pdiperjuangan

APBD Babel 2022 Defisit, Ketua DPRD Harap Tidak Ada Pemangkasan Tenaga Honorer

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Herman Suhadi menegaskan, meskipun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2022 mengalami defisit, tetapi tidak ada wacana ataupun niat untuk mengurangi gaji dan jumlah tenaga honorer di lingkungan Pemprov Babel.

“Dalam pembahasan anggaran kami tidak mengarah ke honorer atau memberhentikan tenaga honorer. Pernah saya sarankan untuk pertahankan walaupun anggaran defisit, bagaimana caranya dipertahankan, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak, apalagi UMP Tahun 2022 kan mengalami kenaikan,” ungkap Herman kepada wartabangka, di ruang kerjanya, Kamis (18/11).

Kendati demikian lanjutnya, jika nantinya adanya aturan atau undang-undang yang mengharuskan mengurangi tenaga honorer, hal itu dengan terpaksa tetap dilakukan.

Namun jika tidak, tenaga honorer ini tetap akan dipertahankan mengingat kebutuhan pegawai di Babel.

“Kalau untuk undang-undang ada mekanisme, hanya kami Pimpinan DPRD sarankan agar sebelum ditindaklanjuti itu pelajari betul agar tidak tereliminir,” pintanya.

Baca juga: Bahas APBD 2022, DPRD Akan Pangkas Kegiatan Tak Prioritas

Menyiasati defisit anggaran, sambung Herman, pihaknya akan melakukan rasionalisasi kegiatan yang tidak masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan yang bukan kewenangan provinsi, meskipun diakuinya banyak usulan masyarakat melalui reses anggota DPRD.

“Untuk yang bukan kewenangan provinsi, kita alihkan ke pusat atau ke kabupaten. Kemudian, rasionalisasi belanja rutin. Misalnya, ATK (alat tulis kantor), makan minum dan sebagainya,” ulasnya.

Baca juga: DPRD Babel Mulai Bahas RAPBD dengan Mitra

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Babel itu juga mengungkapkan, defisit yang terjadi karena estimasi belanja Pemprov yang melebihi pendapatan, mengingat adanya pengurangan transfer dari pusat ke daerah.

Baik dalam bentuk Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Insentif Daerah (DID), apalagi DAU juga dipotong untuk pembayaran hutang melalui PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

“Pembahasan anggaran ini masih terus berlanjut belum ketok palu, tetapi kami pastikan akan selesai tepat waktu,” demikian Herman. (*/two)

Peringatan HUT ke-76 TNI, Ketua DPRD Babel Apresiasi Peran Besar TNI Bagi Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Herman Suhadi, S.Sos mengapresiasi peran besar TNI, dalam mejaga kedaulatan Negara Republik Indonesia dan membantu pembangunan terutama dalam penangan pandemi Covid-19 di Bumi Serumpun Sebalai

“Kita bangga pada TNI yang terus selalu hadir dalam membangun provinsi tercinta kita ini. Seperti halnya beberapa waktu lalu, TNI melalui program TMMD-nya telah membuka akses jalan menuju pelabuhan Tanjung Ular Mentok serta fasum yang ada disana,” ungkap Herman Suhadi di Markas Komando Resor Militer (Makorem) 045 Garuda Jaya, Selasa (5/10).

Lebih lanjut sekretaris DPD PDIP Babel ini mengungkapkan, bahwa dalam penanganan pandemi Covid-19, TNI selalu aktif berperan bersama pemerintah provinsi dan unsur Forkopimda Kepulauan Bangka Belitung.

Hal itu dibuktikan dengan turut sertanya TNI dalam setiap kegiatan operasi penanganan medis, pengamanan (jalur logistik dan penegakkan disiplin protokol kesehatan) dan dukungan (penyaluran bantuan alat kesehatan dan bantuan logistik ke masyarakat).

“Terimakasih TNI yang selalu ada dan siap membantu dalam penanganan pandemi Covid-19 di provinsi yang kita cintai ini. Dirgahayu TNI ke-76 Bersatu, Berjuang Kita Pasti Menang,” tambahnya.

Dalam upacara peringatan HUT ke-76 TNI, juga dihadiri Gubernur Babel dan unsur Forkopimda Babel yang dilangsungkan secara virtual dan terbatas. (*/)

Masyarakat Antusias Ikuti Gebyar Vaksinasi DPRD Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terhadap kesehatan masyarakat beserta seluruh pegawai, Sekretariat DPRD Babel menggelar Gebyar Vaksinasi, di halaman parkir Gedung DPRD Babel, Jumat ( 1/10).

