Gerindra

Di Desa Ranggung, Amin Sosialisasikan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19

WARTABANGKA, PAYUNG – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), M Amin mengharapkan vaksinasi di Desa Ranggung Kecamatan Kabupaten Bangka Selatan mencapai target yang tinggi.

Kendati masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi 60 persen lebih, namun Amin mengajak Pemerintah Desa Ranggung dan Stakeholder (pemangku kepentingan), terus mengajak warga untuk melakukan vaksinasi.

Hal itu disampaikan Amin disela-sela sosialisasi penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, Jumat (5/11).

“Memang di Desa Ranggung ini (vaksinasi-red) sudah mencapai 60 persen, kalau bisa diatas itu dan perlu disosialisasikan. Sedangkan pelajar SMP disini sudah 93 persen,” ungkap Amin.

Politisi Partai Gerindra itu melanjutkan, meski Covid-19 akhir-akhir ini sudah terjadi penurunan, namun protokol kesehatan itu tetap dilakukan.

“Tadi kita sampaikan, meski sudah landai, kita tetap jaga imun dan mematuhi prokes,” imbuhnya.

Amin juga menjelaskan, Peraturan Daerah No. 10 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid 19, merupakan salah satu wujud perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.

Diharapkan, masyarakat menjadi tahu dan memahami antara hak dan kewajiban dalam menjalani aktivitas di tengah pandemi Covid -19.

Ia menyarankan, agar dalam penerapan dan penegakan perda maupun anjuran untuk melakukan vaksinasi kepada masyarakat harus dilakukan dengan cara yang humanis dan kekeluargaan, sehingga masyarakat mengerti akan pentingnya kesehatan dan terhindar dari Covid 19.

Sementara itu, Kepala Desa Ranggung Matnur mengapresiasi kehadiran Wakil Ketua DPRD Babel dalam sosialisasi penyebarluasan Perda tentang kebiasaan baru Covid-19.

“Setiap ada pertemuan, hajatan, di rumah ibadah dan juga pertemuan desa tetap kita imbau untuk selalu mematuhi prokes,” ungkap Matnur.

“Tadi lebih dari 60 persen yang hadir dan yang hadir sudah mewakili karena mereka bagian dari perangkat desa,” tandasnya. (*/ryu)

Wakil Rakyat Babel Jaring Aspirasi, Siap Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Guna Mewujudkan Keadilan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, gerak cepat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) secara serentak mendengar, menjaring, menyerap, menghimpun serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan turun gunung melalui masa Reses.

Reses merupakan amanah konstitusi yang dilaksanakan wakil rakyat di luar masa sidang terhadap konstituen di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing. Hasil reses yang akan dituangkan sebagai bahan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD di dalam pelaksanaan pembangunan serta menentukan arah kebijakan pembangunan kedepan, sesuai dengan kewenangan yang ada di Pemerintah Provinsi Babel.

Pentingnya pelaksanaan Reses yang dilaksanakan seluruh pimpinan serta anggota DPRD dalam rangka menjalankan tugas dan fungsinya antara lain, Legislasi, Anggaran dan Pengawasan. Reses tahun sidang III masa sidang I dilaksanakan terhitung sejak tanggal 11-16 Oktober 2021.

Dengan mengusung tema “Rela Menjadi Jembatan Penyambung Aspirasi Rakyat Bangka Belitung”, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Herman Suhadi, S. Sos, bertekad dan berjuang untuk memastikan terakomodirnya aspirasi masyarakat dalam keberlangsungan pembangunan daerah dan negara.

“Jangan khawatir, negara hadir di sini untuk memberikan solusi bagi masyarakat agar semua persoalan itu nantinya dapat di atasi dan terealisasi,” kata Politisi PDI Perjuangan Dapil Bangka itu.

Reses dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota se-Babel, terwujudnya kerja yang lebih efisien dan efektif terus digencarkan para wakil rakyat Babel.

Terbukti, pelaksanaan reses berhasil menghimpun berbagai aspirasi dari masyarakat. Antara lain, peningkatan pembangunan infrastruktur, sektor perekonomian, sektor pertanian dan perkebunan, sektor pendidikan, sektor kelautan perikanan hingga sektor pariwisata.

Tak hanya itu, berbagai aspirasi yang diharapkan masyarakat dihadapan wakil rakyatnya, seperti bantuan bibit untuk pertanian dan perkebunan.

