Bangka Barat

Kodim 0431/Bangka Barat Gelar Coffee Morning dengan Wartawan Bahas TMMD

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Kodim 0431/BB menggelar coffee morning bersama awak media yang bertugas di wilayah Bangka Barat. Kegiatan ini digelar di Taman Tirta Perkasa Makodim, Desa Belo Laut, Jumat (12/2).

Dandim 0431/BB, Letkol Inf. Agung Wahyu Perkasa mengatakan kegiatan coffe morning ini masih terkait dengan TMMD ( TNI Manunggal Membangun Desa ) yang akan dilaksanakan pada Senin (15/02) nanti. Rencananya, kegiatan ini harusnya dimulai pada bulan maret mendatang.


“Mengingat jaraknya cukup jauh dan pelebaran nya selebar 30 meter sangat lebar, jadi kita menambah waktu sendiri selama dua minggu untuk mempercepat penyelesaian TMMD ke depan,” jelas Agung.

Dikatakan Dandim, dengan adanya pelabuhan di Tanjung ular maka dibutuhkan akses jalan sepanjang 13,8 kilometer dari Desa Air Putih untuk menuju ke pelabuhan.

“Kenapa jalan tersebut, sifatnya strategis jangan sampai nanti jalan yang sudah ada ada, yang jalan mentok ini menjadi rusak gara-gara ada alat berat atau kendaraan di atas roda empat yang lalu lintasnya cukup aktif melewati jalan menuju pelabuhan,” ungkap Dandim.

” Sehingga dengan adanya jalan penghubung dari Air Limau dan Tanjung ular akan menggiring kendaraan-kendaraan di atas roda empat untuk berada di jalur tersebut sehingga yang di jalur frase atau jalur-jalur Jalan Raya Mentok ini tetap aman buat kendaraan keluarga atau kendaraan motor masih dapat terpelihara,” lanjut Dandim.

Dandim melanjutkan dalam kegiatan TMMD ini, pihaknya berkolaborasi dengan berbagai instansi untuk memberikan pemahaman atau sosialisasi kepada masyarakat.

” Contoh dengan Polres masalah narkoba Kemudian dari pertanian untuk masalah pertanian, BKKBN terkait Posyandu kemudian tentang penyakit tidak menular khususnya ini akan kita kolaborasi dengan mereka memberikan kepada masyarakat sekaligus,” imbuh Dandim.

Dandim menambahkan pihaknya juga telah mendapatkan petunjuk bahwa di desa-desa itu sudah diberikan anggaran dari Kementerian Kesehatan untuk pembangunan jamban. Maka dalam hal ini, pihaknya juga diminta untuk mengawasi pelaksanaan pembangunan tersebut supaya tepat sasaran.

” Disini kita hanya mendampingi dari desa-desa yang mendapatkan anggaran tersebut sehingga masyarakat bisa menikmati apa yang menjadi fasilitas yang diberikan oleh negara,” tukas Dandim.( IBB )

Kapolsek Jebus Imbau Masyarakat yang Merayakan Imlek Tetap Patuhi Prokes Covid-19

WARTABANGKA, MUNTOK – Polsek Jebus, Kabupaten Bangka Barat melaksanakan giat pengamanan Perayaan Imlek 2572 di Kelenteng yang ada di Kecamatan Jebus dan Parit Tiga, Kamis (11/2). Kegiatan ini guna mengecek persiapan pengurus kelenteng dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Kapolsek Jebus, Kompol Muhammad Saleh mengimbau kepada para pengurus kelenteng dan masyarakat Tionghoa yang akan merayakan Imlek 2572 agar tetap menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Selain itu, kapolsek menjelaskan pemeriksaan dan peninjauan secara langsung bertujuan untuk memastikan penempatan personel dalam rangka pengamanan dan kepatuhan terkait penerapan protokol kesehatan saat masyarakat Tionghoa melaksanakan sembahyang pada perayaan besar tersebut.

Ia menuturkan pengamanan yang pihaknya lakukan saat perayaan Imlek tahun 2021, sudah sesuai dengan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Pihaknya akan melibatkan personel dari Polsek Jebus pendukung dalam pengaman perayaan Imlek dengan sistem mematuhi prokes.

Kapolsek melanjutkan pihaknya juga membuat larangan pesta kembang api dan kerumunan massa. Hal itu dikarenakan virus covid-19 yang masih menyerang.

