Bangka Tengah

Melalui Reses, Batianus Serap Aspirasi Masyarakat Desa Pedindang

WARTABANGKA.COM, PANGKALANBARU – Wakil Ketua 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Batianus, S.E. mengatakan bahwa ada beberapa masukan yang ia terima saat menggelar reses di Desa Pedindang, Kecamatan Pangkalan Baru pada Jumat (7/5). Masukan itu diantaranya masalah infrasruktur, kesehatan, dan pertanian.

Ia mengungkapkan bahwa dalam kegiatan resesnya yang dihadiri ketua kelompok tani, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Desa Pedindang, masyarakat RT 4 Desa Pedindang menyampaikan usulan peningkatan jalan di Gang Probo.

“Kepada Bapelitbangda Bateng saya harap segera memasukan Jalan Probo di Desa Pedindang ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) agar menjadi skala prioritas, saya juga berharap kepada dinas PU lebih mengarah pembangunan infrastruktur jalan dengan lebih mengutamakan skala prioritas pembangunan sehingga RKPD terukur dan terarah,” kata Batianus, Selasa (11/5).

Selain infrastruktur, pria yang akrab dipanggil Aduk ini mengungkapkan bahwa masyarakat juga mengalami kesulitan dalam membayar iuran BPJS mandiri di masa pandemi covid-19i.

“Banyak sekali masyarakat yang menunggak iuran BPJS mandiri yang sekarang menjadi beban hutang bagi masyarakat, oleh karena itu saya berharap agar kedepannya anggaran BPJS yang dibiayai oleh APBN dan APBD provinsi dan kabupaten dapat ditingkatkan untuk meringankan beban masyarakat dalam mengatasi masalah BPJS ini,” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa masyarakat Desa Pedindang khususnya RT 04 memberikan apresiasi terkait bidang pertanian atas dukungan dan bantuan pemerintah daerah kepada masayarakat di tengah pandemi covid-19.

“Masyarakat petani sangat mengapresiasi dukungan dan bantuan dari pemerintah daerah sehingga mampu bertahan dan memberikan daya ungkit terhadap daya beli petani selama masa Covid-19, tentunya dapat dikatakan sektor pertanian sangat baik dan lebih unggul,” ungkapnya.(RN)

Ratusan Personel Polres Bateng Tertibkan Tambang Ilegal di Marbuk, Kenari dan Pungguk

WARTABANGKA.COM, KOBA – Ratusan personel Polres Bangka Tengah (Bateng) bersama unsur terkait menertibkan aktivitas tambang ilegal di Kolong Marbuk, Kenari dan Pungguk Koba, Senin (10/5). Hasilnya, sebanyak 5 ponton tambang diamankan petugas.

“Hari ini kembali kami melakukan penertiban di tempat ini. Sudah kita ketahui bersama bahwasanya sudah berulang-ulang kami lakukan penertiban, imbauan serta melaksanakan razia, namun terus berulang para penambang ilegal melaksanakan kegiatan. Kita minta pemilik alat tambang datang ke Mapolres Bateng atau ditangkap secara paksa,” kata AKBP Slamet.

AKBP Slamet mengaku sedih akan aktivitas penambangan yang masih dilakukan, padahal para pemimpin, pejabat, dan pihak terkait sudah datang langsung meninjau lokasi dan minta agar sebelum ada regulasi legal yang dikeluarkan, lokasi tambang Merbuk, Kenari dan Pungguk untuk dikosongkan dulu.

“Ya, ini sangat menyedihkan dan amat disayangkan, di mana terakhir kali bahwasanya pemerintah daerah, Polres Bangka Tengah, Polda, anggota DPR RI dan Bapak Dirjen Minerba dari Kementerian ESDM telah datang meninjau dan mengambil langkah-langkah yang nantinya akan menjadi suatu program, yang mana ke depannya akan ada langkah-langkah, sehingga Masyarakat dapat melakukan ataupun dapat menjadi bagian dari eks PT Koba Tin ini, yang selama ini menjadi polemik,” tuturnya.