Kegiataan yang diinisiasi DPRD Babel ini merupakan bentuk atas kepedulian dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di masyarakat dan mempercepat target vaksinasi di Babel.

Gebyar Vaksinasi yang dilakukan pun berjalan lancar dan sukses.

Terbukti, sejak pukul 08.00 wib, tampak ratusan masyarakat beserta pegawai sekretariat DPRD antusias mengikuti vaksinasi tersebut dengan 300 dosis vaksin yang disiapkan.

Ketua DPRD Babel Herman Suhadi, bersama Kepala Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Percepatan Vaksinasi Brigjen Pol Umar Dani, Danrem 045/Garuda Jaya, Brigjen TNI M Jangkung Widyanto dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Babel, dr Andri Nurtito dan Wakil Ketua DPRD Babel Amri Cahyadi, melakukan peninjauan langsung ke tempat proses vaksinasi dan memberi semangat kepada masyarakat  yang mengikuti vaksin dan petugas kesehatan.

“Ini bentuk peduli kita terhadap keberadaan Covid -19 di Bangka Belitung ini, sehingga kita ikut membantu masyarakat, dengan penyediaan fasilitas (gerai) vaksinasi. Paling tidak minimal masyarakat di lingkungan sekretariat pemprov ini mendapat pelayanan vaksinasi,” ujar Ketua DPRD Bangka Belitung, Herman Suhadi, S. Sos.

Politisi PDIP ini berharap, berharap bahwa seluruh pegawai di sekretariat DPRD, baik ASN, tenaga honor, baik tenaga ahli, staf ahli dewan, maupun masyarakat di lingkungan sekretariat DPRD, agar dapat menjadi Pelopor dalam vaksinasi.

Sehingga kegiatan Gebyar Vaksinasi DPRD dalam mendukung upaya pemerintah tercapainya percepatan vaksinasi di masyarakat Bangka Belitung segera terwujud.

Menurutnya, dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid 19 ada dua cara yang pertama, ikuti proses dan yang kedua vaksinasi.

“Target kita 300 dosis, terima kasih kepada pak kepala dinas kesehatan yang sudah menyediakan vaksinator. Seandainya yang datang melebihi target, kita akan berkoordinasi untuk meminta vaksin tambahan,” katanya.

Lebih jauh ia menjelaskan, berdasarkan data yang didapatkan, hingga hari ini, tingkat vaksinasi di Bangka belitung telah mencapai 49,91 persen.

Sedangkan, untuk kabupaten kota yang terbaik Kota Pangkalpinang berada di titik 68 persen, kemudian untuk tingkat level PPKM Bangka Selatan berada di level 2, sementara Kabupaten Bangka induk berada di level 4 dan kabupaten kota lainnya berada di level 3.

“Target 300 tercapai berarti kalau di sini dapat 300, target kita mengejar 50 persen untuk Babel tercapai pada hari ini. Bapak/ibu setelah pulang dari kegiatan ini setelah sampai di rumah mohon sampaikan kepada masyarakat bahwa vaksinasi itu baik,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Percepatan Vaksinasi Brigjen Pol Umar Dani, sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Sekretariat DPRD Babel dalam mempercepat cakupan vaksinasi di Babel.

“Provinsi Babel sudah menduduki peringkat 5 secara nasional untuk capaian vaksinasi. Namun, kita harus bekerja keras terus untuk mencapai 70 persen populasi penduduk di Bangka Belitung. Target yang harus divaksin di Babel yaitu 1.137.228 orang. Insyaallah hari ini sudah bisa 50 persen,” kata Brigjen Pol Umar Dani.

Tak hanya itu, Kepala Satgassus juga mengingatkan pentingnya vaksinasi, sehingga agar masyarakat tak ragu untuk divaksinasi.

Sebab, katanya, vaksin aman, halal dan menyehatkan.

“Bagi keluarganya, tetangganya, kerabatnya yang belum divaksin, mohon disampaikan, diajak vaksinasi, segera mengunjungi gerai vaksin yang telah disediakan,” harapnya.

Pelaksanaan Gebyar Vaksinasi Oleh DPRD Bangka Belitung, bertepatan dengan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2021.

Di kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi, mengatakan bahwa Kesaktian Pancasila penting.

Sehingga katanya, momen peringatan Hari kesaktian Pancasila dapat dijadikan sebagai pemicu semangat.

