Headline

Mulkan Resmikan Air Minum Isi Ulang Reverse Osmosi Mulya Perumda Tirta Bangka

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT – Bupati Bangka, Mulkan meresmikan air minum isi ulang reverse osmosi Mulya milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Bangka, Kamis (29/7).

Mulkan mengaku bangga karena Perumda Tirta Bangka kini jauh sudah berkembang dari sebelumnya. Bukan hanya mampu bertahan dalam kondisi sehat, Perumda Tirta Bangka juga kata Mulkan sudah mampu mengembangkan sayap.

“Meski begitu jangan cepat puas. Jaga kualitas air yang ada. Sertifikat halal yang ada dari MUI harus dijaga,” ingat Mulkan.

Mulkan mengakui, dengan adanya air minum isi ulang ini menjadi salah satu alternatif masyarakat sekaligus pilihan dengan keterbatasan depo-depo yang ada.

“Dengan ini juga bisa menyumbangkan pendapatan asli daerah. Sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru,” ucapnya.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Bangka Suhendra menjelaskan, butuh waktu bagi pihaknya menyiapkan ini semua. Tidak hanya izin dari Dinas Kesehatan melainkan juga sertifikat halal yang berasal dari Majelis Ulama Indonesia.

“Filterisasi kita lakukan sehingga menghasilkan PH dan bisa dikonsumsi langsung oleh masyarakat,” terang dia.

Pihaknya menargetkan mampu memproduksi 560 galon per hari. Dengan harga jual yakni sebesar Rp4.000 per galon. “Kita juga melayani antar langsung ke pelanggan dengan harga Rp6.000 per galon,” ucapnya.(Zen/adv)

Bangka Barat Terima Penghargaan KLA Pratama Tahun 2021 dari Kementerian PPPA

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Kabupaten Bangka Barat menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Pratama tahun 2021 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Republik Indonesia.

Penganugerahan penghargaan ini dihadiri oleh seluruh kepala daerah di Indonesia melalui aplikasi zoom meeting. Sedangkan Bupati Bangka Barat, H. Sukirman, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Suwito mengikuti acara tersebut di Ruang Rapat OR I, Setda Bangka Barat, Kamis (29/7).

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia, Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E, M.Si berharap penghargaan ini tidak dilihat sebagai tujuan akhir, tetapi sebagai penyemangat untuk semakin maju dalam memenuhi hak dan melindungi anak di daerah masing – masing.

Ia juga berharap daerah yang telah mendapatkan prestasi, dapat menjadi inspirasi dan dapat membagikan praktik – praktik baiknya bagi daerah lain sehingga dapat bergerak bersama menuju Indonesia maju.

“Dengan bergandengan tangan bersinergi, berkolaborasi dimana seluruh pemangku kepentingan menciptakan lingkungan yang positif, sportif dan ramah anak, yakinlah Indonesia akan bangkit menjadi negara yang maju dan hebat menuju Indonesia Layak Anak, IDOLA tahun 2030 dan Indonesia Emas 2045,” harapnya.

Di kesempatan yang sama, Bupati Bangka Barat, H. Sukirman menyampaikan rasa syukurnya karena Babar berhasil mendapatkan penghargaan KLA Pratama. Menurutnya, penghargaan ini dapat diraih berkat kerja sama OPD dan Forkopimda Babar.

” Karena disitu ada beberapa kriteria kan, dari mulai hak anak, gizi dalam kandungan dan lain – lain. Jadi kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sangat serius. Ini pertama kalinya Bangka Barat mendapatkan penghargaan pratama ini bersama kabupaten lainnya,” jelas Sukirman.

Ia menjelaskan masih banyak hal yang perlu ditingkatkan. Akan tetapi, ia lebih menekankan kepada semua pihak untuk memperhatikan hak-hak anak.

” Apalagi di masa pandemi ini kan, anak – anak jangan sampai hak – haknya ditiadakan. Pemerintah akan lebih serius lagi. Pendidikan terutama dari PAUD, TK, SLTA segala macam itu harus menjadi kewajiban kita bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Suwito menyebut diraihnya penghargaan KLA Pratama ini merupakan hasil dari kerjasama dan perhatian seluruh komponen yang ada di Bangka Barat baik Pemda, instansi vertikal, BUMN dan lain sebagainya karena telah banyak memberikan support dan perhatiannya terkait dengan hak-hak anak.

