Bangka

Tarik Ponton TI, Satu Nelayan Hilang di Perairan Teluk Pikat

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Erwin (25) warga Sampur Bangka Tengah hilang tercebur di kawasan Perairan Pantai Teluk Pikat Kelurahan Matras Kabupaten Bangka, Sabtu (4/12). Erwin bersama ayahnya menggunakan kapal disewa guna menarik ponton TI apung menuju perairan Batu Belubang.

Rozali, ayah korban menceritakan, kejadian bermula saat ia bersama anaknya Erwin disewa pemilik ponton TI apung. Saat baru berjalan sekitar 2 kilometer ponton yang ditarik tersangkut karang. Akibatnya Erwin yang berada dibelakang kapal terpental ke laut dan hilang.

Sementara, Kepala Basarnas Pangkalpinang Fazzli menuturkan, saat ini korban dalam pencarian oleh tim SAR Gabungan.

“Kejadian sekitar pukul 02.00 WIB. Kapal tersangkut karang hingga mengakibatkan korban terjatuh kelaut,” terangnya.

Tim SAR Gabungan saat ini yang terdiri dari Personil Basarnas, TNI, Polri, BPBD dan Relawan Laskar Sekaban beserta masyarakat nelayan sekitar lokasi kejadian sedang melaksanakan pencarian.

“Kondisi cuaca di lokasi berdasarkan data BMKG saat cuaca berawan dan hujan dengan kecepatan angin : 7 knot tinggi gelombang 0.2 – 2,5 m. Kami tim SAR akan berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban,” tutupnya.(Zen)

Gubernur Apresiasi Isyarat Coffee Beri Pendidikan Inklusif Bagi Penyandang Disabilitas

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Memperingati Hari Disabilitas Internasional, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, ikut ‘kongkow’ bersama pihak-pihak yang peduli dengan para penyandang disabilitas, dalam tajuk Ngobrol Pendidikan Inklusi (NGOPI), Sabtu (4/12).

Dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Isyarat Coffee dengan tema “Eksistensi Disabilitas di Masyarakat” itu membahas hak-hak yang harus didapatkan para disabilitas, termasuk pendidikan. Untuk itu, Isyarat Coffee berencana menjalankan dua program sekaligus, yakni Pondok Digital dan Rumah Mengaji Alquran Darul Aqrom.

Kedua program tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur Erzaldi saat membuka kegiatan secara virtual. Ia menyebutkan, program tersebut menjadi bukti masih banyaknya pihak yang peduli terhadap sesama, khususnya bagi penyandang disabilitas.

“Saya tidak henti-hentinya memberikan apresiasi kepada siapa pun yang memiliki keinginan membina, membimbing, terus turun membantu, serta mendampingi saudara kita, khususnya disabilitas agar mereka bisa hidup berdampingan bersama saudara lain,” ujarnya.

Diungkapkan Gubernur Erzaldi, saat ini terdapat sebanyak 6.404 jiwa penyandang disabilitas di Bumi Serumpun Sebalai, dengan rincian 3.611 diantaranya laki-laki, dan 2.739 perempuan. Para penyandang disabilitas ini telah menunjukkan kepedulian mereka antar sesama, hingga telah melahirkan berbagai inovasi dan kreatifitas untuk mendukung aktivitas mereka.

“Saya beri contoh. Banyak sekali inovasi yang dibuat oleh kawan-kawan disabilitas. Contohnya kursi roda tiga sebagai kendaraan kawan-kawan disabilitas yang mampu dimodifikasi oleh mereka sendiri, sesuai kenyamanan mereka. Ini efektif, efisien, dan bermanfaat bagi mereka,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel senantiasa memberikan perhatian khusus bagi penyandang disabilitas. Salah satunya dengan memasukkan agenda khusus dalam peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) pada 18-20 Desember 2021, di Muntok, Bangka Barat. Pada acara puncak tersebut akan dihadiri Menteri Sosial RI Tri Rismaharini.

