Partai Keadilan Sejahtera

Ringgit Kecubung Arahkan Anak Didik Ikut Aktif Kegiatan Ekskul

WARTABANGKA, JEBUS – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Ringgit Kecubung turun ke desa demi menyebarluaskan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016, tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan pendidikan kepada masyarakat Desa Pebuar, Jebus, Sabtu(11/9).

Dalam kesempatan itu, Ringgit menjelaskan bahwa Pasal 21 ayat 3 tentang ekstrakurikuler sebagaimana dimaksud pada ayat 1 sebelumnya, bahwa mengarahkan untuk mengembangkan budaya lokal, keahlian, pendidikan karakter dan peningkatan rasa patriotisme.

“Pada umumnya kegiatan pramuka, olahraga, dan kesenian, rohis, paskibraka sudah disediakan di sekolah-sekolah. Jadi orangtua jangan khawatir kalau anaknya pulang jam 4 sore karena ternyata ikut ekskul,” terangnya.

Lebih jauh, dia menerangkan para orangtua untuk jangan membayangkan bahwa kegiatan ekskul merupakan hanya untuk bermain.

Namun, kegiatan-kegiatan tersebut bertujuan mengasah keterampilan anak didik di luar jam sekolah.

“Ada peluang besar di balik kegiatan ekskul itu kalau kita menekuni, salah satunya ada PNS diangkat dari atlet pencak silat, ada juga PNS di Kecamatan Parittiga dari atlet voli,” imbuhnya.

Selain itu, kegiatan ekskul pun mampu meningkatkan jiwa sosial dan komunikasi siswa.

Ringgit juga mengarahkan, tolak ukur kesuksesan tidak selamanya dinilai dari kemahiran akademik, tetapi juga mampu menguasai bidang tertentu. (*/Publikasi Setwan DPRD Babel)

Dalam Waktu Dekat, Ranperda Kearsipan Akan Disahkan

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Kearsipan Ringgit Kecubung memastikan, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kearsipan akan tuntas dan siap disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam waktu dekat.

Alasannya, Pansus telah menggelar rapat pemantapan dan hanya tinggal menunggu masukan dari Biro Umum serta Badan Kepegawaian  dan Pengembangan Sumber Daya (BKPSDM) Babel yang akan dilakukan, Rabu (25/8).

“Kita masih akan melakukan rapat lagi Rabu nanti dengan BKD dan biro umum. Membahas sejumlah poin terkait sanksi juga. Dan rapat yang tadi kita lakukan ada 16 poin selesai. Karena di poin 16, ada soal pejabat struktural padahal sekarang sudah tidak ada,” ujar Ringgit kepada wartawan, Senin (23/8).

Legislator daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Bangka Barat itu menyebutkan, rapat pemantapan yang dilakukan dari 16 poin tadi telah dibahas bersama-sama.

Mulai dari pasal 1 (pemakaian kata provinsi dan daerah), 3 (Dinas kearsipan dan perpustakaan kabupaten/kota adalah dinas lembaga kearsipan daerah), 4 (mempertanyakan untuk mencantumkan lembaga negara mengingat kewenangan pemerintah daerah), 6 , 7 (kata perangkat daerah lainnya agar kata lainnya dapat dihilangkan sesuai dengan pasal 1 angka 8) dan 12 (standar nasional).

Dan kemudian mengenai sanksi dan pasal lebih lanjut.

“Jadi Rabu tinggal menunggu masukan dari BKPSDM dan biro umum. Kalau dari dinas perpustakaan, biro hukum dan anggota dewan sudah selesai,” imbuh Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Ia melanjutkan, dalam kategori arsip dinamis ada lima cakupan yaitu, vital, aktif, inaktif, terjaga dan umum.

Namun lanjutnya, usulan dari dinas perpustakaan kategori arsip dinamis hanya tiga yaitu, vital, aktif dan inaktif, sedangkan untuk terjaga dan umum sudah termasuk didalamnya.  

“Nanti akan kita putuskan apa lima atau tiga yang dimasukkan dalam pembahasan mendatang. Karena terjaga dan umum sudah termasuk jangan sampai dianggap pemubaziran kata karena maknanya sama,” tukasnya.

Sebelumnya, Tim Pansus DPRD Babel terus melakukan penguatan dan pemantapan pentingnya penyelenggaraan kearsipan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebelum diparipurnakan menjadi produk hukum yang berbentuk Peraturan Daerah.

Arsip menjadi instrumen penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, pasalnya, Arsip tidak hanya sekedar informasi bersifat administratif saja, namun Arsip mempunyai nilai kebuktian yang kuat dalam keberlangsungan kehidupan.