” Dan alhamdulillah artinya seluruh komponen-komponen pembangunan di Bangka Barat ini di akui oleh Kementerian PPPA sudah mendukung terkait dengan perlindungan dan pemberian hak-hak anak,” sebutnya.

” Jadi kalau penghargaan KLA itu yang paling bawah sekali yang paling dasar dengan nilai diatas 500 itu Pratama tapi di atas lagi itu ada namanya Nindya sampai dengan yang tingkatan paling tinggi namanya paripurna. Tapi kita sedikit-sedikit dan Alhamdulillah sudah diakui oleh pemerintah pusat terkait dengan penghargaan KLA ini itu mendapatkan Pratama,” tambahnya. ( IBB/ADV )

Pemkab Bangka Sembelih 32 Hewan Kurban

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT – Pemerintah Kabupaten Bangka menyembelih 32 hewan kurban di rumah dinas bupati, Rabu (21/7). Beberapa diantaranya dipotong langsung Bupati Bangka Mulkan, Wakil Bupati Bangka Syahbudin dan Ketua DPRD Bangka Iskandar Sidi.

Bupati Bangka Mulkan mengatakan total keseluruhan ada 57 hewan kurban yang disembelih saat Idul Adha 1442 Hijriyah. Hewan kurban ini kata Mulkan merupakan sumbangan dari organisasi perangkat daerah dan mitra Pemkab Bangka.

“Ada 32 ekor yang dipotong hari ini. Sisanya sudah kita sebar ke desa dan masjid yang ada di Kabupaten Bangka,” ucapnya.

Mulkan menjelaskan, kurban bersama ini untuk menjaga silaturahmi sesama pegawai yang ada di Pemkab Bangka.

“Untuk yang di sini distribusi dagingnya akan kita prioritaskan terlebih dahulu kepada para ASN dan tenaga kontrak kita yang berada di wilayah kabupaten Bangka,” kata Mulkan.

Meski demikian, Mulkan menuturkan bahwa nanti distribusi daging juga akan diberikan kepada masyarakat melalui pengajuan yang telah dilakukan oleh kelompok-kelompok masyarakat.(adv/Zen)

Dukung Geopark Bangka Barat Menuju Nasional, Talkshow Hingga Geobike 2021 Digelar

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Dalam rangka mewujudkan Geopark Bangka Barat menuju Geopark Nasional, Bupati Bangka Barat, H. Sukirman bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, H. Erzaldi Rosman Djohan, Kapolda Babel, Irjen Pol Drs. Anang Syarif Hidayat, Danrem 045/Gaya, Brigjen TNI M. Jangkung Widyanto, Forkopimda, Badan Pengelola Geopark dan Karang Taruna Kabupaten Bangka Barat berkolaborasi sekaligus menjalin sinergitas.

Untuk mewujudkan hal tersebut, segala rangkaian promosi pun telah dilakukan dimulai dengan melaksanakan talkshow yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Babar dengan tema ” Pentingnya mengenal asal usul nama Desa/Kelurahan/Kampung/Dusun di kabupaten Bangka Barat ” pada Jumat (9/7) di Pasanggrahan BTW Muntok.

Talkshow tersebut menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman, Bupati Bangka Barat, H. Sukirman, Kapolres Bangka Barat yang diwakili Wakapolres Kompol Johan Wahyudi, SH, Dandim 0431/Babar yang diwakili Kapten Inf. Indriawan, SH, Kajari Babar yang diwakili oleh Agung Dhedi, Sejarawan Babel, Dato’ Akhmad Elvian serta ketua Karang Taruna Kabupaten Bangka Barat, Arie Kurniardi.

Kegiatan talkshow ini bertujuan untuk menjaga budaya dan kearifan lokal sebagai bagian dari Culturaldiversity dalam pengembangan Geopark Bangka Barat.

Dalam talkshow ini juga dilakukan penyerahan hadiah lomba menulis asal usul nama Desa/Kelurahan di Kabupaten Bangka Barat yang telah diselenggarakan oleh Karang Taruna Kabupaten Bangka Barat.

