Bangka Barat

Kasus Positif Covid-19 di Bangka Barat Bertambah 44 Orang, Satu Pasien Meninggal Dunia

WARTABANGKA, MUNTOK – Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka Barat kembali bertambah. Kasus bertambah 44 tersebar di sejumlah kecamatan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Barat, M. Putra Kusuma mengatakan kasus terpapar Covid-19 ini berasal dari wilayah Kecamatan Jebus, Parittiga, Tempilang, Muntok dan Simpang Teritip.

” Rincian penambahan kasus di wilayah kecamatan terdiri dari Mentok 3 orang, Simpang Teritip 8 orang, Jebus 21 orang, Parittiga 1 orang dan Tempilang 11 orang,” kata Putra dalam siaran persnya, Minggu ( 11/4).

Putra menambahkan kasus yang baru terlaporkan di atas berasal dari pengembangan kontak erat kasus sebelumnya dan antigen positif dan pemeriksaan dari Labkesda Provinsi Bangka Belitung.

Selain itu, dijelaskan Putra, satu orang yang terpapar virus covid-19 yakni Ny. KL ( 65 ) juga meninggal dunia di desa Jebus pada ( 09/04/2021 ) lalu.

Diketahui, selain terkonfirmasi positif Covid-19, Ny. KL diketahui menderita penyakit penyerta.

” Ny. KL asal desa jebus kecamatan Jebus telah dimakamkan secara protokol kesehatan di desa Jebus,” tutup Putra. ( IBB )

Gubernur Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kolam Retensi Sungai Kampung Ulu

WARTABANGKA, MUNTOK – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman Djohan melakukan peletakan batu pertama pembangunan kolam Retensi Sungai Kampung Ulu di Jalan Kejaksaan, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (9/4).

Erzaldi menjelaskan rencana pembangunan kolam retensi ini sebenarnya diwacanakan sekitar dua tahun yang lalu. Di tahun 2021 rencana ini baru bisa terealisasi.

Setelah kolam retensi ini dibuat, pihaknya, kata dia, akan langsung membangun tamannya.

“Jadi ini nanti tidak saja kolam retensi tapi kiri kanan dan sekelilingnya adalah fungsi hijau. Jadi taman bermain dan ini nanti bisa dijadikan sebagai salah satu destinasi masyarakat kita untuk menikmati keindahan kolam ini sendiri sekaligus dijadikan sebagai ajang silaturahmi masyarakat disini,” ungkap Erzaldi.

Lanjut dikatakan Erzaldi, nantinya taman yang ada di kolam retensi ini akan dibangun dengan sedemikian rupa sesuai dengan tema heritage. Hal ini sebagaimana kebijakan Provinsi Babel yang menjadikan Kota Muntok sebagai kota heritage maka pembangunan tamannya pun akan disesuaikan dengan tema tersebut.

“Karena Muntok ini sebagaimana kebijakan kita menjadikan Muntok sebagai sebuah kota heritage kota sejarah yang mana banyak sekali gedung-gedung sejarah disini. Ini harus dikolaborasikan dan disinergikan dengan taman-taman yang tema taman-tamannya itu harus kita buat sedemikian rupa agar tampak lebih baik dan menarik masyarakat,” sebut Erzaldi.

Selain itu, dia menambahkan, kolam retensi ini merupakan proyek lanjutan dari check dam di Sunagi Ciulong yang telah dibangun oleh Pemkab Bangka barat.

” Selanjutnya pak bupati nanti dari kolam retensi ini, ini sebetulnya adalah lanjutan daripada kegiatan yang sudah ada dulu di hulu di bukit. Jadi sekarang ini adalah titik kedua sebagai tahanan air yang kedua setelah di hulu,” ujar Erzaldi.

Dengan adanya pembangunan kolam retensi ini, Erzaldi berharap dapat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat Bangka Barat.

” Mudah-mudahan kehadiran kolam retensi ini akan terus mengurangi secara bertahap potensi banjir yang ada di kota Muntok ini. Tentunya kami minta dukungan masyarakat Muntok dan sekitarnya khususnya Kampung Ulu ini,” harap Erzaldi.

