Bangka Tengah

Tipu dan Rampas Tas Nenek-Nenek, Usman Kace Diringkus Polisi

WARTABANGKA, SIMPANGKATIS – Anggota Polsek Simpangkatis, Kabupaten Bangka Tengah mengamankan Usman alias Kalok (54) karena menipu dan merampas tas milik Ana alias Wo Na (64) warga Desa Terak Kecamatan Simpangkatis.

Kapolsek Simpangkatis, Ipda Deka Jhon Derry mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jum’at (24/09/2021) sekira pukul 12.30 Wib di kediaman Wo Na.

Saat itu, kata dia, pelaku datang ke rumah korban mengaku sebagai keponakan, dan menawarkan bantuan sosial berupa rehab rumah layak huni.

“Syaratnya kata pelaku dihadapan korban yakni, KTP dan sejumlah uang,” ujar Ipda Deka, Kamis (14/10).

Korban menuruti permintaan pelaku, kemudian mberikan uang sebesar Rp400 ribu dan fotokopi KTP. Saat transaksi itu, korban kaget setelah pelaku merampas tas yang berisi uang Rp3 juta.

“Usai rampas tas itu, pelaku Kalok ini melarikan diri meninggalkan korbannya,” ujar Ipda Deka.

Merasa ditipu, korban Wo na melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Simpang katis, Rabu (13/10/2021). Usai mendapatkan laporan tersebut, pihak Polsek Simpangkatis berhasil mengamankan pelaku malam harinya sekira pukul 22.00 wib.

“Pelaku kita tangkap dikediamannya Desa Kace Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka tanpa perlawanan,” pungkasnya. (RN)

Jadi Narasumber Pelatihan KIPAN, Adet Ingatkan Jangan Menjadi Generasi Bermental Narkoba

WARTABANGKA, PANGKALAN BARU – Ketua Komisi II DPRD provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Adet Mastur bakar semangat pemuda-pemudi yang tergabung dalam Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (Kipan), saat menjadi narasumber Pelatihan Kipan 2021 Generasi Emas Tanpa Narkoba, di Hotel Soll Marina Pangkalan Baru, Rabu (13/10).

“Seperti yang pernah dikatakan Soekarno ‘Berikan aku sepuluh pemuda, maka akan kuguncangkan dunia’. Ini mengindikasikan begitu dahsyatnya kekuatan yang dimiliki pemuda/i ini,” tegasnya.

Lebih jauh anggota DPRD provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dapil Bangka Tengah itu menyampaikan, bahwa masa depan Indonesia khususnya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke depan berada di tangan generasi muda saat ini.

Karena di tangan merekalah yang akan mengisi pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Maju atau mundurnya suatu daerah itu tergantung pada diri kita sendiri.

“Ditangan kalianlah perubahan-perubahan ini akan terjadi, apakah akan berjalan ke arah yang lebih baik atau ke arah sebaliknya. Karena generasi muda inilah agen perubahan,” tegasnya kembali.

Ia mengajak selalu melakukan kegiatan yang positif.

Tetapi sebaliknya, jika kita menginginkan kehancuran, maka lakukanlah tindakan-tindakan yang negatif.

Di hadapan puluhan peserta yang hadir dirinya pun mewanti-wanti agar generasi muda tidak terjerumus dalam Narkoba.

“Jangan sampai nantinya generasi muda Bangka Belitung ini menjadi generasi yang bermental Narkoba. Karena kalau generasi muda sudah terjerumus kedalam narkoba, maka masa depan diri kita, keluarga, bangsa dan negara akan menghasilkan generasi yang bobrok,” jelasnya.

Anggota DPRD lima periode ini pun membagikan pengalamannya semasa kecil hingga dirinya berhasil menyandang gelar anggota DPRD termuda se-Indonesia pada masa itu.

Lahir dari keluarga yang kurang mampu, di sebuah desa yang sepi tepatnya Desa Keretak, ayahnya seorang penjual ikan dan ibu bekerja sebagai pengambil upah di kebun milik orang lain, tidak menyurutkan niatnya untuk tetap menimba ilmu.