Selain itu, masih dalam rangkaian kolaborasi dukungan Geopark Bangka Barat menuju nasional, Bupati, H. Sukirman bersama Gubernur Provinsi Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman, Kapolda Babel, Irjen Pol Drs. Anang Syarif Hidayat, Danrem 045/Gaya, Brigjen TNI. M. Jangkung Widyanto, S.I.P., M.Tr (Han), Pengurus Badan Pengelola Geopark Bangka Barat, Pengurus Karang Taruna Kabupaten Bangka Barat, serta beberapa Komunitas Sepeda melakukan gowes penelusuran tiga geosite di Kecamatan Muntok yang berada dalam lingkup Geopark Bangka Barat pada Sabtu (10/7).

Menurut Bupati Bangka Barat, H. Sukirman, Geobike ini merupakan langkah awal untuk mensosialisasikan keberadaan geosite khususnya di Kecamatan Muntok.

” Selanjutnya direncanakan akan dilaksanakan penelusuran geosite lainnya di kecamatan lain se – Kabupaten Bangka Barat,” ungkap H. Sukirman.

Lebih lanjut, kata Sukirman, berdasarkan hasil kajian tahun lalu, terdapat 27 titik geosite yang tersebar di Kabupaten Bangka Barat.

” Saat ini pengembangan Geopark Bangka Barat baru sampai pada tahap pengusulan penetapan geoheritage ke Badan Geologi Kementerian ESDM dan diperkirakan akan diverifikasi tahun ini,” sebut Sukirman.

Kegiatan yang bertajuk Geobike kali ini bertumpu di Kecamatan Muntok. Start gowes dimulai dari Geosite Air Terjun Bukit Tani yang terletak di area komplek Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.

Dengan menempuh jarak sepanjang 15 kilometer, para peserta Geobike mengunjungi geosite Menumbing dengan mengambil titik henti di area Batu Balai. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan ke titik finish yakni Pantai Batu Rakit yang merupakan bagaian dari Geosite Tanjung Kalian.

Di setiap titik geosite, para peserta diberikan pemahaman tentang nilai-nilai ilmiah dan potensi yang lain oleh Badan Pengelola Geopark Bangka Barat.

Di lokasi finish, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan mengungkapkan harapannya agar keberadaan Geopark Bangka Barat dapat mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bangka Barat.

” Oleh sebab itu, saya meminta agar Badan Geologi serta Komite Nasional Geopark Indonesia ( KNGI ) dapat segera memproses pengusulan yang disampaikan oleh Pemkab Bangka Barat serta Pemprov Kepulauan Bangka Belitung terkait tahapan pengembangan Geopark Bangka Barat agar dapat segera dijadikan sebagai salah satu Geopark Nasional di Indonesia, dan selanjutnya diteruskan ke tingkat Internasional,” tutup Erzaldi. ( IBB/ADV )

Tolak Pelemahan KPK, Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa di Gedung DPRD Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bangka Belitung menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkait penolakan terhadap segala bentuk pelemahan di tubuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Koordinator Daerah Aliansi Mahasiswa Babel, Noval mengatakan, terjadinya pelemahan di tubuh KPK berkenaan dengan penonaktifan beberapa pegawai KPK disebabkan oleh Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang dinilai cacat formil secara substansi.

“Saya sebagai masyarakat biasa melihat dan bertanya, kenapa negara kita memelihara tikus tikus negara? Dimana suaranya terkait KPK dilemahkan? Dimana ketidakadilan yang ada di negara ini?,” teriak Noval dalam orasinya di depan Gedung DPRD Babel, Selasa (6/7).

Oleh karena itu, mewakili ratusan suara dari rekan-rekannya, dia menuntut agar DPRD Babel ikut menyuarakan dan mendukung dalam penolakan terhadap segala bentuk pelemahan di tubuh KPK ke pemerintah pusat.

“Katanya negara ini menjamin asas demokrasi, tetapi uang rakyat terus diambil dimana-mana dilakukan pelemahan KPK bisa dilihat. Oleh karenanya, kami berharap pimpinan DPRD terketuk hati nuraninya, Apakah kita hanya bisa diam? Mahasiswa saja bergerak sekarang untuk menyelamatkan KPK,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi didampingi Wakil Ketua, Amri Cahyadi menyatakan sepakat untuk ikut mendukung dalam penolakan terhadap pelemahan di tubuh KPK.

Pihaknya pun, disampaikan Herman, akan meneruskan tuntutan dari para mahasiswa tersebut dengan melayangkan surat resmi secara langsung ke Presiden dan DPR RI, serta ditembuskan ke KPK.