Dia mengatakan bahwa setelah dilakukan pembongkaran dan penyitaan, selanjutnya akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Ya terus terang kami dari Polres Bateng lewat petunjuk dan perintah dari Polda pada hari ini melakukan pembongkaran, pembubaran, serta melakukan penyitaan terhadap para penambang ataupun ponton TI ilegal ini yang akan kita lakukan pendalaman penyelidikan, sehingga nantinya akan terang siapa di belakang ini semua,” ucap AKBP Slamet.

Ia meyakini bahwasanya banyak yang beralasan untuk melakukan penambangan ini untuk menghadapi Hari Raya Idulfitri 1442 H, dan pihaknya sangat mengerti akan hal itu.

“Kami tidak tinggal diam, sebelumnya semua tim sudah bergerak dibantu semua instansi dan Pemda sudah melayangkan surat ke Kementerian dan akan mengambil langkah-langkah,” ujarnya.

AKBP Slamet juga menekankan bahwa pemilik 5 ponton ini dalam kurun waktu 1 minggu, diminta untuk hadir ke Polres Bateng untuk dimintai keterangannya. “Satu minggu tidak datang, kami akan mencari dan menemukannya,” ungkapnya.

Menyikapi hal ini, AKBP Slamet tidak main-main, sebanyak 110 personel dikerahkan dalam kegiatan tersebut. “Penertiban ini juga dibantu unsur lainnya,” tutur AKBP Slamet.

Pada kesempatan ini, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama para penambang, bahwasanya untuk menghargai para pemimpin dan perwakilan pemerintah.

“Kita harus hargai pejabat di negeri ini. Jangan seperti ini. Kami yakin bukan hanya masyarakat yang betul-betul membutuhkan, tapi ada oknum-oknum di belakang ini menggerakkan dan saya akan tunggu sampai mana mereka akan berbuat ini,” pungkasnya. (RN)

Pemkab Bateng Tiadakan Takbir Keliling dan Open House

WARTABANGKA.COM, KOBA – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) meniadakan kegiatan takbir keliling dan open house saat Idulfitri 1442 Hijriah. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Meskipun open house ditiadakan, silaturahmi tetap harus kita pererat di perayaan Hari Raya Idulfitri 1442 H ini asal tetap mematuhi protokol kesehatan. Untuk takbir keliling juga kita tiadakan, kita imbau masyarakat dapat menggantinya dengan mengaji di rumah,” ujar Sekda Bateng, Drs. Sugianto, Senin (10/5).

Mengenai pelaksanaan salat Ied, Sugianto mengaku telah melakukan rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Bateng. Salat Ied tetap dilaksanakan dengan mengacu protokol kesehatan penanggulangan Covid-19.

Sugianto mengimbau masyarakat Bateng untuk selalu disiplin melaksanakan protokol kesehatan penanggulangan Covid-19. Menjaga jarak, menggunakan masker hingga mencuci tangan harus dilakukan saat berada ditempat umum.

“Anjuran pemerintah ini untuk keselamatan kita semua agar terhindar dari paparan Covid-19,” pungkasnya.

Disisi lain dia menambahkan, pihaknya juga meniadakan kegiatan Safari Ramadan.

“Terakhir kita melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1442 H di Desa Cambai pertengahan bulan April 2021,” kata Sugianto. (RN)

Uang Pecahan Baru di Bank Sumsel Babel Koba Tersisa Rp23 Juta

WARTABANGKA.COM, KOBA – Uang baru senilai Rp472 juta di Bank Sumselbabel Cabang Koba tersisa hanya Rp23 juta. Itupun hanya pecahan nominal Rp.2000 sebanyak Rp8 juta dan pecahan Rp1000 sebanyak Rp15 juta.

“Sementara uang baru pecahan Rp75 ribu, Rp20 ribu, Rp10 ribu dan Rp5 ribu sudah habis sejak Kamis (6/5) kemarin,” kata Pimpinan Bank Sumselbabel Cabang Koba, Muslimin, Senin (10/5).

Menurut Muslimin, yang paling diminati masyarakat untuk pecahan uang baru ini, yakni pecahan Rp10 ribu dan Rp5 ribu.