Semasa duduk di bangku SMK pun dirinya tetap semangat, meski jarak yang ditempuh dari rumahnya ke sekolah cukup jauh saat itu karena berada di Kota Pangkalpinang.

Pukul 04.00 WIB pagi dirinya sudah berangkat menuju sekolah menggunakan mobil truk ikan yang menuju Pangkalpinang.

Bahkan tuturnya, pernah suatu waktu dirinya tiba dirumah pukul 20.00 WIB karena harus berjalan kaki pulang dari sekolahnya STM Negeri (sekarang SMK 2) pangkalpinang ke rumahnya, dikarenakan kendaraan yang lewat sudah tidak ada.

Di tengah keterbatasan ekonomi keluarganya selama sekolah, politisi PDIP ini juga hanya mempunyai seragam sekolah dua setel saat itu yang digunakannya selama tiga tahun.

Satu untuk seragam utama (putih/abu-abu) dan satu lagi seragam praktek.

Tempaan hidup yang keras inilah akhirnya mengantarkan Adet untuk tidak pernah putus asa dan semangat.

Hingga akhirnya di usianya yang masih 22 tahun dirinya pun sudah menduduki sebuah jabatan mentereng sebagai anggota DPRD Kabupaten Bangka yang saat itu masih menjadi bagian dari Provinsi Sumatera Selatan.

“Itulah sedikit pengalaman masa muda saya yang bisa menjadi motivasi adik-adik kedepan mau menjadi seperti apa,” tutupnya. (*/Publikasi Setwan DPRD Babel)

Tim Cobra Polres Bangka Tengah Ringkus Komplotan Pencuri Spare Part Ekskavator

WARTABANGKA, KOBA – Tim Cobra Polres Bangka Tengah (Bateng) meringkus komplotan pencuri spesialis spare part ekskavator. Penangkapan pelaku dilakukan polisi hingga ke daerah Mangga Besar Jakarta Barat.

Kasat Reskrim Polres Bateng, AKP Rais Muin mengatakan komplotan pencuri spare part alat berat ini, bernama Vincent Lay alias Achan, Ayong alias Jawe, Ahyung dan Bong Kwet Fu alias Abing alias Markus.

“Achan dan Jawe terlebih dahulu berhasil ditangkap Tim Cobra Polres Bateng di wilayah Bateng dan Bangka Selatan. Kemudian dilakukan pengembangan, hingga terungkap penadahnya Ahyung,” kata AKP Rais, Rabu (13/10).

Pengakuan Ahyung, spare part tersebut ia jual kembali ke Markus di Mangga Besar Jakarta Barat. Melalui jalur darat dari Bateng, Tim Cobra Polres Bateng mendatangi kediaman pelaku pada Rabu (29/9). Kedatangan Tim Cobra sempat tercium pelaku dan selama empat hari pelaku melarikan diri.

“Tim Cobra Polres Batengpun terus menelusuri keberadaan pelaku di Mangga Besar tersebut. Upayanya membuahkan hasil, Markus tertangkap di perumahan Malibu Jakarta Barat,” kata Rais.

Menurut Rais, setelah menunjukan surat perintah penangkapan, tim cobra melakukan penggeledahan di kediaman Markus dan mendapatkan barang bukti tersisa.

“Barang bukti yang berhasil diamankan Tim Cobra, yakni 2 unit monitor ekskavator merek Kobelco, 1 unit control pam ekskavator merek Kobelco, 1 unit control pam ekskavator merek Hitachi, 1 unit control pompa ekskavator merek Hitachi, 1 unit control pompa ekskavator merek Kobelco dan 2 unit ECM merek Hitachi,” ungkapnya.

Para pelaku, kata Rais telah mengakui perbuatannya mencuri sparepart ekskavator di 6 Tempat Kejadian Perkara (TKP), tersebar di Kabupaten Bangka Tengah, Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Basel.

TKP pertama, bulan Juli tahun 2020 di Basel, mereka mencuri kontroler dan monitor ekskavator merek Komatsu. Kedua, TKP Basel juga mereka mencuri kontroler, monitor, ecu, box skring ekskavator merk Kobelco. Lalu TKP ketiga di Kecamatan Lubuk besar kabupaten Bateng, mereka mencuri 2 kontroler, 2 monitor ekskavator merek Hitachi.

