Bangka Barat

Patuhi Aturan Larangan Mudik, Gubernur Pantau Pelabuhan Tanjung Kalian

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Usai melakukan kunjungan dan operasi pasar komoditi daging beku Pasar Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman juga melaksanakan kunjungan kerja ke Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok Kabupaten Bangka Barat, Senin (10/5).

Di pelabuhan itu, gubernur yang masih bersama Forkopimda Babel dan Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming melihat arus keluar masuk kapal untuk memastikan aturan larangan mudik yang dikeluarkan oleh pemerintah dilaksanakan di pelabuhan ini.

Di posko pengamanan lebaran Pelabuhan Tanjung Kalian, gubernur berdiskusi dengan petugas jaga mengenai aktivitas keluar masuk kapal.

“Tanjung Kalian ini adalah pintu gerbang utama keluar masuk Bangka Belitung. Tentu harus dijaga betul,” ungkapnya

Gubernur juga menyatakan bahwa tidak boleh ada yang menyeberang melalui pelabuhan apapun itu alasannya.

“Tidak boleh ada yang menyeberang mau alasan apapun. Kecuali alasan yang telah diatur dalam aturan,” tegasnya.

Pihaknya juga akan menempatkan alat pendeteksi Covid-19, GeNose sebagai antisipasi arus balik para pemudik yang melakukan perjalanan, sebelum batas mudik dilarang.

“Apapun alasannya mereka mudik, konsekuensinya mereka wajib dilakukan GeNose.” Jelasnya

Selain memastikan aturan pembatasan larangan mudik, pada kesempatan yang sama gubernur sekaligus memantau arus keluar masuk komoditi khususnya kebutuhan pokok. (Diskominfo Babel)

Kapolres Bangka Barat Cek Pos Pelayanan Operasi Ketupat Menumbing 2021

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Kapolres Bangka Barat, AKBP Fedriansah meninjau langsung Pos Pelayanan Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok, Kamis (6/5). Hal ini guna melihat kesiapan para personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Menumbing 2021.

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2021, Polres Bangka Barat mendirikan 5 pos diantaranya 1 pos PAM di kecamatan Jebus, 1 Pos terpadu di kecamatan Muntok, 1 Pos pantau di Simpang Ibul, 1 Pos pelayanan di Tanjung Kalian, dan 1 Pos PAM di kecamatan kelapa.

Kapolres mengungkapkan pos operasi ini juga merupakan kelanjutan dari kegiatan tim gugus tugas pencegahan Covid-19 dan pencegahan kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik.

“Hari ini saya bersama pak camat dan rekan-rekan yang lain meninjau pos pelayanan di Tanjung kalian,” kata kapolres.

Menurut kapolres, di hari pertama diberlakukannya larangan mudik untuk 12 hari kedepan, akan ada 24 tenaga pengamanan yang terdiri dari TNI/Polri juga instansi terkait.

” Ya dibantu juga adek-adek dari Pramuka yang bertugas, nanti bergantian sampai dengan 12 hari ke depan yaitu tanggal 17 Mei 2021. Kalau kita pantau hari pertama ini terlihat kondusif ya tidak ada penumpang yang mudik yang kita dapati hanya kendaraan-kendaraan jenis kendaraan barang yang akan menyeberang ke pelabuhan Tanjung Api-Api,” tutup Kapolres. ( IBB )

Kemenko Marves Kunjungi Tiga Pelabuhan di Kecamatan Muntok

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Asisten Deputi Konektivitas Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Rusli Rahim mengunjungi tiga pelabuhan di Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (5/5).

Rombongan dari Kemenko Marves tersebut didampingi Bupati Bangka Barat, H. Sukirman, Sekda Muhammad Soleh, Kepala Dinas PUPR, Suharli, Kepala BAPPEDA Muhammad Effendi serta Kepala Unit Metalurgi PT. Timah Muntok, Wiyono.

Pelabuhan yang dikunjungi Rusli yakni, Pelabuhan Ikan di Kelurahan Tanjung, Pelabuhan Sementara di Tanjung Kalian dan Pelabuhan Tanjung Ular yang sedang dalam tahap pembangunan.