” Jadi bapak ibu sekalian kami minta dukungannya mudah mudahan dukungannya sepenuh hati terus kita dorong untuk terciptanya kegiatan kita ini nanti kedepan lebih baik lagi dan masyarakat kami harapkan dapat merasakan nanti kehadiran daripada project ini,” tambah Erzaldi. ( IBB )

142 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Kajari Babar Cup 2021

WARTABANGKA, MUNTOK – Sebanyak 142 atlet binaan perguruan yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten Bangka Barat (Babar) mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Kajari Babar Cup 2021 di Gedung Serba Guna, Kecamatan Muntok. Ajang ini berlangsung mulai hari ini, Rabu (7/4 ) hingga Jumat (9/4 ).

Kepala Sub Bagian Pembinaan Kejari Bangka Barat, Desemanto mewakili Kajari, Helena Octavianne secara resmi membuka kejuaraan tersebut ditandai dengan pemukulan gong.

Hadir pula Ketua KONI Bangka Barat, H. Muhammad Amin, Ketua IPSI, Ivan Setiawan, Camat Muntok, Sukandi serta segenap Kepala OPD Pemkab Bangka Barat.

Kepala Sub Bagian Pembinaan Kejari Bangka Barat, Desemanto saat membacakan sambutan Kajari, Helena Octavianne mengungkapkan Kejaksaan Negeri mendapat kehormatan besar dari IPSI untuk menghadirkan Kejuaraan Pencak Silat yang bersifat regional di wilayah Bumi Sejiran Setason.

” Kejuaraan ini diselenggarakan untuk mencapai beberapa tujuan, sebagai ajang silaturahmi untuk insan pencak silat, memberikan wadah kepada para pesilat untuk unjuk diri dan prestasi dan sebagai sarana untuk mencari potensi para pesilat yang dapat dibina untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Desemanto, Rabu ( 07/04/2021 ).

Selain itu, tujuan dari penyelenggaran ini adalah agar membuat masyarakat mengenal dan bangga dengan berbagai budaya pencak silat yang berasal dari wilayahnya sendiri serta membuat silat Bangka Barat yang terdiri dari banyak cabang menjadi lebih terkenal baik secara nasional maupun internasional.

” Kami berharap kepada seluruh peserta agar dapat memanfaatkan kegiatan ini sebaiknya – baiknya dan menjadikannya sebagai sarana berlatih yang baik,” sebut Desemanto.

Sementara itu, Ketua IPSI Bangka Barat, Ivan Setiawan mengatakan kompetisi ini diharapkan dapat membentuk generasi pesilat baru yang tangguh dan taat hukum sesuai tema yang diusung.

” Karena apa? Karena perjuangan kemerdekaan kita ini dimulai dari para pendekar,” kata Ivan.

Ivan juga mengingatkan kepada para peserta dan panitia untuk mematuhi protokol kesehatan. Pada penonton tidak diperkenankan masuk ke dalam gedung dan hanya dapat menyaksikan dari luar.

” Jadi kami mohon maaf kepada para penonton, kalian tidak bisa masuk untuk menyaksikan, tapi bisa disaksikan dari luar. Ini demi mentaati protokol kesehatan,” jelas Ivan.

Sedangkan Ketua Pelaksana sekaligus Sekretaris IPSI Bangka Barat, Malika HNS menyebut tujuan dari kejuaraan ini yakni dalam rangka pemantauan untuk mengukur hasil pembinaan yang telah dilakukan IPSI serta mencari bibit – bibit atlet yang akan dipersiapkan untuk menghadapi POPDA 2022 dan PORPROV 2023. ( IBB/rls )

DPRD Bangka Barat Sampaikan 16 Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun 2020

WARTABANGKA, MUNTOK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Barat melaksanakan rapat paripurna di Gedung Mahligai Betason II, Selasa (6/4). Agenda paripurna ini terkait penyampaian rekomendasi DPRD Kabupaten Bangka Barat terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bangka Barat tahun 2020.

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Babar, Marudur Saragih dan dihadiri oleh Plh. Bupati Bangka Barat, Muhammad Soleh, Wakil ketua I, H. Oktoraszari, Wakil ketua II, Miyuni Rohantap, anggota DPRD Bangka Barat, kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka Barat, dan segenap tamu undangan lainnya.

Sekretaris DPRD Bangka Barat, Amir Hamzah saat menyampaikan laporan mengatakan ada 16 rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Bangka Barat tahun 2020.