Pentingnya pengelolaan Arsip yang baik bagi keberlangsungan kehidupan di setiap lembaga pemerintahan daerah, Kembali, Tim Panitia khusus (Pansus) Penyelenggaraan Kearsipan DPRD Babel, yang dikomandoi Ringgit Kecubung, Wakil Ketua Pansus Susi, beserta anggota Pansus yaitu, Firmansyah Levi, Johansen Tumanggor, Adet Mastur, Toni Purnama dan Zarkani. (*/ryu)

PKS Babel Gelar Webinar Pendidikan Sadar Hukum

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Bidang Polhukam (Politik Hukum dan Keamanan ) dan Ketenagakerjaan DPW PKS Provinsi Bangka Belitung (Babel) menyelenggarakan Webinar Pendidikan Sadar Hukum dengan tajuk “Memahami Undang-undang Tipikor dan Bahaya Korupsi”, Sabtu (14/8/2021) pagi.

Webinar kali ini disampaikan tiga narasumber penting, yang pertama Agus Purnomo, S.IP (wakil ketua bidang Polhukam DPP PKS) “ Manajemen Krisis kasus hukum”, kedua Ketut Winawa, S.H.,M.H (Asisten Tindak Pidana Tinggi Kep. Babel) “ Tindak Pidana Korupsi Yang Oleh Penyelenggara Negara, dan yang terakhir Dharma Sutomo,S.H.,M.H ( praktisi hukum dan dewan pakar PKS Babel) “jenis-jenis tindak pidana korupsi berdasarkan UU No.31/1999 jo UU No. 20/2001.

Dalam webinar ini diikuti seluruh pejabat publik PKS baik Anggota Legislatif mau Kepala daerah yang ada di Provinsi Bangka Belitung, serta seluruh anggota partai PKS se- Babel.

Ketua DPW PKS Babel Aksan Visyawan menyampaikan, sebagai manusia memang sudah tugas bersama selalu mengingatkan agar tidak melakukan tindak pidana korupsi.

“Maka kegiatan webinar ini sangat bagus sekali, karena pendidikan sadar hukum yang berkaitan dengan undang-undang korupsi ini kita rasa masih banyak yang belum paham. Maka kita berharap seluruh anggota partai, untuk memahami hukum positif di Indonesia ini. Apalagi, sebagai pejabat publik agar kita tahu tentang suap, gratifikasi dan lain sebagainya,” ucap Aksan.

Agus Purnomo selaku wakil ketua bidang Polhukam DPP PKS sekaligus keynote speaker dalam webinar kali ini menambahkan, para pejabat terkadang lupa hingga ada kecenderungan untuk melakukan tindak pidana korupisi yang sangat besar. Adapun potensi kasus hukum pada pejabat publik diantaranya Office Seeking, Budget Seeking/Rent Seeking dan Policy Seeking, hingga perlu kita ingatkan dengan pendidikan salah satunya webinar ini agar kader dan pejabat PKS terhindar dari tindak korupsi.

“Yang merupakan peristiwa penting yang dapat mengancam eksistensi organisasi yang dapat berakibat buruk jika tidak ditangani dengan baik. Yaitu, mengganggu kepentingan publik, merugikan secara keuangan serta menjatuhkan marwah organisasi,” ujar Agus Purnomo.

Sementara itu, Ketut Winawa menyampaikan dalam perkembangannya ada beberapa jenis korupsi yang sering melibatkan pejabat. Yakni, pertama kerugian keuangan negara, kedua suap-menyuap, ketiga penggelapan dalam jabatan, terakhir itu gratifikasi.

“Serta penanganan tindak pidana korupsi itu pertama tahap penyelidikan, kedua tahapan penuntutan dan tahap eksekusi. Pegawai negeri dilarang menerima gratifikasi sesuai dengan undang-undang (undang-undang nomor 20/2001 Tipikor) yaitu Pegawai pada MA, MK, pegawai pada Lembaga Kementerian/ Departemen dan LPND, Pegawai pada Kejagung, Pegawai pada Bank Indonesia, Pimpinan dan Pegawai pada Sekretariat MPR/DPR/DPD/ DPRD Prov/ Dati II, Pegawai pada Perguruan Tinggi, Pegawai pada Komisi atau Badan yang dibentuk berdasarkan UU, Keppres maupun PP, Pimpinan dan Pegawai pada Sekretaris, Presiden, sekretaris Wakil Presiden dan Sekmil, Pegawai pada BUMN dan BUMD, Pegawai pada Badan Peradilan, Anggota TNI dan POLRI serta Pegawai Sipil dilingkungan TNI dan POLRI, Pimpinan dan Pegawai dilingkungan Pemda Dati I dan Dati II,” pungkas Ketut Winawa. (*/rls)

Silaturahmi Kebangsaan, PKS Kunjungi PWNU Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melaksanakan kunjungan ke Kantor Pimpinan Wilayah Nadhatul Ulama (NU) Provinsi Kepulauan Babel yang berlokasi di Ponpes Hidayatul Salikin, Jumat (23/4).