Rusli mengatakan Pelabuhan Ikan Muntok bisa dikembangkan menjadi lebih baik lagi, namun eksistingnya perlu direvitalisasi. Dikatakannya, PT. Pelindo sudah melakukan kajian untuk melihat kemungkinan melakukan kerja sama.

” Tentunya ini nilai positifnya adalah pengembangan ekonomi di Muntok. Saya lihat disini potensi ada, sekarang bagaimana mengimplementasikannya. Mungkin setelah lebaran kita akan rapat koordinasi lagi dengan instansi terkait lainnya,” kata Rusli.

Bangka Barat, khususnya Muntok menurut Rusli dapat dikembangkan di beberapa sektor, seperti perikanan, pariwisata dan juga heritage-nya. Sedangkan untuk Pelabuhan Sementara di Tanjung Kalian yang saat ini digunakan untuk bongkar muat gas elpiji pengusaha Muntok, Menkiong, pihaknya sedang mempelajari untuk pengembangannya ke depan.

” Saya kira ini menjadi cikal bakal nanti bagian penting di Bangka Barat. Ini kan baru ada semacam pemikiran ke depan untuk pengembangan khususnya Pelabuhan Tanjung Kalian ini. Nanti kita lihat lah potensinya seperti apa, masih kita coba untuk melakukan inovasi dan sebagainya,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bangka Barat, H. Sukirman mengatakan, Pelabuhan Sementara di Tanjung Kalian akan dikemas sedemikian rupa agar bisa menambah Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) Bangka Barat.

” Mudah – mudahan kunjungan beliau – beliau ini tidak cukup sampai disini, sebentar lagi akan kita tindaklanjuti, mungkin selepas lebaran. Karena ini kan ada beberapa, di sebelah ada ASDP, jadi nanti bagaimana bentuk kerjasamanya. Jangan sampai barang kita ada nganggur, semak di tengah kota kan,” tutup Sukirman. ( IBB/rls )

Dua Orang di Bangka Barat Meninggal Akibat Covid-19

WARTABANGKA, MUNTOK – Dua warga Kabupaten Bangka Barat meninggal dunia akibat terpapar virus Covid-19. Keduanya adalah Tn. Sp ( 65 ), warga Desa Sekarbiru, Kecamatan Parittiga dan Ny. Ms ( 45 ), warga desa Belo Laut, Kecamatan Muntok.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Barat, M. Putra Kusuma menjelaskan Tn. Sp dan Ny. Ms meninggal dunia di RSUP Soekarno Hatta pada Sabtu ( 01/05 ). Sebelumnya, Tn. Sp melakukan pemeriksaan antigen pada tanggal 24 April 2021.

Sedangkan, Ny. Ms melakukan pemeriksaan PCR pada tanggal 29 April 2021. Selain positif covid-19, Almarhum Tn. Sp juga diketahui menderita penyakit penyerta.

” Tn. Sp telah dimakamkan secara protokol kesehatan di desa Sekarbiru dan Ny. Ms rencananya dimakamkan secara prokes di desa Belo Laut jelas Putra, Minggu ( 2/5).

Dengan demikian, akumulasi kasus positif Covid-19 di Bangka Barat per Minggu (2/5 ) menjadi 1.279 orang. Rinciannya adalah kasus meninggal dunia sebanyak 20 orang, sembuh 824 orang dan isolasi 435 orang.

“Kami mengimbau kepada kita semua untuk meningkatkan ketaatan terhadap prokes pada masing-masing kita. Mulai dari diri kita sendiri dan lingkungan terkecil sampai kepatuhan pada level komunitas kemasyarakatan,” tukas Putra. ( IBB )

Erzaldi Yakin Bangka Barat Akan Berkembang Dalam Waktu Dua Tahun ke Depan

WARTABANGKA, MUNTOK – Kabupaten Bangka Barat adalah suatu daerah yang luar biasa. Apalagi di Kecamatan Muntok akan dibangun Pelabuhan Tanjung Ular dan Pabrik CPO.

Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan saat acara Serah Terima Jabatan dari Plh. Bupati Babar ke Bupati Bangka Barat Terpilih.

” Terus dalam waktu dekat akan dikembangkan lagi pelabuhan beserta parbrik revenery palm oil. Pal oil itu tidak saja untuk menampung CPO dari daerah Bangka Belitung tapi juga mengambil CPO dari wilayah Sumatera,” ungkap Erzaldi pada acara yang digelar di Rumah Dinas Bupati Babar, Rabu (28/4).

Dia sangat yakin, dalam waktu satu atau dua tahun, Bangka Barat akan berkembang sangat pesat.

” Kita sebagai pemerintah jangan tertinggal apa yang sudah kita pancing dengan menarik investor ini tidak bisa ditunggu, tetapi kita harus terus berkonsolidasi dan bersinergi. Tidak saja antara kabupaten dan provinsi tetapi dengan para investor yang memang sudah menginvestasikan apa – apa yang akan mereka kerjakan,” jelas Erzaldi.


Maka dari itu, Erzaldi berharap agar pemerintah dapat memberikan kemudahan kepada investor. Jika dimudahkan, ia optimis bakal ada kelanjutan investasi yang didatangkan para investor untuk perkembangan daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

” Karena dengan kita berikan kemudahan kepada mereka akan ada turunan yang lain lagi yang akan mereka datangkan untuk dikembangkan di daerah kita,” imbuh Erzaldi.

Erzaldi melanjutkan Bangka Barat adalah titik dimana perjuangan kemerdekaan Indonesia diadakan. Sekalipun bukan awal, tetapi Bangka Barat adalah awal perjuangan merebut kemerdekaan.

Tentunya banyak sekali peninggalan bangunan-bersejarah di Bangka Barat khususnya kota Muntok. Peninggalan ini harus terus digali dan diperbaiki seperti Wisma Ranggam, Pesanggrahan Menumbing dan lain sebagainya.

” Insya Allah tahun depan ketika terjadi kerja sama dengan antara Provinsi dan Kabupaten karena itu aset kabupaten kita akan garap lebih baik lagi. Dan Insya Allah bulan Mei ini kita sengaja mengundang ahli budaya, ahli seni, ahli heritage. Nanti saya minta kesempatan untuk ketemu Pak Bupati khusus untuk mengelola Wisma Ranggam, Menumbing, Rumah Mayor dan lain sebagainya. Heritage Bangka Barat ini harus dikembangkan,” tutup Erzaldi.(ibb)

Gubernur Pimpin Sertijab dari Plh Bupati kepada Bupati Bangka Barat

WARTABANGKA, MUNTOK – Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Plh. Bupati Bangka Barat, Drs. Muhammad Soleh, M.Ap kepada Bupati Bangka Barat, H. Sukirman, S.H, digelar di Rumah Dinas Bupati Bangka Barat, Rabu (28/4). Sertijab dipimpin oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan.

Selain sertijab, acara ini juga diisi dengan
pelantikan ketua TP PKK, ketua Dekranasda, ketua pengukuhan Bunda PAUD kabupaten Bangka Barat tahun 2021 yang dilakukan oleh Ketua TP PKK Provinsi Bangka Belitung, Hj. Melati Erzaldi kepada Hj. Rosmala Sukirman.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming, SE, Ketua DPRD, Marudur Saragih, Kapolres, AKBP Fedriansah, Dandim 0431/BB, Letkol Inf. Agung Wahyu Perkasa, ketua Pengadilan Negeri Mentok, Erica Mardaleni, kepala OPD di lingkungan Pemkab Babar dan segenap tamu undangan lainnya.

Setelah dilantik menjadi Bupati Bangka Barat, H. Sukirman menjelaskan dalam waktu enam bulan ke depan ia tidak akan melakukan perombakan terhadap kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka Barat.