Yang pertama adalah dinas kesehatan. Didalamnya disebutkan perlu diperhatikan dalam permasalahan kurangnya mobil ambulans di puskesmas yang ada di Kabupaten Bangka Barat.

Oleh karena itu, perlu dianggarkan untuk penambahan mobil ambulans pasien yang akan dirujuk ke luar Bangka Barat cepat ditangani. Ambulans PCR perlu dimaksimalkan penggunaannya sesuai dengan peruntukannya.

“Kualitas SDM di bidang pelayanan kesehatan perlu ditingkatkan dalam melayani masyarakat,” kata Amir.

Yang kedua adalah dinas pendidikan dan olahraga. Menurutnya, kerja sama sekolah swasta dan negeri perlu ditingkatkan. Peningkatan kualitas guru di Kabupaten Bangka Barat dan honorer gaji guru.

“Pembayaran ustaz dan ustazah perlu diutamakan dan sarana dan prasarana di bidang pendidikan perluu ditingkatkan,” jelas Amir.

Lalu, Amir melanjutkan untuk Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM), penerimaan tenaga Pegawai Harian Lepas (PHL ) perlu di pertimbangkan sesuai dengan tupoksi yang dibutuhkan serta tenaga yang proses rekrutmennya harus profesional dan terbuka.

Lanjut, beberapa OPD lainnya juga ikut dalam butir rekomendasi. Salah satunya Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah ( BP2RD ) Babar dan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DPMPTSP).

“Peningkatan PAD dari segala Sektor dengan menggali sumber potensi PAD yang baru dan jaminan investasi agar mempermudah perlindungan usaha bagi pelaku usaha dalam kaitan menerbitkan Izin Usaha sesuai aturan yang berlaku,” sebutnya.

Selain itu, untuk dinas lingkungan hidup daerah. Pihak DPRD menilai DLH masih lemah melindungi serta mengawasi Taman Hutan Raya (Tahura) Menumbing yang merupakan salah satu aset penting bagi Bangka Barat.

“Dinas lingkungan hidup, pemerintah daerah masih lemah dalam perlindungan dan pengawasan di kawasan Taman Hutan Raya di Bukit Menumbing. Pengawasan dampak lingkungan terhadap kegiatan usaha tambak udang di daerah juga masih lemah,” imbuh Amir.

Sementara itu, Plh. Bupati Bangka Barat, Muhammad Soleh menjelaskan rekomendasi yang disampaikan DPRD ini merupakan masukan kepada pemerintah daerah guna penyempurnaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dimasa yang akan datang.

Untuk itu, pemerintah daerah akan terus berupaya melakukan pembenahan terhadap hal-hal yang dipandang kurang dan meningkatkan yang dipandang cukup baik di masa yang akan datang.

Selanjutnya, dikatakan Amir, rekomendasi atas LKPJ merupakan bentuk perhatian besar dan apresiasi tinggi dari DPRD terhadap kinerja pemerintah daerah yang akan menjadi sebuah acuan guna keberlangsungan dan kesinambungan roda pembangunan dan pemerintahan.

“Rekomendasi ini akan menjadi catatan dan perhatian kita bersama ke depannya dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Semoga melalui rapat paripurna ini kita dapat semakin berkomitmen bersama untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta berpartisipasi aktif dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah secara optimal di Kabupaten Bangka Barat Negeri Sejiran Setason ini,” tutup Soleh. ( IBB/ADV )

Ada Insiden Napi Kabur, Karutan: Bangunan Rutan Muntok Harus Diperbaiki

WARTABANGKA, MUNTOK – Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B, Abdul Rasyid Meliala mengakui pasca adanya kejadian dua narapidana yang kabur pada Selasa (30/3 ) lalu, bangunan rutan tersebut memang harus diperbaiki.

Bangunan rutan ini, katanya, telah dibangun sejak tahun 1811. Dek di dalam rutan pun, sebutnya masih papan kayu.

“Kami mengusulkan agar bangunan ini untuk diperbaiki lebih baik lagi karena ini bangunan ini sangat tua dan berdiri nya 1811 yang deknya itu masih berbentuk papan, seharusnya sudah berbentuk tembok atau dicor,” jelas karutan kepada awak media di ruang kerjanya, Senin (5/4).

Selain itu, dia mengungkapkan tembok pembatas rutan ini yang semula tingginya mencapai 5,5 meter juga harus ditambah lagi menjadi dua meter berikut dengan kawat berduri.