” Tetapi untuk ibadah di kelenteng, kami persilakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Terciptanya rasa aman dan tentram bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah Imlek di Wilkum Polsek Jebus dan Menciptakan Sitkamtibmas yang kondusif di wilkum Polsek Jebus,” ujar kapolsek.

Untuk itu, dia meminta kepada masyarakat yang akan merayakan Imlek untuk merayakannya secara sederhana serta tidak melakukan kegiatan yang bisa menyebabkan munculnya klaster baru penyebaran COVID-19.

“Acara-acara atau kegiatan yang mengumpulkan orang banyak memang tidak diperkenankan di tengah kondisi pandemi covid-19 ini. Tahun 2021 ini merupakan tahun kesabaran dan penuh keprihatinan bagi kita semua, karena pandemi masih terjadi,” tukasnya.(IBB)

Marudur Saragih Dilantik Jadi Ketua DPRD Bangka Barat

WARTABANGKA, MUNTOK – Marudur Saragih, S.E resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Barat dalam rapat paripurna di Gedung Mahligai Betason II, Kamis (11/2). Pada acara ini pengambilan sumpah dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Mentok, Erica Mardaleni, SH., MH.

Pelantikan dihadiri oleh Bupati Bangka Barat, Markus, Wakil Ketua I, H. Oktorazsari, wakil ketua II, Miyuni Rohantap, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Toni batubara, Kapolres, AKBP Fedriansah, Dandim 0431/BB, Letkol Inf. Agung Wahyu Perkasa, anggota DPRD, forkopimda Babar, Bupati Bangka Barat terpilih, H. Sukirman dan segenap tamu undangan lainnya.

Wakil Ketua I DPRD Bangka Barat, H. Oktoraszsari saat membuka rapat paripurna mengatakan paripurna ini dilaksanakan guna menindaklanjuti Surat Keputusan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor.188.44/39.D/I/2021 tentang Peresmian Pengangkatan Ketua DPRD Bangka Barat sisa masa jabatan 2019 – 2024.

“Dalam keputusan Gubernur tersebut meresmikan pengangkatan Ketua DPRD Bangka Barat atas nama Marudur Saragih, S.E., terhitung sejak pengambilan sumpah dan janji dalam sidang paripurna DPRD Bangka Barat,” kata Oktorazsari.

Di kesempatan yang sama, Bupati Bangka Barat, Markus, SH menuturkan kepada ketua DPRD yang baru, Marudur Saragih diharapkan dapat mengemban amanah secara jujur, adil serta penuh integritas dan bertanggung jawab.

Sebab, katanya, institusi DPRD merupakan salah satu wadah dalam memperjuangkan peningkatan kesejahteraan rakyat serta untuk menegakkan supremasi hukum demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bersifat melayani.

” Ke depan DPRD diharapkan semakin membawa aspirasi masyarakat lebih baik lagi sehingga hasil pembangunan dapat lebih dirasakan oleh masyarakat luas dan menjadikan Bangka Barat semakin hebat, Sejahtera serta mampu merealisasikan kemandirian ekonomi dengan selalu memperhatikan budaya dan kearifan lokal,” jelas Markus.

Selain itu, sinergitas bersama seluruh jajaran birokrasi, eksekutif dan para pemangku kepentingan diharapkan dapat terus ditingkatkan demi menggerakkan berbagai program dan kegiatan pembangunan dan juga harus dapat merangkul dan menggugah partisipasi seluruh masyarakat sehingga aspirasi masyarakat dapat diakomodir dan diwujudkan melalui Pembangunan Daerah.

” Saya meyakini dengan berbekal semangat, kerja keras, cerdas serta didukung dengan kemampuan dan dan pengalaman, institusi DPRD dapat memenuhi harapan masyarakat dalam membangun daerah kearah yang lebih baik lagi,” sebut Markus.

Dengan begitu, melalui rapat paripurna, Bupati Markus juga mengajak kepada seluruh komponen masyarakat Kabupaten Bangka Barat menjaga semangat untuk selalu persatuan dan kesatuan serta berpartisipasi aktif dalam rangka penyelenggaraan pembangunan di Kabupaten Bangka Barat.

Sementara itu, Staff Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Toni Batubara yang mewakili Gubernur Babel mengucapkan selamat kepada saudara Marudur Saragih yang telah dilantik sebagai ketua DPRD Bangka Barat berdasarkan undang-undang nomor 23 tahun 2014.


