Headline

Wakil Rakyat Babel Jaring Aspirasi, Siap Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Guna Mewujudkan Keadilan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, gerak cepat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) secara serentak mendengar, menjaring, menyerap, menghimpun serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan turun gunung melalui masa Reses.

Reses merupakan amanah konstitusi yang dilaksanakan wakil rakyat di luar masa sidang terhadap konstituen di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing. Hasil reses yang akan dituangkan sebagai bahan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD di dalam pelaksanaan pembangunan serta menentukan arah kebijakan pembangunan kedepan, sesuai dengan kewenangan yang ada di Pemerintah Provinsi Babel.

Pentingnya pelaksanaan Reses yang dilaksanakan seluruh pimpinan serta anggota DPRD dalam rangka menjalankan tugas dan fungsinya antara lain, Legislasi, Anggaran dan Pengawasan. Reses tahun sidang III masa sidang I dilaksanakan terhitung sejak tanggal 11-16 Oktober 2021.

Dengan mengusung tema “Rela Menjadi Jembatan Penyambung Aspirasi Rakyat Bangka Belitung”, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Herman Suhadi, S. Sos, bertekad dan berjuang untuk memastikan terakomodirnya aspirasi masyarakat dalam keberlangsungan pembangunan daerah dan negara.

“Jangan khawatir, negara hadir di sini untuk memberikan solusi bagi masyarakat agar semua persoalan itu nantinya dapat di atasi dan terealisasi,” kata Politisi PDI Perjuangan Dapil Bangka itu.

Reses dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota se-Babel, terwujudnya kerja yang lebih efisien dan efektif terus digencarkan para wakil rakyat Babel.

Terbukti, pelaksanaan reses berhasil menghimpun berbagai aspirasi dari masyarakat. Antara lain, peningkatan pembangunan infrastruktur, sektor perekonomian, sektor pertanian dan perkebunan, sektor pendidikan, sektor kelautan perikanan hingga sektor pariwisata.

Tak hanya itu, berbagai aspirasi yang diharapkan masyarakat dihadapan wakil rakyatnya, seperti bantuan bibit untuk pertanian dan perkebunan.

Selain itu juga, bantuan pembiayaan modal usaha, fasilitas pendidikan, kesejahteraan guru, kesejahteraan masjid serta pembangunan akses jalan, peningkatan jalan, lampu penerang jalan serta pembangunan sarana dan prasarana publik.

Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Herman Suhadi, Sos, memandang penting perhatian dari pemerintah terhadap sektor Pertanian dan perkebunan didalam pemulihan perekonomian masyarakat pasca pandemi covid-19, seperti bantuan bibit sawit untuk masyarakat.

“Sawit sangat berpotensi besar terhadap Peningkatan ekonomi dan hari ini alhamdulillah dengan harga yang cukup baik. Kita DPRD sangat mendukung. sehingga Insyaallah kita akan memperjuangkan aspirasi ini di APBD Provinsi Babel,” terangnya.

Wakil Ketua II DPRD Bangka Belitung, Muhammad Amin, SE, berharap dan terus memotivasi pemuda agar dapat menjadi ujung tombak disektor pertanian dan sebagai pelopor pembangunan dalam meningkatkan perekonomian daerah.

“Seorang petani milenial dapat menjadi agen perubahan. Dengan semangat dan jiwa muda yang dimiliki serta cakap dalam penggunaan teknologi. Kedepan kita yakin generasi milenial ini dapat membangun desa menjadi lebih maju,” tandas Politisi Gerindra Dapil Bangka Selatan itu.

Sektor Pendidikan menjadi perhatian serius Wakil Ketua III DPRD Bangka Belitung, Amri Cahyadi, ST. MM.

Pasalnya, Pendidikan mempunyai peranan penting dalam melahirkan generasi yang berkarakter, handal dan berdaya saing dalam menatap kehidupan kedepan yang lebih baik.

Saat melaksanakan Reses, berbagai aspirasi yang ditampung dan akan ditindaklanjuti, antara lain, terkait Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) 2021 pada sistem zonasi, sistem pembelajaran secara daring (online), fasilitas sarana dan prasana pendidikan maupun kesejahteraan para guru.

“Aspirasi tersebut akan diperjuangkan, yang pastinya ini akan menjadi pokok -pokok pikiran DPRD yang akan diparipurna dan disingkronkan dengan hasil Musrenbang desa, kemudian menjadi kebijakan daerah di APBD kita,” pungkas Politisi PPP Dapil Bangka itu.

