Bangka Tengah

Wabup Erfian Pantau Vaksinasi Anak di 10 Sekolah Dasar

WARTABANGKA, KOBA – Wakil Bupati Bangka Tengah (Bateng), Herry Erfian bersama pihak Polres Bateng dan Koramil Koba memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar Sekolah Dasar (SD) pada Senin (17/1).

“Bersama tim gabungan, kita pantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Hari ini ada 10 SD di Bangka Tengah yang melaksanakannya (vaksinasi-red), kita pantau semua,” kata Herry Erfian.

10 SD tersebut, kata Erfian yakni SD 2 Koba, SD 6 Simpang Katis, SD 9 Simpang Katis, SD 2 Pangkalanbaru, SD 12 Pabgkalanbaru, SD 7 Namang, SD Kasih Trusbus, SD 12 Lubuk Besar, SD 13 Lubuk Besar dan SD 15 Sungaiselan.

“Selain datangi sekolah-sekolah, petugas medis juga stand by di Puskesmas terdekat,” ungkap pria yang biasa sapa Bang Pian ini.

Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan Bateng, dr. Anas bahwa total anak berusia 6 – 12 tahun yang telah melaksanakan Vaksinasi Covid-19 sebanyak 1.228 orang. Pelaksanaanya di sekolah dan Puskesmas terdekat.

“Mereka yang divaksin ini telah mendapatkan persetujuan dari orang tua masing-masing,” kata dr Anas.

Menurut dr. Anas, jenis Vaksin yang di suntikan kepada mereka, yakni Sinovac dosis 1.

“Sejauh ini pelaksanaan Vaksinasi terhadap anak-anak berjalan lancar dan aman. Kami bersama Polres Bateng akan terus melaksanakannya secara bertahap, hingga semua anak usia 6-12 tahun divaksin,” ujarnya sembari menyebut bahwa Vaksinasi ini aman untuk anak.

“Mari lindungi anak kita dari potensi terpaparnya Covid-19,” ajak dr. Anas. (RN)

Geger Penemuan Mayat Pria Membusuk di Pantai Gelam Batu Beriga

WARTABANGKA, LUBUKBESAR – Warga Desa Batu Beriga, Kecamatan Lubukbesar Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki di pinggir pantai desa setempat, Sabtu (15/1).

Kapolsek Lubukbesar, Iptu Hafiz mengatakan mayat ditemukan pertama kali oleh warga Batu Beriga, Askandi alias Askan (48) pada Sabtu (15/1) sekira pukul 11.00 wib. Saat itu Askan hendak mencari busa dan kayu di pinggir pantai Gelam Desa Batu Beriga. Ia melihat ada mayat, dan memberitahukan kepada Nurhayati istrinya.

“Pastikan yang terdampar itu adalah mayat manusia, selanjutnya mereka memberitahukan ke aparat Desa Batu Beriga. Kemudian kami yang mendapati laporan tersebut dari aparat Desa Batu Beriga langsung ke lokasi bersama tim Indentifikasi Polres Bateng serta tim SAR Pangkalpinang,” kata Iptu Hafiz.

Diketahui, mayat seorang laki-laki itu diperkirakan berumur 52 tahun didapati dalam keadaan kaku mengenakan celana pendek berwarna merah tanpa baju. “Kami langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ungkapnya.

Lantaran Tim SAR Pangkalpinang telah mengetahui identitas mayat itu, maka mayatpun di bawa ke Pangkalpinang. “Sore hari usai olah TKP, mayat tersebut di bawa ke Pangkalpinang,” jelasnya

Informasi yang didapati Polsek Lubukbesar, bahwa sebelumnya warga Pangkalpinang bernama Oong (52) memancing bersama rekannya di perairan Pasir Padi Pangkalpinang, pada Rabu (12/1) sekira pukul 09.00 Wib.

“Tepat di karang Minyang, perahu yang digunakan mereka di terjang ombak besar hingga membuat Oong terjatuh dan hanyut dibawa ombak,” ungkapnya.

Keesokan harinya, Rabu (13/1), perihal kehilangan Oong langsung dilaporkan ke tim SAR Pangkalpinang dan Polres Pangkalpinang. Oong terus dicari, hingga ditemukan di Pantai Gelam Desa Batu Beriga oleh warga setempat.

