprov Babel tahun 2023.

“Mereka yang kami nilai bermain sangat baik akan diikutkan dalam Pelatihan Daerah Kabupaten Bateng,” ungkap Erwin.

Erwin mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan Turnamen Volly Bupati Cup 2021, yakni Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Bateng, KONI Bateng serta sponsor lainnya seperti PT.PLTA dan PT.MSP.

“Kita berharap pelaksanaan hingga 20 hari kedepan berjalan lancar,” harapnya. (ADV/Diskominfosta Bateng/RN)

Komponen Mesin PLTMG Tiba, PLN Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan Pulau Bangka

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Komponen Mesin PLTMG dari Riau Sudah Tiba di Kompleks Pembangkitan Air Anyir Bangka pada Sabtu (16/10). Komponen tersebut akan menggantikan komponen sebelumnya yang sempat mengalami gangguan dan mengakibatkan pasokan listrik di Pulau Bangka terganggu.

“Puji syukur komponen engine sudah tiba di site, kini petugas dapat fokus pada proses instalasi komponen tersebut. Hal tersebut ditargetkan selesai pada 28 Oktober,” jelas General Manager PLN UIW Babel, Amris Adnan, Senin (18/10).

Saat ini proses pekerjaan pemulihan sistem kelistrikan Pulau Bangka sudah mencapai 45 persen. Ditargetkan, kedatangan komponen engine tersebut dapat meningkatkan progres pemulihan sistem.

Sebelumnya, PLN terus mengupayakan perbaikan mesin dengan mendatangkan tenaga ahli dan melakukan pekerjaan pemulihan 24 jam nonstop.

Selain itu, untuk mengurangi daerah terdampak padam PLN menghimbau untuk mengurangi pemakaian listrik.

“Kami juga mengimbau agar masyarakat mengurangi pemakaian listrik pada saat beban puncak sebesar 30% untuk mengurangi dampak padam yang lebih luas,” ucap Amris.

Pihaknya mohon maaf dan mohon dukungan agar pemulihan dapat segera terselesaikan sesuai dengan rencana.(two/rls)

Wakil Rakyat Babel Jaring Aspirasi, Siap Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Guna Mewujudkan Keadilan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, gerak cepat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) secara serentak mendengar, menjaring, menyerap, menghimpun serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan turun gunung melalui masa Reses.

Reses merupakan amanah konstitusi yang dilaksanakan wakil rakyat di luar masa sidang terhadap konstituen di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing. Hasil reses yang akan dituangkan sebagai bahan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD di dalam pelaksanaan pembangunan serta menentukan arah kebijakan pembangunan kedepan, sesuai dengan kewenangan yang ada di Pemerintah Provinsi Babel.

Pentingnya pelaksanaan Reses yang dilaksanakan seluruh pimpinan serta anggota DPRD dalam rangka menjalankan tugas dan fungsinya antara lain, Legislasi, Anggaran dan Pengawasan. Reses tahun sidang III masa sidang I dilaksanakan terhitung sejak tanggal 11-16 Oktober 2021.

Dengan mengusung tema “Rela Menjadi Jembatan Penyambung Aspirasi Rakyat Bangka Belitung”, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Herman Suhadi, S. Sos, bertekad dan berjuang untuk memastikan terakomodirnya aspirasi masyarakat dalam keberlangsungan pembangunan daerah dan negara.

“Jangan khawatir, negara hadir di sini untuk memberikan solusi bagi masyarakat agar semua persoalan itu nantinya dapat di atasi dan terealisasi,” kata Politisi PDI Perjuangan Dapil Bangka itu.

Reses dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota se-Babel, terwujudnya kerja yang lebih efisien dan efektif terus digencarkan para wakil rakyat Babel.

Terbukti, pelaksanaan reses berhasil menghimpun berbagai aspirasi dari masyarakat. Antara lain, peningkatan pembangunan infrastruktur, sektor perekonomian, sektor pertanian dan perkebunan, sektor pendidikan, sektor kelautan perikanan hingga sektor pariwisata.

Tak hanya itu, berbagai aspirasi yang diharapkan masyarakat dihadapan wakil rakyatnya, seperti bantuan bibit untuk pertanian dan perkebunan.

Selain itu juga, bantuan pembiayaan modal usaha, fasilitas pendidikan, kesejahteraan guru, kesejahteraan masjid serta pembangunan akses jalan, peningkatan jalan, lampu penerang jalan serta pembangunan sarana dan prasarana publik.

Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Herman Suhadi, Sos, memandang penting perhatian dari pemerintah terhadap sektor Pertanian dan perkebunan didalam pemulihan perekonomian masyarakat pasca pandemi covid-19, seperti bantuan bibit sawit untuk masyarakat.

“Sawit sangat berpotensi besar terhadap Peningkatan ekonomi dan hari ini alhamdulillah dengan harga yang cukup baik. Kita DPRD sangat mendukung. sehingga Insyaallah kita akan memperjuangkan aspirasi ini di APBD Provinsi Babel,” terangnya.

Wakil Ketua II DPRD Bangka Belitung, Muhammad Amin, SE, berharap dan terus memotivasi pemuda agar dapat menjadi ujung tombak disektor pertanian dan sebagai pelopor pembangunan dalam meningkatkan perekonomian daerah.

“Seorang petani milenial dapat menjadi agen perubahan. Dengan semangat dan jiwa muda yang dimiliki serta cakap dalam penggunaan teknologi. Kedepan kita yakin generasi milenial ini dapat membangun desa menjadi lebih maju,” tandas Politisi Gerindra Dapil Bangka Selatan itu.

Sektor Pendidikan menjadi perhatian serius Wakil Ketua III DPRD Bangka Belitung, Amri Cahyadi, ST. MM.

Pasalnya, Pendidikan mempunyai peranan penting dalam melahirkan generasi yang berkarakter, handal dan berdaya saing dalam menatap kehidupan kedepan yang lebih baik.

Saat melaksanakan Reses, berbagai aspirasi yang ditampung dan akan ditindaklanjuti, antara lain, terkait Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) 2021 pada sistem zonasi, sistem pembelajaran secara daring (online), fasilitas sarana dan prasana pendidikan maupun kesejahteraan para guru.

“Aspirasi tersebut akan diperjuangkan, yang pastinya ini akan menjadi pokok -pokok pikiran DPRD yang akan diparipurna dan disingkronkan dengan hasil Musrenbang desa, kemudian menjadi kebijakan daerah di APBD kita,” pungkas Politisi PPP Dapil Bangka itu.

Ketua Komisi I DPRD Babel, Hellyana, SH, menerangkan bahwa, segala aspirasi masyarakat yang menjadi kewenangan Provinsi akan di perjuangkan dan akan dijadikan sebagai bahan Pokok-Pokok pikiran DPRD.

“Kami akan memperjuangkan apa yang telah di aspirasikan kepada kami, juga akan kami pilah mana yang masuk ranahnya provinsi dan mana ranah kabupaten. Bila ada aspirasi yang ternyata wewenangnya ada dikabupaten akan kami sampaikan kepada kawan-kawan DPRD kabupaten,” terang Hellyana, Legislator PPP, Dapil Belitung dan Belitung Timur itu.

Ketua Komisi II DPRD Bangka Belitung, Adet Mastur, SH, MH, akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat demi tercapainya kemakmuran dan kesejahteraan bersama.

“Kami telah berusaha memperjuangkan anggaran-anggaran provinsi, untuk tahun ini ada pembuatan DED (detail enginering desain) pemandian Air Keretak dan Insyallah, juga pembangunan dan pengerukan alur air Desa Keretak ini sudah masuk ke dalam APBD tahun 2022 sebesar tiga miliar rupiah,” pungkas Politisi PDI Perjuangan Dapil Bangka Tengah itu.

Ketua Komisi III DPRD Bangka Belitung, Efredi Effendy menjelaskan, bahwa mitra komisi III antara lain, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, BUMN (termasuk pertamina dan PT Timah) hingga Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Untuk itu dia mengarahkan kepada peserta reses untuk menyampaikan berkaitan dengan pembangunan sesuai mitra kerja.

“Ditahun sebelumnya di Semabung Lama, ada yang mengusulkan perbaikan jalan setapak, Alhamdulillah bisa diakomodir tetapi tidak semua, karena memang tidak bisa dari TAPD, dengan alasan sebagian jalan bukan kewenangan provinsi tetapi kota,” jelas legislator Dapil Kota Pangkalpinang itu.

Ketua Komisi IV DPRD Babel, H. Jawarno, mengatakan, semua usulan yang didapatkan akan tetap ditampung, namun nanti dalam tindakannya akan diseleksi kembali menurut skala prioritas.