Hadir dalam rombongan PKS,ketua, sekretaris, bendahara dan pengurus teras lainnya. Rombongan PKS disambut langsung ke KH. Jafar Siddiq selaku ketua pimpinan wilayah NU bersama pengurus lainnya.

Dalam pertemuan tersebut ketua DPW PKS Menyampaikan silaturahmi ini dalam rangka mengikohkan tradisi kebersamaan Dan kebangsaan negara kesatuan republik Indonesia

DPW PKS Babel memang memiliki agenda untuk melakukan silaturahmi kebangsaan ke beberapa institusi baik itu Institusi vertikal seperti Polda, maupun ormas ormas yang ada di Babel seperti NU, Muhammadiyah, pesantren dan ormas lainnya.

Ketua DPW PKS Babel, Aksan Visyawan menyampaikan, sebagai ormas terbesar di Indonesia, NU tentu menjadi unsur penting penyokong pembangunan baik di tingkat lokal maupun nasional. Dan PKS, sebagai sebuah entitas politik siap bekerjasama dengan seluruh pihak demi memajukan daerah.

Pada kesempatan itu pula Aksan Visyawan meminta PWNU untuk membantu melakukan pembinaan anggota PKS dalam kegiatan pendidikan politik kebangsaan.

“Kami berharap PWNU yang merupakan gudangnya ulama, dapat membantu kami membina anggota PKS dengan paradigma kebangsaan keindonesiaan,”katanya. (rls)

PKS Bangka Targetkan Penambahan Jumlah Kursi di DPRD

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Bangka yang meliputi Majelis Pertimbangan Daerah dan Dewan Etik Daerah periode 2020-2025 resmi dilantik, Sabtu (6/3) kemarin.

Pelantikan pengurus DPD PKS Kabupaten dan Kota se-Bangka Belitung ini, serempak dilakukan secara virtual oleh Ketua DPW PKS Babel, Aksan Virsyawan.

Ketua DPD PKS Bangka Boy Karolta menjelaskan, pelantikan sebagai momentum konsolidasi dan bergerak untuk meraih kemenangan di seluruh Pemilu 2024. “Kita juga menargetkan penambahan jumlah anggota dan kursi PKS di DPRD Kabupaten Bangka,” kata Boy, Senin (8/3).

PKS juga tambah Boy siap berkolaborasi dan saling mengisi dalam pembangunan terutama di Kabupaten Bangka. “Maka kami merasa perlu untuk melakukan komunikasi, koordinasi dan bersinergi untuk Bangka yang lebih baik,” tambahnya.

Sekretaris Majelis Pertimbangan Daerah PKS Bangka Marianto menambahkan, siap mensinkronkan program kegiatan DPTD-PKS Bangka. Berikut menghamornisasikan dalam sinergisitas melalui saran, masukan dan pertimbangan, dalam rangka mewujudkan kemenangan politik di tahun 2024.

“Kami secara pribadi sebagai anggota DPRD Bangka dan PKS siap terus melayani dan membela rakyat. Amanah harus dipertanggung jawabkan. Doakan kami agar terus bisa menebar manfaat untuk sesama,” tutupnya.(zen)

Ringgit Kecubung Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat paripurna pelantikan Pergantian Antarwaktu (PAW) dan pengambilan sumpah janji Ringgit Kecubung menjadi anggota dewan sisa masa jabatan 2019-2024, Kamis (7/1).

PAW Ringgit Kecubung menjadi anggota DPRD Babel berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor : 161.19:4704 tahun 2020 tanggal 6 November 2020.

“Alhamdulillah Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Peresmian dan Pengangkatan Pengganti Antarwaktu Anggota DPRD Babel telah kami terima sehingga kita dapat melaksanakan peresmian dan pengucapan sumpah janji Anggota DPRD Babel dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) atas nama Saudari Ringgit Kecubung,” kata Plt Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi saat memimpin rapat.

Pada kesempatan itu, Amri mengucapkan terima kasih kepada gubernur dan KPU Provinsi Babel yang telah melaksanakan tugasnya sehingga proses dan mekanisme PAW ini dapat berjalan dengan baik.