Menurutnya, lembaga DPRD adalah mitra kerja yang sejajar dengan pemerintah kabupaten bangka barat dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Oleh karena itu dibutuhkan kondisi yang selaras dan serasi dalam hubungan kerja antara legislatif dan eksekutif sebagai pemegang dan pelaksanaan amanat masyarakat.

“Kedudukan dan fungsi DPRD sangatlah penting dan strategis. Besar harapan kita semua semoga ketua DPRD yang baru dapat bekerja dengan sebaik-baiknya agar mampu membawa kabupaten bangka barat menjadi mitra pemerintah dalam menjalankan fungsi dan wewenangnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya. ( IBB/ADV )

14 Kru Kapal MT CST Ship III Terpapar Covid-19

WARTABANGKA, MUNTOK – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bangka Barat kembali bertambah. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 14 orang terkonfirmasi terpapar virus Covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Barat, M. Putra Kusuma menjelaskan empat belas orang ini merupakan kru Kapal MT CST Ship III yang beberapa hari lalu dievakuasi ke Wisma Karantina Bangka Barat. Semuanya berjenis kelamin laki-laki.

“Izin menyampaikan laporan kasus terkonfirmasi Covid-19 rilis hari ini. Terlaporkan 14 kasus terpapar covid19. Yang terdiri dari AT ( 34 ), FY ( 55 ), CU ( 28 ), MS ( 58 ) Su ( 52 ), MF ( 35 ), MF ( 25 ), FA ( 29 ), RU ( 36 ), TH ( 29 ), AI ( 27 ), HD ( 41 ), EF ( 40 ), dan BM ( 66 ),” kata Putra dalam pers rilisnya, Rabu (10/2).

Dijelaskan Putra, saat ini kapal tersebut sudah dikarantina. Hal ini sesuai dengan surat dari KKP Pangkalpinang No SR.03.04/2/754/2021 tanggal 05 Februari 2021.

Dengan bertambahnya ini, maka kasus pasien positif covid-19 di Bangka Barat per tanggal 10 februari 2021 menjadi 253 orang.

“Dengan rincian empat orang meninggal dunia, sembuh sebanyak 232 orang dan isolasi 17 orang,” tutup Putra. ( IBB )

Jaksa Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kasus Korupsi PT BPRS Cabang Muntok

WARTABANGKA, MUNTOK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung Cabang Muntok, Rabu (10/2). Ketiganya merupakan pegawai PT BPRS yakni IF, JR dan RS.

“Sudah ada penetapan pengembangan dari kasus PT BPRS Bangka Belitung Cabang Muntok. Tersangka berinisial IF, staf legal dan remedial. JR, staf legal dan RS mantan kabag marketing,” ungkap Kasi Pidsus Kejari Bangka Barat, Agung Dhedi Dwi Handes saat konferensi pers di Aula Kejari Bangka Barat.

Dia mengatakan pihaknya saat ini tengah memfokuskan penanganan terhadap tiga tersangka tersebut. Untuk perannya, ketiga tersangka ini sudah sangat jelas melakukan pelanggaran SOP dalam kegiatan fasilitasi pinjaman modal kepada nelayan dan pembiayaan fiktif yang melanggar prinsip kehati-hatian.

“Secara spesifik karena ini bagian legal dan tanggung jawabnya adalah melakukan transaksi jaminan karena di sini kan banyak pembiayaan pembiayaan efektif tanpa adanya agunan atau jaminan. Dan nasabahnya di sini juga kan fiktif. Mereka yang transaksi,” jelas Agung.

Saat ini, dijelaskan Agung untuk ketiga tersangka ini, pihaknya belum melakukan penahanan dan hanya melakukan pemeriksaan. Sedangkan dari kasus ini, mantan Kepala PT BPRS Cabang Muntok, Kurnia Tiyah Hanum dan mantan kabag operasional, Metaliyana telah divonis hakim masing–masing 6, 6 dan 4 tahun penjara. ( IBB )

Kejari Bangka Barat Rayakan HPN 2021 Bersama Insan Pers

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat merayakan Hari Pers Nasional ke 75 bersama insan pers yang ada di Bangka Barat dan acara bedah buku bertajuk “Penuntutan Dengan Hati Nurani “. Perayaan HPN ini dilaksanakan di Kantor Kejari Babar, Rabu (10/2).