Selain itu juga, bantuan pembiayaan modal usaha, fasilitas pendidikan, kesejahteraan guru, kesejahteraan masjid serta pembangunan akses jalan, peningkatan jalan, lampu penerang jalan serta pembangunan sarana dan prasarana publik.

Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Herman Suhadi, Sos, memandang penting perhatian dari pemerintah terhadap sektor Pertanian dan perkebunan didalam pemulihan perekonomian masyarakat pasca pandemi covid-19, seperti bantuan bibit sawit untuk masyarakat.

“Sawit sangat berpotensi besar terhadap Peningkatan ekonomi dan hari ini alhamdulillah dengan harga yang cukup baik. Kita DPRD sangat mendukung. sehingga Insyaallah kita akan memperjuangkan aspirasi ini di APBD Provinsi Babel,” terangnya.

Wakil Ketua II DPRD Bangka Belitung, Muhammad Amin, SE, berharap dan terus memotivasi pemuda agar dapat menjadi ujung tombak disektor pertanian dan sebagai pelopor pembangunan dalam meningkatkan perekonomian daerah.

“Seorang petani milenial dapat menjadi agen perubahan. Dengan semangat dan jiwa muda yang dimiliki serta cakap dalam penggunaan teknologi. Kedepan kita yakin generasi milenial ini dapat membangun desa menjadi lebih maju,” tandas Politisi Gerindra Dapil Bangka Selatan itu.

Sektor Pendidikan menjadi perhatian serius Wakil Ketua III DPRD Bangka Belitung, Amri Cahyadi, ST. MM.

Pasalnya, Pendidikan mempunyai peranan penting dalam melahirkan generasi yang berkarakter, handal dan berdaya saing dalam menatap kehidupan kedepan yang lebih baik.

Saat melaksanakan Reses, berbagai aspirasi yang ditampung dan akan ditindaklanjuti, antara lain, terkait Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) 2021 pada sistem zonasi, sistem pembelajaran secara daring (online), fasilitas sarana dan prasana pendidikan maupun kesejahteraan para guru.

“Aspirasi tersebut akan diperjuangkan, yang pastinya ini akan menjadi pokok -pokok pikiran DPRD yang akan diparipurna dan disingkronkan dengan hasil Musrenbang desa, kemudian menjadi kebijakan daerah di APBD kita,” pungkas Politisi PPP Dapil Bangka itu.

Ketua Komisi I DPRD Babel, Hellyana, SH, menerangkan bahwa, segala aspirasi masyarakat yang menjadi kewenangan Provinsi akan di perjuangkan dan akan dijadikan sebagai bahan Pokok-Pokok pikiran DPRD.

“Kami akan memperjuangkan apa yang telah di aspirasikan kepada kami, juga akan kami pilah mana yang masuk ranahnya provinsi dan mana ranah kabupaten. Bila ada aspirasi yang ternyata wewenangnya ada dikabupaten akan kami sampaikan kepada kawan-kawan DPRD kabupaten,” terang Hellyana, Legislator PPP, Dapil Belitung dan Belitung Timur itu.

Ketua Komisi II DPRD Bangka Belitung, Adet Mastur, SH, MH, akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat demi tercapainya kemakmuran dan kesejahteraan bersama.

“Kami telah berusaha memperjuangkan anggaran-anggaran provinsi, untuk tahun ini ada pembuatan DED (detail enginering desain) pemandian Air Keretak dan Insyallah, juga pembangunan dan pengerukan alur air Desa Keretak ini sudah masuk ke dalam APBD tahun 2022 sebesar tiga miliar rupiah,” pungkas Politisi PDI Perjuangan Dapil Bangka Tengah itu.

Ketua Komisi III DPRD Bangka Belitung, Efredi Effendy menjelaskan, bahwa mitra komisi III antara lain, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, BUMN (termasuk pertamina dan PT Timah) hingga Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Untuk itu dia mengarahkan kepada peserta reses untuk menyampaikan berkaitan dengan pembangunan sesuai mitra kerja.

“Ditahun sebelumnya di Semabung Lama, ada yang mengusulkan perbaikan jalan setapak, Alhamdulillah bisa diakomodir tetapi tidak semua, karena memang tidak bisa dari TAPD, dengan alasan sebagian jalan bukan kewenangan provinsi tetapi kota,” jelas legislator Dapil Kota Pangkalpinang itu.

Ketua Komisi IV DPRD Babel, H. Jawarno, mengatakan, semua usulan yang didapatkan akan tetap ditampung, namun nanti dalam tindakannya akan diseleksi kembali menurut skala prioritas.