“Uang baru biasanya digunakan masyarakat untuk dibagikan kembali ke sanak famili di perayaan Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah,” kata Muslimin.

Dia mengatakan sebanyak Rp472 juta uang dengan kualitas locis atau baru didapatkan pihaknya langsung dari Bank Indonesia (BI) melalui Bank Sumselbabel Pangkalpinang.

“Pecahannya terdiri dari uang dengan nominal Rp75 ribu, Rp20 ribu, Rp10 ribu, Rp5 ribu, Rp 2 ribu dan Rp1.000,” katanya.

Uang pecahan baru itu, kata Muslimin kemarin Minggu (9/5) sore kembali diajukan pihaknya ke BI melalui Bank Sumselbabel Pangkalpinang senilai Rp.300 juta. Jika tidak berhalangan, Senin (10/5) akan datang.

“Kalau hari ini datang, besok sudah bisa dilakukan transaksi penukaran oleh pihak Bank Sumselbabel cabang Koba dengan masyarakat,” ujarnya.

Berkaitan cuti bersama menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 H, pihaknya melayani masyarakat hingga Selasa (11/5). Kemudian kembali melayani nasabah pada senin (17/5).

“Kami mengimbau masyarakat yang ingin melakukan transaksi langsung datang ke Bank Sumsel Babel Cabang Koba, terakhir besok,” pungkasnya. (RN)

Bentuk Sinergitas, Kapolsek Koba Serahkan 45 Bingkisan Kepada Danramil Koba

WARTABANGKA.COM, KOBA -Jelang Hari Raya Idulfitri 1442 H, Kapolsek Koba bersama jajaran membagikan bingkisan ke Komandan Rayon Militer (Danramil 413-04/Koba), Senin (10/5).

Kapolsek Koba, Iptu Martuani Manik mengatakan pembagian bingkisan kepada pihak Koramil Koba sebagai bentuk sinergitas sekaligus menjalin silaturahmi.

“Kita tahu selama ini pihak Koramil sudah mendukung tugas-tugas kepolisian dilapangan dan ini juga sebagai bentuk sinergitas kita,” ujarnya.

kedepan, dia berharap dengan adanya sinergitas ini pihak Kepolisian bersama Danramil selalu melekat dalam menjalani tugas, khususnya di wilayah kecamatan Koba.

Bahkan, ia juga meminta dukungan pihak Danramil untuk sama-sama menjaga keselamatan di wilayah hukum Polsek Koba, Bangka Tengah.

“Semoga hubungan ini tetap terjalin, dan sebagai orang beragama momen lebaran ini menjadi awal dari pada kebersamaan untuk kedepan lagi,” tuturnya.

Diketahui, sebanyak 45 bingkisan sembako ini diserahkan langsung pihak Kapolsek Koba kepada Danramil Koba dan jajaran.

Sementara itu Danramil 413-04/Koba, Mayor Inf Irsan mengapresiasi sekaligus mengucapkan terimakasih kepada pihak Polsek Koba yang telah memberikan bingkisan.

“Saya ucapkan terimakasih. Di mana ini menjadi bentuk sinergitas dan empatinya polsek koba kepada koramil. Kami sangat apresiasi ini,” ungkap Mayor Inf Irsan.

Ia menuturkan, pihak Koramil pun siap bekerja dalam mengatasi keamanan dan keselamaan di wilayah hukum Polsek Koba.

“Kami siap bekerjasama dengan polsek, khusunya dalam mengatasi permasalah dan keamanan diwilayah kecamanan koba,” pungkasnya. (RN)

Pemuda Sungaiselan Minta Dibangun Lapangan Bola ke Anggota Dewan

WARTABANGKA.COM, SUNGAISELAN – Pemuda Kelurahan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah meminta kepada anggota dewan agar dibangun lapangan bola di wilayah itu. Hal itu seperti disampaikan pada kegiatan reses masa sidang II Dapil Sungaiselan – Simpangkatis, di Desa Sungaiselan Atas, Jum’at (7/5).