Bulan Mei tahun 2021, komplotan ini melakukan aksinya kembali dengan mencuri 2 kontroler, 2 monitor ekskavator merek CAT di Basel. Lanjut Juli 2021, mereka mencuri monitor ekskavator mini merek Hitachi di Kota Pangkalpinang. Kemudian TKP terakhir bulan yang sama, mereka mencuri monitor ekskavator mini merek Hitachi di Pasir Putih Kota Pangkalpinang.

“Modusnya sama, Achan dan Jawe mencurinya. Lalu hasil curian dijual ke Ahyung, dan Ahyung menjualnya kembali ke Markus di Jakarta Barat. Akibat perbuatan komplotan ini, para korban menderita kerugian materil dengan total mencapai Rp100 juta,” sebut Rais.

Rais menegaskan komplotan ini akan di jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pasal 480 KUHP tentang penadahan. Pasal itu akan dijerat sesuai dengan peran masing-masing.

“Ancaman kurungan penjara menanti mereka di atas 5 tahun,” pungkasnya. (RN)

Sempat Kabur ke Tangerang, Pencuri HP Diringkus Tim Cobra Polres Bangka Tengah

WARTABANGKA, KOBA – Robby Hebat (33) dicokok Tim Cobra Polres Bangka Tengah, Senin (4/10) sekira pukul 16.30 Wib. Pelaku pencurian handphone ini diamankan polisi di sebuah rumah di Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah, AKP Rais Muin mengatakan Robby Hebat warga Kelurahan Teladan Kecamatan Toboali ini menjalankan modusnya dengan berpura-pura sebagai pembeli di konter seluler milik Joy di Jalan Kenanga Koba pada Sabtu (15/5) sekira pukul 15.26 Wib.

Pelaku ketika itu menanyakan HP Vivo Y20 S warna hitam kepada Joy, dan HP yang masih bersegel itupun ditunjukkan kepada pelaku. Setelah melihat HP itu, pelaku kemudian berpura-pura menelpon saudaranya dengan posisi agak menjauhi konter Joy.

“Saat Joy lengah, pelaku dengan cepat kembali ke konter dan membawa kabur HP Vivo Y20 S tersebut,” kata AKP Rais, Selasa (12/10).

Robby kemudian dengan menggunakan satu unit motor menuju ke arah Pangkalpinang. Joy yang mengetahui HP nya dicuri sempat berteriak, namun tidak dapat mengejar.

“Merasa dirugikan, malam harinya sekira pukul 19.30 Wib, Joy langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Bangka Tengah,” ungkap Rais.

Selama buron, AKP Rais melalui Tim Cobra terus mencari keberadaan pelaku, dan informan Tim Cobra Polres Bangka Tengah memberikan informasi bahwa Robby Hebat berada di Jalan Masekal Suryadarma Nomor 115, RT 006 Kelurahan Sanjaya Kecamatan Neglasari Kota Tangerang Provinsi Banten.

Senin (4/10) sekira pukul 16.30 Wib, Tim Cobra Polres Bangka Tengah mendatangi alamat yang dimaksud dan berhasil menangkap Robby Hebat saat mandi.

“Alhasil, Robby hebat sudah dibawa Tim Cobra ke Mapolres Bangka Tengah. Robby hebat mengakui perbuatannya. Dan dalam pengakuannya juga, selain mencuri HP milik Joy juga pernah mencuri satu unit HP merk Redmi di laci motor dengan Tempat Kejadian Perkara Pasar Lama Jalan Jenderal Sudirman Toboali Bangka Selatan,” ungkap Rais.

Dia menegaskan Robby hebat merupakan residivis dalam kasus yang sama. Ia akan dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian, ancaman kurungan penjara di atas 5 tahun.

“Robby Hebat saat diminta menunjukkan TKP sempat berkelit-kelit, dan ada upaya melarikan diri hingga harus menerima hadiah timah panas di kakinya dari tim Cobra Polres Bangka Tengah,” pungkas Rais. (RN)

Pengendara Motor Tewas Ditabrak Dump Truck Sampah

WARTABANGKA, KOBA – Seorang pengendara sepeda motor bernama Syamsul Arifin (23) meninggal dunia usai ditabrak dump truck pengangkut sampah di ruas Jalan Desa Kulur-Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat pagi (8/10).