Acara ini dihadiri Ketua PWI Bangka Barat, Husni beserta sejumlah wartawan dari berbagai media, Kepala DP2KBP3A Bangka Barat, Suwito, Plt. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Bambang Haryo Suseno, Sekretaris Dinas Sosial, Wanda, Sekretaris Diskominfo, Fachriansyah, Kabag Hukum Zainuddin dan Hakim PN Mentok, Arindo.

Menurut Kajari Helena Octavianne, di usia yang ke-75 ini, pers merupakan corong terdepan dalam pemberitaan.

“Mau berita bagus ataupun berita jelek sebenarnya nggak masalah karena ada juga yang bilang, Bad News is A Good News. Tapi kita di kejaksaan menyikapi bahwa pers itu teman kita, sahabat kita,” kata Helena dalam sambutannya.

Helena menerangkan berkat media, Kejari Bangka Barat mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi ( WBK ).

“Makanya Jaksa Sahabat Media disini mau kami terangkan, kami mendapat WBK karena bantuan dari pers juga. Karena tanpa ada pemberitaan yang baik, tanpa ada pemberitaan dari rekan – rekan semua, tentunya WBK ini tidak akan berhasil. Karena saya percaya karena saya juga keluarga media. Kalau dibilang kenal nggak sama media, saya malah tidur setiap hari sama media,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya berharap kepada para insan pers, kedepannya dapat memberikan informasi – informasi penting yang pihaknya berikan kepada masyarakat terutama masalah restorative justice. Restorative justice adalah program dari pusat bahwa Kejaksaan Agung untuk membantu masyarakat kecil.

“Dimana kerugian di bawah 2,5 juta, hukuman yang tidak lebih dari 5 tahun, kemudian korban atau pelaku dua – duanya masyarakat kecil. Diharapkan tidak perlu lagi disidangkan karena tidak layak. Misalnya pencurian dua batang kayu yang harganya mungkin hanya 200 ribu. Kenapa disidangkan, harusnya melalui restorative justice. Dan tahapan restoratif jusctice nanti akan kita bedah melalui buku saya, semoga bisa memberi pencerahan karena bukan hanya kejaksaan, kehakiman pun ada restorative justice,” imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, Husni selaku Ketua PWI Bangka Barat merasa terharu dengan acara yang telah dibuat oleh Kejari bersama jajaran untuk merayakan Hari Pers Nasional.

“Ini sungguh membuat kami sebagai insan pers berterima kasih dan sangat bangga sekali. Kemitraan dengan kejaksaan ini diapresiasi sekali. Tapi nggak hanya di kejaksaan, di PN Mentok Pak Golom kemarin, hubungan kita sangat baik. Pemda juga. Jadi HPN dengan PWI sama usia nya. Kita sangat berterima kasih sekali kepada pihak kejaksaan ini yang sudah merayakan HPN ke 75 di Babar ini,” jelasnya.

“Semoga kita tetap bersinergi dengan kejaksaan dan semua Mitra kita yang ada di Bangka Barat. Sekali lagi berikan apresiasi kepada kejaksaan bangka barat,” tukasnya.

Perayaan HPN ini juga diselingi dengan pemotongan tumpeng HPN serta penyerahan bingkisan dan piagam kepada wartawan Bangka Barat. ( IBB )

Pemkab Bangka Barat Dukung Kegiatan TMMD Kodim 0431/BB

WARTABANGKA, MUNTOK – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mendukung kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD ) ke-110 yang dilaksanakan oleh Kodim 0431/BB. Salah satu kegiatan TMDD tahun ini adalah pembangunan akses jalan sepanjang 13,8 kilometer menuju Pelabuhan Tanjung Ular.

“Ini (TMDD-red) dalam rangka untuk mendukung yang di kawasan industri terpadu yang ada di Tanjung Ular itu,” kata Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rozali kepada awak media di Taman Tirta Perkasa Makodim, Selasa (9/2).

Menurutnya, dengan dibangunnya pelabuhan Tanjung Ular ini akan memberikan dampak positif untuk pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bangka Barat.

“Dan tentunya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka untuk aksesbilitas dan distribusi hasil – hasil pertanian dari sekitarnya,” ujar Rozali.

Selain itu, dia memperkirakan jangka waktu untuk pembangunan pelabuhan Tanjung Ular ini akan selesai pada tanggal 31 Desember 2022.

Terkait pengelolaannya, nantinya pelabuhan ini akan dikelola oleh Kementerian Perhubungan yang akan bekerjasama dengan Pemda Bangka Barat.