“Mayat itu sudah kita pastikan bernama Hassan Basri alias Oong (52) setelah tim Basarnas Provinsi Babel, BPBD Bangka Tengah membawa Riandri (45) warga jalan Trem Pangkalpinang yang merupakan rekan Oong saat mancing. Riandrilah yang memastikan bahwa mayat itu adalah Oong rekannya yang hanyut saat mancing,” pungkasnya. (RN)

200 Orang Ikuti Vaksinasi Booster di Mapolres Bangka Tengah

WARTABANGKA, KOBA – Polres Bangka Tengah melaksanakan vaksinasi booster sejak Jumat (14/1). Hingga Sabtu (15/1), vaksinasi yang dipusatkan di Mapolres Bangka Tengah ini sudah diikuti sebanyak 200 orang.

Kapolres Bangka Tengah, AKBP Moch Risya Mustario mengatakan, 200 orang yang telah melaksanakan vaksinasi booster sebagian besar berprofesi sebagai polisi, ASN Pemkab Bangka Tengah dan awak media.

“Vaksin booster masih ada, bagi yang ingin melaksanakan vaksinasi booster silakan datangi Mapolres Bangka Tengah,” ujar Risya, Sabtu (15/1).

Risya berharap kepada masyarakat yang telah divaksin Covid-19 dosis 2 dan berprofesi sebagai pelayan publik serta profesi lainnya yang beraktifitas padat setiap hari kontak dengan warga agar melakukan vaksinasi booster.

“Kalau sudah 6 bulan terkahir melakukan vaksin Covid-19 dosis 2, ayo kita vaksin booster. Bersama kita pastikan diri kita bebas Covid-19, dan berkontribusi memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan sekitar,” ajaknya.

Sementara, salah seorang awak media, Rahmat mengapresiasi Polres Bangka Tengah telah menyelenggarakan vaksinasi booster. Ia yang sering kontak dengan warga saat melakukan peliputan sekarang merasa aman tidak terbebani lagi.

“Alhamdulillah sudah divaksin booster, dan kita awak media menjadi bagian menciptakan lingkungan sekitar bebas Covid-19,” ujar Rahmat.

Rahmat mengajak rekan-rekan lain yang belum divaksin booster. Iapun mengatakan agar jangan ragu terhadap program Pemerintah, demi Indonesia bebas Covid-19. “Ayo kita ikuti vaksinasi booster,” tutup Rahmat. (RN)

Bupati Algafry Bersama CV TLTA Bagikan 600 Paket Sembako kepada Warga Padang Mulya

WARTABANGKA, KOBA – Bupati Bangka Tengah (Bateng), Algafry Rahman bersama pihak CV Tanjung Langka Tri Anugrah (TLTA) pilih hari baik dalam pembagian 600 paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada warga kurang mampu dan nelayan di Kantor Lurah Padang Mulya, Kecamatan Koba, Jumat (14/1).

“Kemarin kami komunikasi dengan pak Sudiarto, agar pelaksanaan pembagian 600 sembako itu di hari baik untuk kita berbuat baik kepada sesama. Alhamdulillah, Jum’at pagi ini kita pun bisa bersilaturahmi sembari membagikan sembako ini di Padang Mulya,” kata Algafry kepada awak media.

Alagfry mengucapkan terimakasih kepada CV TLTA yang telah memberikan kontribusi Corporate Social Responsibility (CSR) nya dalam bentuk bantuan sembako.

“Semoga bantuan ini bermanfaat untuk masyarakat Kelurahan Padang Mulya Kecamatan Koba,” harapnya.

Algafry juga mengimbau perusahaan lain untuk turut berpartisipasi mensejahterakan warga setempat, atau wilayah sekitar beroperasinya usaha.

“Ya, mudah-mudahan kedepan perusahaan lainya juga menjalankan program CSR seperti hari ini. Kami mendoa’kan agar usaha para investor di Bateng berjalan lancar, sehingga dapat mensejahtetakan masyarakat sekitar,” pungkas Algafry.

Ditambahkan Lurah Padang Mulya, Junainatul Hasanah menyebut bahwa 600 paket sembako ini akan diberikan kepada 500 KK kurang mampu dan 100 KK yang berprofesi sebagai nelayan.

“Data warga kurang mampu kita dapatkan dari DisosPMD Bateng, dan sisanya 100 orang nelayan aktif di Kelurahan Padang Mulya,” ujarnya.

Sementara itu, Owner CV TLTA, Sudiarto mengatakan bantuan seperti ini telah berjalan selama 4 tahun belakang.