Pihaknya juga berencana mengusulkan ke pemerintah daerah untuk menghibahkan tanah agar dapat membangun rutan yang baru.

“Tembok pembatasnya juga kita mungkin kita usulkan untuk ditinggikan dua meter ke atas atau kami juga meminta kepada pemerintah setempat untuk dapat lah kami ini tanah yang dapat kami bangun,” tutup Abdul. (ibb)

Enam Hari Kabur, Dua Napi Rutan Muntok Belum Berhasil Ditangkap

WARTABANGKA, MUNTOK – Dua orang narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Muntok, Kabupaten Bangka Barat yang kabur pada 30 Maret 2021 hingga saat ini belum berhasil ditangkap.

Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Muntok, Abdul Rasyid Meliala mengatakan untuk sekarang belum ada perkembangan terkait dimana keberadaan dua orang napi yang melarikan diri. Namun, pihaknya telah melakukan mediasi dengan pihak keluarga tahanan.

“Perkembangannya kita belum tahu sampai dimana tapi mediasi ke keluarganya dan mereka ingin membantu apabila kembali ke rumah mereka rencananya menyerahkan diri,” kata Abdul kepada awak media di ruang kerjanya, Senin (5/4).

Abdul menjelaskan kemungkinan kedua tahanan ini masih berada di hutan dan tidak berani keluar.

” Untuk saat ini belum karena mereka masih berada di hutan, karena mereka takut menyerahkan diri,” sebutnya.

Dia menambahkan pihaknya juga melibatkan Polres, Kodim 0431/BB, Kejaksaan Negeri, pelabuhan dan jajaran polsek terkait proses pencarian kedua napi ini.

“Dan kata Pak Kapolres sudah sampai beritanya ke Polda,” tukas Abdul. (IBB )

Puluhan Warga Desa Air Gantang Antusias Dapat Pelayanan Kesehatan Mobil Sehat PT Timah

WARTABANGKA, PARITTIGA– Mobil Sehat PT Timah Tbk mendatangi masyarakat Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan, Kamis (1/4).

Puluhan lansia antusias untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Timah Tbk. Mobil sehat PT Timah ini merupakan upaya PT Timah untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khsususnya di lingkar tambang. Melalui pelayanan kesehatan gratis ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, pelayanan Mobil Sehat PT Timah Tbk dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kehadiran mobil sehat PT Timah ini diapresiasi oleh pemerintah desa, Kepala Desa Air Gantang Alikan mengatakan, pemeriksaan kesehatan gratis ini sangat membantu masyarakatnya.

“Kami berterimakasih kepada PT Timah yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada warga kami. Warga kami juga antusias sekali mengikuti ini. Warga kami malah pernah bertanya kapan mobil sehat datang ke sini, karena mereka sudah mendengar PT Timah punya mobil sehat,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran mobil sehat PT Timah sangat membantu warganya, apalagindi tengah himpitan ekonomi masyarakat saat ini.

“Saya selaku Kepala Desa sangat merasa bangga, apalagi di saat pandemi seperti ini dimana biaya yang tinggi dengan pendapatan yang rendah sangat menyulitkan warga kami, terimasih PT Timah,” ucapnya.

Marsinah (48) warga Desa Air Gantang yang mendapatkan pelayanan kesehatan ininmengatakan dirinya sangat senang dengan adanya mobil sehat ini. Dirinya, yang sudah tiga tahun mengidap penyakit.

“Alhamdulillah, dengan program ini saya sangat senang dan terbantu untuk memeriksakan kesehatan saya yang sedang mengidap penyakit gula darah, diabetes, asam urat dan darah tinggi. Karena ini sangat membantu saya,” ucap Marsinah.

Senada, Samsuryana (72) mengatakan, mobil sehat ini sangat membantu dirinya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Sebelumya, jika ingin berobat mereka hanya bisa ke Puskesmas di Air Gantang dan ke Jebus.

“Saya sudah banyak sakitnya, biasanya ke Puskesmas berobat, kadang naik motor kalau berobat diantar anak. Sangat terbantu dengan mobil sehat ini lebih dekat berobat, semoga nanti ada lagi ke sini,” harapnya.

Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan, Mobil Sehat PT Timah Tbk merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Selain itu, melalui mobil sehat ini diharapkan masyarakat juga dapat mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus berpikir soal biaya.