Kapolres Bangka Tengah, AKBP Moch Risya Mustario melalui Kasatlantas, Iptu Ellen Pricilia Caroline mengatakan peristiwa kecelakaan maut itu terjadi pada Jum’at (8/10) sekira pukul 09.00 Wib.

Kronologisnya, saat itu melaju sepeda motor Supra X warna merah BN 2692 DA, dikendarai Muhammad Arsyad (37) yang merupakan warga Desa Belimbing, Kecamatan Lubuk besar menarik motor Honda Kharisma BN 4035 QN yang dikendarai Syamsul Arifin menggunakan tali dari arah Desa Kulur menuju Koba.

Dalam perjalanan tersebut, Syamsul Arifin menghindari lubang dan membuat sepeda motornya harus melebar ke arah kanan jalan. Apes bagi Syamsul didepannya melaju mobil dump truck pengangkut sampah warna kuning BN 8032 TZ dikendarai Dapit Yulian (35) dengan 4 penumpang.

“Tabrakan tak terelakan lagi, Syamsul Arifin terpental hingga meninggal dunia di TKP,” kata Iptu Ellen, Jum’at (8/10).

Menurutnya, pengendara sepeda motor dan pengendara mobil berserta penumpangnya tidak mengalami luka apapun.

“Saat ini pihak kami melakukan penyelidikan lebih lanjut, usai olah TKP,” ungkapnya.

Semua saksi mata yang melihat kejadian, kata Iptu Ellen juga dimintai keterangan. Kemudian barang bukti berupa dua unit sepeda motor dan satu unit mobil dum truk telah diamankan.

“Korban yang meninggal dunia juga sudah dibawa ke rumah duka,” pungkasnya. (RN)

Dirgahayu TNI ke-76, Kapolres Bateng AKBP Moch. Risya Kejutkan Koramil Koba

WARTABANGKA, KOBA – Kapolres Bangka Tengah (Bateng), AKBP Moch. Risya Mustario, S.I.K., S.H., M.H., memberikan kejutan dengan berkunjung ke Komando Ranting Militer (Koramil) dalam rangka mengucapkan secara langsung Dirgahayu ke-76 TNI kepada prajurit Jajaran Koramil Koba, diterima oleh Wakil Komandan Koramil Koba, Kapten Inf. Andry Yandani, S.H., M.H., Selasa (5/10).

Dalam Kejutan tersebut AKBP Risya Mustario mengucapkan Dirgahayu TNI ke-76, dan mendoakan TNI semakin jaya, semakin dihormati, disegani, dan dicintai masyrakat dan bersama Polri Membangun NKRI.

“Saya pimpinan Polres Bateng mengucapkan Dirgahayu TNI ke-76. Semoga TNI semakin jaya, semakin dihormati, disegani dan dicintai rakyat, dan bersama-sama Polri Membangun NKRI”, kata AKBP Risya.

Atas kejutan tersebut, Wadanramil Koba, Kapten Inf. Andry Yandani, S.H., M.H., mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Bateng serta seluruh jajaran kepolisian dan besyukur sampai saat ini TNI-POLRI khususnya di Kabupaten Bateng sudah bersinergi dan selalu kompak.

“Kami mewakili Danramil besyukur Kepada Allah sampai saat ini TNI-POLRI khususnya di Kabupaten Bateng sudah bersinergi dan selalu kompak,” kata Kapten Inf. Andry.

“Kedua kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Bateng berserta jajarannya yang sudah peduli dan memperhatikan kami bahkan mengucapkan dan mendoakan kami dalam kegiatan kami hari jadi TNI yang ke-76,” katanya.

Sebagai salah satu Pimpinan Forkopimda di Bateng, ia meminta bantuan dan bimbingan untuk melaksanakan tugas saat ini yang dibebankan kepada TNI-POLRI.