“Karena motivasi kita di DPRD untuk terus memajukan sektor pendidikan di Bangka Belitung. namun nanti dalam tindakan menyangkut dana anggaran, kita akan lihat menurut skala prioritas, mana yang lebih penting, mana yang belum,” imbuh, Legislator Gerindra Dapil Bangka itu. (*/adv)

Manfaatkan Lahan Bekas Tambang PT Timah, Pengurus Masjid Darussalam Desa Pangek Miliki Kebun Sawit


WARTABANGKA, SIMPANGTERITIP– PT Timah Tbk terus berkomitmen dalam menangani lahan bekas tambang di wilayah operasional perusahaan. Upaya reklamasi terus dilakukan emiten berkode TINS ini dalam menata kembali lahan bekas tambang. Salah satunya, di lahan bekas tambang Jangkang Desa Pangek, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat.

Lahan bekas tambang di Kawasan Desa Pangen ini terlihat hijau kembali setelah direklamasi PT Timah Tbk yang bekerjasama dengan pengurus Masjid Darussalam Desa Pangek. Dalam melaksanakan reklamasi, PT Timah Tbk memang memberdayakan masyarakat.

Di Kawasan ini, PT Timah Tbk menanam pohon sengon, sedangkan pengurus Masjid Darussalam menanam sawit. Kedua tanaman itu tumbuh subur berkat kolaborasi antara PT Timah dan masyarakat setempat. Saat ini sawit yang ditanam warga kini telah berbuah dan menjadi sumber pendapatan Masjid Darussalam.

Ketua Masjid Darussalam Desa Pangek kecamatan Simpang Teritip H. Markan menceritakan awal kesuksessan penanaman sawit di lahan exs tambang tak lepas dari dukungan PT Timah.

“Berawal dari kegiatan reklamasi yang dilakukan PT Timah di lahan bekas tambang disini, lalu kami pengurus madjid berinisiatif memanfaatkan lahan exs tambang dan mengusulkan kepada PT Timah membuka kebun masjid, dengan menanam sawit. Bila nanti panen untuk menambah sarana dan prasarana untuk kenyaman jemaah masjid,” ungkapnya.

Menurutnya, permohonan ini dikabulkan PT Timah Tbk, sehingga mereka berkolaborasi dalam memanfaatkan lahan bekas tambang.

“Alhamdulillah dikabulkan oleh PT Timah, lalu terjadilah kolaborasi antara warga dan PT Timah dalam penanaman pohon sawit di eks tambang jangkang. Sejumlah bantuan mulai dari perawatan, pemupukan serta penyemprotan dibantu oleh PT Timah,” terangnya.

Selang beberapa bulan, lahan seluas empat hektar yang ditanam sawit tumbuh subur dan mulai berbuah, dari panen pertama Markan mengakui telah memberikan pendapatan untuk kas masjid dan menyerap empat tenaga kerja.

“Selama dilakukan perawatan, sawit tersebut memberikan hasil. Alhamdulillah hasilnya dapat menunjang kegiatan di masjid, baik sarana prasarana, insentif marbot, kegiatan sosial dan memberikan santunan kematian. Selain itu kini kebun sawit ini telah memperkerjakan tiga orang warga untuk melakukan perawatan sampai memanen,” ucapnya

Sementara itu, Camat Simpang Teritip Samsuri mengapresiasi PT Timah dan pengurus masjid Darussalam desa Pangek. Menurutnya, kolaborasi PT Timah dan warga dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di wilayah yang dipimpinnya.

” Ini suatu langkah yang sangat baik sekali, dari PT Timah dan warga, memanfaatkan suatu lahan yang tidak produktif, menjadi lahan yang produktif, sekaligus menghijaukan lahan bekas tambang. Kita apresiasi dan pemerintah kecamatan Simpang Teritip mendukung apa yang telah dilaksanakan,”kata Samsuri.

Kedepan, Ia berharap sinergi antara PT TImah Tbk ini dapat terus berlanjut sehingga bisa memberikan dampak positif bagi lingkungan dan juga ekonomi masyarakat.

“Kita berharap program ini terus berlanjut, dan menjadi contoh buat desa-desa lainnya di Simpang Teritip. Karena program ini telah berhasil bermanfaat buat warga khusus masjid desa,” tutupnya.

Promosikan Produk UMKM Babel, PT Timah Boyong Mitra Binaan ke Pameran BUMN-UMKM Great Sale 2021

WARTABANGKA, SOLO – Menggeliatkan promosi produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, PT Timah Tbk membawa puluhan produk UMKM dalam Pameran BUMN-UMKM Great Sale 2021 yang diselenggarakan Solo Paragon Mall pada Kamis-Minggu (14-17/10).