“Mobil sehat ini sudah dilakukan di beberapa tempat dan ini berkeliling mendatangi warga yang membutuhkan pelayanan. Dengan mobil sehat ini kita berharap dapat mewujudkan pelayanan kesehatan masyarakat yang terjangkau,” kata Anggi.

Sejak diluncurkan pada akhir tahun lalu, Mobil Sehat PT Timah telah mengunjungi beberapa daerah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakata diantaranya masyarakat Kabupaten Bangka, Bangka Selatan, Bangka Tengah, dan Bangka Barat.(rls)

Kapolres Ungkap Fakta Baru Terkait Kaburnya Dua Napi Rutan Muntok

WARTABANGKA, MUNTOK – Kapolres Bangka Barat, AKBP Fedriansah membeberkan beberapa fakta baru terkait kaburnya dua narapidan dari Rutan Muntok Kelas II B. Fakta tersebut didapat dari hasil interogasi terhadap satu napi yang berhasil ditangkap petugas Lapas saat akan melarikan diri.

Dikatakan Kapolres, ternyata Suhendra alias Jakai, Satria Nurwega alias Kojek beserta satu orang napi lainnya merencanakan untuk kabur dari rutan sudah sejak seminggu yang lalu.


” Sebenernya tiga orang tapi yang satunya gagal dalam upaya melarikan diri. Jadi pada saat hujan mereka ternyata sudah merencanakan itu. Dari introgasi kami dari napi yang gagal mereka sudah merencanakan sekitar seminggu yang lalu,” ungkap Kapolres kepada awak media di Mako Polres Bangka Barat, Kamis (1/4).

Kapolres menjelaskan ketiga napi ini bekerja sama bertiga untuk membobol plafon yang ternyata tidak terlalu kokoh. Mereka saling tolong menolong untuk keluar dari sel, kemudian lari ke luar area selnya lalu melompati pagar yang paling luar dengan menggunakan kain.


“Pakai kain untuk melarikan diri diikat saat mereka berada diluar area Lapas,” ujar Kapolres.

Selain itu, ketiga napi ini dengan sengaja mensabotase aliran listrik. Dari situlah, ketiga napi ini langsung melancarkan aksinya untuk melarikan diri.

Namun sayangnya, dari ketiga napi, satu diantaranya berhasil diamankan petugas lapas.

” Mereka juga sengaja mengkorslet listrik. Jadi ada aliran listrik disitu yang sengaja dibuat korslet sehingga padam pada jam itu. Dengan padamnya listrik di Lapas selanjutnya petugas Lapas segera melihat apa yang terjadi. Begitu di cek ternyata satu orang tertinggal yang tidak bisa melarikan diri dari Lapas. Kemudian diamankan dan diintrogasi,” sebut Kapolres.

Setelah mengetahui dua tahanan di Rutan Muntok ada yang melarikan diri, pihaknya langsung menurunkan Tim Unit Opsnal untuk melakukan pencarian.

” Kita langsung back up Lapas untuk melakukan pencarian. Kita langsung berkoordinasi dengan Kalapas kita turun kan unit opsnal kita untuk membackup pencarian,” jelas.Kapolres.

Kapolres menuturkan pihaknya juga mendapatkan satu lokasi. Namun terkait lokasi tersebut, pihaknya belum bisa memberitahu karena masih didalami.

” Ada satu lokasi mohon maaf tidak bisa saya sebutkan disini. Masih kita raba – raba ya, masih kita dalami ya mudah – mudahan ini bisa segera terungkap. Mudah – mudahan tidak ( keluar Bangka ),” imbuhnya.

Kapolres menambahkan pihaknya juga telah menyebarkan informasi terkait napi yang melarikan diri ini, baik gambar maupun ciri-ciri dari napi tersebut ke seluruh jajaran ke Polda.

” Kita juga meminta bantuan masyarakat apabila ada pendatang di wilayahnya yang tidak biasa dan mencurigakan segera lapor kepada aparat terdekat khusus polisi terdekat. Segera bisa kita amankan,” tukas Kapolres. ( IBB )

Amankan Hari Paskah, Polres Bangka Barat Terjunkan 150 Personel

WARTABANGKA, MUNTOK – Polres Bangka Barat akan melakukan pengamanan perayaan Hari Paskah di beberapa gereja yang ada di Babar. Anggota yang diturunkan dalam pengamanan ini adalah sebanyak 150 personel.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Fedriansah mengatakan untuk pengamanan ini bukan hanya pihak dari kepolisian yang diturunkan. Namun, pihaknya juga melibatkan Kodim 0431/BB, Satpol PP dan instansi terkait terkait pengamanan ini.