Ketua Komisi I DPRD Babel, Hellyana, SH, menerangkan bahwa, segala aspirasi masyarakat yang menjadi kewenangan Provinsi akan di perjuangkan dan akan dijadikan sebagai bahan Pokok-Pokok pikiran DPRD.

“Kami akan memperjuangkan apa yang telah di aspirasikan kepada kami, juga akan kami pilah mana yang masuk ranahnya provinsi dan mana ranah kabupaten. Bila ada aspirasi yang ternyata wewenangnya ada dikabupaten akan kami sampaikan kepada kawan-kawan DPRD kabupaten,” terang Hellyana, Legislator PPP, Dapil Belitung dan Belitung Timur itu.

Ketua Komisi II DPRD Bangka Belitung, Adet Mastur, SH, MH, akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat demi tercapainya kemakmuran dan kesejahteraan bersama.

“Kami telah berusaha memperjuangkan anggaran-anggaran provinsi, untuk tahun ini ada pembuatan DED (detail enginering desain) pemandian Air Keretak dan Insyallah, juga pembangunan dan pengerukan alur air Desa Keretak ini sudah masuk ke dalam APBD tahun 2022 sebesar tiga miliar rupiah,” pungkas Politisi PDI Perjuangan Dapil Bangka Tengah itu.

Ketua Komisi III DPRD Bangka Belitung, Efredi Effendy menjelaskan, bahwa mitra komisi III antara lain, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, BUMN (termasuk pertamina dan PT Timah) hingga Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Untuk itu dia mengarahkan kepada peserta reses untuk menyampaikan berkaitan dengan pembangunan sesuai mitra kerja.

“Ditahun sebelumnya di Semabung Lama, ada yang mengusulkan perbaikan jalan setapak, Alhamdulillah bisa diakomodir tetapi tidak semua, karena memang tidak bisa dari TAPD, dengan alasan sebagian jalan bukan kewenangan provinsi tetapi kota,” jelas legislator Dapil Kota Pangkalpinang itu.

Ketua Komisi IV DPRD Babel, H. Jawarno, mengatakan, semua usulan yang didapatkan akan tetap ditampung, namun nanti dalam tindakannya akan diseleksi kembali menurut skala prioritas.

“Karena motivasi kita di DPRD untuk terus memajukan sektor pendidikan di Bangka Belitung. namun nanti dalam tindakan menyangkut dana anggaran, kita akan lihat menurut skala prioritas, mana yang lebih penting, mana yang belum,” imbuh, Legislator Gerindra Dapil Bangka itu. (*/adv)

Wabup Erfian Ajak Kades dan BPD Maksimalkan Potensi Desa

WARTABANGKA, PANGKALANBARU –Wakil Bupati Bangka Tengah, Herry Erfian, S.T menjadi salah satu narasumber Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Peningkatan Kapasitas Kepala Desa dan BPD melalui Penyusunan LPPD serta Peran BPD dalam Melakukan Evaluasi LKPPD di di Hotel Soll Marina, Selasa (28/9).

Herry Erfian menyampaikan materi Kebijakan Pengelolaan Kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dalam kegiatan yang dihadiri 110 orang kades dan ketua BPD se-Kabupaten Bangka Tengah.

Dalam pemaparannya, Herry erfian menjelaskan bahwa APBDes adalah rencana keuangan tahunan Pemerintahan Desa dalam menyelenggarakan urusan kepemerintahan dan memenuhi aspirasi masyarakat desa yang sudah disesuaikan dengan skala prioritas melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa.

“Oleh karena itu, unsur perangkat desa, BPD dan masyarakatnya juga harus saling bekerjasama dan berkoordinasi dengan tujuan agar pembangunan untuk memajukan serta mensejahterakan masyarakat di desa dapat tercapai,” kata Erfian.

Ia menambahkan bahwa Pengelolaan APBDes harus memiliki beberapa prinsip pelaksanaan, diantaranya adalah tertib administrasi, efektif dan efisien, taat azas, taat hukum, lengkap dan sah, dapat dipertanggungjawabkan, manfaat, dan terbuka.

“Kami juga mengajak desa-desa harus mengetahui, mengembangkan dan memaksimalkan potensi-potensi yang ada di desa untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes),” ajak Herry erfian.