Tak hanya membawa puluhan produk UMKM, PT Timah Tbk juga mnghadirkan tiga UMKM yang merupakan mitra PT Timah Tbk untuk langsung mempromosikan produk mereka yakni, produk Getas dan Ampiang Afifah dari Desa Kurau, Bangka Tengah, Pengrajin Kopiah Resam dari Desa Dendang, Bangka Barat, dan Pengrajin Batik Pakkis dari Desa Simpang Katis, Bangka Tengah.

Produk mitra binaan PT Timah Tbk yang dihadirkan dalam Pameran BUMN-UMKM Great Sale 2021 diantaranya ialah pewter kerajinan dari bahan dasar timah, kerajinan akar bahar, getas ikan, terasi, lada bubuk, ampiang dan berbagai produk lainnya.

Meski di tengah pandemi Covid-19 ini, PT Timah Tbk tetap konsisten mendukung dan memfasilitasi para mitra binaan untuk mempromosikan produknya di tingkat nasional melalui pameran maupun lokal. Akhir bulan September lalu, PT Timah Tbk juga menghadirkan mitra binaannya dalam ajang UMKM Babel Explore 2021 yang diselenggarakan Bank Indonesi di Pendopo Pantai Tanjung Kelayang, Belitung.

Salah satu mitra binaan PT Timah yang mengikuti pameran ini, Suryadi mengatakan ini merupakan kesempatan pertama baginya untuk mengenalkan kopiah resam Bangka Belitung ke tingkat nasional.

Kopiah resam merupakan salah satu produk unggulan Bangka Belitung, selain kopiah, ia juga memproduksi gantungan, dan gelang. Beberapa produk ini juga dibawanya ke event pameran ini.

“Alhamdullillah ini pertama kali saya bawa produk untuk pameran ke luar Pulau Bangka, kopiah resam ini kan menjadi ciri khas Bangka Belitung makanya saya ingin kenalkan ini ke masyarakat luas. Melalui pameran ini salah satunya, kami bersyukur dan sangat senang bisa difasilitasi dan diajak PT Timah untuk ikut pameran seperti ini, karena ini kesempatan agar produk kita semakin dikenal,” katanya.

Bagi Suryadi, moment pameran seperti ini tidak hanya mengenalkan produknya saja, tapi juga meningkatkan motivasi dirinya untuk belajar dalam mengembangkan produk, karena bisa melihat produk dari berbagai daerah. Ia berharap, nantinya bisa diadopsi dan dikembangkan di dalam produknya.

“Saya senang sekali ini juga jadi kesempatan untuk belajar, bahkan saya mulai berpikir untuk mengkreasikan dan mengkombinasikan kerajinan resam ini dengan cual bangka. Ini saya belajar melihat beberapa produk umkm yang ada di sini. Ini semakin memacu saya untuk mengembangkan produk,” ujar owner Along handcarft ini.

Menurutnya, dari beberapa pengunjung ada yang cukup penasaran dan tertarik dengan kopiah resam yang mereka tawarkan. Bahkan, dirinya menjelaskan mulai dari proses pembuatan hingga selesai.

“Iya ada yang ngira ini buatnya gampang, padahal kan setiap kopiah ini tingkat kehalusannya berbeda. Semakin halus maka semakin bagus, ini yang saya coba jelaskan ke pengunjung dan akhirnya mereka tertarik,” katanya.

Senada, perwakilan dari getas Afifah yang turut diboyong PT Timah Tbk untuk mengikuti pameran ini, Abdul Syafii mengatakan produknya hampir terjual habis di hari pertama pameran.

“Saya bawa getas dan ampiang Afifah, Alhamdullillah kemarin hampir habis, kita senang mendapatkan kesempatan untuk mempromosikan produk di event pameran seperti ini dan PT Timah Tbk telah memfasilitasi ini,” ujarnya.(rls)

Walikota Molen Resmikan Gerai Mc Donalds Pangkalpinang

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Salah satu makanan cepat saji asal Amerika Serikat Mc Donalds kini sudah dapat dinikmati masyarakat luas. Gerai yang berlokasi di Jalan Jeletung No. 25, Kecamatan Rangkui ini sudah diresmikan Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) dengan pemotongan pita pada Jumat (15/10) siang.