“Kami ingin usul, agar ada pembangunan lapangan bola di Kelurahan Sungaiselan,” kata seorang pemuda Sungaiselan, Ruslan.

Menurut Ruslan selama ini, Pemuda Kelurahan Sungaiselan menumpang ke desa tetangga untuk bermain sepak bola.


“Sudah kami sampaikan ke Pemerintah Kelurahan Sungaiselan, mudah-mudahan melalui reses ini dalam waktu dekat kami sudah bisa main bola di kampung kami sendiri,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan Kades Sungaiselan atas, Rusman. Pihaknya memiliki lapangan bola, namun belum ada podium.

“Kami berharap Disparbudpora Bangka Tengah bisa membangunkan podium tersebut,” kata Rusman.

Sementara itu, Anggota DPRD Bateng, Maryam mengapresiasi pemuda yang telah menyampaikan aspirasinya. Mengenai pembangunan di bidang olahraga ini, ia akan langsung menyampaikan ke pihak terkait.

“Silakan buat proposalnya, akan kami sampaikan aspirasi ini. Disini juga ada Asisten II Setda Bateng, sangat terhormat bisa langsung mendengarkan aspirasi pemuda Kelurahan Sungaiselan,” ungkap Maryam.

Asisten II Setda Bateng, Ahmad Syarifullah Nizam mengatakan beberapa usulan ini sudah dicatat. Usulan dalam reses ini juga akan disampaikan ke dinas terkait.

“Saya juga siap menjadi bagian dalam memberikan tanda tangan dalam pembangunan sungaiselan,” ungkap Ahmad Syarifullah Nizam. (RN)

Anggota DPRD Bateng, Maryam Gelar Reses di Desa Sungaiselan Atas

WARTABANGKA.COM, SUNGAISELAN – Anggota DPRD Bangka Tengah (Bateng), Maryam menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses masa sidang II tahun 2021 di Desa Sungaiselan Atas yang merupakan Daerah Pilih (Dapil) Sungaiselan – Simpangkatis, Jum’at (7/5).

Kades Sungaiselan atas, Rusman dalam sambutannya mengatakan pihaknya akan terus mengusulkan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat kepada anggota DPRD Bateng, Maryam.

“Mudah-mudahan usulan warga Desa Sungaiselan atas terealisasi. Selama Ibu Maryam menjabat anggota DPRD Bateng, usulan warga alhamdulillah sudah ada yang terealisasi,” ungkapnya

Asisten II Setda Bateng, Ahmad Syarifullah Nizam dalam sambutannya mengatakan pihaknya mewakili Pemda Bateng hadir disini mendampingi Anggota DPRD Bateng yang melakukan reses.

Kegiatan ini dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat, pihak Pemda Bateng juga dapat langsung memasukan dalam Rencana Pembangunan Jangka Pendek.

“Silakan masyarakat Dapil Sungaiselan – Simpangkatis mengusulkan pembangunan di desa nya. Usulan ini segera dimasukan dalam perencanaan pembangunan Bateng semakin Unggul,” ungkapnya.

Anggota DPRD Bateng, Maryam berterimakasih kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan reses masa sidang II tahun 2021 di rumahnya Desa Sungaiselan atas.

“Kegiatan reses ini lebih kepada mempererat silaturahmi bersama masyarakat,” kata Maryam.

Maryam menyebut reses kali ini, pihaknya langsung menggandeng pihak eksekutif di bagian pembangunan, ekonomi dan kesehatan. Ketiga bidang sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tidak bisa ditunda.

“Sudah pertemuan ini, silakan Pak Kades, pak camat membuatkan pengajuan dalam bentuk proposal ditujukan ke Pemkab Bateng. Insaa allah realisasinya tahun 2021 dan 2022,” kata Maryam.

Maryam mengatakan tahun 2019 – 2020, realisasi kegiatan pembangunan fisik sudah banyak terealisasi di Dapilnya, seperti pembangunan tempat ibadah, jalan, siring dan lainnya.