Sementara itu, Kades Desa Terak, Haryono, S.H, ketika ditemui mengatakan sangat termotivasi dengan apa yang disampaikan Wakil Bupati Bangka Tengah dalam pemaparan materi tersebut.

“Jadi, kedepannya desa-desa dapat memaksimalkan PADes-nya, dan tidak hanya bergantung pada pendapatan desa yang sekarang bersumber dari APBD maupun APBN, tetapi dari potensi-potensi yang ada di setiap desa,” ungkap Haryono sembari berharap dengan adanya BIMTEK ini pembangunan di desa dapat menjadi cepat dan lebih baik sehingga kedepannya Bangka Tengah menjadi Semakin Unggul.

Hadir juga dalam giat ini Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DINSOS-PMD), Risaldi Adhari N., S.Psi., MM, Ketua APDESI Bangka Tengah, Munzilin, Sekretaris Disos PMD Kabupaten Bangka Tengah, Padlillah, S.Pd.I, serta para Kades dan Kepala BPD se-Kabupaten Bangka Tengah. (Adv/Diskominfosta Bateng/RN)

Bupati Algafry Resmikan Jalan Kampung Seberang Sungaiselan

WARTABANGKA, SUNGAISELAN – Bupati Bangka Tengah (Bateng) meresmikan Jalan Kampung Seberang yang merupakan jalan penghubung Sungaiselan ke Pangkal Raya Kelurahan Sungaiselan Kecamatan Sungaiselan, Senin (28/9).

Algafry mengatakan beberapa tahun sebelumnya kondisi infrastruktur di Kampung Seberang, terutama kondisi jalan dalam kondisi yang memprihatinkan yakni jalan dalam kondisi rusak dan sangat membahayakan.

Ia menyebutkan bahwa kondisi infrastruktur yang rusak dapat mengganggu masyarakat dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari, terutama aktifitas ekonomi dan pelayanan di bidang pendidikan serta kesehatan.

“Melihat hal ini, kami selaku Pemkab Bateng berupaya untuk mengalokasikan anggaran memperbaiki infrastruktur jalan ini agar memperlancar arus lalu lintas dan aktifitas masyarakat,” kata Algafry.

Ia mengungkapkan pekerjaan pembangunan Jalan Sungaiselan-Pangkal Raya yang berlokasi di Kampung Sebrang dengan panjang ±504 meter dan lebar ±2,5 meter ini menggunakan APBD 2021 dengan menggunakan perkerasan beton.

“Hal ini bertujuan agar pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai dengan spesifikasi sehingga hasil pekerjaan menjadi lebih baik,” kata Algafry.

Ia mengatakan bahwa Pemkab Bateng akan melanjutkan pembangunan jalan hingga menuju Dusun Pangkal Raya.

“kedepannya Pemkab Bateng akan melanjutkan pembangunan jalan ini menuju Dusun Pangkal Raya tepatnya ruas Jalan Munggu – Pangkal Raya dengan panjang ± 3 km,” kata Algafry. (Adv/Diskominfosta Bateng/RN)

Bupati Bangka Resmikan Rumah Literasi Pesisir di Kawasan Nelayan 1

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Bupati Bangka Mulkan meresmikan Rumah Literasi Pesisir (RUSIP) yang berada di kawasan Nelayan I, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Jumat (17/9).

Bupati Bangka, Mulkan mengatakan, ruang baca atau rumah literasi yang berada di skala kawasan “Kotaku” mampu mendorong meningkatkan sumber daya anak – anak pesisir.

“Rumah literasi dilengkapi berbagai jenis buku ilmu pengetahuan dengan ruang kapasitas terbatas diharapkan membantu peningkatkan kualitas pengetahuan anak-anak pesisir,” katanya.

Dia memberikan apresiasi kepada PT PLN Wilayah Bangka Belitung yang turut berperan membantu melengkapi sarana rumah literasi seperti rak buku dan kelengkapan belajar lainnya.

“Saya mengajak masyarakat umum lainnya dapat membantu kelengkapan buku yang bermanfaat di ruang baca untuk anak – anak pesisir,” kata Mulkan.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Rismy Wira Madonna mengatakan, pengelolaan rumah literasi pesisir termasuk skala kawasan “Kotaku” melibatkan warga setempat yang tergabung dalam kelompok swadaya masyarakat (KSM).