Kehadiran Mc Donalds di kota Pangkalpinang kata Walikota Molen menambah nilai investasi, bahkan nilai investasinya sampai 15 miliar rupiah.

“Belum lagi dari penyerapan tenaga kerja lokalnya mencapai 30 orang. Ini tentunya harus kita syukuri bersama. Apalagi situasi pandemi Covid-19 ini sangat jarang orang mau berinvestasi,” ujar Molen kepada wartawan usai acara.

Molen mengharapkan dengan kehadiran Mc Donalds tentunya dapat menjadi magnet atau pemicu investor lainnya untuk menanamkan investasinya di Kota Pangkalpinang.

Walikota muda ini juga mempunyai keyakinan kuat kalau kedepan akan ada lagi investor yang akan berinvestasi di kota beribu senyuman.

Keyakinan ini kata Molen, diungkapkannya sudah ada dua tenant atau penyewa besar yang sudah melakukan komunikasi dengan dirinya, namun dia enggan membeberkan tenant yang dimaksud.

“Ya kita doakan saja tenant ini akan masuk ke kota Pangkalpinang. Tapi ini kita masih rahasiakan,” ungkapnya.(*)

BPJ Apresiasi Upaya PLN Lakukan Percepatan Pemulihan Sistem Kelistrikan di Pulau Bangka

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Anggota DPR RI Komisi VII Bambang Pati Jaya (BPJ) apresiasi upaya PLN dalam mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di Pulau Bangka akibat gangguan mesin PLTMG kapasitas 25 MW.

“Kami mengapresiasi upaya PLN dalam proses pemulihan sistem kelistrikan di Pulau Bangka ini. Kami memahami kesulitan yang dihadapi PLN saat ini, mereka bekerja keras 24 jam untuk memulihkan kondisi kelistrikan kembali normal,” jelas BPJ saat mengunjungi kawasan pembangkitan Air Anyir Bangka, Jumat (15/10).

Pihaknya berharap pemulihan dapat segera terselesaikan sesuai dengan rencana.

“Mudah-mudahan nasib baik selalu menyertai, dan semoga upaya – upaya pemulihan berjalan dengan baik sesuai rencana, karena harapan masyarakat sangat tinggi kepada PLN,” imbuhnya.

Saat ini PLN tengah berupaya memulihkan gangguan sistem kelistrikan di Pulau Bangka. Komponen engine yang didatangkan dari Riau saat ini sudah dalam perjalanan dari Palembang menuju ke Pulau Bangka.

General Manager PLN UIW Babel, Amris Adnan mengungkapkan komitmennya untuk bekerja keras memulihkan kondisi kelistrikan pulau Bangka.

“Kami terus bekerja keras untuk memulihkan sistem kembali normal sesuai rencana, yaitu tanggal 28 Oktober 2021. Kami juga mengimbau agar masyarakat mengurangi pemakaian listrik pada saat beban puncak sebesar 30% untuk mengurangi dampak padam yang lebih luas,” tutup Amris.(two/rls)

Gubernur Buka Pelatihan Calon Dosen Prodi Pendidikan Kedokteran UBB

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Langkah Universitas Bangka Belitung (UBB) untuk mewujudkan Program Studi (Prodi) Pendidikan Kedokteran semakin mendekati kenyataan. Itu setelah digelarnya “Pembinaan dan Pelatihan Problem Based Learning Bagi Calon Dosen Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Bangka Belitung”.

Kegiatan dilaksanakan di Soll Marina Bangka Hotel, Jumat (15/10), dan dihadiri Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sriwijaya (Unsri) beserta jajaran FK Unsri, Palembang. Pelatihan tersebut dibuka secara langsung oleh Gubernur Babel Erzaldi Rosman, secara virtual melalui Zoom Meeting.

Gubernur Erzaldi menyambut baik pembinaan dan pelatihan yang diikuti oleh 40 peserta dari berbagai instansi kesehatan tersebut. Ia menganggap sebagai langkah awal atau ujung tombak Bumi Serumpun Sebalai melahirkan pendidik yang andal, dan menciptakan pelayanan kesehatan di Babel.

“Kita semua bersyukur pelatihan hari ini adalah bagian tahap akhir terbentuknya Program Studi Kedokteran di UBB. Karena itu, saya sangat bersyukur kita bisa melalui proses ini. Terima kasih kepada jajaran UBB yang sudah bekerja keras mewujudkan Prodi Kesehatan ini yang berkolaborasi dengan Unsri,” katanya.