“Sekarang kita sedang menghadapi Pandemi Covid-19, diharapkan kegiatan pemberdayaan masyarakat kedepan akan diperbanyak,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Politisi Partai Demokrat ini juga mengimbau pemuda-pemudi terus melakukan kegiatan-kegiatan positif, sehingga berkontribusi menyukseskan pembangunan bateng nambah Unggul.

“Ibu-ibu majelis taklim juga yang hadir sekarang jangan berhenti menyiarkan islamiah di Bateng,” ajaknya.

Pantauan awak media, kegiatan reses tersebut di hadiri Kades Sungaiselan atas, Sekcam Sungaiselan, Asisten II Setda Bateng, perwakilan Dinkes Bateng, Pemuda Vesva, ibu-ibu Majelis Taklim. Kegiatan itu ditutup dengan acara tanya jawab. (RN)

Dirjen Minerba Kementerian ESDM Datangi Lokasi Merbuk, Pungguk, dan Kenari

WARTABANGKA.COM, KOBA – Direktur Jenderal (Dirjen) Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ridwan Djamaluddin, bersama anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Bambang Patijaya, didampingi oleh pejabat PT Timah, Polda Babel, Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah (Bateng), Anggota DPRD Kabupaten Bateng, serta Kapolres Bateng, mengunjungi Kolong Merbuk, Pungguk, dan Kenari, Jumat (7/5).

Kunjungan tersebut untuk mengetahui kondisi di lapangan serta mencari solusi terkait pengelolaan cadangan timah yang terkandung di dalam tiga kolong eks PT Koba Tin tersebut.

Dirjen Minerba ESDM, Ridwan mengatakan bahwa hal yang terpenting adalah kegiatan penambangan tidak merusak lingkungan, serta tidak menimbulkan kerugian negara.

“Kerugian negara itu artinya bukan negara pemerintah tetapi seluruh masyarakatnya tidak rugi, dan masyarakat tetap dapat penghidupan,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya bersama pihak Pemkab Bateng sepakat untuk mencari jalan terbaik walaupun tidak semua pihak akan mendapatkan untung secara finansial dalam jangka pendek tetapi prioritasnya adalah kepentingan besar dalam jangka panjang.

“Nanti akan kita atur tentang pasca tambangnya, karena kalau dikelola oleh badan usaha maka akan ada kewajiban pasca tambangnya, itu adalah bagian dari upaya kita supaya lingkungan tidak rusak,” ungkapnya.

Bupati Bateng, Algafry Rahman mengatakan bahwa pada prinsipnya pemerintah siap bersama dengan masyarakat untuk memanfaatkan lahan eks PT Koba Tin dengan sebaik mungkin sesuai dengan kaidah penambangan yang ramah lingkungan.

“Kita semuanya akan merumuskan kebijakan supaya ini bisa berjalan. Saat ini kita mencoba untuk merumuskan langkah apa yang mau kita buat tetapi tetap melibatkan masyarakat,” katanya.

Ia berharap agar lokasi Merbuk, Pungguk, dan Kenari disterilkan dari aktivitas pertambangan untuk sementara waktu sambil menunggu upaya dari pemerintah bersama PT Timah dalam mencari pola yang tepat dalam mengeksplorasi cadangan timah dengan melibatkan masyarakat.

“Tolong masyarakat segera mengosongkan lokasi ini sambil menunggu kita merumuskan regulasi terkait kegiatan penambangan ini, kita sudah koordinasi bersama pihak Polda Babel dan Polres Bateng,” ungkapnya.

Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Patijaya berharap agar kegiatan penambangan di lokasi Merbuk, Pungguk, dan Kenari tidak menimbulkan polemik.

“Agar tidak menjadi polemik maka perlu disiapkan legal formalnya agar tidak selalu menjadi kegiatan yang ilegal,” katanya.

Ia mengatakan bawa ia bersama Dirjen Minerba ESDM akan mengawal permasalahan ini agar melahirkan solusi. Menurutnya tidak ada masalah apabila ada wacana untuk menyerahkan pengelolaan cadangan timah di lokasi Merbuk, Pungguk, dan Kenari kepada PT Timah asalkan ada keterwakilan daerah dalam pengelolaannya.