“Karena motivasi kita di DPRD untuk terus memajukan sektor pendidikan di Bangka Belitung. namun nanti dalam tindakan menyangkut dana anggaran, kita akan lihat menurut skala prioritas, mana yang lebih penting, mana yang belum,” imbuh, Legislator Gerindra Dapil Bangka itu. (*/adv)

Di Pantai Selepuk dan Pantai Pasir Kuning, Yus Derahman Harap Adanya Pengembangan Pariwisata

WARTABANGKA, TEMPILANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Yus Derahman, mengharapkan adanya pengembangan pariwisata yang dilakukan di Pantai Selepuk dan juga Pantai Pasir Kuning, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat.

“Kita reses di Desa Air Lintang, tepatnya di Pantai Pasir Kuning. Kita undang RT dan seluruh perangkat desa. Kita menggali dari yang kecil hingga yang besar yang dirasakan perlu untuk pembangunan di Desa Air Lintang,” kata Yus Derahman kepada wartabangka, saat melakukan reses Tahun Sidang III Masa Sidang I, di Pantai Pasir Kuning, Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Senin (11/10).

Sekretaris Komisi I DPRD Babel itu juga menyebutkan, adapun pengembangan pariwisata yang diinginkan untuk di Pantai Selepuk dan juga Pantai Pasir Kuning, yakni berupa fasilitas dan juga hal-hal yang dianggap perlu untuk pengembangan pariwisata.

“Memang pengunjungnya di hari libur cukup ramai, namun ketika fasilitas untuk pengembangan pariwisata tidak ditambah, masyarakat bosan dan bisa tidak mau lagi ke pantai yang ada di Kecamatan Tempilang ini,” jelas Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu.

“Kita berharap, aspirasi ini benar-benar bisa menjadi masukan bagi eksekutif untuk dapat direncanakan dan direalisasikan,” harapnya. (*/ryu)

Komisi IV Harap DPRD dan Pemda Bersinergi Dalam Upaya Penanggulangan Bencana di Daerah

WARTABANGKA, SUNGAILIAT –  Dalam rangka meningkatkan profesionalitas kerja mitigasi bencana di daerah, Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berkoordinasi dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka, di Kantor BPBD Bangka, Jumat (8/10).

Ketua Komisi IV DPRD Babel Jawarno K, S.IP dalam pertemuan tersebut menyampaikan, pihaknya berharap mengerahkan segala upaya untuk mengurangi risiko bencana di setiap daerah.

Karenanya kata Jawarno, diperlukan kerja sama yang baik antara lembaga legislatif dengan eksekutif.

Untuk itu, pihak DPRD selalu berkoordinasi dengan OPD yang dinilai terlibat langsung dalam penanggulangan bencana baik alam dan non alam beresiko tinggi.

“Termasuk keberadaan personil dalam OPD atau instansi BPBD. Walaupun dipandang perlu supaya BPBD menerima tenaga honorer supaya ada keseimbangan antara kinerja dengan jumlah personil. Sehingga kedepan tidak ada lagi terkendala SDM,” tutur Jawarno.

Lebih khusus ia mengingatkan, bahwa kondisi geografis Kabupaten Bangka berbeda dengan Pangkalpinang, dimana wilayah kerja Kabupaten Bangka lebih luas.

Untuk itu menurutnya, penambahan personil BPBD perlu dipertimbangkan, sebagaimana yang telah direkrut oleh Pemprov Babel.

“Ajukan anggaran kepada TAPD (Tim Anggaran Pemerintahan Daerah), kita mohon mesti ada keseimbangan supaya terkendali. Bangka ini tidak sama dengan Pangkalpinang. Kalau tidak dibentuk tim kita kewalahan, memang sejatinya kita tidak berharap bencana datang tapi ini bentuk kesiapsiagaan kita,” imbuh Politisi Partai Gerindra itu.

Senada dengan Jawarno, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangka, Mohd Nursi S.IP mengatakan, bahwa penambahan personil dalam organisasi ini merupakan skala prioritas.

Menimbang sejauh ini, pihaknya telah memiliki 12 PNS dan 30 tenaga honorer.

Kedepan katanya, perlu mengklasifikasi bencana alam yang sering terjadi di Kabupaten Bangka.

Diantaranya puting beliung saat musim hujan, banjir dan kebakaran.