“Biasanya awal tahun, atau akhir tahun saat musim angin barat membuat nelayan tidak bisa pergi melaut, kita lakukan pembagian Sembako seperti ini,” ujar Sudiarto.

Selain sembako, setiap perayaan hari Raya Idul Adha pihaknya juga membagikan 4 ekor sapi ke masjid – masjid yang ada di Kelurahan Padang Mulya.

“Mudah-mudahan usaha tambak udang kami berjalan lancar di Padang Mulya, dan program CSR juga rutin kami jalankan,” ujarnya.

Selain CSR, pihaknya juga konsisten mensejahterakan masyarakat sekitar dengan memberdayakan mereka menjadi tenaga kerja.

Hingga saat ini, 70 persen tenaga kerja yang ada di CV TLTA merupakan warga Padang Mulya, dan sisanya warga diluar Padang Mulya. Ke depan pihaknya akan terus merekrut warga setempat, jika terdapat lowongan pekerjaan di CV TLTA.

“Atas nama investor, kami mohon do’a agar usaha ini terus berjalan lancar,” pungkas Sudiarto. (ADV/Diskominfosta Bateng/RN)

Satu Tersangka Spesialis Curanmor di Bangka Tengah Diringkus Polisi

WARTABANGKA, SUNGAISELAN – Satu pelaku pencurian sepeda motor, Jujuk (33) warga Desa Keretak Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah ditangkap polisi pada Rabu (12/1).

Kapolsek Simpangkatis, Iptu Harry Frizko mengatakan pelaku melakukan aksinya di rumah Jefri alias Jef (27) warga Desa Pinang Sebatang Kecamatan Simpangkatis pada Minggu (9/1) sekira pukul 04.00 Wib.

Sebelumnya, Sabtu (8/1), korban memarkirkan motornya di teras sebelah rumah sekira pukul 23.00 Wib. Kemudian saksi mata yang merupakan kakak kandung Jef pulang sekira pukul 04.00 Wib dan motor yang terparkir tanpa dikunci stang tersebut telah hilang.

“Saat itu kakak kandung Jef tidak bisa masuk ke rumah, karena sudah terkunci dan harus tidur di rumah tetangga. Dalam pengakuannya, saksi mata tidak melihat ada motor terparkir di rumah tersebut,” kata Iptu Harry, Kamis (13/1).

Dia menjelaskan penangkapan pelaku dilakukan oleh anggota Polsek Sungaiselan, Reskrim Polres Bangka Tengah, Reskrim Polres Kota Pangkalpinang dan Polda Kepulauan Bangka Belitung pada Rabu (12/1) sekira pukul 04.00 Wib.

“Pelaku ini merupakan spesialis pencurian kendaraan motor khusus Yamaha N Max dan Honda Beat lintas daerah. Di Bangka Tengah saja ada tiga TKP, yakni berada di wilayah Kecamatan Sungaiselan sebanyak dua TKP dan Kecamatan Simpangkatis satu TKP,” ungkapnya.

Sementara, menurut Harry, pelaku bersama barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Beat dibawa ke Polda Kepulauan Bangka Belitung.

“Pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan tuntutan hukuman kurungan penjara di atas 5 tahun,” pungkasnya. (RN)

Kasus Pembakaran Pos Pengamanan PT MSK di Desa Penyak Berakhir Damai

WARTABANGKA, KOBA– Kasus pembakaran Pos Pengamanan PT Mitra Stania Kemingking (MSK) oleh warga pada Selasa (11/1) di Desa Penyak Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah, Selasa berakhir damai.

“Sementara damai, kita belum mengajukan laporan polisi,” kata Direktur PT MSK, Didit kepada wartabangka.com, Rabu (12/1) di kantor Bupati Bangka Tengah usai melakukan dialog dengan perwakilan warga Desa Penyak.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Penyak, Samsul dihadapan bupati, wakil bupati, kapolres Bangka Tengah serta perwakilan PT MSK di ruang VIP Bupati Bangka Tengah meminta maaf kepada pihak PT MSK dan Polres Bangka Tengah adanya insiden pembakaran pos pengamanan kemarin.

“Kepada Polres Bangka Tengah dan PT MSK, kami selaku orang tua meminta maaf adanya insiden spontan tersebut,” kata Samsul.

Sementara itu, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman berterimakasih kepada PT MSK, Polres Bateng dan masyarakat Desa Penyak yang telah hadir dalam dialog hari ini.