“Kami sepakat bahwa di negeri ini tidak boleh melakukan pelemahan terhadap KPK, kami mendukung itu semua, KPK harus kuat, kami juga mendukung bahwa di negeri ini tidak boleh ada ketidakadilan,” ujar Herman dihadapan ratusan mahasiswa.

“Oleh karena itu, kami bersedia hadir bersama kawan-kawan mahasiswa, kami dari lembaga legislatif nanti akan menyampaikan semua aspirasi ini kepada Presiden RI, kemudian yang kedua, kepada Ketua DPR RI, lengkap dengan apa yang disampaikan oleh kawan-kawan mahasiswa yang ditembuskan kepada KPK,” terangnya.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Ketua DPRD Babel dengan disaksikan oleh ratusan mahasiswa.

Setelah mendapatkan dukungan dan kesepakatan dari pimpinan DPRD Babel, ratusan massa mulai membubarkan diri secara tertib dengan mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian. (DEI)

DPRD Sampaikan 7 Rekomendasi untuk Pemda Bangka Barat

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – DPRD Kabupaten Bangka Barat melaksanakan rapat paripurna di Gedung Mahligai Betason II, Rabu (30/6) dengan agenda pengambilan keputusan terhadap rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Bangka Barat tahun anggaran 2020.

Rapat ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming, ketua DPRD, Marudur Saragih, wakil ketua I, H. Oktorazsari, wakil ketua II, Miyuni Rohantap, anggota DPRD, kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka Barat dan segenap tamu undangan lainnya.

Dalam rapat tersebut, Ketua Panitia Pansus Raperda Pertanggungjawaban APBD tahun 2020, Apandi membacakan tujuh rekomendasi yang harus ditindaklanjuti oleh Pemda. Selain itu, dirinya mengapresiasi atas diraihnya predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

” Kami mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas diraihnya predikat WTP atas pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Barat,” ujar Apandi.

Tujuh rekomendasi tersebut adalah yang pertama, Pemerintah Daerah agar segera menindaklanjuti rekomendasi laporan hasil pemeriksaan BPK perwakilan Provinsi Babel sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Kedua, terkait masalah retribusi izin mendirikan bangunan diharapkan kepada OPD terkait segera membuat SOP dalam hal pemungutan retribusi IMB.

” Ketiga, dalam hal retribusi balai benih ikan perlu dikaji ulang mengingat biaya operasional lebih besar daripada pendapatan yang diterima,” sebut Apandi.

Kemudian, rekomendasi yang keempat adalah diharapkan kepada OPD terkait lebih meningkatkan pengawasan terhadap pengerjaan fisik gedung atau bangunan yang mengalami kekurangan volume.

” Kelima, agar pelaksanaan belanja hibah dilaksanakan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku terutama belanja hibah yang melibatkan instansi vertikal,” jelas Apandi.

Selanjutnya, rekomendasi berikutnya yakni diharapkan kepada Pemerintah Daerah agar segera menginventarisir aset tetap terutama aset yang tidak memiliki dokumen lagi dan rusak berat serta melakukan kapitalisasi terhadap belanja rehab yang belum dijadikan belanja modal.

” Ketujuh, Pemda juga disarankan untuk terus berbenah dalam segala hal, baik dari segi peningkatan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia maupun lainya agar ke depan Pemkab bisa mempertahankan capaian atas opini WTP,” tukas Apandi.


Sementara itu, Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming mengatakan rancangan Perda pertanggung jawaban ini telah disampaikan kepada DPRD sesuai dengan amanat perundangundangan pada tanggal 14 juni 2021. Rancangan Perda pertanggungjawaban ini telah pula dibahas oleh panitia khusus DPRD dengan OPD terkait pada tanggal 15 juni 2021.

” Beberapa saat yang lalu telah kita dengarkan laporan hasil kerja panitia khusus dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten bangka barat terhadap rancangan peraturan daerah kabupaten bangka barat tentang pertanggungjawaban
pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten bangka barat tahun anggaran 2020 yang pada prinsipnya menyetujui rancangan peraturan daerah tersebut, untuk di proses menjadi peraturan daerah kabupaten bangka barat tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten bangka barat tahun anggaran 2020,” kata Bong Ming Ming.

Bong Ming Ming melanjutkan rancangan peraturan daerah Bangka barat tahun anggaran 2020 disusun berdasarkan laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten bangka barat tahun 2020 yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beberapa waktu yang lalu dengan opini ” Wajar Tanpa Pengecualian”.