“Kami berharap bapak bisa membimbing kami bersama anggota bapak untuk bisa melaksanakan tugas tugas yang dibebankan kepada TNI dan Polri, Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih semoga ini menjadi amal ibadah Bapak dan jajaran di akhirat nanti, aamiin,” kata Kapten Inf. Andry.(RN)

Bawaslu Bateng Kawal Rekomendasi Saran Perbaikan Daftar Pemilih Berkelanjutan

WARTABANGKA, KOBA – Sejumlah tanggapan disampaikan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) saat mengikuti rapat koordinasi (rakor) pelaksanaan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester III Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bateng.

Kegiatan rakor yang dibuka secara langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Bateng, Rusdi ini dilaksanakan Selasa (5/10) di ruang rapat KPU Kabupaten Bateng yang dihadiri sejumlah stakeholder terkait, antara lain Kapolres Bateng AKBP. M Risya, Wadanramil Koba Kapt. Inf. Andri, Kabid Pencatatan Sipil A. Raferi, perwakilan Kantor Kemenag Kabupaten Bateng dan sejumlah perwakilan partai politik.

Tanggapan terkait DPB ini disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Bateng, Robianto guna mengawal sejumlah saran perbaikan terhadap DPB Tahun 2021 yang sebelumnya telah disampaikan oleh Bawaslu Kabupaten Bateng kepada KPU Kabupaten Bateng sebanyak 1.234 data pemilih untuk ditindaklanjuti dalam penyusunan DPB Semester III Tahun 2021.

“Saran perbaikan yang telah kami sampaikan sebanyak 1.234 data pemilih ini tentu perlu kami kawal kembali dalam penyusunan DPB Semester III Tahun 2021 guna mengetahui apakah sudah ditindaklanjuti atau belum oleh KPU Kabupaten Bateng,” ujar Robianto.

Diungkapkannya, saran perbaikan terkait data pemilih pada DPB Semester III Tahun 2021 ini merupakan hasil uji petik yang telah dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Bateng di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Bateng.

“Kami sudah menyampaikan saran perbaikan secara tertulis kepada KPU Kabupaten Bateng terkait data pemilih pada DPB Semester II Tahun 2021 yang bersumber dari hasil uji petik di lapangan yang telah kami lakukan bahwa masih ditemukan banyaknya data pemilih yang belum sinkron”, ujarnya.

Selain itu, Robianto berharap dari saran perbaikan yang telah disampaikan KPU Kabupaten Bateng dapat menindaklanjuti dan lebih mencermati dalam penyusunan DPB periode selanjutnya.

“Kami berharap dari saran perbaikan ini KPU Kabupaten Bateng dapat lebih berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil Kabupaten Bateng dan stakeholder terkait agar data tersebut dapat lebih dipertanggungjawabkan lagi”, harapnya.

Dari saran perbaikan yang telah disampaikan Bawaslu Kabupaten Bateng, dalam rakor tersebut diketahui bahwa sebanyak 1.234 data pemilih tersebut telah ditindaklanjuti oleh KPU Kabupaten Bateng dengan hasil antara lain sebanyak 471 pemilih dihapus dalam DPB dan sebanyak 528 pemilih dimasukkan dalam DPB.

Sedangkan sisanya sebanyak 235 pemilih memang sudah dilakukan perbaikan dalam DPB Semester II Tahun 2021, baik yang telah dilakukan penghapusan maupun yang telah dilakukan penambahan. Adapun jumlah DPB Kabupaten Bateng yang ditetapkan pada Triwulan III Tahun 2021 sebanyak 130.430 pemilih. (Humas Bawaslu Bateng)

Warga Desa Penyak Minta PT MSK Naikkan Harga Timah

WARTABANGKA, KOBA – Pihak Desa Penyak, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah membuat spanduk larangan bagi pihak PT Mitra Stania Kemingking (MSK) melewati jalan sepanjang 8 km dan Pelabuhan Daeng Desa Penyak yang dibuat secara swadaya oleh masyarakat, Jum’at (24/9). Hal ini buntut dari tuntutan warga agar PT MSK membeli harga timah masyarakat dengan harga yang sesuai.

