Bangka

Perawat RSUD Depati Bahrin Sungailiat Diberi Pelatihan Soft Skill

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT – Dalam rangka meningkatkan pelayanan, RSUD Depati Bahrin Sungailiat menggelar pelatihan soft skill bagi seluruh perawat. Pelatihan tersebut dilaksankan di Aula Pertemuan RSUD Depati Bahrin.

Dikatakan Direktur RSUD Depati Bahrin, Yogi Yamani pelayanan keperawatan merupakan bagian integral yang memiliki arti penting bagi pasien khususnya untuk penyembuhan maupun rehabilitasi di rumah sakit.

“Saat ini rumah sakit dituntut untuk memberikan layanan prima kepada masyarakat. Tak hanya kompetensi hard skills yang diperoleh dari pendidikan melainkan juga soft skills yang saat ini masih jarang bahkan terkadang terabaikan,” ujar Yogi, Kamis (6/5).

Soft skill caring keperawatan yang diintegrasikan dengan menerapkan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) pada masing-masing ruangan perawatan. Sehingga seluruh perawat memilki kemampuan soft skill sesuai dengan bidang yang ditanganinya.

“Sikap kerja para perawat ditunjukan melalui kemampuan perawat melakukan suatu interaksi yang positif dengan pasien, keluarga pasien maupun dengan anggota tim kesehatan lainnya,” ungkap Yogi.

Lebih lanjut dikatakannya metode caring sangat mendukung dalam pemulihan pasien covid-19. Hal ini juga telah diterapkan RSUD Depati Bahrin terutama dalam memberikan perawatan bagi pasien covid yang dirawat.

“Metode caring sangat membantu percepatan pemulihan dan kesembuhan pasien pasien covid 19. Dan kami sangat mendukung segala kegiatan yang meningkatkan soft skill tenaga medis guna meningkatkan kinerja bidang kesehatan,” tambah Yogi.

Selain melakukan pelatihan soft skill bagi seluruh perawat, dilakukan juga peluncuran buku saku MPKP RSUD Depati Bahrin. Buku tersebut akan menjadi acuan serta pedoman dalam memberikan pelayanan kepada pasien ataupun keluarga pasien. (Zen)

Pemkab Bangka Tiadakan Kegiatan Takbir Keliling

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka memastikan tidak adanya takbir keliling. Hal ini disampaikan Bupati Bangka, Mulkan saat Rapat Koordinasi terkait Penegakan Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid – 19 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H , Rabu (5/5).

“Untuk takbir keliling pada tahun ini ditiadakan agar tidak menambah masalah penyebaran virus Covid-19 di wilayah kita,” kata Mulkan.

Sedangkan mengenai pelaksanaan salat Idulfitri, harus diatur masyarakat dalam pelaksanaan ibadah agar tidak terjadi penyebaran Covid-19. Untuk wilayah desa harus lebih diatur oleh para kapolsek dan camat.

Sementara, Waka Polres Bangka Kompol Faisal Fatsey meminta kepada semua untuk dapat menginformasikan bahwa pelaksanaan takbir keliling ditiadakan dan dapat dipatuhi oleh masyarakat.

“Sesuai arahan pak bupati maka pelaksanaan takbir keliling ditiadakan. Mohon diinformasikan ke masyarakat,” pintanya. (zen)

Jumlah Kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka Capai 3.006

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT – Jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 Kabupaten Bangka terus bertambah. Hari ini (5/5) disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Bangka, Boy Yandra terdapat 33 orang yang positif Covid-19 dan berasal dari beberapa kecamatan.

“Dengan bertambahnya 33 orang yang positif maka sampai dengan saat ini terdata 3.006 orang tersebar di delapan kecamatan,” kata Boy Yandra.

Dari total 3.006 kasus Covid-19 yang tersebar di delapan kecamatan, angka terbanyak di Kecamatan Sungailiat mencapai 1.343 kasus.

Sedangkan jumlah pasien yang sembuh setelah menjalani perawatan kesehatan sampai dengan Rabu (5/5) mencapai 2.701 orang serta 47 pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia.

“Bagi warga yang menjalani isolasi mandiri mendapatkan pengawasan intensif baik dari tim medis dari pusat kesehatan setempat maupun dari masing-masing satgas di kecamatan,” kata Boy Yandra.