“Saya tidak ada masalah apabila pengelolaannya diserahkan ke PT Timah, cuma pesan saya harus ada unsur keterwakilan daerah, entah itu berupa BUMD atau seperti apa nantinya,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa terkait hal teknis agar diserahkan kepada PT Timah atau kepada Pemkab Bateng.

“Yang paling penting diatur dan tidak menimbulkan keributan, nanti semuanya bisa bekerja dalam waktu yang tidak lama, kita akan kawal itu,” pungkasnya.(RN)

Sidak ke Pasar Modern Koba, Algafry Sebut Kenaikan Harga Masih Wajar

WARTABANGKA.COM, KOBA – Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Kapolres Bateng melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan stok komoditi menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah ke Pasar Modern Koba, Jum’at (7/5)

Bupati Bateng, Algafry Rahman mengatakan bahwa harga masih stabil, walaupun dirinya membenarkan ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga.

“Kita lihat daftar list harga beragam komodity masih stabil, namun memang ada beberapa komoditi yang harganya naik. Kenaikan itu dikarenakan kualitasnya sangat baik, jadi ada yang naik sekitar Rp 1.000 sampai Rp 2.000, namun itu masih dalam tahap wajar,” ujar Algafry.

Algafry juga mengimbau pihak disperindag untuk terus melakukan pemantauan harga menjelang Hari Raya Idulfitri yang tinggal menghitung hari.

“Sudah kita minta Disperindag agar dipantau terus, seperti minyak goreng. Di mana memang kita lihat harga minyak goreng ini ada kenaikan yang signifikan, karena memang juga dipengaruhi dengan harga minyak sawit, meski begitu harga tetap terjangkau, karena kenaikannya tidak lebih dari Rp 2.000, namun tetap saja kita akui harga minyak goreng ini sangat menonjol,” kata Algafry.

Sementara itu untuk komoditi seperti daging, Algafry menyampaikan bahwa masih relatif aman dan terjangkau. Untuk komoditi daging di Bangka Tengah, InsyaAllah itu relatif aman dan masih terjangkau.

“Dan kita juga sudah minta kepada salah satu distributor di Koba, yaitu Bapak Haji Samud untuk bisa menstabilkan harga, harapannya harga tidak lebih dari Rp 140.000/kg, kalau di tempat lain harga mungkin melonjak, tapi di Bangka Tengah saya harap harga stabil dan stok daging kita InsyaAllah cukup,” ungkap Algafry.

Sementara itu salah satu pedagang di Pasar Modern Koba, Santi mengungkapkan bahwa minyak goreng merek Fortune [1 L/ Pillow Pack] adalah yang paling banyak diburu pembeli dengan kisaran harga Rp 14.000/Liter.

“Harganya memang naik, tapi tetap diburu pembeli, awalnya harganya itu Rp 13.000 dan kini Rp 14.000,” ujar Susanti.

Di tempat yang sama Najib salah satu pedagang mengatakan bahwa untuk harga ayam mengalami kenaikan, di mana berkisar antara Rp 38.000/kg sampai Rp 40.000/kg, sedangkan bulan lalu masih Rp 30.000. Sedangkan untuk yang sudah dipotong harga bisa mencapai Rp 42.000.

“Harga memang naik, kenceng naiknya, kalau untuk komoditi ayam nih tidak susah didapatkan, cuma harga mahal dan biasanya kita ambil dari Pangkalpinang,” jelas Najib.

Sedangkan untuk harga daging menurut pantauan awak media bulan lalu harga daging sapi masih berkisar Rp 120.000/kg sampai Rp 125.000/kg, namun saat ini sudah tembus Rp 140.000/kg.

Salah seorang warga, Jesi (40) mengaku meski harga komoditi di pasar naik, karena menjelang hari Raya Idul Fitri dirinya tetap berbelanja namun tidak bisa banyak.