Kepala Desa (Kades) Penyak, Sapawi membenarkan bahwa masyarakatnya yang berprofesi sebagai penambang timah mitra kerja PT MSK meminta ada kenaikan harga timah. Saat ini harga timah dengan kadar SN 1.2 senilai Rp180 ribu/kg dipasaran, sementara PT.MSP membelinya hanya Rp90 ribu/kg dengan kadar SN 1.2 dan SN 1.3 sebesar Rp135 ribu/kg.

“Harga ini menurut warga sangat murah sekali, sementara biaya operasional per hari Rp.1 juta. Makanya warga Penyak menyampaikan aspirasi ini ke pihak desa, dan pihak desa telah menyampaikan hal ini ke PT MSK,” kata Sapawi, Selasa (5/10).

“Sebelum dipasang spanduk, sudah kami sampaikan ke PT.MSK namun belum ada tanggapan pasti,” kata Sapawi.

Sapawi mengaku kaget, esok harinya Sabtu (25/9) penambang timah Desa Penyak di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) ataupun di luar IUP PT.MSK mendengar suara letusan senjata api sebanyak 3 kali.

“Warga melapor ke kami perangkat Desa Penyak, bahwa telah mendengar suara letusan saat melakukan aktivitas penambangan timah. Saya heran, kok aksi anarkis tidak ada, malah ada suara letusan. Dan hal ini akan ditanyakan ke PT.MSK, apakah letusan itu berasal dari pihak keamanan mereka atau bukan. Kejadian ini, membuat traumagh masyarakat, karena terjadi pertama kali di Desa Penyak,” ungkap Sapawi.

Mendengar hal-hal yang memicu keributan, akhirnya ratusan warga mendatangi Pelabuhan Daeng Desa Penyak pada Rabu (29/9). Disana warga menyebut tidak menolak kedatangan PT.MSP, namun tuntutan warga juga harus dipenuhi.

“Sementara waktu, warga minta PT.MSP jangan dulu pakai fasilitas swadaya masyarakat sebelum tuntutan warga dipenuhi,” tegasnya.

Terpisah, pihak PT MSK, Sutoyo menyebut saat ini pihaknya sedang diskusi tingkat internal, lalu terus menjalin komunikasi dengan pihak Desa Penyak.

“Kami sekarang terus berkomunikasi dengan Pak Kades, terkait adanya pemasangan spanduk larangan menggunakan akses jalan dan pelabuhan daeng,” kata Sutoyo saat dihubungi melalui WhatsApp.

Kemudian masalah harga timah, Sutoyo mengaku pihaknya tidak akan menyesuaikan harga timah di luar PTMSP. Sebab, kata dia, pihaknya harus membayar pajak, royalti, reklamasi dan lain-lain.

“Kadar Sn 1.18-1.19: 90 rib u, kadar Sn 1.20-1.21: 110 ribu, kadar Sn 1.22-1.23: 115 ribu, kadar Sn 1.24-1.25: 120 ribu, kadar Sn 1.26-1.27: 125 ribu, kadar Sn 1.28-1.29: 130 ribu, kadar Sn 1.30-up: 135 ribu,” kata Sutoyo.

Disinggung adanya bunyi letusan sebanyak 3 kali, Sutoyo berjanji akan mendalami informasi ini di internal PT MSP. Ia pun mengakui juga mendapat laporan dari kades Penyak, prihal ini.

“Kita cari tahu dulu, belum bisa komentar terkait bunyi letusan di lapangan,” pungkas Sutoyo. (RN)

Bawaslu Bangka Tengah Rekomendasikan 1.234 Data Pemilih dalam DPB

WARTABANGKA, KOBA – Menindaklanjuti pelaksanaan hasil uji petik yang telah dilakukan sebelumnya di seluruh kecamatan di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bateng menyampaikan saran perbaikan sebanyak 1.234 data pemilih kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bateng.

Saran perbaikan yang disampaikan ini diharapkan dapat ditindaklanjuti dalam penyusunan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) periode selanjutnya di tahun 2021 ini.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bateng, Robianto mengatakan saran perbaikan sebanyak 1.234 data pemilih tersebut terdiri dari 660 pemilih dicoret dalam DPB dan 574 pemilih dimasukkan dalam DPB.