Melalui pelatihan ini juga, menurut Gubernur Erzaldi, akan berujung sebagai sarana mencetak generasi hebat dari Babel. Dengan begitu, lanjut gubernur, juga akan memperkaya ketersediaan dokter spesialis maupun dokter umum, yang saat ini dirasakan banyak kekurangan.

“Program Studi Kedokteran ini harus dilaksanakan di provinsi kita untuk mencapai angka ideal ketersediaan dokter di tengah-tengah masyarakat. Tentunya kita butuh tenaga dokter yang sangat banyak. Ke depan kita akan melihat lahirnya dokter-dokter muda, dokter-dokter yang andal dari UBB,” ujarnya.

Untuk itu, Gubernur Erzaldi meminta kepada para calon dosen untuk dapat mengikuti pembinaan dan pelatihan dengan sebaik-baiknya, dan memanfaatkan pengalamanan yang didapatkan selama ini sebagai bekal memperkaya keilmuan.

“Calon dosen, kalian sudah memiliki pengalaman-pengalaman yang baik dan banyak. Selaku calon dosen harus mempelajari apapun kedepannya, agar pengalaman yang sudah didapati dapat terus berkembang dalam rangka meng_upgrade_kan diri untuk untuk terus melakukan perubahan-perubahan,” ungkapnya.

“Tentunya membutuhkan proses yang sangat panjang untuk mewujudkan keinginan kita semua, keinginan masyarakat. Bukan saja sekadar membuka program ini, tetapi adalah keinginan daripada kita semua untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, kuat dan bersahaja,” katanya menambahkan.

Sementara itu, Rektor UBB Dr. Ibrahim mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan Gubernur Erzaldi bersama jajaran di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel. Sehingga, Prodi Pendidikan Kedokteran ini semakin dekat akan terealisasi, dan tinggal mengikuti persyaratan lanjutan yang diminta oleh Kementerian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur yang sangat intens sekali memantau dan memonitor perkembangan Program Studi Kedokteran. Kami harus bersyukur karena Pemprov Babel selama ini justru sangat intensif mendorong kami, dan alhamdulillah dengan semangat itu kami juga semangat. Terima kasih Pak Gubernur,” pungkasnya. (Diskominfo Babel)

PT Timah Serahkan Bantuan Seperangkat Alat Musik bagi Komunitas Musik Ethnic

WARTABANGKA, BANGKA – Alunan musik melayu menggema saat memasuki kawasan Qping Cafe Belinyu, Kamis (14/10). Para remaja laki-laki nampak asik dengan berbagai alat musik tradisional di tangannya seperti dambus, gendang dan biola.

Mereka merupakan remaja yang tergabung dalam Komunitas Musik Ethnic atau yang dikenal Komet. Mereka sedang mencoba peralatan musik baru yang diserahkan PT Timah Tbk. Komunitas yang baru terbentuk sekitar lima bulan yang lalu ini memiliki belasan anggota yang didominasi para siswa jenjang SMP dan SMA.

Ketua Komunitas Musik Ethnic Agus Sandi menceritakan, komunitas ini terbentuk sebagai wadah bagi generasi muda di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka untuk belajar dan mengeksplor musik tradisional.

Selain itu, tujuan dibentuknya komunitas ini untuk melestarikan music ethnic atau music tradisional sehingga nantinya dapat melahirkan generasi muda yang mengenal dan mau mempelajari alat music ethnic.

“Sebelumnya anak-anak ini latihan menggunakan fasilitas sekolah di SMPN 2 Belinyu, karena saya mengajar di situ dan kebetulan mereka ini ada beberapa siswa SMPN 2. Namun ini hanya terbatas untuk siswa SMPN 2 saja, kalau yang dari luar kan belum,” kata lelaki yang kerap disapa Kembel ini.

Diakuinya, saat ini wadah untuk generasi muda dalam mengenal music tradisional masih minim, dengan kehadiran komunitas ini diharapkan dapat memberikan alternative kegiatan positif bagi generasi milenial.

“Peminatnya ada, cuma memang sekarang wadahnya yang enggak ada. Karena selama ini kan masih terbatas di sekolah. Dengan adanya komunitas ini dan bantuan alat dari PT Timah Tbk semua bisa ikut latihan di rumah saya di Kawasan Cut Nyak Dien Kelurahan Air Jukung. Ini terbuka untuk umum yang mau belajar dan latihan memainkan alat musik tradisional,” ujarnya.