“Saya bersama Kadisnsos-PMD telah bersilaturahmi dengan Mensos dalam rangka konsolidasi kesiapan HKSN, dan Mensos memastikan hadir. Beliau tidak ingin terlalu banyak seremonial, namun langsung menyentuh kawan-kawan disabilitas. Ini dilakukan agar bisa memberikan dorongan, motivasi agar mereka bisa tampil bersama, bekerja layaknya seperti kawan biasanya,” katanya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Erzaldi kembali mengajak seluruh elemen masyarakat, maupun stakeholder terkait, baik pemerintah maupun swasta, untuk berdiri bersama dan mendukung para disabilitas. Seperti apa yang telah diinisiasi Isyarat Coffee dengan pondok digital dan sekolah mengaji melalui bahasa isyarat. Hal itu merupakan aksi mulia, dan patut untuk disambut oleh pihak lain.

“Kita dukung mereka untuk menjadi orang yang bisa memberikan manfaat kepada kita semua. Sekali lagi apresiasi saya terkhusus untuk acara ini. Ini membuktikan banyak orang-orang yang terbuka pintu hatinya memperhatikan, dan menyemangati saudara disabilitas. Semoga acara hari ini berjalan lancar,” pungkasnya.

Acara tersebut juga dihadiri secara virtual oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos-PMD) Babel Budi Utama, beserta jajarannya, serta pihak pendukung dalam menjalankan program Pondok Digital, dan Rumah Mengaji Alquran dengan bahasa isyarat. (Rls)

Curi Tabung Gas, IRT Dicokok Buser Polres Bangka

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial MN (26) warga Sungailiat, Kabupaten Bangka, nekat mencuri uang tunai, lima unit handphone (HP), dan tabung gas. Akibat aksinya itu, MN dicokok Tim Kelambit Sat Reskrim Polres Bangka, Jum’at (3/12) malam.

MN mengaku nekat mencuri lantaran terdesak kebutuhan ekonomi. Sebab dirinya tidak memiliki pekerjaan.

“Pernah ngambil duit pak, tapi uangnya sudah abis saya pakai untuk kebutuhan sehari-hari. Pertama kali saya nyuri pas saya butuh uang untuk bayar biaya anak saya mau masuk sekolah,” kata MN.

“Saya ngambil HP itu pas waktu rumah korban sedang sepi, tapi pintu rumahnya terbuka, terus saya masuk, saya lihat ada HP di meja sedang dicas dan saya ambil,” ujarnya.

Tersangka juga mengaku beberapa unit HP hasil curiannya, ia jual di media sosial Facebook dengan sistem Cash On Delivery (COD).

Selain mengamankan tersangka MN, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor, tiga HP berbagai merk dan satu buah tabung gas elpiji 3 Kg.

Kasat Reskrim Polres Bangka AKP Ayu Kusuma Ningrum mengatakan, tersangka MN yang berhasil diamankan Tim Kelambit Buser Polres Bangka ini, merupakan non TO (Target Operasi) dalam giat Operasi Tertib Menumbing 202.

“Awalnya kami mendapat laporan dari korban terkait kehilangan HP, terus kami lakukan penyelidikan dan ternyata kami mendapat laporan bahwa HP milik korban dipakai oleh MN ini,” kata AKP Ayu.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat) dengan ancaman 5 tahun penjara.(Zen)

Peringati Hari Disabilitas Nasional, Isyarat Coffee Gelar Talkshow

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Nasional, kumpulan masyarakat Peduli Disabilitas yang terhimpun dalam Isyarat Coffee menggelar talkshow, Sabtu (4/12). Talkshow tersebut membahas terkait perkembangan serta peran dari seluruh pihak dalam mendukung dan melindungi peran disabilitas.

Disamping menggelar talkshow, dilaksanakan juga peresmian fasilitas penunjang seperti Pundok Digital dan Rumah Alquran tuna rungu Darul Alshomt. Fasilitas tersebut kedepannya dapat dimanfaatkan guna pengembangan kreatifitas penyandang disabilitas khususnya.

Ketua pelaksana kegiatan, Dwi Kurniawan menyampaikan tujuan diadakan kegiatan tersebut merupakan wujud partisipasi dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif. Sehingga kedepannya tidak ada lagi diskriminasi ataupun kekerasan terhadap penyandang disabilitas.