“Jadi, sepekan yang lalu itu kita memang sudah turun ke seluruh kecamatan untuk melakukan uji petik terhadap DPB dengan data DPB yang bersumber dari KPU Kabupaten Bateng yang ditetapkan pada bulan Agustus 2021,” ujarnya, Jum’at (1/10).

“Dari hasil uji petik ini terdapat sejumlah temuan yang kita dapati di lapangan,” sambungnya.

Diungkapkan Robianto, selain melakukan uji petik secara langsung kepada masyarakat, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bateng, serta pihak pemerintah kelurahan/desa.

“Memang ada sejumlah data yang tidak sinkron dengan data di lapangan. Makanya, untuk menindaklanjutinya kita sampaikan saran perbaikan kepada KPU Kabupaten Bateng,” ungkapnya.

Pihaknya pun berharap saran perbaikan yang disampaikan tersebut agar dapat segera ditindaklanjuti oleh KPU Kabupaten Bateng. “Kita berharap saran perbaikan ini ditindaklanjuti dalam penyusunan DPB selanjutnya di tahun 2021 ini,” harapnya.

Selain itu, menurut Robianto pihaknya menghimbau agar KPU Kabupaten Bateng dapat lebih intensif lagi berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bateng terkait dengan penyusunan DPB ini.

“Yang memiliki data bergerak kependudukan ini kan pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Jadi, seyogyanya koordinasi harus lebih intensif lagi. Tentunya hal ini semata-mata agar DPB di Kabupaten Bateng ini benar-benar valid, sehingga dapat membantu penyusunan DPT Pemilu Serentak Tahun 2024,” tandasnya. (Humas Bawaslu Bateng)

Ruko Milik Warga Simpang Perlang Terbakar, Pemilik Rugi Rp50 Juta

WARTABANGKA, KOBA – Sebuah ruko milik Ridwan (39) warga Jalan Jongkong RT 13 Kelurahan Simpang Perlang Kecamatan Koba ludes terbakar, Minggu (3/10). Akibatnya, pemilik ruko mengalami kerugian mencapai Rp50 juta.

Kebakaran dipicu dari percikan api yang berasal dari sepeda motor yang membawa Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite. Hal ini diungkapkan Kapolsek Koba, Iptu Martuani, Minggu siang.

Dia mengatakan peristiwa kebakaran itu terjadi pada Minggu sekira pukul 08.05 Wib. Saat itu, istri Ridwan bernama Sauna (34) memberikan BBM jenis Pertalite menggunakan jeriken 20 liter kepada saudara Soleh.

Saat meletakkan BBM Pertalite ke atas motor tiba tiba terdapat percikan api dari mesin motor yang masih menyala dan api kemudian dengan cepat menyambar ruko.

“Ruko beserta isinya, seperti surat-surat kendaraan bermotor serta uang cash sebanyak Rp20 juta turut terbakar. Akibat kejadian ini, korban menderita kerugian material mencapai Rp50 juta. Untuk korban jiwa tidak ada, karena saat kejadian tersebut semua penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri,” ungkapnya.

Martuani juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendatangi TKP, kemudian memanggil saksi mata termasuk salah seorang tetangga Riduan. “Kita perdalam lagi,” katanya.

Melalui Bhabinkamtibmas wilayah hukum Polsek Koba, Martuani mengaku telah memberikan imbauan-imbauan kepada pemilik toko yang menjual BBM Pertalite, bensin dan lain-lain agar berhati-hati saat melakukan pengisian BBM pada kendaraan bermotor.

“Diwajibkan saat melakukan pengisian BBM ke kendaraan, kondisi mesinnya dalam keadaan mati sehingga peristiwa seperti ini tidak terulang kembali,” tutup Martuani.

Sementara, Kasi Operasi dan Penyelamatan Kebakaran Satpol-PP Kabupaten Bangka Tengah, Imran mengatakan pihaknya menurunkan satu unit mobil damkar untuk memadamkan  api yang membakar ruko milik Ridwan.

“Alhamdulillah, api berhasil kita padamkan dan tidak merembet kemana-mana. Sembari memadamkan api, petugas kami bersama anggita Polsek Koba juga melakukan evakuasi terhadap barang-barang berharga milik korban yang masih bisa diselamatkan,” pungkasnya.(RN)