” Sebuah prestasi yang dilakukan berkat kerja keras asn babar dengan proses pengawasan yang kuat oleh DPRD. Semoga kerja sama ini bisa ditingkatkan di hari-hari berikutnya,” ucapnya.

Selain itu, kata dia, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat akan menindaklanjuti saran – saran dan masukan dari DPRD terutama yang terkait dengan tindak lanjut dan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

” Tindak lanjut dari bapak tersebut sudah 40 persen untuk kita terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan umum dan kesejahteraan masyarakat di bumi sejiran setason yang kita cintai ini,” ungkap Bong Ming Ming.

Ia menambahkan pemkab juga akan berusaha untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang kredibel, akuntabel dan transparan sesuai yang diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan serta dapat mempertahankan opini ” Wajar Tanpa Pengecualian” untuk tahun – tahun berikutnya.

” Akhirnya, atas pengawasan, saran dan masukan DPRD yang telah menetapkan keputusan tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten Bangka
barat tahun anggaran 2020. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya,” pungkas Bong Ming Ming. ( IBB/ADV )

Bupati Bangka Terima BKPRMI Award 2021

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT – Bupati Bangka, Mulkan, S.H, M.H menerima Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Award tahun 2021. Pemberian penghargaan diserahkan langsung Ketua Umum DPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus saat wisuda Santri Taman Pendidikan Al Quran (TPA) di Gedung Sepintu Sedulang, Sungailiat, Rabu (23/6).

Ketua Umum DPP BKPRMI, Said Aldi Al Idrus mengatakan, terpilihnya Bupati Bangka, Mulkan sebagai penerima BKPRMI Award lantaran dinilai sangat komitmen dan peduli dengan semua kegiatan BKPRMI Bangka.

“Begitu pula dengan pemberian insentif bagi ustadz dan ustadzah, sangat baik,” ujarnya.

Said Aldi berharap, kepedulian dan komitmen Bupati dan juga Pemkab Bangka terhadap BKPRMI di waktu-waktu mendatang bisa terus ditingkatkan, agar upaya mulia dalam membentuk generasi Qurani di Kabupaten Bangka bisa berlangsung dengan baik.

Sementara, Bupati Bangka, Mulkan menyampaikan terima kasihnya kepada DPP BKPRMI dan berupaya untuk terus melakukan yang terbaik bagi masyarakat.

Pemkab Bangka menurut Mulkan, akan selalu berkomitmen dalam mendukung upaya positif BKPRMI dalam mendidik dan membentuk generasi Qurani di Kabupaten Bangka. (adv/zen)

Bupati Algafry Gerakkan Ekonomi Rakyat Melalui Pertanian Keluarga

WARTABANGKA.COM, KOBA – Dinas Pangan Kabupaten Bangka Tengah menggelar penanaman perdana kegiatan Pertanian Keluarga (PK) tahun 2021 bersama Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangka Tengah di Kebun Ketua Kelompok Tani Tunas Harapan Jaya Milenial Desa Pasir Garam, Kamis (17/6).

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah sampai saat ini masih terus berupaya memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat, terutama di sektor pertanian.

“Di masa Pandemi Covid-19 ini, Pemkab Bangka Tengah terus berupaya membantu masyarakat dalam menggerakkan perekonomian, salah satunya di sektor pertanian, seperti kegiatan pertanian keluarga atau Family Farming,” ujar Algafry Rahman.

Algafry juga mengatakan bahwa Family Farming ini kegiatannya bukan hanya bergerak disektor pertanian saja, namun juga mencangkup perikanan, akuakultur, kehutanan dan peternakan.

“Family Farming ini kegiatannya bukan hanya bergerak disektor pertanian saja, namun juga mencangkup perikanan, akuakultur, kehutanan serta peternakan berbasis sumberdaya lokal yang dikelola secara bersama oleh anggota keluarga pada lahan yang dimiliki atau dipinjam, gunanya InsyaAllah dapat meningkatkan ekonomi keluarga,” ujar Algafry.

Lebih lanjut, diketahui Kabupaten Bangka Tengah pada tahun 2020 sudah mendapatkan bantuan kegiatan Family Farming sebanyak 2 kelompok dan di tahun 2021 kembali mendapatkan bantuan untuk 2 kelompok.