“Alhamdulillah, sudah berakhir damai dan kami apresiasi semua pihak yang berpartisipasi menyelesaikan kesalahpahaman yang terjadi antara warga dengan PT.MSK di Desa Penyak,” ujar Algafry.

Dalam pertemuan tadi, selain berakhir damai, perwakilan warga juga menerima kedatangan PT MSK di Desa Penyak.

“Ke depan kita harapkan warga membangun kerja sama yang baik dalam mengelola sumber daya alam di Desa Penyak. Mudah-mudahan, keberadaan PT MSK dapat mensejahterakan warga Desa Penyak,” harapnya. (RN)

Awal Tahun 2022, Bupati Algafry Lantik 92 Pejabat

WARTABANGKA, KOBA – Bupati Bangka Tengah (Bateng), Algafry Rahman mengambil sumpah dan melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Rabu (12/1) di Gedung Serbaguna Bateng. Ada delapan orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 84 Pejabat Administrasi yang dilantik.

“Alhamdulillah hari ini kita melakukan pelantikan, termasuk Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Administrasi, di mana bagi yang mendapat promosi ini adalah sebuah penghargaan, sedangkan yang mendapat rotasi, tentunya itu bukanlah masalah untuk tetap memberikan karya terbaiknya,” ujar Algafry kepada wartabangka.com.

Algafry menekankan kepada para pejabat yang dilantik untuk menjalankan amanah sebaik mungkin, karena menurutnya jabatan itu bukan hak melainkan amanah.

“Jabatan itu bukan hak, melainkan amanah, jadi jangan banyak menuntut saya ingin jabatan ini dan itu, karena jabatan ini adalah anugerah dari Tuhan, maka terimalah dengan penuh tanggungjawab dan jalankan sebaik mungkin untuk melayani masyarakat Bangka Tengah,” tuturnya.

Ia pun mengungkapkan akan ada evaluasi 6 bulan sekali terhadap para pejabat ini, bahkan jika dalam 6 bulan pertama masa jabatan, tidak menghasilkan inovasi ataupun gebrakan untuk kepentingan masyarakat, maka akan mendapatkan teguran.

“Kita tadi sudah membuat pakta integritas yang merupakan pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggung jawab, wewenang dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undangan, khususnya untuk para Kepala OPD yang baru ini,” ucapnya.

Tentunya, menurut Algafry setiap 6 bulan akan ada evaluasi terhadap kinerja mereka ini bersama Wabup, Sekda dan tim penilai.

“Di mana kita harapkan satu OPD, minimal dapat membuat inovasi atau ada gebrakan yang dimunculkan untuk kepentingan rakyat dan jika dalam 6 bulan pertama tidak ada aksi nyata tersebut, maka akan diberikan teguran dan 6 bulan berikutnya jika masih sama, dan mohon maaf untuk siap digantikan,” ujarnya.

Menurut Algafry, pergantian ini bukan persoalan yang perlu dibesar-besarkan, melainkan ini penting untuk dilakukan demi kepentingan bersama dan kebaikan rakyat.

“Target kita banyak sampai Tahun 2024 ini, jadi harus kerja tepat, cerdas, cepat, efektif dan efisien,” imbuhnya.

Ia berharap agar pejabat yang dilantik dapat tunjukkan kredibilitas, terutama pejabat Eselon II.

“Di mata kami mereka ini harus lebih baik. Sekali lagi dengan amanah ini semoga para pejabat bisa meningkatkan kinerjanya dan saya harap semuanya bisa menerima tanggungjawab ini dengan ikhlas,” harapnya.

Adapun delapan kepala OPD yang dilantik, yaitu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan, Rahmat Wibowo, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Irwandi, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Padlillah dan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Feri Prihatin.

Sementara, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dijabat Samsul Komar, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah, Joko Triyadi, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, Aisyah Sisyilia dan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan, Fani Hendra Saputra. (RN)

Warga Datangi Wilayah Pertambangan PT MSK, Pos Pengamanan Dibakar

WARTABANGKA, KOBA – Pos pengamanan PT Mitra Stania Kemingking (MSK) di Desa Penyak, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dibakar warga. Warga juga meminta kepada pihak PT MSK untuk angkat kaki dari daerah mereka.

Kades Penyak, Sapawi membenarkan adanya aspirasi warga yang kecewa terhadap PT MSK yang beroperasi di Desa Penyak. Kekecewaan itu diungkapkan warga saat terjadinya kekisruhan di pos pengamanan PT MSP Desa Penyak.