Sehingga menurutnya, penting BPBD segera membentuk Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops).

“Mengingat wilayah Bangka ini luas, maka sebenarnya Pusdalops BPBD harus dibentuk. Kita sudah bisa merencanakan tapi anggaran sedang refocusing sehingga belum maksimal. Karena didalamnya juga perlu peralatan, mudah-mudahan Tahun 2022 segera terbentuk,” harapnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, dihadiri Ketua Komisi IV beserta anggota.

Yakni, Evi Junita, Toni Mukti, dan H Marsidi Satar, SH, beserta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangka, Mohd Nursi S.IP, Sekretaris BPBD Kabupaten Bangka, Budi Gustiansyah dan Kasi Kedaruratan BPBD Babel Raden Hardiansyah, SE. (*/rls)

Ferdiyansyah Keluhkan Sulitnya Nelayan Mendapatkan BBM

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Ferdiyansyah, mengaku mendapatkan banyak laporan masyarakat khususnya nelayan, terkait sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.

Ferdi kepada wartawan, Senin (4/10), di Gedung DPRD Babel menyebutkan, sulitnya BBM diduga adanya pembiaran yang dilakukan pengerit sehingga persediaan BBM tidak lagi bisa didapatkan nelayan  

“Nelayan paling terdampak. Kasihan mereka kesulitan mendapatkan BBM untuk melaut. Kalaupun ada harganya mahal, sebab BBM yang ada di SPBN selalu habis oleh pengerit,” cetus Ferdi.

Baca juga: Komisi II DPRD Babel Minta Kuota Premium dan Pertalite Ditambah

Jika kondisi ini terus dibiarkan lanjut legislator daerah pemilihan (Dapil) Kota Pangkalpinang itu,  tentu berdampak terhadap nilai jual ikan di pasaran.

“Yang pasti harga ikan akan naik, karena BBM yang mereka dapat harganya tinggi. Ini tentu tidak bisa terus dibiarkan. Miris ketika nelayan sangat membutuhkan, justru BBM-nya habis oleh para pengerit,” imbuh Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu.

Ia pun berharap, adanya pengawasan yang optimal dalam pendistribusian BBM khususnya bagi nelayan.

“Dampaknya berantai. Maka kita harap pengawasan lebih optimal dari Stakeholder (pemangku kepentingan) terkait,” pungkasnya (*/ryu) 

Ferdi Ajak Masyarakat Bentuk Wadah dan Diskusi Kepariwisataan

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Sektor pariwisata di Bangka Belitung (Babel) patut dikembangkan. 

Tak hanya pemerintah, masyarakatnya pun diharapkan dapat bergerak mengembangkan pariwisata tersebut sehingga terciptanya peluang usaha di dalamnya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Demikian hal itu disampaikan anggota DPRD Babel Ferdiyansyah dalam kegiatan penyebarluasan peraturan daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2016 tentang rencana induk pembangunan Kepariwisataan Babel 2016-2025, di salah satu Cafe di Pangkalpinang, Jumat (10/9). 

Hadir puluhan masyarakat milenial dan pelaku pariwisata di acara tersebut.

Diakui Ferdi-biasa disapa, penting Perda ini diketahui oleh masyarakat, terkhususnya pelaku pariwisata di Babel. 

“Karena salah satu fokus pembangunan Babel di bidang pariwisata,” sebut dewan dapil Pangkalpinang yang duduk di Komisi III DPRD Babel ini.

Hanya saja, diakui Ferdi, sektor pariwisata Babel saat ini benar-benar jatuh diterpa badai Covid-19. 

Namun, politisi Partai Gerindra ini optimis sektor pariwisata di Babel akan bangkit kembali seperti sedia kala. 

Oleh sebabnya, ada hal yang perlu disiapkan untuk menghadapi berkembangnya pariwisata Babel ini.

“Karena memang selama ini pariwisata sebelum pandemi sangat luar biasa. Ekonominya pun menggeliat. Maka perlu yang mengatur gimana supaya tempat objek wisata ini lebih cepat berkembang, dan daya tarik wisata dapat menjadi industri. Sebab kita pernah bermimpi Babel ini seperti Bali, dengan mengutamakan pariwisata,” ujarnya.

“Pandemi Covid-19 memang membuat pariwisata kita menjadi terpuruk. Tapi kita bisa mengambil hikmahnya, dan mudah-mudahan, Insyaallah setelah pandemi selesai pariwisata kita akan sangat luar biasa. Apalagi untuk perekonomian,” sebutnya.