Agus Sandi menyebutkan, sebelumnya dirinya sudah mengajukan proposal kemana-mana untuk mendapatkan bantuan alat music ini. Namun, hasilnya nihil. Malah tak disangka-sangka justru PT Timah memberikan bantuan seperangkat alat musik.

Alat yang music diberikan kepada komunitas ini berupa keyboard, soundsystem, dambus, gendang melayu, gendang bangka, gong, biola, dan akordion.

“Saya sudah kemana-mana mengajukan proposal tapi belum ada tanggapan, ini justru dibantu dari PT Timah Tbk yang awalnya enggak menyangka akan dibantu. Lengkap ini alat music yang dibantu,” sebutnya.

Kehadiran Alat music ini membuat dirinya semakin percaya diri untuk melatih generasi muda untuk belajar music tradisional yang dikemas secara modern.

“Saya mulai sosialisasi ke sekolah-sekolah, siapa tau anak-anaknya ada yang mau ikut latihan. Silakan, karena memang tujuannya ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk berlatih music tradisional sehingga music kita ini punya generasi penerus dan tetap lestari,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sebelumnya para siswa yang juga anggota komunitas ini telah berhasil menjuarai event music di tingkat Provinsi dan nasional. Saat itu, mereka masih menjadi perwakilan SMPN 2 Belinyu, beberapa penghargaan yang mereka raih seperti juara FLS2N tingkat Kabupaten hingga Provinsi. Bahkan baru-baru ini mereka meraih juara 3 dalam ajang Festival Lagu Nusantara tahun 2021.

“Kalau FLS2N dari tahun 2014 sudah ikut dan sering juara. Kami bahkan sudah memiliki lagu sendiri yang berjudul Belinyu Kota Yang Indah. Kami juga sering mengikuti event-event nasional,” bebernya.

Kedepan, kata dia komunitas ini diharapkan dapat terus berkembang, sehingga para anggota yang berlatih tidak hanya berlatih namun juga bisa mengikuti event-event nasional. Bahkan bisa saja menerima tawaran manggung.

“Arahnya ke sana, kita dulu juga sering tampil dan diundang di beberapa acara seperti penggalangan dana di Pasar Ramadan, pernah tampil di Rumah Camat juga. Sebelum pandemi juga dulu ada tawaran manggung. Jadi kami ingin para generasi muda kenal music tradisional lalu kita bina memang betul-betul jadi pemain music yang professional,” harapnya.

Menurutnya memang tak mudah, karena bermain music tidak hanya melatih keahlian, namun juga melatih mental, skill dan rasa.

“Ini memang proses panjang, tapi saya yakin kalau dilakukan secara konsisten ini akan bisa terus dan akan banyak anak muda yang tertarik,” ucapnya

“Sekali lagi terimaksih kepada PT Timah Tbk sudah membantu, memfasiltasi peralatan bagi kami untuk terus mengajarkan dan melesatarikan music ethnic ini. Dengan bantuan ini, sama halnya dengan PT Timah Tbk dalam mendukung generasi muda untuk berkarya,” sambungnya.

Salah satu anggota KOMET, Riki Juliansyah menceritakan, jika dulu mereka hanya terbatas untuk latihan lantaran hanya menggunakan fasilitas sekolah, kini mereka bisa lebih bebas untuk latihan dan menggali lebih dalam tentang music ethnic.

“Saya sejak SMP memang sudah main dambus, karena memang dulu di SMPN 2 dan tertarik dengan ekskul ini. Sampai sekarang juga masih makanya saya bergabung dengan komunitas ini. Saya tertarik main dambus ini karena memang seru musiknya,” cerita siswa kelas 2 SMK Yayasan Nasional Pendidikan Belinyu ini.

Diakuinya, bermain musik dambus ini memiliki tatangan tersendiri dalam mengatur tempo. Namun, dengan seringnya latihan hal ini dapat diatasi.

“Tantangannya di tempo nada lagu, karena kan dambus itu alat musik utama dari semua alat musik. Kalau dambusnya salah tempo, kacau semua,” ujar Riki.

Disamping itu, karena terbatasnya sarana yang ada membuat Ia merasa kurang leluasa untuk bermain alat musik tersebut.

“Jadi dulu belajarnya dari alat musik yang di sekolah, susah jadinya kalau mau latihan. Terus juga latihan cuma saat ekskul saja ditambah kondisi saat ini yang enggak bisa ekskul,” Kata Riki

Ia bersyukur, PT Timah Tbk telah memberikan bantuan alat music kepada komunitas mereka.