Dia menekankan masyarakat meningkatkan disiplin protokol kesehatan mengingat masih ditemukan kasus sebaran Covid-19. (zen)

Polres Bangka Dirikan Tiga Posko Operasi Ketupat Menumbing

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT – Polres Bangka menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2021, Rabu (5/5). Apel ini dipimpin Bupati Bangka, Mulkan.

Kegiatan bertempat di halaman Mapolres Bangka, diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh pemimpin apel dilanjutkan dengan penyematan pita tanda dimulainya Operasi Ketupat Menumbing 2021, kepada anggota perwakilan.

Untuk mendukung operasi ini Polres Bangka telah mendirikan tiga posko. Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan mengatakan, tiga pos operasi Ketupat Menumbing 2021 di pusatkan di pos pelayanan BKPM Sungailiat, di Simpang Jurung dan di Simpang Bakam.

“Kami melibatkan sejumlah personel polisi dan TNI serta didukung pertugas dari dinas pemerintah daerah terkait seperti petugas perhubungan serta satuan pamong praja,” katanya.

Dikatakan, selain menjaga keamanan untuk menjamin kelancaran dan ketertiban perayaan Idulfitri 1442 H, personel yang ditugaskan di pos pelayanan mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021 akan memeriksa moda angkutan yang dicurigai melakukan aktivitas mudik.

Bupati Bangka Mulkan membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si yang menyampaikan bahwa apel gelar pasukan dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idulfitri 1442 H, baik aspek personel maupun sarana prasarana serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan mitra kamtibmas lainnya.

Sasaran pengamanan dalam Operasi Ketupat 2021 tersebut adalah orang maupun aktivitas masyarakat menjelang perayaan Idulfitri dan diakhir bulan suci Ramadan serta pelarangan mudik lebaran.

Selain itu,lakukan patroli gabungan secara periodik untuk memastikan tidak terjadi kerumunan di sentra perekonomian dan keramaian sekaligus lakukan imbauan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.(zen)

Pemkab Bangka Terbaik Pertama Penghargaan Perencanaan Pembangunan Daerah se-Indonesia

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Pemerintah Kabupaten Bangka kembali meraih penghargaan bergengsi di tingkat nasional. Penghargaan tersebut yaitu Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD) terbaik pertama tingkat nasional dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Kabupaten Bangka berhasil mengalahkan 415 Kabupaten lain se Indonesia dan penghargaan diserahkan langsung Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo secara virtual, Selasa (4/5).

Ini merupakan kali kedua Kabupaten Bangka masuk dalam nominasi tiga besar tingkat nasional dalam penghargaan PPD. Sebelumnya pada tahun 2020 silam Kabupaten Bangka berhasil meraih peringkat ketiga dalam penghargaan tersebut.

Dikatakan Bupati Bangka, Mulkan SH MH penghargaan tersebut merupakan berkat dukungan serta kerja sama dari seluruh pihak. Sehingga nilai nilai pembangunan daerah dapat tercapai dengan baik meskipun ditengah masa pandemi covid-19.

“Alhamdulillah kita ada peningkatkan prestasi dari tahun kemarin yang hanya menduduki peringkat tiga nasional. Tahun ini kita terbaik nasional dan tugas kita kedepannya untuk mempertahankan prestasi ini,” ujar Mulkan.

Dalam melaksanakan pembangunan, Pemerintah Kabupaten Bangka mengedepankan unsur pentahelix. Terdiri atas Pemerintah, Masyarakat, Pengusaha, Akademisi, dan Media Masa dalam membangun daerah sehingga dapat terlaksana dan tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala BAPPEDA Bangka Pan Budi Marwoto menjelaskan diraihnya penghargaan tersebut akan memberikan dampak terhadap bantuan Dana Insentif Daerah (DID) yang diperoleh Kabupaten Bangka. Sehingga diharapkan dana bantuan tersebut lebih besar dan dimanfaatkan untuk pembangunan daerah.

“Tahun lalu kita terbaik ketiga nasional dan mendapatkan DID tambahan sebesar sembilan milyar. Jadi tahun ini kemungkinan akan meningkat dengan diraihnya terbaik pertama tingkat nasional,” tutur Pan Budi.

Selain mengumumkan PPD kabupaten terbaik senasional, musrembangnas tersebut juga mengumumkan PPD kota serta provinsi terbaik tingkat nasional. Berikut daftar pemenang PPD sesuai dengan kategori penilaian.