Dia berharap kepada anggota dewan yang baru dilantik ini agar dapat segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas-tugasnya dengan penuh tanggung jawab khususnya untuk kepentingan masyarakat.

“Kepada saudari Ringgit Kecubung akan bergabung di komisi II sesuai dengan posisi yang ditinggalkan oleh Bong Ming-Ming,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman mengajak para pimpinan dan anggota DPRD Babel duduk bersama dalam membahas program-program yang akan dijalankan di tahun 2021 ini.

“Demi kemajuan dan keselarasan pembangunan di Bangka Belitung ini, maka dari itu saya ingin mengajak pimpinan dan anggota DPRD untuk ngopi bersama sekaligus membahas hal-hal yang memang perlu kita bahas,” tutur Erzaldi.

Penutup, Erzaldi turut memberikan ucapan selamat atas dilantiknya Ringgid Kecubung menjadi anggota dewan. Dia berharap, Ringgid dapat mengemban tugas dan amanah dengan sebaik-baiknya.

“Karena tugas DPRD ini sangat berat, selalu kemana-mana, jadi tolong harus dibiasakan pakai masker, jaga kesehatan. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada Ringgid dan khususnya partai PKS,” pungkasnya. (DEI)

7 Januari, Ringgid Kecubung Dijadwalkan Dilantik Jadi Anggota DPRD Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan menggelar rapat paripurna pelantikan Pergantian Antarwaktu (PAW) satu anggota dewan yakni, Ringgid Kecubung dari Fraksi PKS pada Kamis (7/1) mendatang.

Ringgid Kecubung akan menggantikan posisi Bong Ming-Ming yang mengundurkan diri sebagai anggota dewan lantaran maju di Pilkada Kabupaten Bangka Barat pada 9 Desember lalu.

“Jadi alhamdulillah pada tanggal 7 Januari kita ikuti sesuai jadwal banmus bahwa akan dilaksanakan paripurna PAW karena PKS sudah selesai SK-nya. Ringgid Kecubung mudah-mudahan bisa mengisi kekosongan jumlah dewan yang kini masih banyak yang kosong,” kata Ketua DPW PKS Babel, Aksan kepada wartawan melalui telepon seluler, Senin (4/1).

Lebih lanjut, dia menuturkan, pihaknya akan menggelar rapat fraksi terkait penempatan posisi Ringgid di komisi DPRD Babel.

“Karena Ringgid ini pertama kali menjadi dewan, saya pikir dia ikut saja, tetapi Bong Ming-Ming kan unsur pimpinan, Wakil Ketua Komisi II, ada wacana kita akan rapat fraksi untuk ditukar, karena bisa tukar komisi, tapi kalau nggak bisa, kita ngikutin prosedur yang ada,” terangnya.

“Saya tahu kenapa banmus itu Bong Ming-Ming itu nggak bisa diganti, karena tatibnya harus mengikuti 2,5 tahun, kalau tatibnya seperti mengikuti yang dulu, bahwa untuk pindah komisi cukup paripurna, kita menyadari Ringgid ini kan masih dalam tahap belajar, kita tidak bisa memberikan beban berat,” imbuhnya.

Oleh karenanya, dia berharap agar Ringgid tidak hanya mengisi kekosongan kursi di DPRD saja. Namun juga dapat berperan aktif dalam membantu masyarakat.

“Berperan aktif lah sebagai anggota dewan, karena Ringgid ini saya lihat anak yang rajin dalam membantu masyarakat, selain itu, saya juga minta Ringgid bisa cepat mempelajari tupoksinya sehingga dapat berperan dengan baik sebagai anggota dewan,” harapnya. (*/DEI)

Terpilih Jadi Ketua DPW PKS Babel 2020-2025, Ini Target Aksan Visyawan

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Aksan Visyawan terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Bangka Belitung periode 2020-2025 dan telah dilantik oleh Presiden PKS, Ahmad Syaikhu pada saat Musyawarah Wilayah (Muswil) V yang digelar secara virtual, Minggu (27/12) lalu.

“Pergantian struktur partai ini merupakan hal yang lumrah sesuai dengan AD-ART,” kata Aksan kepada wartawan, Selasa (29/12).

Pada kesempatan tersebut, Aksan menyampaikan beberapa amanah dari hasil Muswil V yakni, pertama, menjalin kerja sama dengan elemen masyarakat dan pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Kita bersatu padu menangani masalah Covid-19 ini,” ujarnya.