Dan mengajak kepada seluruh pihak dan masyarakat untuk bersama-sama dan bergotong royong dalam memerangi dan penanganan pengaruh akibat pandemi Covid -19, salah satunya dengan vaksinasi.

“Semangat dari Pancasila itu salah satunya gotong-royong kita untuk bekerja sama menuntaskan pengaruh Pandemi Covid-19. Artinya tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah saja tapi seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya DPRD harus mendukung program itu, hari ini kita laksanakan,” ungkapnya.

Salah satu peserta Gebyar Vaksinasi yang diselenggarakan oleh Sekretariat DPRD Babel yakni, Anggota DPRD Babel, Toni Mukti beserta istri sangat mengapresiasi kegiatan tersebut dan saat dilakukan vaksin tidak merasakan apa-apa.

“Tidak ada gejala apa-apa, biasa saja. Seperti suntik biasa, malah saya merasakan enjoy lebih tenang, lebih yakin merasa lebih terlindungi,” jelasnya.

Ia mengimbau, kepada seluruh masyarakat untuk ikut vaksinasi.

Pasalnya, vaksin sangat baik bagi kesehatan dalam melindungi dan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Ini upaya atau ikhtiar. Buktinya kondisi saya sakit seperti ini saja saya vaksin. Paling tidak ini pencegahan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkapnya. (*/Publikasi Setwan DPRD Babel)

Pemulihan Ekonomi di Babel, Adet Usulkan Pengembangan UMKM

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Arah kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) di Tahun 2022, akan difokuskan pada pemulihan perekonomian.

Kendati belum berakhirnya Pandemi covid-19, namun Pemprov. Babel tetap berupaya, salah satunya dengan mendorong kemitraan antara koperasi dengan pelaku usaha.

Ketua komisi II DPRD Babel Adet Mastur, SH. MH, menjelaskan, DPRD mempunyai  tiga fungsi, yakni antara lain, Pertama, Anggaran, kedua, Legislasi berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah dan ketiga yakni Pengawasan atau Controling.

“Pemulihan ekonomi, jika berbicara anggaran. pemulihan ekonomi banyak sektor yang harus kita giatkan, terkhusus nya pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Babel yang harus kita berikan kebijakan-kebijakan di dalam pembahasan anggaran,” ungkap Adet Mastur, saat menjadi narasumber pada Kegiatan Temu Usaha Koperasi, di Hotel Soll Marina, Senin (27/9).

Kegiatan Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi keanggotaannya Lintas Daerah kabupaten/kota dalam satu daerah Provinsi, dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) Prov Kep Bangka Belitung, Yulizar Adnan. Kegiatan yang diikuti sebanyak 64 peserta. menghadirkan narasumber antara lain, Ketua komisi II DPRD Babel Adet Mastur, Kepala BI Perwakilan Prov Kep Babel dan Direktur PT. Jamkrida Babel.

Lebih jauh Adet menjelaskan, terkait dengan regulasi yakni Legislasi berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah.

Terkait dengan perekonomian, di Bangka belitung telah memiliki Perda Nomor 9 Tahun 2018 Tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif.
 
“Perda tersebut, ada jaminan untuk para pelaku usaha, Untuk mempermudah berinvestasi di Bangka Belitung,  baik investasi besar maupun investasi kecil, jadi akan dipermudah untuk investasi yang ingin masuk ke Babel, Khususnya pengembangan UMKM yang mesti harus kita galakkan,” kata Ketua Fraksi PDIP itu.

Selain itu, DPRD juga akan menjalankan fungsi yang ketiga yaitu pengawasan atau kontrol terhadap koperasi yang ada di Bangka Belitung.

Hal itu dilakukan, sebagai upaya untuk melakukan verifikasi koperasi yang dikategorikan sehat, koperasi yang sedang sakit dan koperasi yang akan disehatkan.

Sebab menurutnya, masih banyaknya koperasi yang ada di Bangka Belitung terkesan sakit.

“Karena di suasana pandemi ini, untuk menumbuh kembangkan ekonomi di Babel lewat wadah koperasi inilah salah satu wadah yang akan meningkatkan ekonomi. Karena di koperasi inilah pusat dari ekonomi level bawah, karena akan mengakomodir pelaku usaha untuk tergabung dalam koperasi,” tegasnya.

Untuk itu, ia mengingatkan, bahwa di Tahun 2022 mendatang akan ada verifikasi terhadap koperasi di Bangka Belitung.