Kelompok yang mendapat bantuan ini yakni Gapoktan Aneka Bersama Desa Cambai Selatan (2020), Poktan Top Milenial Desa Lubuk Besar (2020), Poktan Tunas Harapan Jaya Milenial Desa Pasir Garam (2021) dan Poktan Pemuda Pacer Desa Keretak Atas.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pangan Bangka Tengah, Edi Romdhoni mengatakan Pertanian Keluarga (PK) ini merupakan kegiatan bantuan berupa trigger yang diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan keluarga yang sesuai dengan kebutuhan gizi seimbang dan akan meningkatkan status daerah rentan rawan pangan menjadi tahan pangan dan daerah.

“Sehingga yang sudah tahan pangan tidak menurun statusnya menjadi rentan rawan pangan, serta dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” ungkap Edi.

Menurut Edi, keberhasilan kegiatan PK ini tidak terlepas dari peran berbagai pihak yang turut berkontribusi.

“Keberhasilan kegiatan PK ini tidak terlepas dari peran tim teknis Kabupaten dan Tim pembina Provinsi, sebagai penanggung jawab kegiatan, di samping dukungan sektor lainnya,” tutur Edi.

Pada kesempatan tersebut, Edi juga meminta kerja sama dari pihak Balai Pengkajian Teknologi Pertanian untuk dapat terus mendampingi kegiatan Pertanian Keluarga di Kabupaten Bangka Tengah, mengingat saat ini dunia telah memasuki era digitalisasi yang semakin masif, tak terkecuali sektor pertanian yang perlunya perhatian dalam penerapan teknologi pertanian. Iapun berharap bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.

“Kepada seluruh Petani pelaksana kegiatan Pertanian Keluarga, dimohon untuk memanfaatkan bantuan yang ada dengan penuh rasa tanggung jawab, semoga dapat menambah dan meningkatkan kesejahteraan keluarga, yang tentunya harus berkelanjutan,” tutup Edi. (ADV/RN)

Bupati Algafry Rahman Dukung Penuh Program Dekranasda Bangka Tengah

WARTABANGKA.COM, KOBA – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bangka Tengah menggelar Musyawarah Daerah dengan tema “Melalui Penguatan Kelembagaan Dekranasda Kita Tingkatkan Daya Saing Produk Kriya” serta dilaksanakan pelantikan pengurus Dekranasda Kabupaten Bangka Tengah, periode tahun 2021-2026 di Ruang Rapat VIP Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (17/6).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh drg. Eva Fidia Lestari selaku Ketua Dekranasda Kabupaten Bangka Tengah. “Hari ini selain pelantikan, kita juga melaksanakan musyawarah Daerah Dekranasda Bangka Tengah untuk yang pertama kalinya,” ujar Eva.

Dia mengatakan bahwa pengurus Dekranasda Bangka Tengah yang baru dilantik, sudah diminta untuk menyusun rencana sesuai dengan tupoksi masing-masing bidang.

“Kita sudah berdiskusi bersama, agar para pengurus ini dapat segera menyusun rencana ke depan, yang mana sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing,” ujar Eva.

Dia pun berharap para pengurus Dekranasda periode 2021-2026 dapat membimbing masyarakat dalam mengembangkan kreativitasnya demi mendongkrak perekonomian Bangka Tengah.

“Tentu kita berharap pengurus Dekranasda ini bisa membimbing para pengerajin di Bangka Tengah, karena potensi dan kreativitasnya sangat besar, sehingga perekonomian Bangka Tengah bisa naik dengan serapan tenaga kerja yang bertambah,” harap Eva.

Di tempat yang sama, Tarmin selaku Ketua Harian Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap Dekranasda Kabupaten Bangka Tengah yang baru saja dilantik untuk terus mengembangkan kreativitasnya, sehingga perekonomian Bangka Tengah dapat tumbuh dengan baik.

“Semoga dengan pelantikan pengurus Dekranasda Bangka Tengah dapat bersinergi dengan Dekranasda Provinsi Bangka Belitung, dengan kreativitas yang tinggi diharapkan dapat mengembangkan kerajinan di Bangka Tengah, sehingga dapat lahir para pengerajin dan pengusaha baru yang dapat mendorong kemajuan perekonomian di Bangka Tengah,” ujar Tarmin.

“Di mana sudah banyak juga pengerajin di Bangka Tengah yang bekerja sama dengan Dekranasda Bangka Belitung, dengan produk-produknya yang didagangkan di gerai-gerai seperti Transmart,” tambah Tarmin.