Kabupaten Terbaik :

  1. Bangka
  2. Banggai
  3. Hulu Sungai Selatan

Kota Terbaik :

  1. Semarang
  2. Padang
  3. Bandung

Provinsi Terbaik :

  1. Sumatera Barat
  2. Jawa Barat
  3. Bengkulu

Pemprov Babel Ikut Rakor Penanganan Covid-19, Prokes Jangan Sampai Kendor

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Pemerintah pusat terus memantau sekaligus mengingatkan pemerintah daerah agar dapat menahan laju penyebaran Covid-19, salah satunya dengan mengedepankan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Demikian rapat koordinasi penegakan disiplin prokes dan penanganan Covid-19 di daerah secara virtual melalui Aplikasi Zoom Meeting. Rakor yang dipimpin Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian diikuti Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah.

Pada kesempatan itu, Tito mengungkapkan, kondisi tersebut merupakan atensi khusus dari Presiden RI Joko Widodo dan dirinya meminta secara khusus menyampaikan kewaspadaan terutama menjelang hari besar keagamaan yang mengundang aktivitas masyarakat.

“Intinya prokes jangan sampai kendor, sebaliknya harus diperketat. Dan kita minta betul kepala daerah untuk mengindahkan larangan mudik yang ditetapkan oleh pemerintah,” kata Tito.

Rakor juga memaparkan kondisi kasus saat ini berikut berkenaan masuknya virus varian baru yang telah menelan banyak korban jiwa.

Menanggapi arahan pemerintah pusat, Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa memastikan pihaknya tetap akan menegakkan protokol lesehatan secara ketat di setiap daerah.

“Penegakan protokol kesehatan tetap kita laksanakan. Untuk memutus rantai penyebarannya, kita juga melakukan penanganan lainnya yakni dengan menerapkan Posko Kampung Tegap Mandiri di desa-desa di Babel guna mengendalikan Covid-19, ” pungkasnya. (Diskominfo Babel)

Pemkab Bangka Raih Opini WTP Lima Kali Berturut-turut

WARTABANGKA.COM – Pemkab Bangka kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan untuk Pengelolaan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2020.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Ida Farida, SE, MM., Ak, CSFA,CA kepada Bupati Bangka, Mulkan di Ruang Pertemuan BPK di Pangkalpinang, Senin (3/5). Predikat WTP ini diterima, dimana sebelumnya Pemkab Bangka juga mendapatkannya di tahun 2017, 2018, 2019 dan 2020.

Bupati Bangka, Mulkan, menyatakan penghargaan WTP dari BPK merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan Pemkab Bangka Tahun 2020 yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada empat kriteria. Yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern.

“Kami mendapatkan WTP karena laporan keuangan yang kami sajikan dianggap memberikan informasi yang akuntabel berdasarkan bukti-bukti audit yang dikumpulkan. Pemkab Bangka telah menyelenggarakan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik, dan kalaupun ada kesalahan, kesalahannya dianggap tidak berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan,” kata Mulkan.

Bupati Bangka menyampaikan terimakasih kepada seluruh OPD yang telah berkerja keras, bekerja cerdas dan bekerja cermat dalam mengelola APBD 2020. Bupati berharap kinerja ini bisa terus ditingkatkan dalam pengelolaan keuangan tahun-tahun berikutnya.

Wakil Bupati Bangka, Syahbudin, menegaskan bahwa WTP memang merupakan target kami. Misi “Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang bersih dan berbasis IT” adalah sandarannya. WTP yang diraih harus dapat menjadi pendorong untuk terus membangun budaya pengelolaan keuangan secara lebih transparan dan akuntabel dan tentu saja harus berorientasi pada hasil.

“Kejujuran dan keikhlasan harus menjadi prinsip utama bagi siapa pun yang terlibat dalam pengelolaan keuangan. Dengan kejujuran dan keikhlasan, pengelolaan keuangan akan berada pada jalurnya dan terhindar dari kesalahan pengelolaan keuangan daerah,” ucapnya.(adv/Zen)

Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Kabupaten Bangka Capai 47 Orang

WARTABANGKA, BELINYU – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka melaporkan pasien Covid-19 yang meninggal di daerah itu bertambah 1 orang pada Sabtu (1/5) malam. Dengan demikian, total pasien yang meninggal sejauh ini mencapai 47 orang.

“Kasus meninggal ada semalam satu orang dari Belinyu. Pasien berinisial R usia 62 tahun, laki-laki pukul 20.35 WIB di RSUD Depati Bahrin,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra, Minggu (2/5).