Menurutnya, ia akan tetap memberdayakan kepala OPD yang lama. Namun, apabila ada jabatan kepala OPD yang kosong, tentunya ia akan mengisi jabatan tersebut sesuai dengan mekanismenya.

” Saya pikir kita akan menempatkan sesuai yang tepat pada tempatnya dan kemampuan mereka masing-masing. Kita ingin semua OPD berpacu memanfaatkan waktu yang tersisa ini karena tidak boleh seperti pola pola lama. Kita harus bekerja cerdas, tangkas dan tuntas kira kira seperti itu,” jelas Sukirman.

Lalu, terkait dengan program Bangka Barat Sehat, dalam waktu 10 hari, ia akan segera melaunching program tersebut.

” Suka atau tidak suka kita kan melewat waktu sampai 100 itu ada tahapnya kan. Hari ini tadi yang kami sampaikan 10 hari insyaallah kami akan launching program Bangka Barat sehat dengan KTP. Insyaallah nanti beserta BPJS akan menanggung masyarakat Bangka Barat kaya maupun miskin,” sebut Sukirman.

Sementara itu, Muhammad Soleh, M. Ap mengatakan prosesi serah terima jabatan yang telah disaksikan beberapa saat yang lalu merupakan rangkaian tak terpisahkan dari kegiatan pelantikan bupati dan wakil yang dilaksanakan pada tanggal 26 April 2021 lalu yang dilaksanakan di Pangkalpinang dan dipimpin langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Pada kesempatan yang sama, ia juga mengucapkan selamat kepada H. Sukirman SH sebagai bupati Bangka Barat dan Bong Ming Ming sebagai wakil bupati Bangka Barat periode 2021-2026 yang telah ditetapkan melalui keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.19-355 tahun 2021 tentang pengesahan pengangkatan kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020 di kabupaten pada Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

” Saya juga turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat Kabupaten Bangka Barat yang telah bersama-sama mensukseskan pemilihan bupati dan wakil bupati Bangka Barat beberapa waktu yang lalu sehingga proses pemilihan tersebut dapat berjalan tertib aman lancar dan kondusif,” kata Soleh dalam sambutannya.

Lanjut, dijelaskan Soleh, ia menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas dukungan dan partisipasi semua pihak yang telah membantu dirinya selama 37 hari terhitung sejak tanggal 23 Maret 2021 yang lalu hingga hari ini, tepat selama 37 hari tugasnya sebagai Pelaksana Harian Bupati Bangka Barat telah ia laksanakan berdasarkan radiogram Gubernur Kepulauan Bangka Belitung nomor 027/0169/I1 tahun 2021 tanggal 18 maret 2021.

” Dengan adanya acara serah terima jabatan pada hari ini, maka menandai Paripurna nya tugas saya selaku pelaksana harian Bupati Bangka Barat Dalam mengemban amanah dan kepercayaan yang telah diberikan untuk menjalankan birokrasi pemerintahan di Bangka Barat selama masa transisi sebelum kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih secara resmi dilantik,” ujar Soleh.

Selanjutnya, dalam mengemban amanah sebagai pelaksana harian bupati, kata Soleh, dirinya selalu senantiasa berupaya secara optimal untuk menjalankan berbagai urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Kabupaten serta berupaya untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat termasuk pula memastikan menjalankan oleh pemerintahan agar tetap berjalan dengan baik dan lancar.

” Selalu mematikan beberapa waktu belakangan ini penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangka Barat menunjukkan angka yang cukup signifikan. Hal ini tentu saja harus menjadi perhatian kita bersama sebab penanganan penyebaran covid-19 ini merupakan tanggung jawab bersama dan harus benar-benar dilakukan secara optimal. Penerapan protokol kesehatan harus tetap dipertahankan sebab ini belum berakhir,” ungkap Soleh.