“Mengenai pengelolaan nya nanti setelah selesai tentunya dikelola oleh kementerian perhubungan bekerjasama dengan pemda. Kita kan masih punya lahan milik pemda di situ nanti bisa Kerja Sama Operasional (KSO) antara operator pelabuhan dengan Pemda atau dengan Pemerintah Pusat,” tukasnya. ( IBB )

TMDD, Kodim 0431/Bangka Barat Buka Akses Jalan Menuju Pelabuhan Tanjung Ular

WARTABANGKA, MUNTOK – Kodim 0431/Bangka Barat melaksanakan sosialisasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110. Kegiatan yang bertajuk “TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri” ini dilaksanakan di Taman Tirta Perkasa Makodim Desa Belo Laut, Selasa (9/2).

Dandim 0431/BB, Letkol Inf Agung Wahyu Perkasa menjelaskan kegiatan ini terkait dengan pembangunan akses jalan sepanjang 13,8 kilometer untuk menuju Pelabuhan Tanjung Ular di Desa Air Putih, Kecamatan Muntok.

“Hari ini kan ada kegiatan sosialisasi untuk TMMD. Kita membuka akses jalan sepanjang 13, 8 km dengan lebar ada yang 30 meter ada yang 15 meter. Ini masuk ke wilayah Desa Air Limau, Air Belo sampai dengan Air Putih. Dan nanti dilanjutkan sampai ke Pelabuhan Tanjung Ular baru yang akan dibangun sekarang,” ujar Dandim.

Menurut Dandim, TMMD ini dimulai tanggal 3 Maret secara serentak. Melihat panjangnya jalan ini, pihaknya merasa perlu adanya persiapan yang lebih banyak.

“Ini kita perhitungkan di tanggal 15 Februari kita akan mulai dari kawasan hutan produksi, itu yang sudah mendapat persetujuan bahwa kawasan tersebut sudah clean and clear untuk kita laksanakan pembangunan atau untuk pembukaan jalan sepanjang kurang lebih 6 kilo nanti disitu. Tinggal nanti sisanya yang APL dan lain-lain itu kurang lebih 7 kilo an,” jelasnya.

Namun, dalam pembangunan akses jalan ini, pihaknya menemukan kendala. Kendalanya adalah saat ini pihaknya masih menunggu Badan Pertanahan Negara (BPN) untuk masalah Area Penggunaan Lain (APL).

“Mudah-mudahan insya Allah pada awal Maret sudah dapat selesai sehingga pada saat pembukaan TMMD seluruhnya sudah clean dan clear untuk kita laksanakan. Makanya kami sudah mengambil waktu maju di tanggal 15 di status HP kita utamakan lebih dahulu,” imbuh Dandim.

Dia menerangkan pembangunan akses jalan ini akan melibatkan semua angkatan. Tidak hanya dari angkatan darat, namun angkatan laut dan pihak kepolisian juga akan dilibatkan.

“Anggota yang diturunkan 1 SSK yang dilibatkan untuk kodim, Babinsa tidak kita libatkan hanya personel lain yang ada di Kodim. Pengujian kita mendapat bantuan personil dari kurang lebih setingkat peleton Zeni, demi bersinergi membangun negeri ini karena judulnya TNI jadi bukan hanya angkatan darat saja angkatan laut juga kita libatkan,”katanya.

“Kemudian ada kepolisian TMMD ini bukan hanya sasaran fisik ada sarana -sarana nonfisik. Contohnya nanti ada sosialisasi masalah narkoba nanti kita minta dari Kepolisian. Nanti mungkin ada sosialisasi masalah pertanian dari dinas pertanian akan libatkan. Jadi seluruh elemen kita libatkan yang profesional di bidangnya kita berikan tempat untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat,” imbuhnya. ( IBB )

Tim Satgas Covid-19 Bangka Barat Evakuasi 11 Awak Kapal Conoco Phillips ke Wisma Karantina

WARTABANGKA, MUNTOK – Tim Satgas Angla Pelabuhan Tanjung Kalian bersama Satgas Covid-19 Bangka Barat mengevakuasi 11 orang awak kapal Conoco Phillips, Gresik MIK Ltd ke Wisma Karantina Gedung Diklat Pemkab Bangka Barat, Sabtu (6/2). Sebelumnya, sang kapten kapal terkonfirmasi positif COVID-19 dan saat ini diisolasi di Rumah Sakit Bhakti Timah Pangkalpinang.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Barat, Sidarta Gautama menjelaskan beberapa kru kapal tersebut ada yang mengalami gejala. Hal ini yang membuat pihaknya harus mengambil tindakan dengan mengevakuasi awak kapal.