“Tetap beli, sebab butuh untuk masak sehari-hari, apalagi untuk hari Raya, tetap harus masak, namun mang belanjanya diguyur dikit-dikit, dak sanggup men langsung banyak,” katanya. (RN)

Polres Bateng Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Menumbing 2021

WARTABANGKA, KOBA – Polres Bangka Tengah (Bateng) melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Menumbing 2021 dalam rangka perayaan Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah, di halaman Markas Polres Bateng, Rabu (5/4).

Bupati Bateng, Algafry Rahman yang hadir dalam kegiatan itu mengatakan bahwa pihaknya optimis Operasi Ketupat Menumbing tahun 2021 akan berjalan dengan baik dan lancar.

“Agenda ini sudah secara nasional dilaksanakan, kita optimis bersama seluruh stakeholder yang terlibat dalam pengamanan ini, TNI, Polri kita juga dibantu oleh Satpol PP, serta instansi terkait lainnya,” katanya.

Algafry juga menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mengingatkan masyarakat untuk tetap taat terhadap protokol kesehatan.

“Insya Allah mudah-mudahan tidak terjadi apapun, namun yang kita lakukan ini adalah sebagai antisipasi, dikarenakan kondisi Covid-19 masih ada, jadi di sini kita berupaya untuk mengingatkan seluruh masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, yang mana ini sangat penting untuk disampaikan,” tutur Algafry.

Di tempat yang sama, Kapolres Bateng, AKBP Slamet Ady Purnomo mengatahkan bahwa pihaknya telah mendirikan pos-pos pelayanan.

“Untuk Operasi Ketupat Menumbing 2021 yang digelar Polda Kepulauan Bangka Belitung, khususnya Polres Bangka Tengah, kami ada 5 titik untuk melakukan pelayanan dan pengamanan, di mana kami dirikan pos-pos pelayanan, yaitu batas-batas wilayah antar Bangka Tengah dan kabupaten lain serta titik yang paling rawan, di mana itu menjadi fokus utama kami,” ujarnya.

“Salah satunya di Pelabuhan Sungai Selan, yang mana kami mengantisipasi keluar masuk masyarakat, yang dalam artian sudah dilarang untuk mudik, tetapi tetap mencoba,” lanjut AKBP Slamet.

Ia menambahkan bahwa memang ada beberapa jalur yang tidak resmi.

“Karena memang ada beberapa jalur yang tidak resmi ataupun yang sering disebut jalur tikus, yang mana kemungkinan akan digunakan Masyarakat untuk keluar masuk wilayah,” kata AKBP Slamet.

Dirinya pun berujar bahwa pihaknya melibatkan 120 Personil dalam pasukan operasi ketupat tahun 2021.

“Berkaitan dengan berpergian ke luar provinsi, karena berseberangan dengan Sumatera Selatan, kita siapkan personil dan melibatkan 120 orang untuk kekuatan,” ujar AKBP Slamet.

“Di mana Polri, TNI, dinas instansi terkait, Satpol PP, serta organisasi Pramuka, Telkom, Dinas Kesehatan dan lainnya, kami tergabung dalam operasi ketupat ini dan yang paling utama untuk mencegah penyebaran Covid-19, karena untuk pengamanan Idul Fitri sendiri sudah banyak edaran-edaran, InsyaAllah akan ditaati semua masyarakat baik itu protokol kesehatan, kegiatan-kegiatan yang sekiranya dapat menimbulkan penyebaran Covid-19 pun dimohon untuk ditiadakan,” tambahnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan pihaknya menolak bila mana ada masyarakat yang ingin berpergian untuk pulang kampung alias mudik.

“Kami sudah konfirmasi dengan tingkat provinsi dari pak gubernur, pak Kapolda di mana kami tetap akan menolak Masyarakat yang mencoba masuk dari luar provinsi ataupun antar daerah, yang salah satunya menyuruh putar balik, manakala tidak bisa terealisasi maka kami siapkan rumah karantina untuk dilakukan test, jadi tidak boleh keluar sampai selesai karantina,” tandas AKBP Slamet.

Selanjutnya kegiatan apel ditutup dengan pengecekan sarana penunjang Operasi Ketupat tahun 2021. (RN)