Oleh karenanya, lanjut Ferdi, kedepan para masyarakat dan juga pelaku pariwisata ini bisa membentuk suatu wadah atau forum diskusi tentang kepariwisataan.


“Disini lah mereka sharing ilmu, sebab potensi pariwisata Babel ini luar biasa. Tinggal bagaimana niat masyarakat atau pelaku pariwisata ini untuk membuka potensi potensi ini menjadi ladang bisnis. Seperti ekonomi kreatif,” imbuhnya.

Ia juga menjelaskan, sosper ini merupakan salah satu fungsi anggota DPRD Babel yang tertuang dalam Undang-undang MD3. 

“Jadi wajib, perda-perda yang disahkan, yang sudah ada lembaran negaranya wajib kami sosialisasikan kepada masyarakat agar paham dengan peraturan-peraturan yg dibuat ini,” pungkasnya.  (*/ryu)

Fitra Apresiasi Lobi Gubernur ke Pusat Untuk Pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Anggota DPRD Bangka Belitung (Babel), Fitra Wijaya menyambut gembira kabar pelaksanaan pengembangan pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang yang akan dilakukan pada tahun ini.

Hebatnya, kata Fitra, pengembangan pelabuhan sebagai salah satu urat nadi perekonomian masyarakat ini tanpa menggunakan anggaran daerah. “Ini luar biasa, kita patut berikan apresiasi kepada pak Gubernur dan jajarannya,” kata Fitrah, Selasa (12/1/2021).

Diakui Fitra, ia sedikit mengikuti perkembangan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel dalam melobi pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub), khususnya Gubernur Erzaldi Rosman sejak tahun 2017 atau saat baru dilantik sebagai gubernur. “Kerja keras pak Gubernur akhirnya membuahkan hasil,” ulasnya.

Anggota Komisi IV dapil Kabupaten Bangka Tengah ini juga mengamini bahwa terbangunnya pelabuhan baru Pangkalbalam ini akan meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah, khususnya masyarakat. “Semoga pelabuhan dapat segera terbangun dan dapat memberi banyak manfaat kepada masyarakat,” ungkap Fitra.

Sebelumnya diketahui, kepastian dilaksanakannya pengembangan pelabuhan Pangkalbalam tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Babel, KA Tajuddin setelah mengkonfirmasi langsung dengan Direktur Kepelabuhanan Kemenhub RI, Subagyo.

Tajuddin mengatakan, didapat penjelasan bahwa pengembangan pelabuhan Pangkalbalam atas arahan Menteri Perhubungan tetap dilaksanakan dengan skema pembiayaan melalui APBN murni pada tahun anggaran 2021 sebesar Rp150 Miliar dan akan dilanjutkan lagi pada Tahun 2022. “Jadi rencana pengembangan pelabuhan Pangkalbalam tersebut bersifat multiyears,” ujar Tajuddin. (*/ryu)

Calon Bupati Bateng Ibnu Saleh Ucap Syukur Dapat Nomor Urut 1

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Calon Bupati Bangka Tengah (Bateng), Ibnu Saleh mengucapkan syukur mendapatkan nomor urut 1 setelah dilakukan pengundian pada rapat pleno terbuka yang digelar oleh KPU Kabupaten Bateng di Ballroom Novotel Hotel & Convention Center, Kamis (24/9) siang.

“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah yang telah memberikan kami nikmat, rahmat, barokah yang tak terhingga sehingga kami dapat nomor 1. Insha Allah nomor 1 barokah dan tambah unggul,” ucap Ibnu kepada sejumlah awak media usai rapat pleno.

Pada kesempatan itu, Politikus Partai Nasdem ini berharap bantuan dari semua pihak agar penyelenggaraan Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 nantinya dapat berjalan lancar, tertib, aman, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

“Tidak ada persiapan khusus, karena ini sudah terbiasa atau terprediksi apa yang akan dilaksanakan oleh KPU dan tahapan-tahapannya sudah kita prediksi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya akan tetap mematuhi protokol Covid-19 pada saat melakukan kampanye nantinya. 

“Kesehatan harus kita utamakan, karena itu lah ukuran keberhasilan salah satu faktor yang utama dalam Pilkada 2020 di masa pandemi Covid-19 ini,” tuturnya.