Sementara itu, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman dalam sambutannya berterima kasih atas kerja keras dan pengabdian pengurus Dekranasda terdahulu.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus Dekranasda Bangka Tengah yang terdahulu atas pengabdiannya dan selamat kepada pengurus Dekranasda yang baru saja dilantik, semoga kinerja Dekranasda dapat terus ditingkatkan, dimana saya mendukung penuh program yang diusung oleh Dekranasda Kabupaten Bangka Tengah,” ujar Algafry Rahman. (ADV/RN)

Bangka Tengah Jadi Tempat Pembukaan Kegiatan Infrades Babel Tahun 2021

WARTABANGKA.COM, KOBA – Pembukaan kegiatan InfraDes Babel 2021 : Integrasi Insfratruktur dan Kolaborasi Pembinaan SDM Kontruksi Desa, hasil kerjasama strategis antara BJKW II Palembang dan Mitra Kerja di Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung TA 2021, digelar di GSG Selawang Segantang Koba, pada Selasa (15/6).

Kegiatan ini secara resmi dibuka langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung didampingi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangka Tengah, dan Plt. Direktur Jenderal Biro Kontruksi, Kementerian PUPR, serta dihadiri kurang lebih 200 peserta.

Erzaldi Rosman Djohan dalam sambutannya mengatakan kegiatan InfraDes Babel tahun 2021 ini merupakan yang pertama di Indonesia dan dilakukan dengan tujuan memberikan pembekalan, mensertifikasi dan meregistrasi Tenaga Kerja Kontruksi agar berkompeten dan terampil.

“Kegiatan InfraDes Babel 2021 ini merupakan yang pertama kali di Indonesia, dengan maksud memberikan pembekalan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kontruksi, mensertifikasi dan meregistrasi Tenaga Kerja Kontruksi (TKK) tingkat terampil, serta untuk meningkatkan komitmen antar para pemangku kepentingan (stakeholder) jasa kontruksi dalam menggunakan TKK yang bersifat kompeten dengan Mobile Training Unit maupun Berbasis Proyek,” ujar Erzaldi dalam sambutannya.

Erzaldi turut mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan yang dilaksanakan Balai Jasa Kontruksi Wilayah II Palembang bagi Tenaga Kerja Kontruksi.

“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung rencana penguatan kelembagaan di Balai Jasa Kontruksi wilayah, dalam layanan sertifikasi yang merupakan salah satu langka solutif untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja kontruksi,” tutur Erzaldi.

“Sukses terus untuk balai jasa kontruksi wilayah II Palembang dan semoga hasil dari para pekerja kontruksi yang semakin profesional hasilnya dapat baik dan memuaskan,” harap Erzaldi.

Di tempat yang sama, Algafry Rahman selaku Bupati Bangka Tengah mengatakan salah satu kendala Tenaga Kerja Kontruksi di Bangka Tengah terletak pada sertifikasi.

“Jadi selama ini para Tenaga Kerja Kontruksi, khususnya tukang di Bangka Tengah terkendala belum memiliki sertifikasi, sehingga bantuan dari kementerian dalam pembangunan desa tidak dapat dikelola oleh para tukang di wilayah tersebut, karena pekerja proyek wajib memiliki sertifikasi,” ungkap Algafry.

“Hal tersebut menjadi perhatian utama kita dan ini adalah bentuk komitmen dalam memberikan SDM kepada Masyarakat Bangka Tengah,” tambah Algafry.

Algafry menuturkan bahwa pihaknya akan terus mendorong para Tenaga Kerja Kontruksi (TKK) di Bangka Tengah untuk dapat mengikuti program pelatihan sertifikasi TKK, karena manfaatnya sangat besar.

“Kita akan terus dorong masyarakat Bangka Tengah, khususnya tukang bangunan untuk mengikuti program sertifikasi ini, dengan harapan TKK ini dapat bekerja secara profesional, terampil dan berkompeten ke depannya,” harap Algafry.

Lebih lanjut, kegiatan pembinaan bagi TKK wilayah Bangka Belitung TA 2021 ini diikuti 593 orang melalui program OPD, 1.385 orang melalui program Vokasi, dan 2.897 orang melalui program PKT.

Dihari yang sama, Bupati Bangka Tengah, Algafry rahman mengunjungi pembangunan tersebut di beberapa titik wilayah Bangka Tengah. (ADV/RN)