” Kewaspadaan dan komitmen bersama harus benar-benar diterapkan untuk meminimalisir penyebaran covid-19 agar tidak semakin meluas. Akhirnya saya mengajak seluruh stakeholder terutama dari kalangan aparatur sipil negara di Kabupaten Bangka Barat untuk senantiasa mendukung serta membantu jalannya roda pemerintahan di bawah kepemimpinan bupati dan wakil bupati Bangka Barat yang baru yakni Bapak Sukirman dan Bapak Bong Ming Ming,” tukas Soleh. ( IBB/ADV )

Kejari Bangka Barat Bersama Wartawan dan Ormas Berbagi 300 Paket Takjil

WARTABANGKA, MUNTOK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat berbagi sebanyak 300 paket tas yang berisi takjil untuk masyarakat, Sabtu (23/4). Dalam kegiatan ini, pihak Kejari melibatkan organisasi masyarakat (ormas) dan awak media.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Helena Octavianne di Taman Lokomobil dan berlangsung di empat titik lainnya di Kota Muntok.

Menurut Helena, pihaknya melaksanakan kegiatan bagi takjil ini dalam rangka untuk membantu UMKM yang ada di Bangka Barat.

Selain itu, dalam kegiatan berbagi takjil di bulan ramadhan ini, pihaknya juga mengajak rekan media. Hal ini dikarenakan berkat media, Kejari Bangka Barat meraih predikat wilayah bebas korupsi.

“Kejari Bangka barat menyiapkan 300 takjil. Kami ga nyangka juga bisa seramai ini. Kami kemas dalam bentuk membantu umkm dan juga mengajak rekan rekan media karena kami berterima kasih kepada rekan rekan media berkat rekan media kami mendapatkan WBK dan kami juga akan menuju ke WBBM. Mohon kembali dukungannya,” kata Helena.

” Jadi ini benar-benar untuk majuin bangka barat karena yang diajak selain daripada rekan media rekan-rekan wartawan itu juga kami mengajak ada beberapa organisasi masyarakat Bangka barat,” lanjut Helena.

Lanjut, dikatakan Helena, pihaknya juga melibatkan ormas Mutik Pilah Sampah ( MPS ). Maka dari itu, paket takjil diisi menggunakan tas bukan plastik.

” Paket takjil yang dikemas di sebuah tas. Kami ingin mengajak masyarakat jangan pakai plastik karena plastik itu ada limbah makanya kami ganti menjadi tas atau yabg disebut tote bag atau goodie bag,” jelas Helena.

Helena menambahkan melihat antusiasme dan respon masyarakat yang begitu positif, dirinya mengaku kaget apalagi paket takjil tersebut habis begitu cepat. Untuk itu, dirinya mengajak masyarakat agar dapat memajukan Bangka Barat agar dapat dikenal lagi.

” Tadi saya juga bingung koq rame banget jadinya. Alhamdulillah respon masyarakat sangat baik itu. Kami juga tadi tidak nyangka yang kami siapkan 300 bisa habis begitu cepatnya. Majukanlah bangka barat bersama sama rekan media bersama kejaksaan bersama seluruh masyarakat bangka barat supaya Bangka Barat makin dikenal,” tukas Helena. ( IBB )

BPJ Bersama Deddi Wijaya Serahkan Bantuan Kursi Roda kepada Penderitaan Stroke di Parittiga

WARTABANGKA, PARITTIGA– Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Provinsi Bangka Belitung, Bambang Patijaya (BPJ) bersama dengan Deddi Wijaya salah seorang tokoh masyarakat Bangka Barat yang juga Ketua DPD Partai Golkar Bangka Barat menyerahkan bantuan kursi roda kepada M Ali, warga Desa Puput, Kecamatan Parit Tiga pada Selasa (22/4).

M. Ali yang merupakan pensiunan PT Timah ini telah sejak tahun 2011 menderita penyakit stroke, sehingga selama hampir 11 tahun ini, hal ini membuat ayah dari enam anak ini hanya bisa berbaring di tempat tidur saja.

Tampak raut bahagia diwajah M. Ali dan keluarganya, saat menerima para aparat Desa Puput yang datang kerumahnya untuk memberikan bantuan kursi roda dari BPJ tersebut.