“Ada warga yang menyebut tidak tahan lagi dengan PT MSK ini. Mereka meminta kepada pak kades agar PT MSK segera angkat kaki dari Desa Penyak,” kata Sapawi dihubungi via ponsel, Selasa (11/1).

Sapawi menyebut chaos terjadi spontan pada Selasa (11/1) sekira pukul 06.30 Wib. Ratusan warga Desa Penyak menggunakan sepeda motor mendatangi pos pengamanan, yang kemudian terjadi insiden pembakaran.

Menurut dia, malam hari sebelum terjadi chaos tersebut di lokasi penambangan timah rakyat Desa Penyak datang sejumlah aparat penegak hukum. Informasi beredar bakal dilakukannya razia, hingga menimbulkan kepanikan warga yang berprofesi sebagai penambang timah.

“Ratusan warga akhirnya berangkat ke lokasi di pagi hari, hingga terjadi insiden pembakaran tersebut,” terang Sapawi.

Lanjut Sapawi, warga awalnya spontan hanya ingin bertanya di pos pengamanan PT MSK, apakah ada razia atau tidak. Namun yang dijumpai warga, hanyalah security yang tidak tahu menahu mengenai hal itu.

Situasi semakin memanas karena tidak ada satupun perwakikan PT MSK yang bisa menjelaskannya ke warga, hingga terjadi misskomunikasi.

“Kami aparat Desa Penyak bersama Polres Bateng saat itu juga langsung mengamankan situasi, agar tidak terjadi pengrusakan lebih meluas hingga penganiayaan,” ujar Sapawi.

Dalam kondisi sedikit mencekam pagi itu, Sapawi menyebut beberapa security yang berada di tempat sempat ia amankan ke kantor Desa Penyak agar tidak terjadi sesuatu lainnya yang mengancam keselamatan jiwa mereka.

“Beberapa security yang kami amankan tidak apa-apa, semua aman-aman saja dan sudah pulang,” ungkapnya.

Selain informasi bakal ada razia, pemicu lain amarah warga terhadap PT MSK ini tidak lain masalah CSR yang dijanjikan dahulu hingga sekarang belum terealisasi.

“CSR yang dulu berbentuk uang Rp1000 per kg itu sampai sekarang tidak ada, hitung-hitungannya juga belum jelas berapa. Kami dari Desa Penyak sampai sekarang tidak menerima sepeserpun dana tersebut dari PT.MSK, hingga tercetuslah keinginan warga kemarin agar PT.MSK angkat kaki,” katanya.

Agar masalah ini tidak berlarut-larut, Sapawi berharap agar pihak terkait berpartisipasi menyelesaikan masalah warga Desa Penyak ini.

“Hari ini ada pertemuan di Kantor Bupati Bangka Tengah, semoga hasilnya memuaskan warga,” harapnya.

Perwakilan PT.MSK, Sutoyo mengaku tidak berada di lokasi kejadian. Dia juga belum mendapatkan informasi jelas mengenai insiden tersebut.

“Saya di Kemingking, belum dapat update detilnya,” kata Sutoyo melalui via WhatsApp, Selasa (11/01/2022).

Kapolres Bangka Tengah, AKBP Moch Risya Mustario mengatakan setelah mendapatkan informasi adanya chaos di wilayah pertambangan PT MSK, pihaknya langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan, agar tidak terjadi pengrusakan melebar hingga penganiayaan.

“Betul hari ini ada kejadian itu dan semua masih dalam proses penyidikan,” kata AKBP Moch Risya. (RN)

Viral Video Pemurtadan, FKUB Bangka Tengah Minta Masyarakat Jangan Terprovokasi

WARTABANGKA, KOBA – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama tokoh lintas agama, tokoh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) mengeluarkan lima pernyataan sikap atas viralnya video rencana pemurtadan oleh oknum bernama Supena di kanal Youtube serta media sosial lainnya.

Ketua FKUB Bateng, Yuhanda membenarkan pada Senin (10/1) pihaknya bersama tokoh lintas agama, tokoh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bateng mengeluarkan lima pernyataan sikap atas beredarnya video pemurtadan yang viral.

“Isi pernyataan sikap ini yakni meminta kepada masyarakat Kabupaten Bateng agar tidak terprovokasi atas beredarnya video murtadin yang tersebar di Youtube dan media sosial lainnya, yang salah satu sasarannya adalah Kabupaten Bateng,”katanya.