R ini dijelaskan Boy memiliki penyakit penyerta, yakni Diabetes Mellitus (DM) dan sudah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. R tambah boy, sudah dirawat selama 3 hari, hasil TCM nya positif Covid-19, dengan komorbid penyakit DM atau gula darah, juga anemia.

“R dimakamkan dini hari tadi, pukul 01.30 WIB dengan menerapkan proses pemakaman sesuai SOP Covid-19 di Kelekak Taru, Belinyu oleh Tim Covid-19 Kecamatan Belinyu, dihadiri camat Belinyu, Kapolsek Belinyu, Lurah, TNI, juga pihak keluarga. Alhamdulillah berjalan dengan baik sampai selesai,” imbuhnya.

Sampai hari ini Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka mencatat sudah 47 orang meninggal akibat Covid-19 di Kabupaten Bangka.(zen)

Masyarakat Lingkungan Kuday Utara Sinar Jaya Jelutung Dapat Paket Sembako dari Mitra PT Timah

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Masyarakat lingkungan Kuday Utara, Kelurahan Sinarjaya Jelutung (Sinjel) Sungailiat, Kabupaten Bangka menerima paket sembako berupa beras, minyak, gula pasir dan lainnya.

Kaling Kuday Utara Sinarjaya Jelutung (Sinjel), Fornen mengatakan, paket sembako yang dibagikan merupakan bantuan dari mitra PT Timah.

“Ada 230 paket sembako yang kita bagikan. Isinya lengkap dari beras, minyak, makanan ringan termasuk juga sirup,” kata dia, Minggu (2/5).

Fornen berharap pemberian sembako dari mitra PT Timah tbk ini dapat membantu perekonomian dan bermanfaat untuk mengurangi beban kehidupan sehari-hari, terutama di situasi pandemi covid-19 ini.

“Terima kasih pemberian bantuan sembako oleh mitra PT Timah ini, semoga bantuan seperti ini dapat berkelanjutan kembali dikemudian nantinya,” harapnya.

Menurut Fornen, warga yang dapat menerima adalah warga yang terdata di lingkungan tersebut. Cukup dengan menyerahkan KTP atau kartu keluarga sebagai bukti.

Amin, warga sekitar mengaku sangat terbantu dengan adanya pemberian paket semabko gratis ini. Apalagi kata dia, disaat pandemi covid-19 seperti saat ini.

“Kami ucapkan Terima kasih, bantuan ini bermanfaat bagi kami masyarakar,” ucapnya. (zen)

Mulkan Sayangkan Bentrok Nelayan dan Penambang di Pangkalniur

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Bupati Bangka, Mulkan menyayangkan aksi anarkis dan bentrokan yang terjadi antara nelayan dan penambang yang terjadi di Pangkalniur, Kecamatan Riau Silip.

Apalagi kata Mulkan, terjadi bentrokan dan aksi pembakaran dari peristiwa tersebut. “Sikapi dengan kepala dingin. Apalagi dengan adanya kerugian masyarakat. Ya kita sayangkan,” kata Mulkan ditemui usai wisuda Tahfiz Darul Quran Babel, Minggu (2/5).

Selain itu, aksi bentrok juga terjadi di bulan Ramadan. Seharusnya kata dia, masyarakat pro dan kontra, baik nelayan ataupun penambang dapat saling menahan diri.

“Kita sudah lakukan audiensi. Tadi pak kapolres, asisten juga sudah berangkat ke lokasi,” ucapnya.

Mulkan berharap, kejadian ini tak lagi terulang. Untuk itu, ia mengimbau untuk sama-sama saling menjaga jangan sampai ada gejolak besar.

Sebelumnya, satu rumah yang berada di Desa Pangkalniur, Kecamatan Riausilip, Kabupaten Bangka secara spontan dibakar massa, Sabtu (1/5) pukul 22.30 WIB. Hal ini menjadi buntut bentrok antara nelayan dengan penambang sebelumnya.

Sekdes Pangkalan Niur, Darzadi mengatakan, pembakaran rumah oleh ratusan massa dipicu adanya dua orang warga Pangkalniur yang menjadi korban saat bentrok terjadi antara nelayan dan penambang saat berunjukrasa menolak aktivitas tambang laut.

“Ada sekitar 200 warga yang membakar rumah ini, mereka secara spontan beramai – ramai melakukan pembakaran tanpa diketahui oleh pemerintah desa,”ujar Darzadi. (zen)