Erlina, anak dari M. Ali mengucapkan rasa terima kasihnya kepada BPJ serta Dedi Wijaya, yang telah peduli dengan keadaan ayahnya tersebut.

“Perasaan kami sangat senang atas bantuan kursi roda ini, ini tentu saja sangat bermanfaat sekali buat Bapak Kami. Saya mewakili keluarga sangat berterimakasih kepada Bapak Bambang Pati Jaya dan Deddi Wijaya beserta teamnya, atas perhatiannya kepada Bapak kami, dan kami mendoakan Semoga BPJ dan DW sukses selalu,” ungkap Erlina.

Sementara itu Rusdy Saputra, anggota BPD Puput mengatakan dirinya berserta seluruh aparat Desa Puput juga turut mengucapkan terima kasih atas kepedulian BPJ terhadap warga mereka.

“Saya mewakili pihak keluarga dan masyarakat Desa Puput, mengucapkam terima kasih yg sebesarnya atas bantuan dan kepedulian bpk Bambang Pattijaya yang telah memberikan kursi roda untuk bapak M.Ali. kami melihat ini sebagai salah satu bukti janji BPJ untuk terus membantu meringankan beban warga Bangka Belitung,” ucap Rusdy.(rls)

Kasus Covid-19 Meningkat, Bangka Barat Akan Terapkan PPKM Skala Mikro

WARTABANGKA, MUNTOK – Kasus pasien yang terpapar virus Covid-19 di Bangka Barat mencapai 859 orang. Semakin banyaknya kasus ini membuat Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Barat akan mulai menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) skala mikro.

Tentunya PPKM skala mikro ini dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran Kemendagri Nomor 9 tahun 2021, yang menginstruksikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama 24 provinsi lainnya agar menerapkan PPKM Mikro serta pengoptimalan Posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Barat, M. Putra Kusuma mengatakan di Babar sendiri, PPKM mikro diterapkan di skala desa yang dalam seminggu terakhir terjadi penambahan diatas 10 kasus positif Covid.

” Jadi testing masif, tracking dan memaksimalkan peran kewilayahan yang diinisiasi oleh pihak desa dan Satgas Kecamatan diturunkan ke desa,” kata Putra, Rabu ( 21/4).

Ia menjelaskan peran desa serta Posko Penanganan Covid-19 akan dimaksimalkan. Disamping itu, kerja sama di level masyarakat diharapkan saling membantu untuk menekan laju pandemi virus Corona.

Bagi warga yang tidak terpapar Covid masih dapat melakukan aktivitasnya seperti biasa, namun bagi yang positif harus dikarantina mandiri secara ketat.

” Yang bersangkutan juga harus mengurangi interaksi dengan orang luar, tetapi tetangga juga harus support,” ujar Putra.

Putra menegaskan terpapar virus Covid-19 bukanlah aib yang memalukan. Karena itu diharapkan semua pihak harus bekerja sama untuk ikut andil dalam pengendalian Covid – 19, khususnya di lingkungan terdekat.

Putra mengungkapkan langkah strategis lainnya yang akan diambil adalah, pihaknya berencana mengadakan Wisma Karantina di desa dan kecamatan serta pengaktifan kembali Posko yang ada.

Putra menambahkan nantinya ada delapan desa/kelurahan di Bangka Barat yang dapat dikategorikan rawan Covid-19, yaitu Kelurahan Sungai Daeng, Desa Belo Laut, Kundi, Sekar Biru, Jebus, Tempilang, Mislak dan Ranggi Asam.

Ia menilai kasus Covid aktif banyak terjadi di pedesaan. Karena itu untuk mencegah meluasnya penularan, pihaknya melakukan isolasi ketat.

” Harapannya semua kompenen dari Provinsi sampai desa bergerak bersama bersinergi dalam mengendalikan ini, ketika bersinergi Insya Allah target kita dalam dua bulan ini kasus Covid – 19 akan melandai,” tutupnya. ( IBB/rls )

Usai Salurkan Santunan, Gubernur Erzaldi Gelar Rapat Darurat Penanganan Covid-19 di Muntok

WARTABANGKA, MUNTOK – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman kunjungi Muntok untuk menyerahkan langsung santunan kepada 100 orang anak yatim dan lansia. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban mereka terlebih dalam menjalani ibadah puasa selama Bulan Ramadan.