Untuk itu ia berharap, agar Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) Provinsi Kep Bangka Belitung dapat menyampaikan data koperasi yang ada di Bangka Belitung.

“Karena jangan sampai koperasi di Babel tumbuh apabila adanya bantuan-bantuan. Saya menyebutkan ini adalah koperasi merpati, kenapa koperasi merpati, karena burung merpati itu jika ada makanan jagung, burung merpati pasti datang. Tetapi jika tidak ada jagung tidak tahu arahnya ke mana,” pungkasnya. (*/rls)

Ketua DPRD Bagikan Masker ke Jamaah Masjid Baitul Hasanah

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Upaya pencegahan dan sosialisasi penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), tak henti-hentinya dilakukan oleh seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Babel.

Hal ini dimaksudkan guna menekan angka penyebaran virus Corona dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penerapan potokol kesehatan di Babel.

Kali ini, giliran masjid Baitul Hasanah, kel. Air Mawar, Pangkalpinang yang menjadi tujuan sosialisasi, Jumat (28/5). Bersama Kapolda Babel Irjen Pol. Drs. Anang Syarif Hidayat, Ketua DPRD Provinsi Kep. Babel Herman Suhadi membagikan ratusan masker kepada masyarakat dan jamaah masjid.

Selain membagikan masker Ketua DPRD dan Kapolda bersama warga Air Mawar juga melaksanakan sholat jumat berjamaah.

Dalam kesempatan tersebut politisi PDIP ini juga tampak menyapa beberapa jamaah masjid dan masyarakat sekitar seraya membagi-bagikan masker. Ia juga menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dan memakai masker.

“Kesehatan adalah hal yang utama, kalau sehat kita beraktivitas dan bekerja, ekonomi bangkit dan kesejahteraan akan tercapai,” ujar Herman.

Sosialisasi penerapan protokol kesehatan seperti ini akan terus dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat dimasa pandemi. (*/rls)

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Babel Ikut Bimtek Penguatan Kapasitas dan Kapabilitas Diri

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dari Fraksi PDI Perjuangan mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek) penguatan kapasitas dan kapabilitas diri. Bimtek berlangsung selama dua hari mulai 20-21 Februari di Grand Orchardz Hotel Jakarta.

Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi mengatakan bimtek tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kemampuan, keterampilan, sikap, dan semangat pengabdian anggota DPRD dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai unsur penyelenggara pemerintah daerah.

“Bimtek ini diselenggarakan oleh DPP Partai (PDIP-red) dengan mengundang seluruh Anggota Fraksi dari DPRD Provinsi maupun kabupaten dan kota se-Indonesia, Babel kebetulan masuk gelombang kedua,” kata Herman kepada wartawan melalui telepon seluler, Minggu (21/2).

Pada kegiatan bimtek ini, diutarakan dia, seluruh anggota fraksi diberi materi tentang penguatan diri oleh narasumber dari KPK, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Dirjen Otonomi Daerah. Selain itu, dia menambahkan, pada hari kedua para anggota fraksi juga ikut kegiatan pembersihan Sungai Ciliwung.

“Penguatan tentang pencegahan korupsi itu narasumber Pak David dari KPK, kemudian juga tentang fungsi DPRD itu narasumber dilaksanakan oleh Ibu Puan Maharani (Ketua DPR RI-red), dan yang terakhir itu narasumber Doni Monardo dari BPBN,” terangnya.

Dia menjelaskan, kegiatan bimtek ini juga bertujuan untuk menyelaraskan persepsi antara para anggota fraksi dengan DPP PDI Perjuangan, khususnya kepedulian terhadap dampak pandemi Covid-19 yang dirasakan oleh negara saat ini.

“Kita harus peduli tehadap situasi dan kondisi negara saat ini, kita harus menyesuaikan diri, kemudian juga tentang keadaan alam saat ini yang sering terjadi bencana, bagaimana kita menjadi pelopor bagi masyarakat minimal disekitar kita untuk menjaga kelestarian alam,” tandasnya. (DEI)

Beredar Video Hoaks Cabup Reza Herdavid Pindah Agama, Tim Bappilu PDIP Babel Tempuh Jalur Hukum

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Tim Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai PDI Perjuangan Bangka Belitung (Babel) memberikan klarifikasi atas beredarnya video hoaks di media sosial terkait Calon Bupati Bangka Selatan, Reza Herdavid yang berpindah keyakinan.