“Sangat terbantulah, kita bisa lebih leluasa dalam latihan. Terimakasihlah kepada PT Timah sudah memberikan alat musik ini,” tutupnya.(rls)

Pemprov Babel dan Lampung Sepakat Bangun Jalur Transportasi Laut

WARTABANGKA, TANJUNGPANDAN – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) dan Pemprov Lampung sepakat untuk menjalin kerja sama fasilitasi penyeberangan antar kedua provinsi tersebut, dalam rangka meningkatkan pengembangan investasi, perdagangan dan pariwisata.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam Nota Kesepakatan Bersama yang ditandatangani langsung antara Gubernur Babel Erzaldi Rosman, dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, di Ruang Pertemuan UPTD DPUPR, Kabupaten Belitung, Kamis (14/10).

Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antar kedua kepala daerah ini bisa dikatakan bersejarah. Kaarena, untuk pertama kalinya dilakukan kerja sama antar kedua provinsi tersebut dalam hal pembangunan jalur transportasi laut yang direncanakan di wilayah Kabupaten Mesuji Lampung, dan Sadai Bangka Selatan.

Dalam kesepakatan tersebut, Gubernur Erzaldi mengatakan, kerja sama ini merupakan inisiasi pasca kesepakatan kedua provinsi pada rakor gubernur se-Sumatra beberapa waktu lalu.

“Kami ingin mengembalikan kekuatan kawasan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) di Indonesia, khususnya dalam hal investasi, perdagangan dan pariwisata,” ungkap Gubernur Erzaldi saat memulai sambutannya.

Gubernur Erzaldi dalam kesempatan itu menuturkan, tujuan kerja sama ini untuk mendorong dan memfasilitasi dalam penyediaan jalur trasnportasi secara langsung dari dan antara pelabuhan di Babel dan Lampung.

“Seperti perdagangan, diharapkan dapat mempersingkat bahan pangan dari kedua daerah,” jelasnya.

“Disamping itu, seperti yang kita ketahui bersama bahwa banyak masyarakat Lampung yang berdomosili di Babel maupun sebaliknya. Dengan adanya pelabuhan ini juga akan memberikan alternatif mereka untuk berpergian ke daerah asalnya,” lanjutnya.

Selain itu, kerja sama ini bertujuan untuk membuka peluang usaha yang lebih luas bagi pelaku perdagangan, investasi, dan pariwisata. Khusus di Babel, kerja sama ini dapat memperkuat program strategi nasional, yakni Kawasan Industri Sadai.

Pada Kesempatan yang sama, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, tindaklanjut kerja sama ini, Pemprov Lampung sedang menyiapkan dermaga pelabuhan untuk memasok pangan dan komoditas daerah lainnya ke Babel yang berlokasi di Kecamatan Sungai Sidang, Kabupaten Mesuji, Lampung.

Gubernur Arinal juga memaparkan bahwa, Provinsi Lampung sebagai lokasi yang sangat strategis, sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera, yang menghubungkan Pulau Jawa serta dilalui alur laut Kepulauan Indonesia.

“Lampung sendiri merupakan sentra penghasil padi di Indonesia, pada tahun 2020 sebesar 2.650.290 ton atau meningkat 22.47 persen dari periode sebelumnya,” ungkapnya.

Adapun sektor komoditi yang akan dikirimkan ke Bangka Belitung itu meliputi bidang pangan, holtikultura, peternakan dan hasil perkebunan.

Dengan adanya kerja sama ini, ia berharap menjadi solusi dalam pemenuhan kebutuhan pangan strategis dan jasa antar kedua daerah dengan harga yang jauh lebih kompetitif.

Untuk lebih mengkonkretkan kerja sama tersebut, dalam pertemuan itu, selain penandatanganan antar kedua kepala daerah, juga dilakukan penandatangan kerja sama antar BUMD. Dalam hal ini, antara PT Wahana Rahardja milik Pemprov Lampung dan PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera milik Pemprov Babel.

Penandatanganan kerja sama tersebut turut disaksikan Pangdam II Sriwijaya, Forkopimda Babel, Forkopimda Lampung, Bupati Belitung, Wakil Bupati Belitung Timur, Kepala Bank Indonesia Lampung, Kepala Bank Indonesia Babel, dan Kepala Perangkat Daerah Babel. (Diskominfo Babel)