“Saat ini dinilai belum terwujudnya inklusif terhadap rekan rekan disabilitas. Dimana akses sarana prasarana belum ramah disabilitas serta masih banyak yang diskriminasi terhadap kekurangan yang dimiliki disabilitas,” ujar Dwi.

Disampaikan Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman secara virtual, data penyandang disabilitas di Provinsi Bangka Belitung sebanyak 6.404 jiwa dengan berbagai kelompok. Tentunya jumlah tersebut harus diperhatikan terkait hak serta kebutuhannya.

Dirinya juga berpesan kepada para disabilitas untuk meningkatkan kreatifitas agar mampu bersaing bahkan membuka lapangan bagi masyarakat. Sehingga disabilitas tidak harus terus dikasihani tetapi diberikan kesempatan untuk menunjukan potensi yang dimiliki.

“Para penyandang disabilitas juga dituntut untuk kreativitas dalam mempermudahkan dalam menjalankan aktivitas harian mereka. Karena mereka yang tau apa yang mereka inginkan dan hal ini sudah banyak diwujudkan,” ungkap Erzaldi.

Kegiatan juga diisi dengan pertunjukan seni dari para disabilitas. Diantaranya yaitu akustik dari Asep penyandang tuna netra, Musikalisasi Puisi dari Alan penyandang tuna daksa, dan Sodiq dari penyandang tuna runguwicara.

Kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan dari PT. Timah, RRI Sungailiat, relawan TIK Bangka, Pangkas Rambut Tampan, dan Dinas Kominfotik Bangka.

Selain itu turut mendatangkan Wahyu Kurniawan selaku Psikolog dan Dosen IAIN serta Ahmadi Sofyan selaku penggiat sosial dan Diah selaku Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Bangka Belitung sebagai narasumber dalam acara tersebut.(Zen)

Geliatkan Wisata Bawah Laut di Pulau Putri, PT Timah Tbk Buat Coral Garden

WARTABANGKA, BELINYU – Mendorong wisata bawah laut di Pantai Penyusuk dan Pulau Putri, PT Timah Tbk bersama Pokdarwis dan HKM Penyusuk Indah dan Yayasan Sayang Babel membuat Coral Garden atau kebun karang.

Coral Garden ini sebagai upaya Emiten Berkode TINS ini untuk mendukung wisata bawah laut, dimana diketahui di kawasan Pulau Putri ini banyak wisatawan yang snorkeling, sehingga dengan adanya coral garden ini menjadi daya tarik tersendiri dan menjadikan spot foto yang menarik.

Peneggelaman Coral Garden ini dilaksanakan di Kawasan Pulau Putri, Senin (22/11) lalu yang turut melibatkan berbagai stakeholder dan masyarakat setempat.

Dosen Kelautan Perikanan Universitas Bangka Belitung Indra Ambalika mengatakan, coral garden yang dibuat di Kawasan Pulau Putri ini berbentuk tudung saji, sehingga nantinya wisatawan dapat melihat karang-karang berbentuk tudung saji.

“Wisatawan nantinya tidak perlu lagi diving untuk melihat coral, karena dengan snorkling saja sudah bisa lihat coral garden. Kemarin yang kami rancang itu ada tulisan TIMAH kemudian dikelilingi besi berbentuk tudung saji, yang nantinya akan ditempeli karang,” katanya.

“Karang-karang yang akan menempel  merupakan karang alami yang diambil dari program reklamasi laut PT Timah Tbk penenggelaman artificial reef,” kata Indra Ambalika yang sekaligus ketua Yayasan Sayang Babel.

Ia menjelaskan, coral garden ini merupakan ornamental underwater yang sengaja dibentuk dengan konsep taman laut.

Hal ini, menurut Indra telah dikembangkan di beberapa wilayah seperti di Bali untuk mendukung wisata bawah laut.

“Ini baru pertama kali kami lakukan bersama PT Timah Tbk, dimana kami juga melibatkan masyarakat sekitar penyusuk dalam proses pembuatannya termasuk menenggelamkan besinya sehingga membentuk coral garden. Nanti kami akan monitoring tingkat pertumbuhan karang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua HKM Penyusuk Indah, Akli mengatakan pihaknya antusias dengan program coral garden yang dilaksanakan PT Timah Tbk, karena ini akan membentuk daya tarik wisata baru bagi pengunjung.