” Bangka barat akan menerjunkan anggota untuk melakukan pengamanan melibatkan polsek-polsek pada wilayah masing-masing,” kata Kapolres saat ditemui awak media di Mako Polres Babar, Kamis (1/4).

Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak penyelenggara ibadah, umumnya gereja-gereja yang melakukan ibadah paskah. Hal ini dilakukan agar dapat bekerja sama dengan kepolisian dalam upaya pengamanan.

” Mudah mudahan ini berjalan dengan baik lancar dan aman. Dan kami juga nanti bisa dibantu juga dengan mungkin organisasi masyarakat yang lain yang juga akan membantu Polri dalam pengamanan pelaksanaan ibadah paskah,” tutup Kapolres. ( IBB )

Kegiatan TMMD ke-110 di Bangka Barat Resmi Ditutup

WARTABANGKA, MUNTOK – Panglima Kodam II Sriwijaya, Mayjen Agus Suhardi selaku penanggung jawab keberhasilan operasi TMMD ( TNI Manunggal Membangun Desa ) di wilayah Kodam II Sriwijaya yang diwakili Kasiter Korem 045/Gaya, Letnan Kolonel Inf. Arry Sundoro menutup kegiatan TMMD ke – 110 di Makodim 0431/BB.

Penutupan ini ditandai dengan penyerahan laporan hasil kegiatan TMMD oleh Dandim 0431/BB, Letkol Inf. Agung Wahyu Perkasa kepada Phl. Bupati Bangka Barat, Muhammad Soleh.


Kasiter Korem 045/Gaya, Letkol Inf. Arry Sundoro saat membacakan sambutan Panglima Kodam II Sriwijaya mengatakan selama satu bulan sejak kegiatan TMMD ke – 110 pada tanggal 2 maret 2021 lalu, para prajurit TNI, anggota kepolisian, aparat Pemda serta segenap komponen masyarakat telah bekerja keras guna mencapai sasaran pembangunan baik fisik maupun non fisik.

” Kita patut bersyukur di tengah pandemi covid 19 kegiatan TMMD ke – 110 yang dilaksanakan secara serentak di lima wilayah Sumbagsel yaitu di Kabupaten Seluma, Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Lampung Timur, Kota Palembang dan Kabupaten Bangka Barat dapat diselesaikan dengan baik,” ungkap Kasiter, Rabu (31/3 ).


Menurutnya, keberhasilan ini tentunya tidak terlepas adanya kerjasama dari pemerintah provinsi, kabupaten atau kota serta Kementerian terkait dan partisipasi segenap komponen masyarakat.

Selain itu, selaku penanggung jawab keberhasilan operasional TMMD, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung keberhasilan program TMMD ke – 110.

Dirinya berharap agar pembangunan fisik maupun nonfisik yang telah dilaksanakan dapat bermanfaat sebesar-besarnya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

” Dalam rangka menjaga keutuhan NKRI dengan senantiasa menjaga keberagaman serta persempit adanya kesenjangan sosial masyarakat. Untuk itu, dengan tmmd yang telah dilaksanakan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuh Kasiter.

Di kesempatan yang sama, Dandim 0431/BB sekaligus Komandan Satgas TMMD, Letkol Inf. Agung Wahyu Perkasa menyampaikan semua hasil kegiatan TMMD ke-110. Dimulai dari pembukaan badan jalan menuju Pelabuhan Tanjung Ular sepanjang 13,3 kilometer mencapai 100 persen.

Selanjutnya, kegiatan fisik seperti renovasi Lapangan Volly, Renovasi Rumah Tidak Layak Huni ( RLTH ) di Desa Air Belo dan Desa Air Putih dan kegiatan non fisik juga mencapai 100 persen.

“Kesimpulan, pelaksanaan kegiatan TMMD ke – 110 Kodim 0431 Bangka Barat dapat berjalan dengan baik, lancar dan aman,” tutup Dandim. ( IBB )