“Tidak hanya momen pilkada, tetapi protokol kesehatan Covid-19 harus dilaksanakan setiap saat supaya Bangka Tengah aman dan tetap di zona hijau terus,” tandasnya. (*/DEI)

Anggota DPRD Babel Ferdiyansyah Beri 7 Tips Hindari Covid-19

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Ferdiyansyah, mengaku prihatin atas meningkatnya pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19per 21 September 2020 pukul 20.00 WIB, data kasus terkonfirmasi positif berjumlah 312, yang selesai diisolasi 268 orang dan meninggal 4 orang. Kemudian, data kasus suspek hingga kini berjumlah 1.581 dan data pemantauan kontak erat berjumlah 4.348.

“Kita turut prihatin atas meningkatnya pasien positif Corona di Bangka Belitung ini. Kita berharap, semoga Pandemi Covid-19 ini cepat selesai dan kehidupan normal kita bisa berjalan kembali seperti sedia kala,” harapnya.

Baca juga: Bertambah 1, Total Ada 24 Kasus Positif Covid-19 di Bangka Barat

Adapun 7 tips agar terhindar dari Covid-19 yakni:

  1. Selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memohon perlindungan dari penyakit dan marabahaya serta memohon diberikan kesehatan dan keselamatan
  2. Mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi, terutama sayur-sayuran dan buah-buahan. Karena kedua jenis makanan ini mengandung Vitamin C yang berguna untuk pembentukan imun tubuh.
  3. Mengkonsumsi madu, karena madu baik untuk kesehatan. Apalagi di Babel banyak madu-madu alami, seperti madu hutan, pelawan, kelulut dan yang lainnya.
  4. Rutin berolahraga, terutama di pagi hari. Seperti jalan dan lari pagi, sembari berjemur di sinar matahari pagi yang sangat baik untuk membunuh virus serta kuman-kuman penyakit dan manfaat lainnya dari sinar matahari pagi.
  5. Memakai masker bila keluar rumah atau berpergian ke luar rumah.
  6. Sering mencuci tangan dalam setiap aktvitas yang akan kita kerjakan.
  7. Selalu menjaga jarak (Physical Distancing) dan menghindari kerumunan yang bisa menyebabkan penularan Covid-19.

“Intinya kita harus bisa menjaga kesehatan diri kita dan orang lain. Jangan sampai kita tertular virus Covid-19 ini. Kalaupun kita harus keluar kota melaksanakan pekerjaan-pekerjaan yang tidak bisa kita tinggalkan, kita harus menjaga diri kita. Karena bagaimanapun, selain menjaga kesehatan ekonomi kita juga harus berjalan,” pesan Politisi Partai Gerindra itu lagi.

“Terakhir, marilah kita sama-sama berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, semoga Pandemi Covid-19 ini cepat selesai dan kehidupan normal kita bisa berjalan kembali. Jadi perekonomian harus jalan dengan standar penerapan protokol kesehatan. Intinya, antara kesehatan dan ekonomi harus saling menguatkan. Insyaallah pandemi ini bisa kita lewati bersama. Insyaallah Babel Bisa,” pungkasnya. (*/ryu)

Pasangan BERIMAN Jalani Tes Kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto

WARTABANGKA, KOBA – Bakal calon Bupati Bangka Tengah, H. Ibnu Saleh bersama pasangannya, Herry Erfian (BERIMAN) menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (8/9). Tes kesehatan merupakan salah satu syarat untuk menjadi peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

“Saat ini kondisi kesehatan Ibnu Saleh dan Herry Erfian dalam keadaan sehat. Sebelum mengikuti pemeriksaan kesehatan jasmani, keduanya melakukan puasa.

Hanya minum air putih sesuai arahan dari KPU Bangka Tengah,” kata
Ketua Tim Koalisi BERIMAN, Algafri Rahman.

Dia mengajak masyarakat Bangka Tengah mendoakan pasangan BERIMAN agar rangkaian pemeriksaan kesehatan jasmani berjalan lancar sesuai harapan masyarakat.

“Mudah-mudahan semunya berjalan lancar. Mari kita berdo’a bersama untuk pasangan BERIMAN,” ajaknya.

Algafri juga mengungkapkan pada 9 september 2020, pasangan BERIMAN lanjut melaksanakan pemeriksaan kesehatan rohani dan narkotika. Lalu pada 10 september 2020 hasil pemeriksaan kesehatan akan diumumkan.

“Sekali lagi, mari kita do’akan semoga semua proses pemeriksaaan kesehatan berjalan lancar, amiin,” tutup Algafri. (*/rn)