Ia menyebutkan, saat ini memang sudah banyak masyarakat snorkeling di Pulau Putri, biasanya melihat berbagai jenis ikan seperti nemo dan lainnya.

Dengan adanya coral garden ini memberikan hal yang baru dan memperindah wisata bawah laut.

“Ini akan memberikan nilai tambah bagi wisata bawah laut, dimana teman-teman kami juga dilibatkan dalam pembuatan ini. Nantinya terumbu karang bisa dilihat para wisatawan, sekarang kalau akhir pekan banyak yang datang ke Pulau Putri,” katanya.

Menurutnya, bukan hanya kali ini, PT Timah Tbk bersama Universitas Bangka Belitung juga kerap menenggelamkan terumbu karang di kawasan pantai Penyusuk.

“PT Timah Tbk bersama UBB sudah pernah menenggelamkan terumbu karang di sini, dimana ada mahasiswa UBB yang nyelam dan sudah ada ikannya, dengan adanya terumbu karang ini ” katanya.

Selain mendukung wisata bawah laut, menurutnya PT Timah Tbk juga telah membantu pengembangan Pantai Penyusuk seperti pembuatan gazebo, MCK dan sarana air bersih bagi pengunjung.

“Tidak hanya di Pulau Putri, di daratnya di Pantai Penyusuk PT Timah Tbk juga membantu pembuatan MCK, gazebo dan air bersih. Tentunya ini membantu kami dalam mengembangkan wisata,” katanya.

Sementara itu, Camat Belinyu Syarli Nopriansyah mengapresiasi PT Timah Tbk yang telah mengembangkan wisata bawah laut.

Ia menyebutkan, Pulau Putri dan Pantai Penyusuk merupakan salah satu destinasi wisata prioritas di Kabupaten Bangka.

“Kami apresiasi kepada PT Timah Tbk, semoga kegiatan seperti ini berkelanjutan salah satu bentuk perhatian untuk wisata bawah laut yakni di Pulau Putri,” katanya.

Kedepan, Ia berharap tidak hanya wisata bawah laut yang menjadi perhatian namun juga di Pulau Putri itu sendiri karena belum banyak tersentuh, terutama terkait kebutuhan air bersih.

“Dengan kebersamaan menggarap Pulau Putri mudah-mudahan menjadi ikon wisata di Bangka, kalau di Belitung ada Pulau Lengkuas, mudah-mudahan di Kabupaten Bangka ada Pulau Putri. Kami juga berharap ada pembinaan untuk SDM sehingga masyarakat bisa siap menerima tamu,” katanya. (*/rls)

Kades Terpilih Resmi Dilantik, Ini Harapan Ketua DPRD Bangka

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Dengan resmi dilantikannya Kepala Desa (Kades) terpilih masa jabatan 2021 – 2027 se-Kabupaten Bangka, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka, Iskandar Sidi berharap para Kades dapat bekerja sambil beribadah. 

“Dimana saya melihat para kades yang terlantik ini masih sangat enerjik dan sangat bersemangat yang luar biasa. Untuk itu kiranya, para pemimpin pemegang amanah di desa ini dapat bekerja sambil beribadah ,” katanya saat diwawancarai sejumlah Wartawan selepas pelantikan Kades serentak di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat, Selasa (30/11). 

Dikatakannya, bekerja sambil beribadah selama menjabat Kades, kiranya dapat membuat suasana kondusif dan aman, terutama suasana masyarakat di desa masing-masing. Dan dapat meninggalkan pesan, seperti apa yang harus dibangunkan di desa nya dan jangan memanfaatkan aji mumpung (istilahnya mumpung jadi Kades), akan tetapi meninggalkan kesan yang baik untuk desa. 

“Sehingga di masa kades menjabat dan akhir menjabat nanti, Kades dapat dikenang masyarakat di desa nya,” ujarnya. 