“Kru yang kita evakuasi ini mereka
yang sudah kita lakukan rapid antigen dengan hasil positif, kemudian dengan hasil yang positif itu maka kesebelas orang ini diambil sampel swab-nya dan kita masih menunggu hasil dan mudah-mudahan hari Selasa tanggal 9 Februari nanti selesai. Sementara ini sebelas orang itu kita evakuasi ke WK kita sambil menunggu hasilnya,” kata Sidarta.

Dengan adanya kejadian ini, Sidarta mengajak masyarakat untuk tidak berpikir grafik kasus Corona cenderung melandai, sebab pihaknya masih terkendala terbatasnya kit reagan di Mobile PCR RSUD Sejiran Setason sehingga pemeriksaan swab menjadi terhambat.

” Sekarang kita masih menunggu reagen yang sudah diorder untuk bisa sampai ke sini, mudah-mudahan secepatnya bisa sampai ke Kabupaten Bangka Barat dan kembali Mobile PCR kita bisa dioperasikan kembali,” jelasnya.

Selain itu, dirinya juga mengimbau agar masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Karena itu bagi masyarakat untuk selalu disiplin protokol kesehatan agar menutup sekecil apapun celah virus ini menyebar,” tutupnya. (IBB)

Markus Harap Sukirman-Bong Ming Ming Dapat Tingkatkan Pembangunan di Bangka Barat

WARTABANGKA, MUNTOK – Bupati Bangka Barat, Markus mengucapkan selamat kepada H. Sukirman dan Bong Ming-Ming yang telah terpilih menjadi bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Bangka Barat tahun 2020 saat rapat paripurna, Jumat (5/2).

Dirinya berharap H. Sukirman dan Bong Ming-Ming menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat periode 2021-2024 dapat memberikan peningkatan pembangunan di Kabupaten Bangka Barat di segala sektor baik dari segi sumber daya manusia serta infrastruktur yang ada.

” Kami menitipkan keberlanjutan dari pembangunan yang telah ada, dan kami yakin di masa kepemimpinan bapak Sukirman dan Bong Ming-Ming, pembangunan daerah dapat berjalan lebih baik lagi serta dapat meningkatkan daya saing daerah di ranah Nasional maupun Internasional,” kata Markus.

Dalam kesempatan ini, Markus juga menyampaikan permohonan maaf jika selama menjabat sebagai Bupati Bangka Barat masih terdapat prioritas pembangunan serta kebijakan strategis yang belum terlaksana dengan baik dikarenakan adanya berbagai kendala yang dihadapi.

” Saya yakin dan percaya siapapun yang terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Bangka Barat tentunya memiliki komitmen serta tekad yang kuat untuk membangun Bangka Barat kita yang tercinta ini. Semoga Bangka Barat kedepan jauh lebih baik, lebih maju dan lebih sejahtera,” ujarnya.

Dirinya juga mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi aktif dan berkontribusi dalam proses pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah pada tanggal 09 desember 2020 yang lalu dimana pelaksanaannya berjalan dengan baik dan lancar serta tetap mempertahankan kondusifitas keamanan dan ketertiban di daerah.

” Tak lupa kami haturkan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Komisi Pemilihan Umum sebagai lembaga penyelenggara pemilihan umum yang tekah bekerja keras siang dan malam untuk memastikan pelaksanaan pemilihan ini berjalan dengan baik dan lancar serta pihak Bawaslu sebagai lembaga pengawas pelaksana pemilihan umum yang tanpa lelah melakukan pengawasan terhadap tahapan pemilihan agar dapat berjalan dengan baik dan benar,” jelasnya.

” Disamping itu pula hal ini tentunya tak lepas dari peran serta dan dukungan dari seluruh stakeholder terkait dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah kabupaten Bangka Barat tahun 2020 khususnya TNI/ POLRI yang telah mengawal dan mengamankan jalannya pemilihan serta menjaga situasi keamanan di masyarakat. Dan tak lupa pula kami haturkan kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Bangka Barat atas kerjasama, dukungan, sinergitas serta koordinasi yang telah terjalin dengan baik selama masa kepemimpinan kami dalam merumuskan dan menyusun berbagai kebijakan strategis daerah dalam proses optimalisasi pembangunan daerah,” tutup Markus. ( IBB )