“Warga setempat cukup tinggi minat belajar di rumah literasi namun karena ruangan terbatas jumlah anak-anaknya maka pihak pengajar membatasi maksimal 40 anak – anak yang belajar di ruang baca,” jelasnya.

Sampai saat ini terdapat dua tempat rumah literasi pesisir yakni di kawasan rumah susun di kawasan Lingkungan Nelayan II dan di kawasan “Kotaku” lingkungan Nelayan I.(ADV)

DPRD Babel Sahkan APBD Perubahan TA 2021

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Tujuh Fraksi DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), yang disampaikan melalui juru bicara fraksi. Yakni, Fraksi Gerindra yang disampaikan oleh Jawarno, Juru Bicara Fraksi Nasdem Mansah, Juru Bicara Fraksi PKS Dodi Kusdian, Fraksi Demokrat Ranto Sendhu, Fraksi PPP Dede Purnama Alzulami, Fraksi Golkar Harianto dan Fraksi PDI-P Adet Mastur.

Menyatakan menerima dan menyetujui terhadap RAPBD Perubahan TA 2021, untuk ditetapkan sebagai APBD Perubahan TA 2021. Dengan berbagai saran, catatan dan masukan tersebut, antara lain berkenaan dengan, pemulihan perekonomian, kesehatan penanganan Covid-19, pembangunan infrastruktur dan pertambangan.

Rapat Paripurna yang dipimpin langsung ketua DPRD Babel, Herman Suhadi, S. Sos, didampingi Wakil Ketua I Hendra Apollo, wakil Ketua II Muhammad Amin dan Gubernur Babel Erzaldi Rosman, di ruang Paripurna DPRD Babel, Jumat (17/9).

“RAPBD Perubahan TA 2021 dibahas secara khusus dimulai dari tingkat komisi bersama mitra terkait,  yang dilanjutkan dengan rapat badan anggaran DPRD bersama TAPD Pemprov Babel” jelas, Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi.

Adapun Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Perubahan Tahun Anggaran 2021 adalah sebagai berikut :

1). Target Pendapatan Daerah yang dianggarkan dalam rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2020 sebesar Rp. 2.551.590.249.215,00 atau turun sebesar 0.65 persen.

2). Belanja daerah dianggarkan sebesar Rp. 2.843.516.230.217,00 atau turun sebesar 8,53 persen.

3). Pembiayaan daerah dianggarkan sebesar Rp. 291.925.981.002,00 atau turun 45,98 persen. Pembiayaan daerah terdiri dari Silpa tahun sebelumnya sebesar Rp. 49.536.738.602,00. Dan Penerimaan pinjaman daerah sebesar Rp. 245.296.000.000,00. Khusus untuk penerimaan daerah yang untuk membiayai infrastruktur rumah sakit dan alat kesehatan akan dianggarkan kembali pada tahun anggaran 2022.

“APBD Perubahan TA 2021, diminta kepada eksekutif untuk segera memproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” pungkas Herman Suhadi.

Kemudian dilanjutkan penyampaian RAPBD Perubahan TA 2021, yang disampaikan oleh Sekretaris DPRD Babel, M Haris, AR. AP.

Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi, menjelaskan, empat Raperda akan di proses, dibahas dan dikaji oleh Pansus,  akan dijadwalkan di rapat anggaran kegiatan DPRD Babel bulan depan.

“Rancangan KUA dan PPAS APBD TA 2022 akan segera dibahas Badan anggaran DPRD bersama TAPD dalam rapat anggaran yang akan dilaksanakan pada tanggal 27-29 September 2021 mendatang,” terangnya.

Tiga Raperda inisiatif DPRD Babel, yang disampaikan langsung oleh Ketua Bapemperda (Badan Pembentukan Peraturan Daerah) DPRD Babel, Nico Plamonia Utama. Antara lain, Raperda Tentang Keanekaragaman Hayati, Raperda tentang Pengendalian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Raperda tentang Rencana Induk usaha Perikanan Budidaya.

Adapun, Satu di antara empat Rancangan Peraturan Daerah yang diinisiasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yakni Raperda tentang penambahan modal Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada PT. Jamkrida Babel.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Bangka Belitung, Nico Plamonia Utama, mengatakan, Pembentukan raperda terkait pelestarian keanekaragaman hayati sangat penting, sebab Bangka Belitung merupakan daerah sebagai penghasil timah terbesar di Indonesia bahkan dunia.