Selain itu, kades pun harus membuat bagaimana desa itu mandiri, seperti jangan hanya mengandalkan masukan ataupun income dari luar. Akan tetapi bagaimana desa itu dapat menghasilkan suatu pendapatan untuk desa itu sendiri.

“Dengan mandirinya desa tersebut, tentunya desa itu akan mendatangkan penghasilan, terutama untuk masyarakatnya,” tukas politisi dari partai PDI-Perjuangan ini. (zen)

KKS dan Kearifan Lokal Bangka Terima Bantuan dari Kemensos

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Kelompok Keserasian Sosial dan Kearifan Lokal di Kabupaten Bangka mendapat bantuan dana dari Kementrian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). Penyerahan bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Bangka di Balai Sinar Jaya, Selasa (30/11). 

Kadinsos Kabupaten Bangka, Baharudin Bafa mengatakan bantuan penguat kearifan lokal dari Kemensos RI ini dalam rangka penguatan ekonomi kreatif. Dimana kelompok usaha bersama (KUBE) ini telah berusaha akan pembuatan daripada hasil-hasil laut, seperti pengelolaan pada ikan, udang, cumi dan lainnya. 

“Adapun bantuan tersebut diberikan kepada dua kelompok kearifan lokal (KUBE) Bahagia, KUBE Makmur Sinarjaya, masing-masing sebesar Rp 15 juta. Dan kelompok kearifan lokal lainya yakni Perguruan persilatan “Pulau Kelapa” sebesar Rp 50 juta,” katanya.

Dikatakannya, Dinsos Bangka siap mendampingi dan memonitor bagaimana perkembangan daripada kelompok kearifan lokal. Dari perkembangan itulah tidak menutup kemungkinan,kedepan Pemerintah akan memfasilitasi lagi untuk bantuan sarana dan prasarana.

“Jadi melalui bantuan ini, diharapkan dapat bermanfaat dan meningkatkan ekonomi, terutama dapat mensejahterahkan masyarakat dalam kelompok usaha bersama (KUBE),” ujarnya.

Ketua Sanggar Perguruan Persilatan “Pulau Kelapa”, Budi Firmansyah turut bersyukur atas bantuan yang diberikan Kemensos RI melalui Dinsos Bangka ini. Dimana baru pertama kali setelah sekian tahun lamanya Perguruan Persilatan Pulau Kelapa bergerak di Kabupaten Bangka. 

“Sesuai tema dimana penguat kearifan lokal ini dalam rangka pencegahan konflik sosial dan pengaruh paham radikal ditengah masyarakat. Maka bantuan ini akan kita manfaatkan sebaik-baiknya sebagai sarana dan prasarana penguat ekonomi, terutama untuk baju maupun fasilitas persilatan Pulau Kelapa,” ujar Budi. (zen)

Bupati Bangka Lantik 44 Kepala Desa Terpilih

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Bupati Bangka, Mulkan, S.H, M.H melantik sebanyak 44 Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Bangka masa jabatan 2021 – 2027, Selasa (30/11) di Gedung Sepintu Sedulang.

Kades yang dilantik merupakan hasil dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 13 Oktober 2021 lalu. Hadir dalam kesempatan Sekda Bangka Andi Hudirman, Ketua TP PKK Bangka Yusmiati Mulkan, Ketua DPRD Bangka Iskandar, Kajari Bangka Farid Gunawan serta tamu undangan lainnya.

Bupati Bangka, Mulkan dalam sambutan mengatakan, dengan selesainya pelantikan 44 Kades se-Kabupaten Bangka 44 ini, sudah bisa melaksanakan tugas, baik pisah sambut dari PJs (Pejabat Sementara) ke Kades terlantik dan selanjutnya menjalankan tugasnya di kantor desa. 

“Melalui pelantikan ini para kades diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai tupoksinya. Terutama dapat menyelesaikan tapal batas wilayah masing-masing desa, karena sampai saat ini baru sekitar 20 desa yang baru menyelesaikan tapal batas desanya,” katanya. 

Bupati berpesan, kepada kades yang baru dilantik ini untuk selalu menjaga kekompakkan, kebersamaan, keharmonisan dan saling sinergi terhadap karyawan di desa, baik itu pada RT, BPD maupun para kadus.