Selain itu, kata dia, meminta kepada tokoh lintas agama agar menyampaikan kepada umat dan masyarakatnya supaya tidak menggubris atau mengabaikan isi dari video yang beredar, karena apa yang disampaikan oleh saudara Supena tidak sesuai dengan ajaran agama manapun.

“Meminta kepada Pemerintah Provinsi/Kabupaten Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, agar tidak memberikan izin rencana pendirian Rumah Murtadin di wilayah Kepulauan Bangka Belitung,”katanya.

Pernyataan sikap ini juga meminta kepada aparat penegak hukum/pihak berwenang mengantisipasi jangan sampai misi pemurtadan dilakukan oleh yang bersangkutan terjadi pada tahun 2022 di wilayah Kabupaten Bateng. Serta meminta kepada aparat penegak hukum /berwenang agar menindaklanjuti proses secara hukum atas beredarnya video murtadin oleh saudara Supena karena telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Pernyataan sikap ini disepakati setelah rapat koordinasi antar tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat di kantor Kementrian Agama Kabupaten Bateng,” ungkap Yuhanda.

Pernyataan sikap ini akan disebarkan ke masyarakat, sehingga masyarakatpun tidak terprovokasi. Tokoh lintas agama juga diminta agar menjadi ujung tombak dalam penyebaran pernyataan sikap ini. “Semua kalangan masyarakat harus tahu isi dalam pernyataan sikap ini,” ungkapnya. “Kita harapkan masalah ini tidak berefek terhadap aktifitas warga sehari-hari,” timpalnya. (RN)

Pengurus Gereja HKBP Koba Kunjungi Polres Bateng

WARTABANGKA, KOBA – Kapolres Bangka Tengah (Bateng), AKBP Moch Risya Mustario menerima kunjungan audiensi pengurus Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Koba, Senin (10/1).

“Terimakasih atas kunjungan pengurus gereja HKBP Koba ke Polres Bateng dan puji syukur seluruh rangkaian kegiatan misa Natal dan Tahun Baru di wilayah Bateng dapat berjalan dengan baik. Semoga kerukunan umat beragama dapat terpelihara dan kebhinekaan dapat berjalan dengan baik,” kata AKBP Risya.

Dalam kesempatan tersebut, kapolres sempat bercerita pengalamannya yang pernah dinas di wilayah Pematang Siantar, Sumatera Utara. Di daerah itu menurutnya situasi di sana hampir mirip dengan yang ada di Bateng, namun cuaca di sana lebih dingin.

Ia pun memberi pesan kepada pengurus gereja untuk menghimbau jika ada jemaat yang berusia lanjut dan belum tervaksin, untuk segera dapat menerima vaksin Covid-19. “Kami juga mohon kepada jemaat gereja, jika ada umur 55 tahun keatas untuk segera hubungi kami agar bisa mendapatkan vaksinasi,” ujarnya.

Sementara itu, Majelis Gereja HKBP Koba, Sihombing mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat serta dedikasi Polres Bateng atas pengamanan selama Hari Raya Natal serta Tahun Baru.

“Terima kasih telah menyambut kedatangan kami dengan hangat, di mana kunjungan kali ini bertujuan untuk menjalin silahturahmi dengan Bapak Kapolres sekaligus mengucapkan banyak ribuan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras Polres Bangka Tengah dalam mengamankan kegiatan ibadah kami, terutama pada saat kegiatan Natal dan tahun baru,” ujarnya.

“Berkat Bapak Kapolres dan jajaran, seluruh rangkaian ibadah kami dapat berjalan dengan aman dan lancar, meskipun kita ketahui kondisi nasional sedang tidak kondusif,” timpalnya.

Di tempat yang sama, Pimpinan Gereja HKBP Koba, Pdt Juandi Ambarita juga turut menghaturkan rasa terimakasih atas pengamanan yang telah pihak Polres Bangka Tengah lakukan selama hari raya natal dan tahun baru.

“Kami menyaksikan kedamaian dan ketertiban di bidang kebaktian umat Kristiani, meski gejolak situasi nasional di Indonesia merajalela, namun kami ucapkan banyak terima kasih berkat kerja keras Kapolres dan jajaran, sehingga situasi kamtibmas di Bangka Tengah tetap kondusif dan aman,” katanya.

Ia berharap ke depan situasi kamtibmas seperti ini terus terjaga dan pihaknya akan terus mendoakan mudah-mudahan kapolres dan jajaran selalu sehat dan semakin kuat dalam pelaksanaan tugasnya. (RN)