Berdasarkan, Data dari Dinas Kehutanan Babel bahwa pada tahun 2018 luas kawasan hutan di Babel adalah 657.378 Ha, dengan luas kerusakan 41.789 Ha. Kondisi lingkungan hidup di Babel sangat memprihatikan.

“Dampak tersebut tidak hanya berpengaruh terhadap kehidupan manusia, tetapi juga berpengaruh terhadap sumber kelestarian hayati. Beberapa satwa seperti Mentilen atau Tarsius yang menjadi fauna identitas Babel kini berstatus sangat rentan”, Jelas, Ketua Bapemperda Nico Plamonia Utama.

Hadirnya Raperda tentang Pengendalian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, diharapkan dapat memberikan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat dalam proses memutuskan kebijakan dan implementasi pengendalian kependudukan dan pembangunan keluarga di Bangka Belitung.

Raperda tentang Rencana Induk usaha Perikanan Budidaya, Raperda tersebut dipandang penting, dimana Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan daerah Kepulauan.

“Salah satu upaya melakukan akselerasi tersebut adalah dengan mendorong investasi di sektor kelautan dan perikanan,baik tangkap, budidaya, maupun pengolahan hasil perikanan sebagai sektor sekunder serta wisata bahari,” Nico.

Sementara itu, Gubernur Babel Erzaldi Rosman,  menyampaikan rasa Terima kasih kepada DPRD Babel atas telah disepakati dan disetujui nya APBD Perubahan TA 2021.

Dan menerima atas segala saran, catatan dan masukan yang disampaikan Fraksi DPRD tersebut, untuk segera ditindaklanjuti, sehingga kebijakan yang telah disepakati dapat memberikan manfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan Masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Alhamdulillah, hari ini APBD perubahan telah disetujui oleh DPRD Bangka Belitung, sehingga kita harus bergerak cepat untuk merealisasikan dan mengimplementasikan anggaran ini, di seluruh sektor,” ungkap Erzaldi. (*/adv)

Bupati Algafry Beri Motivasi dan Uang Saku kepada Atlet PON XX Papua Asal Bangka Tengah

WARTABANGKA.COM, KOBA – Bupati Bangka Tengah (Bateng), Algafry Rahman memberikan uang saku kepada atlet dan pelatih yang menjadi peserta Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 di Papua, Jum’at (17/9).

“Kami ucapkan terima kasih kepada atlet asal Kabupaten Bateng telah mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti PON XX tahun 2021 di Papua,” kata Algafry di Pondopo Bupati Bateng.

Algafry mengapresiasi prestasi telah ditorehkan para Atlet asal Bateng. Ia pun merasa bangga, karena para atlet ini telah membuat bangga masyarakat Bateng.

“Kami apresiasi juga kepada para pelatih dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bateng yang telah membina para atlet hingga sampai berprestasi seperti sekarang,” ucapnya.

Algafry berharap dukungan yang diberikannya menjadi semangat juang dalam menorehkan prestasi pada PON XX tahun 2021 di Papua. Pertemuan hari ini juga dihadiri para orang tua, keluarga atlet yang tentu menjadi penyemangat sebelum bertanding.

“Uang saku yang kami berikan hari ini semoga bermanfaat disana. Bagi atlet yang mendapatkan mendali emas akan kami berikan uang bonus sebesar Rp100 juta,” harapnya.

Ketua KONI Bateng, Yasir mengatakan jumlah atlet dan pelatih berprestasi Kabupaten Bateng menuju PON XX tahun 2021 di Papua sebanyak 23 orang, terdiri dari 7 orang pelatih dan 16 orang Atlet.

“16 atlet yang berangkat, yakni 5 orang atlet Atletik, 2 orang atlet panjat tebing, 1 orang atlet tinju, 1 orang atlet taekwondo, 3 orang atlet sepak takraw dan 4 orang atlet bola basket. Kemudian 7 pelatih yang berangkat, yakni 3 orang pelatih Atlet atletik, masing-masing 1 orang pelatih atlet panjat tebing, taekwondo, tinju dan sepak takraw,” kata Yasir.

Mereka, kata Yasir juga mendapatkan uang saku sebesar Rp3 juta/orang. “Tadi uang saku langsung diserahkan oleh Bupati Bateng,” katanya.

Untuk kesiapan atlet, Yasir mengaku mereka telah melakukan beragam latihan, dan kesehatan fisik atlet juga dalam kondisi prima.