“Sehingga dapat memberi suatu pelayanan yang baik bagi masyarakat dan penuh semangat dalam mengukir prestasi terhadap peningkatan pada kinerjanya. Seperti mana yang harus dibenah dan mana pula yang harus dipertahankan,” harap Mulkan. (adv/zen)

Bupati Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Layak Huni di Belinyu


WARTABANGKA, BELINYU – Bupati Bangka, Mulkan, S.H, M.H, melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni bagi kediaman Ibu Rusni, Sabtu (27/11) di Kelurahan Belinyu, Kecamatan Belinyu.

Pembangunan yang bersumber dari program CRS PT. Timah ini juga dinilai tepat sasaran atas kondisi terakhir kondisi melihat tempat tinggal penerima manfaat yang dinilai dapat membahayakan keselamatan.

“Penerima manfaat di Jalan Berok ini adalah Ibu Rusni, yang dianggap rumah ini tidak bergitu layak dan dikhawatirkan nanti dapat membahayakan keselamatan keluarga,” tuturnya.

Tak lupa dirinya mengucapkan terimakasih serra menyampaikan apresiasi kepada pihak PT. Timah atas program CRS ini. Menurutnya hal ini merupakan bentuk sinergitas akan hubungan baik yang selalu terjalin selama ini.

“Terimakasih kepada PT. Timah yang telah memberikan bantuan pembangunan rumah ini dari yang tidak layak huni menjadi layak huni. Inilah merupakan bentuk sinergitas kita selama ini, kalau hubungan kita tidak baik maka tidak mungkin ada bantuan seperti ini,” katanya.

Lebih lanjut dirinya mengimbau agar para seluruh pihak berkepentingan untuk melakukan pendataan, peninjauan langsung, mengkroscek serta menindaklanjuti apabila memang keluarga yang membutuhkan uluran tangan Pemerintah.

“Dengan adanya BUMD, BUMD dan forum CSR ini yang akan menangangi masyarakat kita, terutama kedepan kalau ada yang memerlukan bantuan yang sifatnya mendesak,” pungkas Mulkan.

Pada kesempatan ini pula dirinya menyalurkan bantuan sembako kepada segenap warga setempat yang diharapkan dapat meringankan kebutuhan harian.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua TP PKK Kabupaten Bangka, Yusmiati Mulkan, SE, beserta segenap Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka.(adv/Zen)

Resmikan Masjid Apung, Mulkan Harapkan Bisa Jadi Tempat Ibadah Wisatawan


WARTABANGKA, BELINYU – Masjid Al-Kautsar atau yang lebih dikenal dengan sebutan Masjid apung yang berada di Kelurahan Mantung, Belinyu kini telah diresmikan. Peresmian dilakukan langsung Bupati Bangka dengan menandatangi prasasti serta pengguntingan pita pada kawasan tersebut, Sabtu (27/11).

Pada kesempatan ini, Bupati Bangka, Mulkan, S.H, M.H, berharap keberadaan Masjid Al-Kautsar ini dapat menjadi tempat ibadah para wisatawan yang mengunjungi kawasan tersebut.

“Semoga keberadaan Masjid apung ini selain menjadi tempat wisata juga dapat mempermudah wisatawan menunaikan ibadahnya,” tuturnya.

Ditambahkan Mulkan, eksistensi Masjid apung yang kini sudah dikenal oleh khalayak ramai juga dapat mendongkrak sektor pariwisata di Kecamatan Belinyu.

“Ini membuat nilai lebih serta merupakan salah satu sensasi untuk dikenal masyarakat halayak ramai penunjang pengembangan sektor pariwisata khususnya di Belinyu,” imbuhnya.

Dirinya pun mengucapkan terimakasih dan menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak yang membangun Masjid ini. Menurutnya hal ini adalah upaya dalam menyatukan antara kegiatan berwisata dengan religi yang sangat bermanfaaat.

Pada kesempatan ini pula dirinya menyalurkan bantuan sembako kepada segenap warga setempat dan diharapkan dapat meringankan kebutuhan harian.(adv/Zen)