Poin kedua, lanjut dia, dengan kepemimpinan yang baru ini, pihaknya ingin menambah kader partai.

“Kita target menambah jumlah kuantitas dan kualitas kader dengan merekrut sebanyak mungkin, kemudian membina sehingga tercipta kader yang berkualitas,” ujarnya.

“Kemudian, yang ketiga, amanah muswil itu kita ingin memenangkan pemilu, pilpres, dan pilkada gubernur dan wali kota serta bupati Bangka, jadi itu ada tiga hal yang perlu kita sampaikan,” tandasnya. (*/DEI)

KBM Daring Dikeluhkan karena Terlalu Banyak Tugas, Ini Tanggapan Anggota DPRD Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Banyaknya tugas sekolah yang diberikan oleh guru selama kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan menggunakan sistem daring selama pandemi Covid-19 mendapat keluhan dari sebagian wali murid.

Hal tersebut seperti yang disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dody Kusdian kepada wartawan di gedung DPRD Babel, Senin (2/11).

“Salah satu keluhan orang tua adalah banyaknya tugas yang dibebankan kepada siswa, sehingga kemudian banyak orang tua yang kewalahan,” kata Dody.

Menindaklanjuti keluhan warga tersebut, diutarakan dia, Komisi IV telah menjalin komunikasi bersama kepala dinas pendidikan dan kepala sekolah.

“Tujuan pendidikan itu kan bagaimana anak-anak murid bisa menjadi mandiri, punya keimanan, ketakwaan, dan yang lainnya, mereka jangan terbebani dengan hal-hal yang tidak substansi menurut kami. Ini kan pembelajaran daring, bukan tugas daring,” ujarnya.

“Bisa kita bayangkan, ada 14 mata pelajaran, kalau semua mata pelajaran dikasih tugas alangkah repotnya, Apalagi dalam satu rumah itu misalnya ada kakaknya, adiknya, itu akan rebutan hp, laptop, segala macam untuk menyelesaikan tugas, ini kan sangat membebankan,” tambahnya.

Oleh karena itu, politikus PKS ini berharap, para guru dapat memberikan metode pembelajaran yang berbeda seperti melalui jaringan konferensi video sehingga motede ini mungkin dapat disukai oleh para murid.

“Selain itu, kita berharap dinas pendidikan juga memberikan pembelajaran kepada para guru yang mungkin ada yang belum mengerti penggunaan teknologi, sehingga mereka bisa terupdate pengetahuan dan pemahamannya, sehingga dapat memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak didik kita,” harapnya.

Di sisi lain, dia mengimbau kepada pemerintah daerah bersama instansi terkait juga harus berani mengambil kebijakan untuk membuka kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah, khususnya di daerah yang masuk zona hijau.

“Karena bagaimanapun, kegiatan belajar tatap muka itu tidak bisa tergantikan dengan daring, karena disitulah kita melihat seorang guru tahu dengan kondisi siswa nya, secara psikologis kedekatannya terbangun disana, itu kan sangat berbeda dengan metode pembelajaran daring,” terangnya. (*/DEI)

PKS Bangka Bagikan 10 Ribu Bibit Nila Gratis

WARTABANGKA, SUNGAILIAT– Kelompok budidaya ikan Desa Neknang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka mendapat bantuan 10 ribu bibit ikan nila dari DPD PKS Bangka.

Pemberian bibit secara gratis ini dijelaskan Sekretaris DPD PKS Bangka Marianto sebagai dukungan kepada kelompok budidaya ikan Desa Neknang.

Marianto mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 saat ini semua merasakan dampak. Namun, kelompo budidaya ikan Desa Neknang yang notabene diisi oleh pemuda ini memiliki impian dan harapan yang luar biasa.

“Untuk itu kami DPD PKS Bangka mencoba memberikan support dan solusi kepada mereka dengan pemberian bibit ikan gratis sebanyak 10 ribu bibit,” kata Marianto, Selasa (20/10).

Anggota DPRD Bangka ini juga mengatakan, semangat pemuda Desa Neknang ini dapat menjadi contoh bagi pemuda di desa lain yang ada di Kabupaten Bangka.

“Perlu dicontoh. Semangat untuk bangkit di tengah pandemi ini sangat luar biasa,” pujinya.

Marianto juga berharap Pemkab Bangka dapat memfasilitasi semangat para pemuda Neknang dan lainnya.

Menurut dia, semangat masyarakat untuk bangkit di tengah pandemi Covid-19 harus terus dipacu.

“Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga aktivitas dapat kembali berjalan seperti sebelumnya,” tutupnya.(*/zen)