“Mudah-mudahan Atlet kita mengharumkan nama baik Provinsi Bangka Belitung,” pungkasnya. (ADV/RN)

PPL Garda Terdepan Sejahterakan Petani Bangka Tengah

WARTABANGKA.COM, KOBA – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah fokus melakukan pembinaan kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di wilayahnya. Pembinaan yang dilakukan kepada PPL ini menjadi wujud pemerintah daerah dalam meningkatkan hasil pertanian.

“Pertanian ini menjadi salah satu sektor yang kita fokuskan dan menunjang perkekonomian kita (Bangka Tengah -red). Peran penyuluh pertanian ini menjadi ujung tombak untuk menjadikan produksi pertanian semakin baik dan semakin unggul,”ungkap Wakil Bupati Bangka Tengah Herry Erfian usai membuka acara Sinkronasi dan Koordinasi Program Kegiatan Pertanian serta kegiatan Penyuluhan tahun 2021 di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Koba, Kamis (16/9).

Erfian mengungkapkan adanya konsolidasi dan sosialisasi yang dilakukan ini dapat memotivasi para PPL dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Tentunya melalui konsolidasi ini bisa menjadi fokus terkait tugas pokok PPL dan para PPL ini kita harapkan tetap semangat menjalankan tugas dilapangan,” ucap Erfian.

Kata Erfian, saat ini jumlah tenaga PPL di wilayah Bangka Tengah masih kurang, bahkan ada beberapa PPL yang harus mengakomodir dua desa.

“Kendala kita memang kekurangan personil PPL, karena ada beberapa PPL ini mengakomodir dua desa jika memang satu PPL ini bisa mengakomodir satu desa, mungkin bisa  lebih fokus terhadap hasil pertanian di desa masing-masing. ke depan semoga ini akan kita upayakan untuk meningkatkan hasil pertanian ini,” ujarnya.

Erfian menuturkan, adanya kegiatan konsolidasi dan sosialisasi ini dapat meningkatkan kualitas PPL bukan hanya fokus pengolahan hasil pertanian, tapi juga baik dalam penjualan atau manajemennya.

“Jadi hari ini mereka langsung mendapat bimbingan dari Disperindag dan dinas pertanian kita. Di mana harapan kita ini bisa pembinaan ini dapat meningkatkan kualitas PPL, buka hanya fokus untuk memberikan keahlian di petani saja, tapi juga mampu mengolah semuanya, baik pengelolahan hasil panen dan menjualnya ke masyarakat,” tutur Erfian.

“Kami harapkan PPL menjadi Garda terdepan mensejahterakan petani Bangka Tengah,” timpal nya. (ADV/RN)

Pemkab Bangka Salurkan BLT Dana Desa Tahap Sembilan

WARTABANGKA, MERAWANG – Pemerintah Kabupaten Bangka mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap sembilan, Rabu (15/9). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis bagi sejumlah masyarakat penerima manfaat di Desa Dwi Makmur dan Pagarawan Kecamatan Merawang.

Tercatat sebanyak 1472 keluarga dari 62 desa yang ada di Kabupaten Bangka menerima manfaat bantuan tersebut. Setiap keluarga akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp300.000 setiap bulannya.

Bupati Bangka, Mulkan berpesan kepada masyarakat penerima manfaat untuk menggunakan dana tersebut untuk meringankan kebutuhan sehari hari. Terlebih lagi di masa pandemi ini sangat memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.

“Sebetulnya nominal tersebut tidak akan cukup untuk menghidupi keluarga, tetapi setidaknya meringankan sedikitlah akan kebutuhannya. Silahkan manfaatkan bantuan ini sebaiknya agar memberikan mafaat,” ujar Mulkan.

Dirinya juga mengharapkan agar masyarakat tidak terlalu bergantungan dengan bantuan yang disalurkan pemerintah. Mengingat bantuan hanya akan bersifat sementara dan bertujuan sebagai stimulasi terhadap masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka, Thony Marza menyampaikan data penerima manfaat bantuan tersebut mengalami fluktuatif. Data tersebut merupakan hasil musyawarah desa masing masing sehingga berkemungkinan terjadi penambahan atau pengurangan.