“Terkait dengan isu atau informasi yang menafsirkan potongan video dan beredar dari mulut ke mulut, aplikasi pesan dan media sosial yang menyatakan Calon Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid berpindah keyakinan (agama) atau telah di Baptis, dengan ini PDI Perjuangan selaku partai pengusung utama menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks,” kata Ketua Bapilu Babel, Imam Wahyudi saat jumpa pers di Pangkalpinang, Kamis (22/10) malam.

Hasil penelusuran tim hukum PDIP Babel terhadap kasus informasi tersebut, diutarakan Imam, saat ini telah ditemukan bukti adanya penyebaran isu SARA. Oleh karena itu, ditambahkan dia, kasus tersebut telah dibuat laporan pengaduan ke aparat penegak hukum pada Senin (19/10) lalu.

“Kami menyerahkan proses hukum kepada Polda Babel. Kami sangat mempercayai profesionalitas aparat penegak hukum dan berharap penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian yang merugikan calon dari PDI Perjuangan segera diungkap hingga aktor intelektual di belakangnya,” ujarnya.

Imam mengungkapkan, pelaku pembuat dan penyebar video hoaks itu diketahui berinisial SL yang merupakan mantan kader PDIP yang telah dipecat oleh partai, dan atas beredarnya video tersebut, ditegaskan dia, secara politik elektoral PDI Perjuangan merasa dirugikan, mengingat saat ini sudah mulai masuk satu bulan menjelang Pilkada.

“Maka pengusutan secara tuntas kasus ini, tidak hanya mengarah pada pelanggaran tindak pidana pemilu, tapi juga pelanggaran pidana umum. Kami tidak ingin menduga-duga bahwa isu SARA sengaja dijadikan alat untuk mengalahkan calon yang diusung PDI Perjuangan pada Pilkada 9 Desember mendatang oleh oknum-oknum secara sistematis, masif dan terstruktur karena telah menjadi bahan perbincangan masyarakat di Bangka Selatan. Sekali lagi semuanya kami serahkan pada proses hukum yang berlaku,” bebernya.

Dia mengimbau kepada semua pejuang partai, kader, simpatisan, dan pendukung PDIP di Bangka Selatan agar tetap tenang dan jaga kondusifitas.

“Terus fokus bekerja menyapa masyarakat untuk meyakinkan mereka memilih paslon dari PDI Perjuangan adalah pilihan terbaik, dan berdoa selalu agar Pilkada 9 Desember 2020 dapat kita menangkan,” pungkasnya. (*/DEI)

DPP PDIP Resmi Keluarkan SK PAW Didit Srigusjaya dan Rina Tarol

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Pergantian Antarwaktu (PAW) jabatan Ketua DPRD Babel yang sebelumnya dijabat oleh Didit Srigusjaya dan Anggota DPRD Babel, Rina Tarol yang telah dikeluarkan dari anggota partai.

“SK itu tadi sudah saya antar ke kantor DPD, Pak Didit digantikan oleh Ibu Evi, dan Rina Tarol akan digantikan PAW nya itu Ibu Susi,” kata Bendahara DPP PDIP, Rudianto Tjen kepada wartawan di Pangkalpinang, Senin (19/10).

Selain itu, dia mengatakan, DPP PDIP juga telah mengeluarkan SK PAW Anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Korari Suwondo dan Badri Syamsu yang sebelumnya menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bangka Barat.

“Untuk PAW Korari itu saya lupa namanya, kalau Pak Badri itu PAW nya Yuli Sandra itu juga SK sudah selesai dan saya kasih kan ke DPD. Jadi untuk PAW ini sudah bisa segera diproses dan kalau bisa segera dilantik,” ujarnya.

Selain itu, Rudi mengungkapkan, pihaknya masih menunggu nama-nama kandidat pengganti ketua DPRD Provinsi Babel dan DPRD Kabupaten Bangka Barat secara definitif dari DPD PDIP.

“Ini lah yang sedang kita mintakan suratnya ke DPD dan DPC untuk mengusulkan tiga nama, tetapi sampai minggu kemarin, DPP belum menerima nama-nama itu, mungkin masih dalam proses pengiriman,” ungkapnya.

Jika surat rekomendasi usulan nama-nama tersebut telah diterima, maka disampaikan dia, DPP PDIP akan segera melakukan proses sesuai dengan aturan yang ada untuk melakukan seleksi.