Tidak hanya memberi bantuan, Gubernur Erzaldi mengungkapkan bahwa kunjungan hari ini sekaligus untuk bersilaturahmi dengan warga.

“Sebagai kepala daerah tentu sudah menjadi kewajiban saya untuk mengetahui langsung kondisi masyarakat sewaktu menjalani ibadah puasa terlebih bagi saudara saudara kita yang membutuhkan, dan pada kesempatan ini kami ingin menyerahkan langsung bantuan kepada saudara saudara kita ini, “ungkapnya di hadapan warga yang sudah berkumpul di Pondok Pesantren Tahfidz Sabilar Rosyad Kota Muntok, Senin (19/4).

Mengingat kondisi wilayah Kabupaten Bangka Barat yang masuk Zona Orange, orang nomor satu di Babel ini mengatakan kegiatan Safari Ramadan yang telah direncanakan sebelumnya harus dibatalkan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Kami mohon maaf kepada bapak, ibu sekalian bahwa rencana pelaksanaan Safari Ramadan terpaksa kami batalkan, karena kami baru mendapat kabar dari bupati terpilih bangka barat saat ini berstatus oranye. Keputusan ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan untuk keselamatan kita bersama, “ungkapnya.

Namun penyerahan bantuan kepada anak yatim dan lansia tetap dilakukan secara simbolis, tentunya dengan menerapkan protokol Covid-19.

Tidak lupa Gubernur Erzaldi mengimbau agar warga berbuka dengan keluarga tercinta di rumah.

“Bagi bapak ibu dan anak yatim yang sudah menerima santunan silakan kembali ke rumah masing-masing, ambil nasi kotaknya dan takzil yang kami siapkan dan berbukalah di rumah bersama keluarga, “ujarnya.

Menyikapi kondisi tersebut, Gubernur Erzaldi bertindak cepat dan langsung mengadakan rapat darurat bersama bupati terpilih Bangka Barat Sakirman, Polisi Sektor Muntok, Staf Khusus Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.

“Kondisi ini harus kita respon cepat. Kita harus bisa menentukan langkah cepat dan tepat. Dalam rapat ini saya minta bupati terpilih serta jajarannya dapat cepat mengambil kebijakan untuk menangani masalah ini, terutama empat desa di Jebus, “tegas Bang ER.

Dirinya meminta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk melakukan Rapid Antigen dan Genose secara massal di empat desa di Jebus yakni Desa Mislak, Rangiang, Sekar Biru dan Jebus.

“Bilamana ada masyarakat yang dinyatakan positif maka harus segera dilakukan penanganan ataupun isolasi mandiri, “tegas Gubernur Erzaldi.

Bupati terpilih Bangka Barat, Sakirman mengucapkan terimakasih atas kehadiran Gubernur Erzaldi untuk memberi santunan zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kepada anak yatim dan lansia di Muntok.

“Semoga bermanfaat bagi yang menerimanya, “ujarnya.

Dirinya sangat menyayangkan kehadiran Gubernur Erzaldi beserta jajarannya kali ini dalam kondisi tidak aman karena penyebaran Covid-19 di daerahnya sedang mengalami peningkatan dan masuk dalam Zona Orange.

“Kondisi ini kami harap tidak mengurangi makna kegiatan ini. Sangat disayangkan, tidak semua kegiatan dapat dilakukan tapi inilah yang terbaik demi keselamatan kita bersama. Karena daerah kami di Jebus dan sekitarnya masuk Zona Oranye, untuk itu kegiatan Safari Ramadannya sedikit terganggu, semoga kondisi seperti ini cepat berakhir, sehingga di lain waktu Kegiatan Safari Ramadan bisa dilaksanakan dengan baik,” pungkasnya. (Diskominfo Babel)