“Data ini kita dapatkan dari musrembangdes masing masing desa. Rata rata setiap desa menganggarkan 25 hingga 30 persen dari APBDes nya dan tergantung juga dengan jumlah masyarakat dan jumlah dananya,” tutup Thony.(adv/Zen)

Pemkab Bangka Gelar Pelatihan Bagi Pelaku Usaha Kuliner di Destinasi Wisata

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Dalam upaya menunjang perekonomian masyarakat menengah kebawah, Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka menggelar pelatihan bagi pelaku usaha kuliner di lingkungan destinasi wisata, Selasa (14/9).

Pelatihan tersebut berlangsung dari tanggal 14 hingga 16 September 2021 bertempat di Hotel Novilla Bangka.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Suryani menyampaikan selain sebagai upaya peningkatan kualitas dari sajian kuliner di lingkungan destinasi wisata, pelatihan tersebut juga memberikan pemahaman serta memotivasi pelaku usaha untuk pengembangan usaha.

“Selain pengetahuan para peserta juga dimotivasi untuk meningkatkan kualitas dan inovasi dari masing masing kuliner seperti layak hygien. Sehingga pelatihan inikami kemas mulai dari materi, diskusi dan praktik lapangan,” ungkap Suryani.

Bupati Bangka, Mulkan SH MH memberikan dukungan penuh bagi para pelaku usaha. Terlebih lagi pelaku UMKM sangat memberikan pengaruh yang nyata terhadap perekonomian kerakyatan yang ada di Kabupaten Bangka.

“Karena kuliner ini merupakan salah satu ujung tombang dalam peningkatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bangka. Sehingga kita jangan terlepas dari kualitas dan kesehatan agar dapat terus menunjang produk yang disajikan,” ujar Mulkan.

Sejumlah kebijakan juga telah dilakukan Pemkab Bangka guna menunjang pelaku UMKM. Diantaranya yaitu mempermudah proses pengajuan PIRT hingga pembayaran bunga pinjaman KUR bagi pelaku usaha.

“Silahkan para pelaku UMKM ini meminjam dana KUR di Bank Sumsel Babel. Karena Pemerintah Kabupaten Bangka telah menginvestasikan guna membayar bunga pinjaman sehingga pelaku usaha tidak perlu membayar bunga pinjaman,” tutup Mulkan.(adv/Zen)

Pemkab Bangka Barat dan Kejari Tandatangani Nota Kesepakatan

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat melakukan kegiatan penandatanganan nota kesepakatan di OR 1 Kantor Bupati Bangka Bara, Kamis (9/9).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Bangka Barat, H. Sukirman, Kepala Kejari Babar, Helena Octavianne, Sekretaris Daerah, Muhammad Soleh, Staf Ahli Bupati, Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian, Rozali, Asisten Bidang Administrasi dan Umum, dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Babar.


Bupati Bangka Barat, H. Sukirman mengatakan untuk seluruh kepala OPD di Kabupaten Bangka Barat agar tetap semangat dan bekerjasama serta saling bersinergi bersama dengan Kejaksaan Negeri Bangka Barat.

” Jangan sungkan ataupun ragu ragu bertanya kepada pihak kejaksaan apa-apa yang menjadi persoalan dan kendala di setiap masing masing OPD,”katanya.

Maka dari itu, Sukirman berpesan kepada Kepala OPD untuk bekerja dengan baik dan sesuai aturan yang berlaku meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Walaupun pandemi belum berakhir dan semua kegiatan tetap harus berjalan walaupun pelan-pelan,” kata Sukirman dalam sambutannya.


Sementara itu, Kejari Bangka Barat, Helena Octavianne, S.H.,M.H menyebut kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dengan Kejaksaan Negeri Babar adalah hal baik buat Pemerintah Babar dalam pengendalian kegiatan pemerintah daerah dalam hal anggaran.

Dirinya juga ingin memberikan pandangan kepada semua kepala daerah akan tertibnya administrasi dalam hal anggaran.

“Kedatangan kita di sini ingin memberikan pandangan dan jangan takut. Jangan pandang dari bajunya. Bekerjalah dan berkarya laksanakan tugas dengan amanah dalam hal anggaran gunakan sebaik-baiknya sesuai aturan prosedur,” jelas Helena.

Untuk itu, dengan adanya kesepakatan ini, Helena berharap pemda akan merasa nyaman dalam melaksanakan tugas dengan amanah dan bisa berkoordinasi dengan pihak kejaksaan apabila ada laporan terkait permasalahan hukum.

“Teruslah berkarya dan bergerak untuk bangsa,” tutup Helena. ( IBB/ADV )