“Tentu saja PDI Perjuangan mah mencari yang terbaik untuk menjadi ketua DPRD, jadi kita ada proses fit and proper test oleh DPP, kita akan interview lagi, kemudian ada juga psikotes, kita lihat psikologisnya, kita melakukan kerjasama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) untuk melakukan tes yang betul-betul objektif,” terangnya. (*/DEI)

Jika Ditunjuk DPP PDIP, Herman Suhadi Mengaku Siap Jabat Ketua DPRD Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Herman Suhadi mengaku siap mengemban tugas dan amanah jika ditunjuk oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan untuk menggantikan Didit Srigusjaya sebagai Ketua DPRD Babel.

“Sebagai kader partai itu kita harus siap, yang penting bekerja sebaik mungkin, mengurus partai sebaik mungkin,” kata Herman Suhadi saat dibincangi wartawan di gedung DPRD Babel, Kamis (1/10).

Dia menyebutkan, Didit Srigusjaya merupakan sosok yang dapat dijadikan contoh dan panutan sebagai Ketua DPRD Babel yang tegas, amanah dan kritis.

“Paling tidak, kita sudah ada guru besar, Pak Didit Srigusjaya itu guru besar kita, kita akan mengikuti langkah-langkah beliau dalam memimpin, konsultasi ke beliau, bertanya dan belajar kepada beliau,” ujarnya.

Menurut dia, aspirasi masyarakat perlu menjadi prioritas utama dan segera ditindaklanjuti, karena legislatif merupakan wadah segala keluh kesah masyarakat.

“Tentunya yang menjadi prioritas untuk kesejahteraan rakyat pasti kita utamakan, kita nomor satu kan dan saya siap tidak banyak dinas luar (DL-red), ucapnya.

Kendati demikian, Sekretaris DPD PDIP Babel ini mengungkapkan, dirinya menyerahkan sepenuhnya hasil keputusan tersebut kepada DPP PDIP.

“Yakin dan percaya saja kepada DPP, DPP pasti akan memilih yang baik dari yang terbaik, karena kewenangan mutlak itu ada di DPP,” tuturnya.

Diketahui sebelumnya, Herman Suhadi masuk ke dalam tiga nama kandidat yang diusulkan oleh DPD PDIP Babel untuk menggantikan posisi Didit Srigusjaya sebagai Ketua DPRD Babel. (*/DEI)

Dapat Nomor Urut 2, Begini Tanggapan Calon Bupati Bateng Didit Srigusjaya 

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah (Bateng), Didit Srigusjaya-Korari Suwondo mendapatkan nomor urut 2 setelah dilakukan pengundian pada rapat pleno terbuka yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Bateng di Ballroom Novotel Hotel & Convention Center, Kamis (24/9).

“Bagi saya itu nomor urut 1 atau 2 biasa saja, tidak ada hal yang spesial mengenai nomor urut, yang penting saya mohon doanya, mudah-mudahan saya sukses,” kata Calon Bupati Bangka Tengah, Didit Srigusjaya kepada wartawan usai rapat pleno.

Dia berpesan, baik paslon nomor urut 1 maupun 2 jangan mau diadu domba oleh pihak-pihak manapun yang tidak bertanggung jawab.

“Karena ada indikasi orang yang tidak suka sama Pak Ibnu Saleh (Paslon nomor urut 1), dan nggak suka sama saya itu sudah muncul juga,” ujarnya.

“Saya juga sempat bicara sama Bang Herry Erfian (Paslon nomor urut 1), hati-hati, jangan sampai kita diadu domba, karena bagaimanapun dalam pertarungan politiknya sesaat tapi silahturahmi, kekompakan mesti dijaga,” tambahnya.

Selain itu, Politikus PDI Perjuangan ini meminta pihak keamanan, baik TNI, Polri maupun Bawaslu harus bertindak tegas apabila terjadi pelanggaran protokol Covid-19 pada saat kampanye nanti.

“Misalnya ada 50 orang ikut kampanye, kalau bisa itu dibubarkan saja, karena jujur saja, yang diutamakan itu menjaga keselamatan masyarakat, itu yang lebih penting,” ujarnya.

Menurut Didit, banyak cara atau metode lain untuk kampanye yang lebih aman daripada mengumpulkan massa yang dapat berisiko penyebaran Covid-19.

“Door to door (dari pintu ke pintu-red) bisa, lewat media sosial bisa saja, tapi karena sudah ada PKPU, ya terserah saja, tapi kami tetap menjaga sebuah komitmen untuk mematuhi protokol Covid-19 ini,” pungkasnya. (*/DEI)